;
Kategori

Ekonomi

( 40789 )

Energi, Pemerintah Antisipasi Potensi Krisis

17 Nov 2022

Berkaca dari krisis energi yang melanda sejumlah negara serta kian besarnya beban APBN menanggung subsidi energi membuat Pemerintah Indonesia menyiapkan antisipasi. Regulasi yang mengatur  ketentuan penetapan situasi di dalam negeri dan penanggulangannya pun diterbitkan. Hal itu diatur dalam Permen ESDM No 12 Tahun 2022 tentang Peraturan Pelaksanaan Perpres No 41 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penetapan dan Penanggulangan Krisis Energi dan/atau Darurat Energi. Empat jenis  energi yang diatur adalah BBM, elpiji, tenaga listrik, dan gas bumi. Dalam Permen itu  disebutkan krisis BBM ditetapkan jika pemenuhan cadangan operasional minimum BBM diperkirakan tak terpenuhi dan tak tertanggulangi lebih dari 30 hari ke depan. Begitu juga dalam krisis elpiji.

Cadangan operasional minimum BBM ialah tujuh hari ketahanan stok pada wilayah distribusi, sedangkan elpiji tiga hari ketahanan stok. Krisis tenaga listrik ditetapkan jika terjadi pemadaman tiga hari beruntun dan tidak terpenuhinya cadangan operasional minimum (1 unit pembangkit terbesar tersambung ke sistem setempat) selama satu tahun ke depan. Sementara krisis gas bumi ditetapkan jika pemenuhan kebutuhan minimum (70 % kebutuhan normal) diperkirakan tak terpenuhi dan tak tertanggulangi lebih dari enam bulan ke depan. ”Tindakan penanggulangan krisis/darurat energi harus dilakukan segera. Itu dengan memberi kemudahan seperti terkait perizinan, pengadaan barang dan jasa, serta pembebasan lahan. Misalnya, impor tak perlu lagi dengan rekomendasi atau izin menteri terkait,” kata Sekjen Dewan Energi Nasional (DEN) Djoko Siswanto dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (16/11). (Yoga)


Apindo Minta Pemerintah Konsisten Implementasikan Aturan Pengupahan

17 Nov 2022

JAKARTA, ID -Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta pemerintah tetap konsisten dalam implementasi Peraturan Pemerintah (PP) No 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. Jika terjadi perubahan, hal itu menunjukkan kegamangan pemerintah dalam melakukan reformasi struktural perekonomian Indonesia secara mendasar. Terlebih saat ini sedang terjadi badai pemutusan hubungan kerja (PHK) di industri tekstil dan produk tekstil (TPT) serta alas kaki, akibat resesi ekonomi global. “Pemerintah mesti mempertimbangkan kebutuhan penciptaan lapangan kerja yang semakin berat dalam tujuh tahun terakhir. PP 36/2021 sudah menjadi win-win solution antara pengusaha dan para pekerja. Kami Apindo menolak apabila pemerintah benar-benar melakukan revisi pada PP 36/2021 tersebut,” ucap dia dalam konferensi pers secara hibrid di Jakarta, Rabu (16/11/2022). Berdasarkan data BKPM, setiap investasi Rp 1 triliun saat ini hanya mampu menyerap sepertiga dari jumlah tenaga kerja yang tercipta dibandingkan tujuh tahun lalu.  (Yetede)

B20 Summit Berhasil Hadirkan Communique untuk Pemulihan Ekonomi yang Inklusif

17 Nov 2022

BALI - Menjelang KTT G20 yang digelar 15-16 November 2022, para pemimpin bisnis dari negara-negara G20 yang tergabung dalam B20 Indonesia telah menyepakati menyerahkan policy reccomendation final atau communique kepada Presiden Jokowi selaku Pengarah  Panitia Nasional Presidensi G20 Indonesia. Aspirasi dan masukan dari komunitas bisnis global melalui B20 selaku business engagement G20 dalam bentuk policy recommendation ini terefleksikan dalam B20 Communique sebagai bentuk pernyataan bersama B20 yang akan disampaikan pada publik dan merangkum isu prioritas yang menjadi konsensus bersama B20. Sebagai salah satu engagement group terkemuka dari G20, B20 memiliki andil besar dalam menentukan arah kebijakan ekonomi global pasca pandemi, khususnya di negara-negara G20 melalui KTT G20. Communique ini berisi ringkasan inti atas pandangan, arahan dan solusi dari seluruh task force (TF) dan action council B20 yang telah bekerja untuk merumuskan rekomendasi kebijakan sepanjang tahun 2022. (Yetede)

