;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Grab dan Kemenkominfo Pacu Literasi Digital Pelaku UMKM

14 Jan 2022

Grab, aplikasi super terkemuka di Indonesia dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), mengumumkan penandatanganan nota kesepahaman komprehensif untuk memacu liretasi digital di Indonesia. Kerja sama juga mencakup didalamnya  literasi digital bagi pelaku UMKM hingga ke wilayah Indonesia Timur serta talenta lain. Grab dan Kemenkominfo akan menyinergikan kekuatan unyuk menerapkan program-program kunci, yaitu SiberKreasi, Badan Aksebilitas Telekomunikasi dan Infromasi (Bakti) Kemenkominfo, dan Focus Group Discussion (FGD), untuk meningkatkan literasi digital. Perhatian juga akan diberikan untuk pelatihan kewirausahaan bagi usaha kecil dan menengah berbasis kuliner guna memfasilitasi mereka untuk go digital lewat GrabFood. Sebelumnya, Kemenkominfo dan Grab sudah bekerja sama untuk program SiberkKreasi yang berhasil mendorong literasi digital bagi lebih 12.000 pengusaha kecil dan menengah di Tanah Air. (Yetede)

Qlue-Dell Dorong Optimalisasi Al Bisnis

14 Jan 2022

Qlue, perusahaan penyedia ekosistem terlengkap di Indonesia, mendorong optimalisasi teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelegence/AL) dan internet of things (IoT) bagi sektor bisnis di Indonesia. Founder dan CEO Qlue Rama Raditya mengatakan, perkembangan teknologi akan semakin masif, sehingga seluruh aspek bisnis harus  cepat beradaptasi dengan baik. Menurut Rama, teknologi AL dan IoT yang merupakan teknologi yang pemanfaatannya terus meningkat karena dimensi perkembangan kebutuhan bisnis yang berpengaruh kondisi sosial dan teknologi saat ini. "Pemanfaatan teknologi berbasis AL dan IoT untuk optimalisasi bisnis itu diantaranya berupa analisis visual demografi pengunjung  sebuah toko untuk mendeteksi minat dan ketertairikanya terhadap sebuah produk, atau layanan yang ditawarkan." tutur Rama. (Yetede)

Tahun Investasi Ekuitas

14 Jan 2022

Inflasi yang naik dimana-mana  ini pertanda baik, mencerminkan kembali bergairahnya perekonomian global maupun domestik. Dana asingpun masuk lagi ke pasar modal kita,  tak melulu mengendap di obligasi pemerintah, namun juga dipastikan mengalir lebih deras ke instrumen saham. Indikasi lonjakan pertumbuhan ekonomi, tergambar jelas dari inflasi yang menguat, yang tidak hanya didorong naiknya ongkos produksi (cost-push inflation) namun juga kuatnya daya beli (demand- inflation). Di Amerika Serikat, bank sentral The Federal Reserve  (The Fed) sudah mempercepat pengurangan pembelian aset, plus siap-siap menaikkan suku bunga untuk mengendalikan kenaikan inflasi. Yang lebih menggembirakan ekspor kita sudah didominasi produk manufaktur, yang memiliki nilai tambah lebih tinggi. Kebijakan hilirisasi sumber daya alam dengan  larangan ekspor biji nikel, misalnya memaksa perusahaan ramai-ramai mendirikan smelter untuk pemurnian dan pengolahan. (Yetede)

Algoritma Dana Desa 2022

13 Jan 2022

Pemahaman liar Yuval Noah Harari teruji di desa pada 2022: yang paling tahu adalah pemilik algoritma dana desa atau DD berikut data desa. Permenkeu No 190/2021 memuat lampiran 900 halaman pagu DD bagi setiap desa, memotong hambatan tahunan hingga 6 bulan menunggu penerbitan peraturan kepala daerah atas pagu DD di wilayahnya. Di masa kini yang paling paham rincian pagu saban desa hanyalah penguasa data mikro desa, karena kenyataannya sampai 2020 ukuran kinerja desa selalu dikalkulasi Kemenkeu.

