;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Utang Negara Bertambah, Rasio Utang Jadi Sorotan

10 Mar 2025
Rasio utang pemerintah diprediksi meningkat lebih dari 40% terhadap PDB pada 2025, melampaui target dalam RPJMN 2025-2029. Peneliti FITRA, Badiul Hadi, mencatat bahwa dengan PDB Indonesia 2024 sebesar Rp 22.139 triliun, maka rasio utang telah mencapai 40,2% terhadap PDB.

Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira, memperingatkan bahwa rasio utang bisa melonjak hingga 49,5% dari PDB pada 2029, terutama karena utang jatuh tempo tahun ini mencapai Rp 800,33 triliun. Bhima juga mengkhawatirkan crowding out effect, di mana penerbitan utang oleh pemerintah, BUMN, dan BPI Danantara dapat menyedot likuiditas domestik, menghambat pertumbuhan ekonomi dan kredit perbankan.

Selain itu, Bhima menyoroti bahwa sebagian besar utang digunakan untuk belanja barang, pegawai, dan pembayaran bunga utang, bukan untuk belanja modal yang dapat mendorong pertumbuhan industri dan UMKM. Jika pengelolaan utang tidak lebih produktif, maka utang justru menjadi hambatan bagi pertumbuhan ekonomi.

Badiul Hadi menambahkan bahwa beban pokok dan bunga utang semakin meningkat, terutama dengan tambahan utang baru dan pelemahan rupiah. Ini dapat mempersempit ruang fiskal dan menurunkan kualitas layanan publik. 

Dengan strategi yang tepat, target ekonomi pemerintah tetap bisa tercapai tanpa menimbulkan risiko fiskal yang lebih besar.

Emiten Unggas Tetap Optimis di Tengah Ketidakpastian

10 Mar 2025
Prospek sektor unggas di 2025 dipandang masih positif, didukung oleh momentum Ramadan dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang meningkatkan permintaan. Analis Kiwoom Sekuritas, Abdul Azis Setyo Wibowo, menilai harga ayam yang meningkat saat Ramadan serta pelaksanaan MBG akan berdampak positif bagi kinerja emiten unggas.

Equity Research Mirae Asset, Andreas Saragih, juga melihat harga day-old chick (DOC) dan broiler di pasar tumbuh positif dalam beberapa bulan ke depan. Meskipun pada awal 2025 harga DOC dan broiler masih di bawah referensi harga baru yang ditetapkan pada Juli 2024, perbandingan tahunan menunjukkan kenaikan harga DOC sebesar 83,1% dan ayam broiler naik 12,6% dibanding Januari 2024.

Salah satu faktor pendukung adalah biaya bahan baku yang tetap terkendali. Harga jagung dalam negeri meningkat 4% dibanding bulan sebelumnya menjadi Rp 6.354 per kg, tetapi masih turun 8,6% dibanding tahun lalu. Harga soybean meal (SBM) juga naik 4% dibanding bulan sebelumnya, tetapi masih turun 17,1% dari tahun lalu.

Baik Aziz maupun Andreas tetap mempertahankan peringkat overweight untuk sektor unggas, dengan peningkatan anggaran MBG sebagai katalis utama. Andreas merekomendasikan Japfa Comfeed Tbk (JPFA) dengan target harga Rp 2.400 per saham, sementara Aziz menargetkan Rp 2.350 per saham.

Sementara itu, Analis BRI Danareksa, Victor Stefano, merekomendasikan buy untuk beberapa emiten unggas, diantaranya Malindo Feedmill Tbk (MAIN) dengan target harga Rp 1.900, Japfa Comfeed Tbk (JPFA) dengan target harga Rp 2.800, Charoen Pokphand Tbk (CPIN) dengan target harga Rp 6.700

Victor juga mengingatkan bahwa risiko utama sektor ini adalah potensi melambatnya permintaan, lonjakan biaya pakan, serta ketidakpastian dalam program pangan pemerintah. Namun, secara keseluruhan, sektor unggas masih memiliki prospek pertumbuhan yang solid di 2025.

Beban Bank BUMN Meningkat Akibat Penugasan Pemerintah

10 Mar 2025
Pemerintah terus menugaskan bank-bank BUMN untuk mendukung berbagai program nasional seperti koperasi desa, pembangunan tiga juta rumah, dan hilirisasi industri. Namun, penugasan ini berpotensi menjadi sentimen negatif bagi saham perbankan BUMN karena dapat membebani kinerja keuangan mereka.

