;
Kategori

Ekonomi

( 40512 )

Tegas Aturan Pemenuhan Modal Minimum

14 Nov 2022

OJK memastikan tak ada perpanjangan tenggat bagi bank umum yang belum memenuhi ketentuan modal inti minimum Rp 3 triliun pada akhir tahun ini. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menuturkan saat ini para pengawas terus berkoordinasi dengan pihak pengurus ataupun pemilik bank yang belum dapat memenuhi ketentuan tersebut untuk memastikan tidak ada bank yang tertinggal dan segera dapat mewujudkannya. “Secara umum bank-bank yang belum memenuhi kewajiban modal inti pada saat ini diperkirakan sudah menyelesaikan kewajibannya pada akhir 2022,” ujar dia kepada Tempo, akhir pekan lalu. Berdasarkan catatan Tempo, saat ini masih ada sekitar 19 bank umum dan 13 bank daerah yang harus memenuhi kewajiban tersebut.

Agar modal inti meningkat, para pengelola bank ditawari beberapa opsi penyelesaian oleh OJK selaku regulator, dari top up atau bantuan modal anyar dari investor hingga konsolidasi berupa merger ataupun akuisisi dengan bank lain. Sedangkan bank daerah diarahkan membentuk kelompok usaha bank (KUB). “Kalau ada yang belum memenuhi, tapi sedang dalam proses akuisisi, merger, dan semacamnya, kami bisa memperpanjang dalam waktu yang wajar untuk penyelesaiannya,” ucap Dian. Namun bank yang bersangkutan wajib menunjukkan bukti-bukti proses konsolidasi tersebut. “Apabila gagal, alternatif penyelesaiannya akan diterapkan sesuai dengan diskresi OJK.” (Yoga)


Meredup Tertekan Cukai Tembakau

14 Nov 2022

Kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) menggerus kinerja saham emiten rokok. Pergerakan harga saham emiten sektor ini selama enam bulan terakhir melemah dan diprediksi masih akan terus tertekan. Emiten dengan mayoritas produk sigaret kretek mesin seperti PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), telah mengalami kontraksi harga saham 12,44 %. Saham PT Perusahaan Rokok Tjap Gudang Garam Tbk (GGRM) juga melemah 30,14 %. Analis saham yang juga Vice President Infovesta Utama, Wawan Hendrayana, menuturkan kenaikan cukai sebenarnya bukan hal baru karena sering terjadi setiap tahun. “Yang terjadi beberapa waktu terakhir, emiten rokok mengalami penurunan margin keuntungan, sehingga sahamnya cenderung turun, walau secara bisnis masih profit,” ujarnya, akhir pekan lalu.

Hingga akhir kuartal III tahun ini, laba emiten rokok cenderung tertekan, HMSP turun 12 % dan GGRM turun 67 %. Sedangkan dari sisi pendapatan, HMSP masih mencatatkan kenaikan 15 % menjadi Rp 83,4 triliun dan GGRM sebesar 2 % menjadi Rp 93,92 triliun. “Memang tantangannya profit emiten rokok terus tertekan oleh kenaikan komponen biaya produksi dan promosi,” kata Wawan. Sentimen positif yang diharapkan dapat mengembuskan kinerja emiten rokok lebih tinggi lagi adalah pemulihan ekonomi yang bergulir cepat dan perluasan pembukaan aktivitas sosial ekonomi masyarakat. “Untuk rekomendasi saham, sementara wait and see. Hal yang bisa diharapkan dari emiten rokok adalah dividen, karena harganya diprediksi masih tertekan.”. (Yoga)


Pertemuan G20 Momentum Mencegah Perfect Storm

14 Nov 2022

Kadin Indonesia menyeru semua pelaku bisnis global untuk bekerja sama dan bersatu padu guna menjamin terciptanya perdamaian dan kemakmuran bagi semua. Perdamaian diperlukan untuk mendukung keberhasilan upaya pemulihan ekonomi yang rentan agar ancaman perfect storm, gabungan antara hiperinflasi, resesi, dan krisis geopolitik, dapat dihindari . Ketum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid mengatakan, B20 Summit tahun ini adalah pertemuan yang sangat penting karena berlangsung di tengah gejolak geopolitik. Ini memunculkan kekhawatiran bahwa pemerataan pendapatan di seluruh dunia akan terganggu. Tak hanya itu, tantangan perubahan iklim juga membuat tekanan global menjadi semakin besar.