Menyadari keunggulan argumen Harari, Permendesa No 21/2020 segera menetapkan data SDGs Desa sebagai sumber daya milik desa, agar desa berdaulat atas data 100.470.045 warga, 33.379.692 keluarga, 517.329 Rukun Tetangga (RT) dan wilayah 74.960 desa. Algoritma kreasi Kemendesa PDTT menyuguhkan olahan data jadi informasi kebutuhan setiap warga desa, demand setiap keluarga, pilihan lokasi RT untuk mengakselerasi kemajuan, hingga rekomendasi kebijakan bagi pemerintah desa. Informasi terekap ke tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. (Yoga)


Pemulihan Ekonomi, Menjaga Deru Konsumsi Kelas Menengah

13 Jan 2022

Sejalan dengan terkendalinya pandemi, konsumsi nasional beranjak bangkit, terefleksi pada kenaikan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) di pengujung 2021, yaitu 118,3, di atas level pra-pandemi Februari 2020 sebesar 117,7. Sinyal menguatnya konsumsi juga tecermin dari data perbankan berupa rasio porsi pendapatan konsumen yang disimpan atau saving to income ratio. Semakin kecil rasio porsi pendapatan yang disimpan, artinya semakin besar rasio porsi konsumsi masyarakat. BI mencatat, pada Desember 2021, saving to income ratio 14,1 %, jauh lebih rendah dibandingkan Desember 2020 yaitu 19,4 %.

Dalam PEN 2021 terdapat sejumlah alokasi pos insentif untuk mendorong konsumsi masyarakat kelas menengah, di antaranya PPh Pasal 21, PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) sektor perumahan, dan PPnBM DTP kendaraan bermotor. Pada tahun ini, PEN hanya mengakomodasi perlindungan masyarakat Terkait stimulus dunia usaha, pemerintah memprioritaskan sektor usaha yang masih tertatih, untuk menjamin efektivitas pemberian stimulus dan dampaknya terhadap perekonomian, yang diharapkan dapat menggenjot konsumsi yang menjadi motor utama penggerak pertumbuhan ekonomi domestik. (Yoga)


Usaha Rintisan Akuakultur eFishery Disuntik Modal Rp 1,28 Triliun

13 Jan 2022

Perusahaan rintisan akuakultur atau budi daya perikanan, eFishery, memperoleh pendanaan seri C senilai 90 juta USD atau Rp 1,28 triliun dari sejumlah investor, untuk ekspansi bisnis. Suntikan modal kepada eFishery dipimpin Temasek, SoftBank Vision Fund 2, dan Sequoia Capital India, juga  Northstar Group, Go-Ventures, Aqua-Spark, dan Wavemaker Partners. ”Indonesia adalah negara maritim besar yang memiliki garis pantai terpanjang di dunia. Artinya, kita punya potensi sangat besar di bidang perikanan. Pendanaan ini untuk ekspansi lebih lanjut membawa pembudidaya ikan masuk dalam ekosistem digital,” ujar Co-founder dan Chief Executive Officer eFishery Gibran Huzaifah (12/1).

Gibran menjelaskan, dana itu akan digunakan untuk meningkatkan layanan platform sehingga bisa berekspansi dengan menambah jumlah pembudidaya ikan yang tergabung dalam ekosistem eFishery, saat ini ada 30.000 pembudidaya ikan dengan 100.000 kolam budidaya ikan di 24 provinsi yang bergabung dengan eFishery.

Co-founder & Co-managing Partner at Northstar Group Sidharta Prawira Oetama menjelaskan, pihaknya sepakat memberi pendanaan pada eFishery karena melihat potensi besar sektor budidaya perikanan. Selain itu, eFishery dinilai juga bisa memberi solusi permasalahan pangan yang mungkin terjadi pada masa mendatang. (Yoga)


KoinWorks Disuntik Modal Rp 1,6 Triliun

13 Jan 2022

Penyedia layanan pinjam-meminjam uang berbasis teknologi informasi KoinWorks mendapat suntikan pendanaan baru sebesar 108 juta USD atau Rp 1,6 triliun, untuk teknologi dan menambah karyawan. Putaran pendanaan ini dipimpin oleh MDI Ventures, perusahaan modal ventura milik Telkom Indonesia, dan partisipasi investor sebelumnya. Benedicto Haryono, CEO dan Co-founder KoinWorks (12/1) mengatakan, pendanaan 108 juta USD itu terdiri dari ekuitas 43 juta USD dan modal utang 65 juta USD. (Yoga)


