;
Kategori

Ekonomi

( 41386 )

Neraca Perdagangan RI-Kenya Meningkat

20 May 2022

Kerja sama ekonomi dan perdagangan Indonesia-Kenya mengalami peningkatan. Dalam pernyataan pers Kedutaan Besar RI di  Nairobi, Rabu (18/5) disebutkan, total neraca perdagangan bilateral Indonesia-Kenya tahun 2021 melampaui 551,9 juta USD. Dibandingkan dengan total neraca perdagangan kedua negara tahun 2020, yaitu 414 juta USD, perdagangan di antara kedua negara tahun 2021 mencatatkan kenaikan 35 %. (Yoga)

Digitalisasi Hingga ke Bawah

20 May 2022

Digitalisasi yang berkembang pesat selama dua tahun terakhir ini diharapkan menjadi motor baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, di tengah prospek cerah itu, ada sejumlah tantangan serius yang perlu diantisipasi agar digitalisasi tidak semakin mempertajam kesenjangan dalam pemulihan ekonomi. Tren digitalisasi yang terus bertumbuh tercermin dari pesatnya nilai dan volume transaksi digital. Data BI menunjukkan, per triwulan I-2022, nilai transaksi digital perbankan mencapai Rp 11.100 triliun, tumbuh 34,9 % dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Keinginan untuk mengembangkan pasar di luar kota utama diungkapkan beberapa perusahaan teknologi. Mereka yang matang di kota besar kini beringsut ke kota kecil. Mereka melihat pasar yang besar masih ada di tempat itu. Digitalisasi hingga ke masyarakat bawah sangat menguntungkan.

Kalangan perusahaan teknologi tidak boleh langsung masuk dan berusaha sekadar mendapatkan keuntungan semata karena kondisi di bawah masih sangat rentan dan memiliki literasi digital yang kurang memadai sehingga mereka harus membangun kemampuan menggunakan fasilitas digital secara benar. Kemampuan memahami calon ekosistem digital dan wirausaha di kota lapis kedua dan ketiga, dengan segala masalahnya, akan membuat perusahaan teknologi lebih sukses dibandingkan sekadar masuk begitu saja. Perusahaan teknologi harus jeli dan mau dengan rendah hati berpikir sesuai dengan alur masyarakat setempat sebelum mengenalkan platform miliknya. Mereka mungkin bisa bersama-sama dengan industri finansial, perusahaan logistik, perusahaan telekomunikasi, dan pemerintah untuk membangun ekosistem digital di kota-kota itu. Kota-kota lapis kedua dan ketiga masih bisa dieksplorasi, tetapi mereka tidak boleh sekadar menjadi obyek dan dikeruk begitu saja potensinya. (Yoga)


Desa Pasca-Lebaran 2022

20 May 2022

Mudik Lebaran 2022 ibarat hujan sehari yang membasahi kemarau dua tahun pandemic Covid-19. Namun, derasnya kesempatan itu terjadi mendadak, lagi singkat. Hanya desa-desa yang giat menyiapkan diri yang bisa memanen manfaat terluas. Pada 2020, warga yang mudik ke desanya 297.000 orang, tercatat uang beredar Rp 109 triliun. Artinya, hampir seluruh dana ditransfer pemudik tanpa bertatap muka di desa-desa. Adapun tahun ini, 85 juta pemudik membeludak ke desa-desa, sekaligus mengedarkan uang Rp 175 triliun. Tak sekadar mentransfer dana, pemudik bermalam di desa, membeli barang dari warung-warung, memanfaatkan beragam fasilitas wisata hingga kesehatan. Alhasil, dinamika ekonomi dan sosial desa melaju lebih riil. Selain program vaksinasi gencar yang dilakukan sejak awal pandemi, pada tahun ini kebijakan ekonomi pemerintah juga mendukung perayaan Lebaran, THR diberikan kepada semua pegawai negeri dan pensiunan, serta segenap pegawai swasta. Penyaluran BLT Rp 12,7 triliun menjelang Lebaran pun terbatas mengguyur warga miskin dan warga yang terdampak Covid-19. Maka, pemerintah berusaha menambah durasi dana beredar di desa, dengan membuka kesempatan cuti sebelum dan sesudah Lebaran.