“Untuk menjamin perdamaian dan kemakmuran bagi semua, kita harus melakukan sesuatu dan berinovasi. Tidak semata soal teknologi, tetapi cara kita bekerja sama, dalam pola pikir dan kebijakan kita. Kita semua menghadapi tantangan baru, sehingga harus mencari solusi baru,” ujar Arsjad saat memberi sambutan dan membuka B20 Summit 2022 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Minggu (13/11). B20 Summit 2022 merupakan forum dialog resmi G20 bagi komunitas bisnis global yang dihadiri 3.300 orang, mencakup 2.000 pimpinan negara, CEO, dan segenap pemimpin bisnis dari berbagai perusahaan multinasional dari 40 negara. Ini merepresentasikan lebih 6,5 juta bisnis di berbagai belahan dunia. Penyelenggaran B20 Summit 2022 yang berlangsung 13-14 November 2022 dipercayakan kepada Kadin Indoensia. Arsjad menuturkan, B20 tahun ini memiliki prioritas untuk memajukan pertumbuhan yang inovatif, inklusif, dan kolaboratif. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan kerja sama seluruh pihak, termasuk dalam mendukung pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. (Yoga)


Presiden Beberkan Tiga Dokus Utama ASEAN Hadapi Tantangan Ekonomi

14 Nov 2022

Presiden Jokowi memaparkan tiga fokus utama Asean dalam menghadapi tantangan ekonomi kawasan, yakni penguatan fiskal negara, penguatan dukungan keuangan internasional, dan perdagangan dunia harus diatur dengan mempertimbangkan hak pembangunan negara berkembang. Hal itu ditegaskan Presiden dalam rangkaian KTT Asean Kamboja memasuki hari terakhir, Minggu (13/11). Rangkaian kegiatan hari terakhir diawali dengan Asean Global Dialogue yang dihadiri oleh Pemimpin Asean bersama dengan IMF, Bank Dunia, Asian Development Bank (ADB), World Economic Forum (WEF), United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (Unescap), dan Economic Research Institute for Asean and East Asia (ERIA).

“Meskipun proyeksi pertumbuhan ekonomi masih terus positif, ke depannya, tantangan ekonomi kawasan akan makin berat, apalagi dengan ancaman resesi. Untuk itu, saya ingin fokus pada tiga hal tersebut,” ungkap Presiden Jokowi, dikutip dari keterangan resmi. Presiden Joko Widodo mendorong ruang fiskal harus diciptakan demi stabilitas keuangan. Demikian juga dengan belanja yang harus dilakukan secara efisien serta realokasi ke program mitigasi dampak krisis harus menjadi prioritas, termasuk jaring pengaman bagi rakyat kurang mampu. “Dukungan pada sektor yang memiliki dampak terhadap ekonomi kawasan juga harus diprioritaskan. ADB telah mengidentifikasinya seperti pariwisata, agro-processing, dan tekstil. Sektor-sektor ini penting karena melibatkan UMKM yang wakili 90% dunia usaha Asean,” ucap Presiden. (Yoga)


Indonesia Dorong G20 Sepakati Solusi Krisis Pangan

14 Nov 2022

Pemerintah RI mendorong negara-negara G20 untuk menghasilkan kesepakatan konkret dalam mengatasi krisis pangan global. Kunci utama untuk mengatasi krisis pangan global adalah bersatu dan berkolaborasi sehingga ditemukan solusi secara bersama-sama. Keberlangsungan Presidensi G20 Indonesia diyakini akan dapat mendorong terciptanya solusi bagi berbagai krisis global, termasuk kesepakatan ketersediaan pangan sehingga akan mengatasi ancaman krisis pangan global. Indonesia memegang Presidensi G20 tahun 2022 hingga puncaknya, yaitu KTT G20 yang diadakan di Nusa Dua, Bali, 15-16 November ini. “Tidak boleh ada negara yang terlewatkan dan tertinggal, kolaborasi adalah kunci untuk mengatasi tantangan saat ini dan di masa datang," ujar Mentan Syahrul Yasin Limpo di Bali, Minggu (13/11). 

Mentan menegaskan, kunci utama untuk mengatasi krisis pangan global adalah bersatu dan berkolaborasi sehingga akan ditemukan solusi secara bersama-sama. Negara-negara G20 sebagai bagian dari komunitas global berkomitmen mendukung peran krusial sektor pertanian dalam menyediakan pangan dan gizi bagi semua orang. “KTT G20 merupakan forum yang efektif untuk mengatasi krisis global. Secara kolektif, anggota G20 merepresentasikan lebih dari 80% perekonomian dunia, 75% perdagangan internasional, dan 60% populasi dunia,” jelas Mentan. Ekonom Indef Andry Satrio Nugroho mengatakan, keberlangsungan Presidensi G20 Indonesia akan mendorong terciptanya solusi bagi berbagai krisis global, termasuk kesepakatan ketersediaan pangan untuk bisa mengatasi ancaman krisis pangan global. (Yoga)