Sejak awal tahun, saham Bank Mandiri (BMRI) turun 17,26%, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) anjlok 9,5%, Bank Negara Indonesia (BBNI) kontraksi 1,09%, Bank Tabungan Negara (BBTN) turun 28,15%, dan Bank Syariah Indonesia (BRIS) melemah 7,19%.

Analis Edvisor Profina Visindo, Indy Naila, menilai bahwa penugasan ini dapat membebani bank BUMN, terutama dalam kondisi likuiditas yang ketat dan perlambatan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK). Sementara itu, Analis Infovesta Kapital, Ekky Topan, menyoroti risiko kualitas kredit, terutama pada proyek tiga juta rumah yang bisa berisiko jika tidak diiringi mitigasi yang kuat.

Meski demikian, ada dampak positif dari keterlibatan bank BUMN, seperti meningkatnya volume kredit dan peran bank dalam ekonomi nasional. Analis Pilarmas Investindo, Maximilianus Nico Demus, menilai tekanan ini hanya bersifat jangka pendek, dengan strategi manajemen risiko yang baik akan menentukan dampak jangka panjangnya.

Indy melihat tekanan saham bank BUMN sebagai sentimen sementara dan menilai saham BMRI, BBNI, dan BBRI masih menarik karena valuasinya murah dan potensi dividen yang besar. Ekky merekomendasikan BRIS untuk investasi jangka panjang dengan target harga Rp 3.350.

Secara keseluruhan, meski terdapat tekanan akibat penugasan pemerintah, saham bank BUMN tetap memiliki prospek positif dalam jangka panjang dengan strategi mitigasi risiko yang baik.

Pelemahan Rupiah Dikhawatirkan oleh Dunia Usaha

08 Mar 2025

Fluktuasi nilai tukar rupiah yang cenderung melemah menimbulkan ketidakpastian bagi dunia usaha dan berpotensi memicu kenaikan harga barang-barang domestik. Para pelaku usaha membutuhkan insentif untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas industri dalam negeri. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W Kamdani mengatakan, para pelaku usaha sangat menyayangkan pelemahan nilai tukar rupiah yang terjadi beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan mengingat rupiah sempat menyentuh level terendahnya saat pandemi Covid-19. ”Akibatnya, confidence berusaha atau berinvestasi di Indonesia turut melemah meski Indonesia masih memiliki pasar domestik yang relatif stabil. Pelemahan nilai tukar ini sangat tidak kondusif bagi pelaku usaha karena kecenderungannya dalam menciptakan cost-push inflation terhadap beban produksi,” katanya, Jumat (7/3).

Mengutip data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, nilai tukar rupiah menembus Rp 16.575 per USD pada 28 Februari 2025. Sebelumnya, rupiah mendekati Rp 15.000 per USD pada September 2024 tapi melemah selama 2025 dan bertahan di atas Rp 16.000 per USD. Fluktuasi rupiah yang cenderung melemah menekan para pelaku usaha di sektor dengan ketergantungan tinggi terhadap impor, khususnya manufaktur. Alhasil, produktivitas dan daya saing melemah hingga ekspansi usaha di sektor formal makin terbatas mengingat beban usaha yang tidak kompetitif serta menghambat agenda hilirisasi. Pelaku usaha di sektor ekstraktif dan berorientasi ekspor, seperti pertambangan, relatif diuntungkan. Namun, keuntungan tersebut secara keseluruhan akan tetap rendah atau bahkan tidak ada karena pelemahan nilai tukar juga akan memicu kenaikan harga pasar di dalam negeri terhadap berbagai barang dan jasa. (Yoga)


Kantongi Sertifikat TKDN, 20 Produk Apple siap Dipasarkan

08 Mar 2025

Kemenperin telah menerbitkan sertifikat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) bagi 20 produk Apple. Dengan demikian, Apple sudah bisa mengurus sertifikat pos dan telekomunikasi (postel) ke Kemenkomdigi dan surat tanda pendaftaran produk impor dari Kemenperin. Jubir Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arief, dalam siaran pers, Jumat (7/3) di Jakarta, mengatakan, Kemenperin telah menerbitkan sertifikat TKDN untuk 20 produk Apple. Sertifikat TKDN itu ditandatangani Kepala Pusat Pengembangan Produk Dalam Negeri Kemenperin. Penerbitan sertifikat tersebut dilakukan setelah Apple bersedia mematuhi regulasi terkait kebijakan TKDN yang tertuang dalam Permenperin No 29 Tahun 2017 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai TKDN Produk Telepon Seluler, Komputer Genggam, dan Komputer Tablet.