Setelah dormansi sejak 2020, mulai Oktober 2021 BPS melaporkan penduduk mulai bergerak ke tempat rekreasi terdekat yang jaraknya terjangkau dan murah, ataupun ke taman-taman yang gratis. Merespons data itu, Kemendes PDTT menyiapkan aplikasi telepon seluler Desa Wisata Nusantara. Berbasis teknologi spasial, pemudik bisa mendapati desa wisata terdekat. Tersedia wisata budaya, sungai, gunung, pantai, religi, agrowisata, kuliner, dan edukasi. Saat ini, 769 BUMDesa wisata berpartisipasi mempromosikannya. Diperkirakan 5.037 wisata desa tersebar di seluruh Nusantara. Inilah mesin ekonomi desa yang harus segera digerakkan pasca pandemi. Selama Lebaran, BUMDesa bisa berperan menyalurkan modal bagi usaha industri rumah tangga agar mampu menyediakan beragam makanan dan minuman untuk parsel Lebaran, ataupun melengkapi warung-warung untuk memenuhi kebutuhan pemudik. BUMDesa juga mengelola wisata desa. Pemerintah desa dapat mendukung dengan menggerakkan padat karya tunai desa guna merehabilitasi jalan menuju lokasi wisata, membersihkan areal wisata, menyelenggarakan pelatihan, hingga menjual kerajinan warga di tempat wisata.

Desa Krandegan di Purworejo, Jateng, adalah contoh desa yang mampu memanfaatkan fenomena Lebaran untuk membuka komunikasi langsung, berdialog membicarakan potensi desa, sekaligus menawarkan investasi pemudik bagi desa. BUMDesa dapat mengolah kayu dan hasil hutan nonkayu skala kecil sesuai PP No 23 Tahun 2021. Selanjutnya, PPNo  29 Tahun 2011 juga membuka jalur bagi BUMDesa untuk berinvestasi mengelola pasar rakyat. PP No 30 Tahun 2021 mengizinkan BUMDesa menjalin kerja sama untuk pengelolaan terminal dan pengujian kendaraan bermotor. Pasca-Lebaran 2022 bakal membuktikan, geliat lebih cepat terjadi pada desa-desa yang sigap menangkap peluang momentum mudik warganya. (Yoga)


INOVASI BISNIS, Konsumen Pascapandemi

20 May 2022

Isu konsumen pascapandemi telah menjadi pembahasan di kalangan pebisnis. Mereka tengah mencari cara untuk lebih memahami konsumen. Sebagian besar merek sebenarnya telah mengerti cara berkomunikasi dengan konsumen. Merek telah berusaha membuat sentuhan personal. Sentuhan yang mungkin tidak harus bertemu fisik, tetapi secara daring dengan menggunakan ”mesin” pun harus bisa dirasakan oleh konsumen sebagai sesuatu yang personal. Mereka tidak merasa sedang berkomunikasi dengan robot. Pengajar pada MIT Sloan School of Management dan Kepala Riset untuk Pengajaran Dunia Kerja di MIT’s Abdul Latif Jameel World Education Lab, George Westerman, dalam salah satu artikel di MIT Sloan Management Review, mengatakan, orang menginginkan layanan pribadi, tetapi mereka tidak selalu membutuhkannya dari orang. Mereka bisa menerima layanan dari ”mesin”, tetapi memiliki sentuhan personal. Dari sebuah survei, 71 % pelanggan mengharapkan personalisasi dari merek dan bisnis. Akan tetapi, 76 % konsumen merasa frustrasi ketika mereka tidak mendapatkannya.