Bunga Kredit Tinggi, Bank Digital Nikmati Margin Tebal

13 Jan 2022

Anomali terjadi di industri perbankan. Semarak bank digital seharusnya membikin biaya bank semakin murah, sehingga bunga kredit turun. Nyatanya, bunga kredit bank digital malah tinggi. Bandingkan saja, ketika bank konvensional sudah mengenakan bunga kredit single digit, bank digital mengenakan bunga kredit setinggi langit  Tingginya bunga kredit ini tak lepas dari bank digital yang "nebeng" aplikasi lain. Dengan alasan baru berdiri, bank digital menggandeng financial technology (fintech). Meski menggunakan embel-embel digital, praktik bank digital Indonesia berbeda dengan luar negeri. Nubank Brasil, misalnya, bekerja keras menciptakan credit score sendiri. Sehingga bisa memberikan bunga lebih murah.

Di Indonesia, bank digital dengan strategi nebeng, menikmati margin tinggi, Bank Jago, misalnya, di kuartal III 2021 mencetak net interest margin (NIM) 6,1% atau di atas rata-rata NIM industri yang sebesar 4,52%. Tingginya bunga kredit itu juga akibat bank digital jorjoran memasang bunga simpanan tinggi dengan alasan promosi. Bank Neo Commerce (BNC) menawarkan bunga hingga 8% per tahun untuk pengguna baru. Sebagai acuan, bunga simpanan yang dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) saat ini hanya 3,5%.


Dibayangi Rilis Inflasi AS

13 Jan 2022

Kurs rupiah berpotensi kembali melemah pada perdagangan Kamis (13/1). Sentimen eksternal yang kurang mendukung rupiah akan jadi pemicu koreksi. Ekonom Samuel Sekuritas Fikri C. Permana mengatakan, pasar akan mencermati rilis data consumer price index Amerika Serikat (AS). Jika inflasi AS ternyata sesuai konsensus proyeksi analis atau lebih tinggi, rupiah bisa tertekan. "Desember adalah periode liburan, sehingga inflasi relatif lebih tinggi," ujarnya, Rabu (12/1).


Bank Sentral Jadi Tumpuan

13 Jan 2022

Di tengah beban berat yang ditanggung pemerintah dalam menangkal ketidakpastian global, Bank Indonesia menjadi tumpuan dengan dilibatkan dalam pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara di pasar Surat Berharga Syariah Negara valuta asing. Bank Indonesia (BI) berperan sebagai penata usaha dan pembayar imbalan dan/atau nilai nominal Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) valuta asing (Valas). Adapun biaya yang timbul dari kegiatan tersebut berasal dari anggaran operasional bank sentral. Direktur Pembiayaan Syariah Ditjen Pembiayaan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan Dwi Irianti Hadiningdyah menuturkan keteribatan bank sentral dalam SBSN Valas merupakan tindak lanjut dari fungsi bank sentral di pasar Surat Utang Negara (SUN) Valas atau global bond. “Semua biaya terkait dengan pelaksanaan tugas penata usaha ditanggung oleh BI. Jadi bukan membiayai penerbitan,” katanya kepada Bisnis, Rabu (12/1).

SBSN Valas atau sukuk global menjadi salah satu sumber pembiayaan pemerintah, termasuk dalam rangka merespons pandemi Covid-19 sejak 2 tahun lalu. Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo menuturkan bank sentral tetap berkomitmen untuk menjalankan fungsinya sebagai penata usaha dan pembayar imbalan SBSN. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, nilai penerbitan sukuk global negara pada tahun lalu mencapai US$3 miliar, meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya US$2,5 miliar. Kendati mengokohkan postur fiskal, kebijakan ini berisiko menggerus anggaran internal BI yang sejak 2020 membantu pemerintah dalam memenuhi pembiayaan APBN melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) I dan SKB II.