Cegah Jadi Gimmick, OJK Siapkan Beleid Bank Digital
Fenomena saat ini, bank bermodal cekak mendapat investor baru. Lalu investor menyebut institusi yang mereka bandari itu sebagai bank digital. Dan menimbulkan euforia di bursa saham. Bank digital menjadi perhatian Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana menyebutkan, nasabah memang membutuhkan layanan yang serba digital. Namun, tak boleh melupakan keamanan dan perlindungan nasabah.
Makanya OJK akan menyusun aturan transformasi digital perbankan yang mengatur terkait pengelolaan data nasabah, keamanan siber, layanan nasabah, hingga keamanan transaksi. Termasuk juga permodalan bank dengan opsi mendirikan bank digital baru dengan modal Rp 10 triliun. Atau transformasi bank yang sudah ada menjadi digital dengan modal yang sudah ada sebesar Rp 3 triliun. "Ini kami sebut digital maturity banking, artinya bank yang menyebut dirinya sebagai bank digital ada ukurannya bagi OJK. Bisa kami ukur seberapa jauh layanan digital yang dimiliki. Jadi tidak semua bank bisa mengatakan dirinya sebagai bank digital," ujar Heru kepada KONTAN, pekan lalu.
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023