Kimia Farma Lepas Saham KFA Senilai Rp 1,86 T

14 Nov 2022

PT Kimia Farma Tbk (KAEF) melepas kepemilikan 40% saham di PT Kimia Farma Apotek (KFA) senilai Rp 1,86 triliun kepada Sovereign Wealth Fund (SWF) asal Tiongkok yakni Silk Road Fund (SRF) dan Indonesia Investment Authority (INA). Kedua investor strategis tersebut juga akan berpartisipasi dalam rencana Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue Kimia Farma. Kolaborasi para pihak dituangkan dalam penandatanganan Conditional Share Subscription and Purchase Agreement beserta dokumen-dokumen transaksi terkait antara KAEF dan KFA dengan SRF dan INA di Bali pada Minggu (13/11). “Hari ini kami baru saja menandatangani perjanjian antara Kimia Farma, Kimia Farma Apotek, dengan INA dan Silk Road Fund (SRF). Di mana dalam perjanjian ini, SRF dan INA akan masuk menjadi investor di Kimia Farma Apotek dan Kimia Farma,” kata Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury dalam konferensi pers, Minggu (13/11).

Adapun total investasi Rp 1,86 triliun untuk 40% kepemilikan SRF dan INA di KFA, tergantung pada closing account mechanics berdasarkan laporan keuangan pada saat completion. Rencananya, investasi terse[1]but digunakan untuk mendanai ekspansi bisnis KFA, kebutuhan modal kerja, dan inisiatif untuk meningkatkan efisiensi operasional. Lebih lanjut, SRF dan INA juga bakal berpartisipasi dalam rights issue Kimia Farma. Rencana rights issue Kimia Farma sebelumnya telah mendapat persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 14 Oktober 2022. Dana hasil rights issue akan digunakan KAEF untuk mendukung modal kerja, ekspansi usaha, dan meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat Indonesia. (Yoga)


Perkuat Modal, Jasa Marga Dekati Investor Potensial

14 Nov 2022

PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) tengah menjajaki berbagai model penggalangan dana untuk memperkuat struktur modal perseroan. Terbaru, emiten jalan tol ini sedang mendekati investor potensial terkait status anak usahanya, PT Jasamarga Transjawa Tollroad (JTT), yang telah melakukan pemisahan (spin off). Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana mengungkapkan, sampai saat ini perseroan belum bisa memastikan opsi pendanaan yang dipilih apakah dalam bentuk penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) saham atau yang lainnya, karena masih dalam pembahasan direksi, komisaris, dan Kementerian BUMN.

Jika pun IPO, perlu dilihat terlebih dahulu potensi pasarnya. Karena itu, proses cek pasar dan sosialisasi masih terus berjalan. Perseroan juga terus berdiskusi secara intensif dengan para investor relation dan analis. “Bahkan, direksi kami sedang ikut rombongan bersama Kementerian BUMN untuk berbicara dengan investor potensial, harus dilihat dulu. Jadi, saya tidak bisa mendahului dengan mengatakan IPO, tetapi masih multifinancing,” jelas Lisye menjawab Investor Daily, baru-baru ini. Yang pasti, bisnis JTT ini menarik bagi para investor. (Yoga)


Terang Indonesia di Tengah Prospek Suram Ekonomi Dunia

11 Nov 2022

Presidensi G20 Indonesia terselenggara di tengah suramnya prospek ekonomi dunia. Meski telah pulih dari pandemi Covid-19, negeri ini masih berhadapan dengan berbagai permasalahan dunia yang menantang. Kombinasi tiga guncangan yang terjadi di luar kelaziman membayangi prospek pemulihan. Pertama, berlanjutnya kebijakan nol Covid di China. Kebijakan China yang terus menerapkan pengujian Covid-19 secara masif serta penguncian wilayah secara berkala menggerus kepercayaan konsumen dan investasi. Kedua, sangat persistennya inflasi. Dislokasi rantai pasokan dan kenaikan harga komoditas menjadi masalah. Selain itu, banyak negara juga menjalankan kebijakan fiskal ekspansif, melakukan pembiayaan melalui utang guna menopang konsumsi rumah tangga saat pandemi. Ketiga, invasi Rusia ke Ukraina. Perang yang memicu kenaikan harga makanan, pupuk, dan energi di dunia memperburuk inflasi.

