Ekonomi
( 40465 )Omicron dan Inflasi Bayangi Bisnis Ritel
Prospek penjualan ritel pada tahun ini diprediksikan lebih cerah sejalan dengan berlanjutnya pemulihan ekonomi. Namun, dua hal berpotensi menghambat perbaikan penjualan eceran, yakni kembali merebaknya Covid-19 yang bisa berimbas terhadap mobilitas masyarakat hingga tekanan inflasi. Hasil Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia (BI) menunjukkan bahwa Indeks Penjualan Riil (IPR) Desember 2021 sebesar 206,9, naik 3% dari bulan sebelumnya yang sebesar 201 poin. Tak hanya itu, IPR Desember 2021 mencatatkan pertumbuhan 8,9% ketimbang periode yang sama pada tahun lalu.
Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Yusuf Rendy menilai, perbaikan penjualan eceran akhir tahun tak terlepas dari terkendalinya penyebaran Covid-19. Sebab pada saat yang bersamaan, sejumlah indikator dini ekonomi juga terpantau membaik. "Misalnya, Indeks Keyakinan Konsumen, Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur, dan inflasi yang menunjukkan perbaikan," kata Yusuf, Selasa (11/1). Namun, beberapa hal masih akan menjadi hambatan penjualan eceran tahun ini. Pertama, risiko penyebaran Covid-19 varian omicron yang berdampak pada pembatasan mobilitas masyarakat. Kedua, tekanan inflasi yang menggerus daya beli.
Penyaluran Kredit Properti
Kawasan perumahan di Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat, Selasa(11/1). Berdasarkan analisis perkembangan uang beredar Bank Indonesia (BI), penyaluran kredit sektor properti meningkat 4,6% year on year (yoy) menjadi Rp 1.104,6 pada Oktober 2021.
Pengendalian Utang Masa Pandemi, Jurus Konservatif Dipacu Maksimal
Langkah konservatif otoritas fiskal menguatkan optimisme pemerintah dalam mengendalikan utang pada tahun ini, kendati World Bank menempatkan Indonesia ke daftar 10 besar negara berkembang dengan utang tertinggi pada tahun pertama pandemi Covid-19. World Bank di dalam International Debt Statistics 2022 mencatat, Indonesia berada pada peringkat ketujuh pada daftar 10 negara berkembang dengan utang luar negeri tertinggi pada 2020, yakni mencapai US$417,53 miliar. Tingginya tingkat utang ini tak terlepas dari tekanan pandemi Covid-19 yang memaksa pemerintah untuk menarik utang baru jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Presiden World Bank Group David Malpass mengatakan pandemi Covid-19 menghadirkan tantangan berat bagi negara berpenghasilan rendah dan menengah, termasuk Indonesia.
Pemerintah dan kalangan ekonom berpendapat, pada tahun ini prospek utang sangat terjaga lantaran otoritas fiskal telah melakukan berbagai antisipasi sejak dini. Pertama, berlanjutnya kerja sama dengan Bank Indonesia (BI) yang terefleksi pada ditandatanganinya Surat Keputusan Bersama (SKB) III yang berlaku sejak kuartal IV/2021 hingga tahun ini. Kedua, optimalisasi Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebagai sumber pembiayaan dalam rangka menahan penarikan utang baru melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN). Ketiga, implementasi UU No. 7/2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) pada tahun ini yang diyakini menguatkan ketahanan fiskal untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional.
Pasar Hunian, Sektor Properti Bakal Pulih pada Tahun Ini
Sektor properti diprediksi mengalami pemulihan pada tahun ini meskipun belum kembali ke situasi sebelum pandemi Covid-19. Senior Associati Director Research Colliers Indonesia Ferry Salanto mengatakan sektor properti sudah mulai bergerak naik sejak akhir tahun lalu. "Memang bergerak naik, tetap belum bisa sebelum pandemi," ujarnya.