Hasil survei cukup untuk menjadi dasar bagi perusahaan agar benar-benar membuat sentuhan personal ke konsumennya. Mereka yang sukses berbisnis pada awal pandemi adalah mereka yang melakukan layanan yang bisa menyentuh konsumen. Di perusahaan yang mampu membuat layanan seperti ini, konsumen merasakan kesamaan antara penjualan di mal atau toko dan penjualan secara daring. Mereka merasa tidak ada perbedaan layanan di keduanya sehingga penjualan secara daring tetap berlanjut untuk beberapa produk. Untuk pelayanan yang semakin personal, merek juga perlu memahami isu-isu yang beredar di tengah konsumen. Jika perusahaan mengetahui masalah atau masalah umum yang berhubungan dengan pelanggan, perusahaan sebaiknya mendahului memberikan informasi ketimbang konsumen meminta atau mendapat informasi dari pihak lain. Banyak  perubahan perilaku konsumen pasca pandemi. Sentuhan personal dari merek semakin sangat berarti bagi konsumen. (Yoga)


Ekspor Sawit Dibuka Kembali

20 May 2022

Pemerintah memutuskan membuka kembali ekspor minyak goreng mulai Senin (23/5). Selain 17 juta tenaga kerja di industri sawit, situasi pasokan dan harga minyak goreng menjadi pertimbangan keputusan tersebut. Pemerintah menyatakan akan tetap memantau untuk memastikan pasokan minyak goreng tetap terpenuhi dengan harga terjangkau. Presiden Jokowi, saat menyampaikan keputusan itu di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/5), menyatakan, sejak pelarangan ekspor diterapkan, pemerintah mendorong berbagai langkah untuk memastikan ketersediaan minyak goreng. ”Berdasarkan pengecekan langsung di lapangan dan juga laporan yang diterima, alhamdulillah, pasokan minyak goreng terus bertambah,” ujarnya. Kebutuhan nasional minyak goreng curah lebih kurang 194.000 ton per bulan. Pada Maret 2022, sebelum ekspor minyak goreng dan bahan bakunya dilarang mulai 28 April 2022, pasokan hanya 64.500 ton. Namun, setelah pelarangan, pasokan mencapai 211.000 ton per bulan atau melebihi kebutuhan nasional bulanan. Selain itu, harga rata-rata minyak goreng secara nasional turun. Pada April 2022, harga rata-rata minyak goreng curah nasional Rp 19.800 per liter. Namun, setelah ada pelarangan ekspor, harga rata-rata nasional turun menjadi Rp 17.200-Rp 17.600 per liter.

Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia Gulat Manurung mengapresiasi langkah pemerintah yang membuka kembali ekspor produk sawit, termasuk minyak goreng dan CPO. Menurut dia, sejak pemerintah melarang ekspor minyak goreng dan bahan bakunya, harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani anjlok hingga 70 %. ”Larangan ekspor kemarin harus jadi pelajaran bagi pemangku sawit nasional untuk ’naik kelas’, baik dari aspek ekonomi, sosial, dan ekologi,” ujarnya. Sekjen Serikat Petani Kelapa Sawit Mansuetus Darto berharap keputusan itu tetap diiringi upaya perbaikan tata kelola sawit nasional. ”Roda ekonomi petani sawit diharapkan kembali baik, sejalan dengan perbaikan tata kelola  BPDPKS,” ujarnya. Menurut Ketum Serikat Petani Indonesia Henry Saragih, perombakan tata kelola persawitan mendesak direalisasikan secara konsisten, antara lain dengan mendorong peran petani sawit rakyat lebih besar di industri sawit nasional. (Yoga)


Utang Valas Pemerintah dan Swasta Turun

20 May 2022

Aktivitas pemerintah dan swasta nampak belum terlalu ekspansif pada awal tahun ini. Ini tercermin dari posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia hingga akhir kuartal I-2022 yang menurun. Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi utang luar negeri Indonesia hingga akhir Maret 2022 sebesar US$ 411,5 miliar. Posisi ini turun 1,01% ketimbang posisi akhir kuartal IV-2021 yang sebesar US$ 415,7 miliar. Angka ini juga turun 1,1% dari periode yang sama pada tahun lalu. Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangannya, Kamis (19/5) menyebut perkembangan utang tersebut menunjukkan penurunan posisi ULN sektor publik yakni pemerintah dan Bank indonesia dan swasta. Penurunan utang terjadi seiring beberapa seri surat berharga negara (SBN) yang jatuh tempo, baik SBN domestik maupun SBN valas. 