Dihadapan Presiden Xi, Jokowi Optimis KA Cepat Rampung pada Juni 2023

17 Nov 2022

JAKARTA, ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) di hadapan Presiden Tiongkok Xi Jinping menyatakan optimistis Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) dapat beroperasi pada Juni 2023. “Saya optimis kereta cepat ini dapat beroperasi di bulan Juni 2023,” kata Presiden Jokowi dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping usai menyaksikan uji dinamis Kereta Cepat Jakarta-Bandung secara virtual dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, Rabu (16/11/2022). Saat uji dinamis melalui layar telekonferensi, Presiden Jokowi dan Presiden Tiongkok Xi duduk berdampingan sambil menyaksikan kereta inspeksi yang dioperasikan oleh masinis, dari Stasiun Tegalluar, Bandung. "Lapor, Presiden Joko Widodo, CIT untuk Kereta Cepat Jakarta Bandung sudah siap dan inspeksi on track segera dilaksanakan, mohon instruksi,” kata Supriadi. Sembari melempar senyum, Presiden Jokowi dan Presiden Xi Jinping memberi komentar singkat. Jokowi mengatakan, “Laksanakan.” Sedangkan Xi Jinping memberi jawaban, “Xie-xie (terimakasih).” Setelah itu, kedua masinis pun memasuki lokomotif kereta inspeksi (CIT) yang berwarna oranye-silver. (Yetede)

Deklarasi Setelah Awet Diskusi

17 Nov 2022

JAKARTA-Tepuk tangan membahana di ruang pertemuan pemimpin G20 setelah Presiden Jokowi mengumumkan Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 Bali resmi menyepakati leader's declaration (deklarasi pemimpin) atau komunike. "Ini adalah deklarasi pertama G20 yang dapat diwujudkan sejak Februari 2022," kata Jokowi dalam pertemuan sesi terakhir KTT G20 Bali, kemarin. Sebagai Presiden G20, Jokowi menyatakan Indonesia telah  mengupayakan berbagai solusi terbaik dalam satu tahun kepemimpinannya. Salah satu poin yang ternaktub dalam dokumen itu menyatakan bahwa sebagian besar anggota G20 mengutuk keras perang di Ukraina. Namun akhirnya para pemimpin G20 menyepakati isi deklarasi, khususnya pada poin mengecam perang di Ukraina. Jokowi menyatakan deklarasi Bali  dapat dicapai melalui konsensus. "Perang ini telah mengakibatkan penderitaan masyarakat dan memperberat ekonomi global yang masih rapuh akibat pandemi. Ini menyebakan resiko terhadap krisis pangan, energi dan finansial. G20 membahas dampak perang pada ekonomi global," tutur Jokowi. (Yetede)

Rapat Dadakan G7 di Konferensi G20

17 Nov 2022


JAKARTA-para pemimpin negara G7 bergegas menggelar rapat dadakan alias emergency meeting di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali pada Rabu, 16 November 2022. Kelompok G7, yakni Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat, beringsut ke salah satu lokasi di Bali ketika mendengar terjadinya serangan rudal yang dilancarkan Rusia ke infrastruktur sipil di Ukraina. Namun serangan tersebut mnegenai wilayah Polandia. Wilayah Polandia dilaporkan dihantam peluru nyasar yang mulanya disinyalir dilancarkan Rusia ke Ukraina Selasa lalu. Serangan ini dikabarkan menewaskan dua orang. Belakangan Sekretaris Jendral NATO, Jens Stiltenberg, memastikan peluru nyasar tersebut ditembakkan oleh pertahanan udara Ukraina. Meski begitu, NATO menyatakan Rusia yang harus dipersalahkan dalam insiden ini, "Ini bukan kesalahan Ukraina, Rusia memikul tanggung jawab uta,ma karena melanjutkan perang ilegal melawan Ukraina," kata Jens, kemarin. (Yetede)