Dalam Kalaidoskop Properti 2021 dan Prospek 2022 Prolab School of Property, Senin (10/1). Country Manager Rumah.com Marine Novita menyarankan developer properti perlu menawarkan produk yang paling banyak diminati konsumen. Menurutnya, pada konsumen membeli rumah dengan akses publik transportasi. Selain harga, infrastruktur transportasi, kelengkapan umum seperti fasilitas perbelanjaan, fasilitas kesehatan, dan fasilitas pendidikan masih akan jadi daya tarik utama. Adapun sejumlah wilayah yang akan diperkirakan menjadi incaran konsumen pada 2022 yakni Kecamatan Cipondoh dan Karang Tengah menjadi dua wilayah yang paling prospektif di Kota Tangerang tahun ini. (Yetede)
Powell: The Fed Fokus Tangani Inflasi
Gubernur The Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell menyoroti upaya bank sentral untuk menangani inflasi dan mentasbilkan ekonomi AS. Powell menjelaskan itu dalam sidang konfirmasinya dalam masa jabatan kedua dihadapan Komite Perbankan Senat AS di Washington, Selasa (11/1). Kesaksian Powel pada Selasa didepan Komite Perbankan dilakukan setelah Presiden AS Joe Biden menominasikannya untuk jabatan kedua. Ia kembali memipin bank sentral saat ekonomi AS berurusan dengan gelombang rekor inflasi tinggi yang mendorong para kritikus menuduh The Fed berpuas diri. The Fed pada Oktober 2021 mengumumkan aturan investasi yang lebih ketat setelah muncul kontroversi terkait aktivitas perdagangan Powell dan dua pejabat senior lainnya, yang akhirnya mengundurkan diri. (Yetede)
AS Akan Menuju Ekonomi Terbaik
Chief Executive Officer (CEO) dan Chairman JPMorgan Chase Jamie Dimon mengatakan, AS sedang menuju pertumbuhan ekonomi terbaik dalam beberapa dekade. "Kita akan memiliki pertumbuhan terbaik yang pernah dialami tahun ini, saya pikir mungkin sejak beberapa saat setelah peristiwa Depresi Besar (Great Depression). Tahun depan juga akan cukup bagus," ujar dia kepada Bertha Coobms dari CNBC, dalam acara "40th Annual J.P.Morgan Healthcare Conference" yang digelar secara virtual karena penyebaran varian virus corona Covid-19, Omicron, Senin (10/1) waktu setempat. Menurut Dimon kepercayaannya berasal dari neraca konsumen Amerika yang kuat. Dimon mengungkapkan, pertumbuhan akan terjadi bahkan disaat The Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan lebih banyak dari yang diharapkan investor. "Ada kemungkinan inflasi lebih buruk dari yang dipikirkan orang. Saya sendiri akan terkejut jika hanya empat kali kenaikan," tambahnya. (Yetede)
Warung Migo ke 1000 Dihadirkan di JakTim
Migo, jaringan offline pertama di dunia yang mendistribusikan konten digital dengan cara yang terjangkau, mengumumkan kehadiran jaringan Warung Migo ke-1.000 yang berlokasi di Kramat Jati, Jakarta Timur. Langkah tersebut merupakan bukti konkret kemajuan bisnis Migo dan realisasi dari visinya dalam memperluas jangkauan digital keseluruh lapisan masyarakat di Tanah Air melalui warung konvensional. Direktur Utama Migo Indonesia Dan Connor mengatakan, jutaan masyarakat Indonesia mengunjungi warung setiap hari untuk memenuhi kebutuhan makan, belanja, berkumpul dan seterusnya, Sejak kehadirannya tahun 2020, Migo telah meluaskan jangakauan kemitraan Warung Migo hingga kebeberapa kota besar di area kota Jakarta, provinsi Banten, hingga Jawa Barat. Kehadiran Warung Migo yang strategis ditengah permukiman penduduk dapat menjadi medium yang tepat untuk menjangkau lapisan masyarakat yang masih memiliki keterbatasan dalam menikmati konten digital. (Yetede)
Cegah Jadi Gimmick, OJK Siapkan Beleid Bank Digital
Fenomena saat ini, bank bermodal cekak mendapat investor baru. Lalu investor menyebut institusi yang mereka bandari itu sebagai bank digital. Dan menimbulkan euforia di bursa saham. Bank digital menjadi perhatian Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana menyebutkan, nasabah memang membutuhkan layanan yang serba digital. Namun, tak boleh melupakan keamanan dan perlindungan nasabah.
