Varian Omicron Mengancam January Effect
Memasuki bulan pertama 2022, pelaku pasar mencermati tren musiman January Effect, yang membantu kenaikan harga saham seiring optimisme awal tahun, didukung banyaknya pembelian saham yang sudah dijual akhir tahun lalu dan alokasi investasi bonus akhir tahun. Analis Indovesta Utama menyebut, kenaikan kasus Covid-19 varian Omicron di beberapa negara termasuk Indonesia menambah kekhawatiran sentimen musiman tersebut tidak terjadi tahun ini.
“Walau demikian ekonomi berangsur pulih, otoritas pembuat kebijakan yang prudent dan varian Omicron yang mild, tetap memberi harapan terjadinya January Effect di 2022,” tulis infovesta utama. January Effect berpotensi terjadi pada index acuan seperti LQ45 dan IDX30. Ini menguntungkan investor, karena dapat berinvestasi pada index tersebut dengan membeli reksadana index maupun produk Exchange Traded Fund (ETF). (Yoga)
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023