Dalam nota kesepahaman komitmen investasi periode 2023-2029 yang ditandatangani Apple dan Kemenperin, Apple memilih skema ketiga untuk menunaikan kewajiban TKDN. Salah satu komitmen Apple periode 2025-2028 ialah membangun fasilitas riset dan inovasi di Indonesia senilai 160 juta USD. ”Pusat riset dan inovasi di Indonesia merupakan fasilitas riset dan inovasi Apple kedua di luar AS dan pertama di Asia,” ujar Febri. Sebanyak 20 produk Apple yang telah mengantongi sertifikat TKDN dari Kemenperin terdiri dari 11 produk ponsel dan 9 komputer sabak (tablet). Kategori ponsel termasuk iPhone 16e, iPhone 16 Pro Max, iPhone 16 Plus, dan iPhone 16. Setelah mendapat sertifikat TKDN, 20 produk Apple itu harus mendapatkan sertifikat postel dari Kemenkomdigi, sebagai syarat Apple memperoleh tanda pendaftaran produk impor dari Kemenperin. (Yoga)


Perekrutan Mantan Karyawan Lion untuk Tenaga Ahli Picu Kontroversi

08 Mar 2025

Informasi yang beredar mengenai perekrutan belasan mantan karyawan Lion Group untuk posisi tenaga ahli di kantor CEO Garuda Indonesia memantik kontroversi. Perseroan mengonfirmasi, perekrutan merupakan proses internal sesuai standar tata kelola perusahaan. Namun, serikat karyawan menilai keputusan ini sebagai pemborosan. Unggahan foto di platform media sosial X memuat daftar 14 nama yang diduga mantan karyawan Lion Group yang direkrut sebagai tenaga ahli pendukung kerja Dirut Garuda Indonesia, Wamildan Tsani Panjaitan. Total gaji per bulan bagi ke-14 nama itu Rp 975 juta. Wamildan sebelumnya menjabat Acting CEO Lion Air sejak 2022. Beberapa nama yang tertera dalam daftar tertulis bekerja dengan jabatan CEO office specialist, lead professional, serta staf protokol untuk Dirut dan pasangan.

Melalui keterangan resmi, Jumat (7/3) Direktur Human Capital and Corporate Service Garuda Indonesia, Enny Kristiani memahami timbulnya atensi publik menyusul berkembangnya informasi ini. Namun, informasi yang beredar di media sosial mengenai tugas, fungsi, dan remunerasi dari 14 mantan karyawan Lion Air tidak sepenuhnya valid. Enny memastikan maskapai BUMN ini selalu mengedepankan prinsip tata kelola yang baik dalam pengelolaan organisasi dan SDM. ”Keseluruhan pegawai tersebut berstatus sebagai pegawai pro-hire dengan kontrak kerja waktu tertentu. Komponen remunerasi yang diterima dilaksanakan sesuai ketentuan remunerasi kepegawaian Garuda Indonesia yang turut mengacu pada market benchmark industri yang berlaku saat ini,” tulisnya. (Yoga)


Kerja Sama Pengelolaan Gas Metana dengan Investor China, Dijajaki Pemkab Sidoarjo

08 Mar 2025

Pemkab Sidoarjo, Jatim, sedang menjajaki kerja sama pengelolaan gas metana dengan investor dari China. Gas yang dihasilkan dari timbulan sampah rumah tangga di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Griyo Mulyo, Jabon, itu diharapkan bisa dikelola secara optimal sehingga memiliki nilai ekonomi. Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Sidoarjo, Bahrul Amig mengatakan telah bertemu China Water Industry (CWI) beberapa hari lalu, membahas pemanfaatan gas metana sebagai energi ramah lingkungan. ”Pertemuan dengan investor dari China ini baru tahap awal. Harapannya segera ada tindak lanjut seperti studi kelayakan untuk mengetahui berapa besar potensi gas metana yang dihasilkan TPA Griyo Mulyo ini,” ujar Amig, Jumat (7/3).

Dalam pertemuan itu, CWI mempresentasikan pengelolaan gas metana yang dihasilkan dari pemrosesan sampah berbasis sanitary landfill. Gas yang dihasilkan dari proses pembusukan sampah dikonversi menjadi listrik. Salah satu keunggulannya ialah mengurangi dampak negatif yang dipicu oleh timbulan sampah. Metodenya, dengan menutup tumpukan sampah menggunakan membran. Selanjutnya memasang pipa berlubang untuk menangkap gas metana. Proses ini dapat membantu menghilangkan polusi bau sampah, mempercepat degradasi limbah, dan mengoptimalkan pemanfaatan ruang di TPA. Di sisi lain, gas yang dikonversi menjadi energi listrik memiliki nilai ekonomi tinggi. (Yoga)


Dengan Properti Hijau, Sinar Mas Land Menggaet Pasar

08 Mar 2025

Tahun ini menjadi pembuktian bagi pengembang untuk menawarkan produk terbaik demi menjaga pasar. Inisiasi produk property hijau, baik komersial maupun residensial, mulai digencarkan. Sejumlah subsektor property diprediksi belum akan pulih di tahun ini, seperti perkantoran dan apartemen. Tekanan juga melanda subsektor perhotelan sebagai dampak efisiensi anggaran pemerintah karena selama ini banyak diisi konvensi, kegiatan, dan promosi (MICE) dari pemerintah. Head of Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto mengemukakan, Colliers memprediksi industri properti menghadapi tantangan di tengah perlambatan ekonomi.