Yang Terlewat Soal Utang dari Deklarasi G20

17 Nov 2022

JAKARTA-Sejumlah ekonom menganggap solusi penanggulangan utang bagi negara-negara miskin dan berkembang yang termaktub dalam Deklarasi Pemimpin G20 kurang konprehensif. Padahal perkara hutang merupakan salah satu tantangan bagi banyak negara, khususnya negara miskin dan berkembang, untuk pulih dari tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19 serta konflik geopolitik. "Misalnya DSSI (Debt Service Suspesion Initiative) atau restrukturisasi pinjaman yang hanya untuk negara berpendapatan rendah. Ini kemarin kurang kencang diperjuangakan untuk diperluas ke negara berpendapatan menengah," ujar Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, kepada Tempo, Rabu, 16 November 2022. Menyitir data terbaru Bank Indonesia, posisi utang luar negeri pemerintah pada triwulan III 2022 sebesar US$ 182,3 miliar. Secara tahunan utang luar negeri pemerintah megalami kontraksi 11,3%. Hal ini disebabkan oleh perpindahan investasi dari Surat Berharga Negara (SBN) domestik ke instrumen lainnya. (Yetede)

Masa Depan Ekonomi Dunia Masih Suram Meski KTT G20 Capai Kesepakatan

17 Nov 2022

Presiden Joko Widodo resmi menutup Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, Rabu (16/11). Pertemuan G20 pun membuahkan sejumlah komitmen yang tertuang dalam leaders declaration. Dari sekian banyak poin kesepakatan dalam dokumen deklarasi, salah satu yang paling membetot perhatian publik adalah desakan Rusia menghentikan invasi militer di Ukraina. Para pemimpin negara G20 menyebutkan, perang telah memperburuk kerentanan ekonomi dunia. Alhasil, berakhirnya invasi Rusia bisa meredam krisis ekonomi global. Persoalannya, declaration leaders tidak bersifat mengikat, melainkan sebatas rekomendasi dalam memperbaiki ekonomi global.

Impor Melambat, Kinerja Manufaktur Terhambat

17 Nov 2022

Kinerja impor Indonesia kembali turun menjelang akhir tahun. Tak terkecuali impor bahan baku dan barang modal. Kondisi ini perlu diwaspadai karena mengindikasikan sektor manufaktur tengah lesu darah. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai impor Oktober 2022 sebesar US$ 19,14 miliar, turun 3,40% dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan ini berlanjut, lantaran pada September lalu impor juga turun turun 10,58% atau bulanan atau month to month (mtm) menjadi US$ 19,81 miliar. Secara terperinci, berdasarkan golongan penggunaan barang, impor bahan baku atau penolong turun 3,99% mtm menjadi US$ 14,31 miliar. Penurunan ini lantaran penurunan impor bahan bakar mineral dengan kandungan oktan atau RON 90 ke atas dan di bawah 97, dan juga komoditas emas. Direktur Eksekutif Segara Institute Piter Abdullah mengatakan, menurunnya impor pada periode tersebut disebabkan karena gejolak nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) yang membuat biaya impor barang semakin mahal. Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, penurunan impor bahan baku dan barang modal di bulan lalu, menandakan ekspansi di sektor manufaktur mulai terganggu. Salah satunya, karena permintaan di pasar ekspor melemah. Kondisi ini sejalan dengan melambatnya Purcashing Mangers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia di bulan Oktober yang turun menjadi 51,8 dari bulan sebelumnya 53,7.

Kasus Covid Kembali Melejit, Saham Kesehatan Terungkit

17 Nov 2022

Melonjaknya kasus positif Covid-19 menjadi sentimen positif bagi saham emiten sektor kesehatan. Setidaknya, dalam sepekan ini, beberapa saham emiten kesehatan terpantau menguat. Ambil contoh saham emiten farmasi PT Kimia Farma Tbk (KAEF) yang melaju kencang 17,57% dalam sepekan ke level Rp 1.405. Lalu, saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) yang menguat 4,79% ke Rp 765. Ada pula emiten rumah sakit PT Murni Sadar Tbk (MTMH) yang sahamnya melaju 1,18% ke posisi Rp 1.720 dan saham PT Siloam International Hospitals (SILO) naik tipis 0,45% ke Rp 1.125 dalam sepekan. Analis Panin Sekuritas Christian Anderson Yuwono menilai, kembali naiknya kasus Covid-19 telah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Ini terlihat dari tren naiknya konsumsi produk kesehatan. Analis Henan Putihrai Sekuritas Jono Syafei menimpali, sentimen positif saham sektor kesehatan juga ditopang rencana investor asing masuk ke industri kesehatan domestik.