KLBF Perbesar Potensi Pendapatan dari Pasar Ekspor

20 May 2022

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) memperluas pasar di negeri tetangga. Lewat anak usaha Kalbe International Pte. Ltd., emiten farmasi ini membentuk joint venture (JV) dengan perusahaan distributor consumer goods Filipina Ecossential Food Corp (EFC), Rabu (18/5). Perusahaan patungan yang bernama Kalbe Ecossential International Inc ini akan fokus pada pemasaran produk-produk Kalbe non-obat resep untuk pasar Filipina. Kalbe International akan menguasai 60% saham perusahaan patungan tersebut. Presiden Direktur KLBF Vidjongtius mengatakan, pendirian perusahaan patungan ini merupakan salah satu strategi pengembangan bisnis kesehatan Kalbe di level internasional. "Kami membangun kolaborasi dengan pemain-pemain lokal karena pemain lokal negara bersangkutan akan jauh lebih tahu dan menguasai informasi," ujar Vidjongtius, Kamis (19/5). 

Kerjasama ini diharapkan meningkatkan volume penjualan, serta menambah hubungan dengan gerai setempat. Di awal, KLBF akan masuk dengan produk nutrisi terlebih dahulu. Lalu selanjutnya produk-produk lain, baik dari segmen obat resep, obat bebas, maupun obat herbal. Vidjongtius melihat peluang yang besar dari penjualan secara internasional. KLBF menargetkan kontribusi pasar ekspor terhadap penjualan bisa naik dari 5% saat ini menjadi 10% dalam tiga sampai empat tahun mendatang.

Bisa Untung Lebih Tinggi Saat Bunga Naik

20 May 2022

Dana kelolaan reksadana terproteksi meningkat sepanjang April lalu. Berdasarkan data Infovesta Utama, dana kelolaan atau asset under management (AUM) reksadana terproteksi di periode tersebut mencapai Rp 105,2 triliun. Jumlah dana kelolaan tersebut naik Rp 2,66 triliun atau 2,63% dari posisi di bulan sebelumnya, sebesar Rp 102,54 triliun. Ada 18 produk reksadana terproteksi baru yang meluncur dari awal tahun hingga akhir April lalu. Vice President Infovesta Utama Wawan Hendrayana menyebut, cukup banyak manajer investasi yang menerbitkan reksadana terproteksi. Manajer investasi memanfaatkan momen potensi kenaikan suku bunga.

Aset LPS Ditargetkan Hampir Rp 180 Triliun

20 May 2022

Nilai aset Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) terus meningkat. Sepanjang tahun lalu aset LPS mencapai Rp 162,01 triliun, atau naik 15,59% year on year (yoy). Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan aset LPS akan mendekati Rp 180 triliun hingga akhir 2022. Salah satunya ditopang oleh pertumbuhan premi serta imbal hasil investasi.

KAWASAN INDUSTRI : MODAL KUAT JATENG PIKAT INVESTOR

20 May 2022

Kawasan industri di Jawa Tengah punya modal kuat dalam memikat investor multinasional dari berbagai sektor. Pemilik perusahaan mobil Tesla Elon Musk pun berminat untuk berinvestasi pada ekosistem baterai mobil di daerah tersebut. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengatakan Elon Musk akan berinvestasi pada dua sektor. “Dia akan masuk pada dua bagian investasi besar. Pertama ekosistem baterai mobil. Kedua mobilnya,” katanya pada konferensi pers melalui virtual dikutip Kamis (19/5). Bahlil menjelaskan bahwa waktu realisasi investasi Tesla masih belum bisa diumumkan. Begitu pula dengan nominal yang akan masuk ke Indonesia karena tanda tangan kerja sama belum dilakukan. Meski begitu, dia memastikan hal tersebut akan terjadi tahun ini. Sementara itu, pemerintah akan menjadikan Solo Technopark, Solo, Jawa Tengah sebagai instrumen terpenting. Khusus untuk Foxconn, rencananya perusahaan hanya akan melakukan perakitan di Indonesia dan materialnya tidak dibawa ke luar.