Karena itu, pengembang harus jeli menerapkan strategi pasar dengan menghadirkan produk-produk yang lebih inovatif dan focus pada segmen pasar yang strategis. Di Jabodetabek, minat segmen pasar perumahan bergeser ke produk di kisaran harga Rp 1 miliar-Rp 2 miliar, karena ditunjang faktor lokasi dan fasilitas. Sementara itu, harga rumah di bawah Rp 1 miliar tetap paling banyak terjual karena kebutuhan pasar, tetapi umumnya semakin jauh dari pusat kota dan aksesibilitas publik. ”Produk favorit residensial saat ini di kisaran harga Rp 1 miliar-Rp 2 miliar. (Harga rumah) di bawah itu tetap paling banyak terjual, tetapi lebih karena konsumen di segmen itu tidak punya banyak pilihan,” ujar Ferry, Jumat (7/3).

Salah satu strategi mendorong pasar adalah menghadirkan produk properti yang lebih inovatif dan diminati pasar. Generasi Z dan milenial yang mendominasi pasar properti kini semakin peduli terhadap isu keberlanjutan dan ramah lingkungan. Karena itu, produk yang mengedepankan nilai tambah dan ramah lingkungan dinilai akan lebih bertahan di tengah tekanan ekonomi dan pasar. Inisiasi properti hijau semakin banyak diterapkan pada gedung-gedung perkantoran, seiring tuntutan perusahaan multinasional dan lokal untuk menyewa gedung perkantoran yang lebih ramah lingkungan. Meskipun gedung perkantoran bersertifikasi hijau memiliki tarif sewa lebih tinggi dibanding gedung konvensional,tingkat keterisian (okupansi) cenderung lebih tinggi.

”Di perumahan, belum banyak (pengembang) menerapkan produk bersertifikasi green property. Tetapi, arahnya semakin ke sini (properti hijau), seiring permintaan pasar,” ujar Ferry. Strategi menggarap property hijau, antara lain, dilakukan Sinar Mas Land. Grup pengembang dengan kode emiten BSDE yang masuk dalam emiten Kompas 100 itu menyatakan komitmen mengembangkan properti hijau sebagai salah satu pasar yang potensial. Peluncuran kluster hunian mewah The Armont, di BSD City, Tangerang, Februari 2025, menjadi salah satu inisiasi Sinar Mas Land dalam pengembangan kawasan hunian bersertifikasi hijau di Indonesia. (Yoga)


Tantangan Siap Dihadapi Agar Otomotif Bangkit

08 Mar 2025
Penjualan otomotif bangkit pada Februari 2025, setelah turun  tajam pada Januari. Ini didorong oleh gelaran Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2025 dan lonjakan permintaan menjelang Lebaran. Aksi beli otomotif untuk keperluan mudik Lebaran bakal lebih masif pada Maret 2025, sehingga penjualan diharapkan lebih terkerek lagi. Namun, selepas itu, penjualan otomotif diprediksi kembali mengadapi tantangan, terutama dari pelemahan daya beli masyarakat. Januari 2025, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil secara bulanan (month to month/mtm) turun 22,5% dan secara tahunan 11,3% menjadi 62.843 unit. Penjualan sepeda motor domestik juga turun 6%, menjadi 557.000 unit pada Januari 2025, dibandingkan bulan yang sama tahun yang lalu, sebanyak 592 ribu unit, Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi). Gaikindo mematok target penjualan mobil 2025 mencapai 900 ribu unit. Adapun Aisi memproyeksikan penjualan motor tahun ini berkisar 6,4-6,7 juta unit, naik dari 2024 sebanyak 6,3 juta unit. Bob Azam, Wakil Presiden direktur PT Toyota Motor Manufakturing Indonesia (TMMIN), menegaskan, penjualan mobil menguat pada Fabruari 2025, didorong kenaikan permintaan menjelang Lebaran. Penjualan Toyota diperdiksi naik 5% menjadi 23 ribuan unit pada Feruari. (Yetede)