Makanya OJK akan menyusun aturan transformasi digital perbankan yang mengatur terkait pengelolaan data nasabah, keamanan siber, layanan nasabah, hingga keamanan transaksi. Termasuk juga permodalan bank dengan opsi mendirikan bank digital baru dengan modal Rp 10 triliun. Atau transformasi bank yang sudah ada menjadi digital dengan modal yang sudah ada sebesar Rp 3 triliun. "Ini kami sebut digital maturity banking, artinya bank yang menyebut dirinya sebagai bank digital ada ukurannya bagi OJK. Bisa kami ukur seberapa jauh layanan digital yang dimiliki. Jadi tidak semua bank bisa mengatakan dirinya sebagai bank digital," ujar Heru kepada KONTAN, pekan lalu.
Varian Omicron Mengancam January Effect
Memasuki bulan pertama 2022, pelaku pasar mencermati tren musiman January Effect, yang membantu kenaikan harga saham seiring optimisme awal tahun, didukung banyaknya pembelian saham yang sudah dijual akhir tahun lalu dan alokasi investasi bonus akhir tahun. Analis Indovesta Utama menyebut, kenaikan kasus Covid-19 varian Omicron di beberapa negara termasuk Indonesia menambah kekhawatiran sentimen musiman tersebut tidak terjadi tahun ini.
“Walau demikian ekonomi berangsur pulih, otoritas pembuat kebijakan yang prudent dan varian Omicron yang mild, tetap memberi harapan terjadinya January Effect di 2022,” tulis infovesta utama. January Effect berpotensi terjadi pada index acuan seperti LQ45 dan IDX30. Ini menguntungkan investor, karena dapat berinvestasi pada index tersebut dengan membeli reksadana index maupun produk Exchange Traded Fund (ETF). (Yoga)
Investasi Asing di Pulau-pulau Kecil Didorong
Plt. Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Pamuji Lestari (10/1) mengatakan, peningkatan investasi pemanfaatan ruang laut mampu mendorong PNBP mencapai Rp 50 miliar tahun ini. Beberapa program unggulan mendaya gunakan ruang laut, pesisir, dan pulau-pulau kecil tahun ini terdiri dari PMA di pulau-pulau kecil, reklamasi, pemanfaatan air laut selain energi, dan wisata bahari. Dalam Perpres No 34 Tahun 2019 tentang Pengalihan Saham dan Luasan Lahan dalam Pemanfaatan Pulau-pulau Kecil dan pemanfaatan Perairan di Sekitarnya dalam Rangka PMA, kegiatan PMA diprioritaskan untuk budidaya laut, pariwisata, usaha perikanan serta industri perikanan secara lestari, peternakan, dan pertanian.
Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil KKP Muhammad Yusuf mengemukakan, pengembangan investasi di pulau-pulau kecil bertujuan meningkatkan PNBP yang nantinya digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan sarana di pulau-pulau kecil. Saat ini ada 29 investor asing yang sedang menjajaki pemanfaatan pulau-pulau kecil untuk resor wisata, di antaranya AS dan Australia. Investor asing umumnya mencari pulau kecil tak berpenghuni. Keunggulan PMA adalah memiliki jaringan pasar di tingkat internasional sehingga memudahkan pemasaran dan promosi. Pemanfaatan pulau ditetapkan maksimal 70 % luas pulau, 30 % diperuntukkan bagi ruang terbuka hijau. Pemanfaatan oleh PMA harus mendapat izin dari Menteri KKP. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