Masing-masing dari tiga faktor itu memengaruhi tiga ekonomi utama dunia. Di AS, kebijakan kenaikan suku bunga untuk menurunkan inflasi meningkatkan risiko resesi. DiChina, pembukaan kembali ekonomi secara lambat merusak kepercayaan masyarakat pada perekonomian terbesar kedua di dunia itu. Di Eropa, krisis energi menekan rumah tangga dan membebani pertumbuhan. Kombinasi semuanya sangat mungkin menjadikan 2023 lebih sulit ketimbang 2022. Sedang di Indonesia, perekonomian RI pulih dengan baik. Pertumbuhan mulai kembali pada tahun lalu, dan tahun ini perekonomian berjalan baik. Pertumbuhan semester I-2022 tercatat 5,2 % (year on year/yoy). Pertumbuhan sebesar ini cukup kuat menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan. Ekspor juga kuat. Hal ini mengesankan, mengingat pertumbuhan melambat di dua mitra dagang utama Indonesia: AS dan China.

Namun, sebagai negara dengan perekonomian terbuka, masalah dunia akan memengaruhi Indonesia.  IMF memperkirakan inflasi Indonesia 7,2 % (yoy) tahun ini, lebih rendah daripada banyak negara lain. Selain itu, meski di banyak negara lain inflasi didorong secara domestik, inflasi Indonesia sebagian besar dari luar negeri, inflasi yang diimpor. Penyebab utamanya, kenaikan harga komoditas akibat  pertumbuhan yang kuat tahun lalu dan invasi Rusia ke Ukraina. Bidang lain untuk melihat efek dari ekonomi global yang lemah ialah nilai tukar. Januari 2022, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS ialah Rp 14.266. Per November, rupiah terhadap dollar AS mencapai Rp 15.698. Namun, depresiasi rupiah relatif rendah. Contohnya, di periode itu, pound sterling melemah 14,4 % terhadap dollar AS. Dengan kinerja rupiah lebih baik, RI mengalami tekanan inflasi impor lebih moderat. (Yoga)


Pebisnis G20 Serukan Perdamaian

11 Nov 2022

Pelaku usaha dari negara anggota G20 menyerukan agar para kepala negara yang bertemu di KTT G20, pekan depan, dapat mendorong solusi untuk menyudahi perseteruan geopolitik yang kini telah menekan ekonomi di banyak negara. Di sisi lain, tema pemulihan inklusif yang diangkat presidensi Indonesia diharapkan tidak sekadar menjadi jargon. Seruan akan pentingnya perdamaian untuk menyelamatkan momentum pemulihan ekonomi global itu akan disampaikan dalam komunike berisi rekomendasi kebijakan dan program kerja sama yang dicapai di B20 Summit. Forum itu merupakan wadah pertemuan para pelaku bisnis anggota G20, 19 negara dengan perekonomian terbesar di dunia dan Uni Eropa. B20 Summit akan diadakan di Bali pada 13-14 November 2022. Di forum itu, Indonesia sebagai presidensi akan mendorong adanya ”desakan” dari komunitas bisnis global agar para pemimpin negara bisa mengesampingkan perbedaan dan melahirkan deklarasi bersama. Lobi-lobi dan pendekatan sudah dilakukan Kadin Indonesia sebagai pemimpin (chair) dari B20 melalui kunjungan ke beberapa negara anggota G20 sebelum KTT G20.

Ketum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid optimistis, B20 Summit dapat menghasilkan rekomendasi terkait kondisi geopolitik saat ini. ”Bagaimana kita bicara kemajuan ekonomi atau apa pun kalau dunia tidak damai dan perang masih ada? Harapannya ini bisa menjadi bagian dari deklarasi pemimpin G20, apalagi mereka sudah mendapat suara dari pebisnis di semua negara G20,” kata Arsjad dalam wawancara khusus dengan Kompas, di Jakarta, Rabu (9/11). Sektor bisnis dan politik bagaikan dua sisi mata uang, terpisah sekaligus berdampingan. Arsjad  mengatakan, hal itu terlihat daritetap cairnya pembicaraan antarpelaku bisnis dari negara G20 yang posisi politiknya berseberangan. Bahkan, kerja sama antarpebisnis (business to business) masih bisa dilakukan oleh perusahaan dari negara yang berbeda kubu. Namun, di sisi lain, dunia usaha juga menjadi sektor yang paling terdampak dari ketegangan geopolitik. Imbasnya mendisrupsi rantai pasok global, menghambat ketersediaan bahan baku, melonjakkan biaya produksi, melemahkan nilai mata uang negara berkembang, dan memperberat kewajiban kredit pelaku usaha.  (Yoga)


Pendapatan Turun, Meta PHK 11.000 Karyawan

11 Nov 2022

Meta, induk perusahaan Facebook, akan memutus hubungan kerja dengan 11.000 karyawan atau 13 % dari sumber daya manusianya. Langkah efisiensi itu dilakukan menyusul pendapatan perusahaan yang anjlok. Pengumuman PHK disampaikan CEO Meta Mark Zuckerberg, Rabu (9/11). Zuckerberg dengan mata merah mengumumkannya kepada karyawan dengan membaca naskah. (Yoga)