Ekonomi
( 40512 )MBM Bangun Pabrik Nikel Baterai EV US$ 1,2 Miliar
JAKARTA, ID- Merdeka Battery Materials Tbk (MBM/MBMA) berencana membangun pabrik nikel untuk baterai mobil listrik (electric vehicle/EV) tahap I berkapasitas 60 ribu ton per tahun dengan investasi US$ 1,28 miliar. Pabrik itu menggunakan teknologi high presure acid leach (HPAL) untuk menghasilkan nikel dalam bentuk mixed hydroxide precipitate (MHP). Rencananya, MBM membangun dua pabrik HPAL dengan total kapasitas 240 ribu ton per tahun. Dalam rantai bisnis baterai EV, MHP diolah lagi menjadi nikel dan kobalt sulfat, prekursor katado atau kutub positif sel baterai. "Sebesar 18% dari dana hasil IPO (Initial public offering/IPO) akan disisihkan untuk proyek HPAL tahap I," jelas Presiden Direktur MBM Devin Ridwan dalam konferensi pers paparan publik IPO MBMA di Jakarta, Kamis (30/3/2023). Dia menuturkan, pembangunan pabrik HPAL tahap I ditargetkan selesai pada 2025. Dalam jangka panjang, perseroan berniat membangun dua pabrik HPAL dengan kapasitas masing-masing 120 ribu ton per tahun. namun, menejemen masih enggan membocorkan informasi terkait pabrik HPAL kedua MBM. (Yetede)
Angkutan Lintas Batas Negara RI-Timor Leste di Luncurkan
JAKARTA, ID- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meluncurkan layanan angkutan lintas batas negara (ALBN) rute Kota Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia menuju DIli, Timor Leste. Peluncuran layanan didahului dengan penandatanganan SOP and MoU on Cross Border Movement by Commercial Buses and Coaches yang dilakukan Direktur Angkutan Jalan Suharto dan Direktur Land Transport Ministry of Tranportation and Communication Antonio Da Costa. "Dengan adanya layanan transportasi darat antara Indonesia dan Timor Leste ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kedua negara, potensi-potensi ekonomi bisa saling bertukar," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugianto dalam acara peluncuran ALBN Kupang-Dili di Terminal Penumpang Tipe A Bimoku, Kota Kupang, Kamis ((30/03/2023). Acara peluncuran juga dihadiri secara langsung oleh Dirjen Transportasi dan Komunikasi Timor Leste. (Yetede)
Tiongkok Berusaha Menarik Investor Asing
BOAO, ID- Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Li Qiang menyampaikan komitmennya untuk membuka diri, dan melakukan reformasi di negara dengan kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia. Langkah itu diambil sebagai upaya menarik para investor asing, terlepas ketegangan perdagangan dan geopolitik dengan Barat semakin meningkat. Pidato utama Li, yang disampaikan dalam acara pertemuan bisnis dan politik di provinsi Pulau Hainan, itu berselang seminggu setelah Pemerintah RRT melancarkan sanjungan, juga menunjukkan keramahan terhadap perusahaan-perusahaan luar negeri guna berusaha menopang ekonomi yang dilanda pembatasan pandemi selama bertahun-tahun. "Tidak perduli perubahan apapun yang terjadi di dunia, kami akan selalu berpegang pada reformasi dan keterbukaan. Kami akan memperkenalkan serangkaian langkah-langkah baru dalam memperluas akses pasar dan mengoptimalkan lingkungan bisnis. Tiongkok yang percaya diri, terbuka, dan mau berbagi harus menjadi kekuatan besar bagi kemakmuran dan stabilitas dunia, ujar Li dihadapan peserta panel Forum Boao, Kamis (30/03/2023), yang dikutip Reuters. (Yetede)
Kuartal 1 Pembiayaan BSI Melesat 20%
JAKARTA, ID-PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan pertumbuhan pembiayan 20% hingga akhir Maret 2023. Pertumbuhan tersebut diyakini masih akan berlanjut hingga paruh pertama tahun ini. Direktur Keuangan dan Strategi BSI Ade Cahyo Nugroho menyampaikan, Pembiayaan BSI ditahun 2022 melesat 21% atau tertinggi diantara sepuluh bank terbesar. Pihaknya bersyukur, pertumbuhan tersebut masih berlanjut di awal tahun ini. "Kita belum closing, tapi loan growth kita sekitar dua digit, sekitar 200% itu BSI masih tercapai (diakhir Maret). Memang sepanjang tahun lalu kita tumbuh 21%, tahun ini kita perkirakan dibawah itu atau sekitar 15-17%, tapi kalau situasinya bisa terus kondusif, kita bisa diangka tahun lalu," beber Cahyo, disela acara Ramadan Insight Ekonomi Syariah 2023 di The Westin Hotel, Kamis (30/3/2023). Cahyo mengatakan, pembiayaan di sektor konsumer juga masih jadi pendorong pencapaian sampai saat ini. Hal ini tidak terlepas dari mulai pulihnya perekonomian Indonesia dari pandemi, hingga permintaan pembiayaan konsumer mulai menggeliat. (Yetede)
Pemerintah Kejar Penyelundupan Pakaian Bekas impor
JAKARTA, ID-Pemerintah akan mengejar importir ilegal pakaian bekas yang telah merugikan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional. Sementara terhadap pedagang eceran atau reseller pakaian impor bekas (trifting), pemerintah memberi kelonggaran untuk terus menjual stock tersisa mereka hingga abis. Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyampaikan itu usai melakukan dialog terbatas dengan perwakilan pedagang, perwakilan pengurus PD Pasar Jaya, anggota DPR RI Adian Napitupulu, dan Kapolda Metro Jaya di Pusat Trifting Ibu Kota, Pasar Senen Blok III Jakarta, Kamis (30/3/2023). "Khusus untuk pakaian bekas ini, yang dikejar penyelundupnya. Bapak-bapak yang berdagang ini tetap boleh menjual sampai habis," kata Mendag yang pada kesempatan itu didampingi Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Sementara itu, pemerintah dan aparat penegak hukum akan berfokus menangani dari segi hulu dengan pemberantasan para importir ilegal. Pemerintah melalui sinergi Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Keuangan, dan Kapolri, akan menutup keran impor pakaian bekas di hulu, termasuk yang melewati pelabuhan-pelabuhan kecil. (Yetede)
Parkir Duit di Bank, Simpanan Nasabah Tajir Naik
Meski ekonomi sudah mulai bergerak, nasabah superkaya dan korporasi masih menahan uang mereka di perbankan. Mereka terkesan menahan diri untuk berbelanja, berinvestasi atau melakukan ekspansi.
Berdasarkan data Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) per Februari 2023, simpanan nasabah kaya di awal tahun ini melonjak tajam. Simpanan dengan nominal di atas Rp 5 miliar tumbuh hingga dua digit. Sementara tingkatan simpanan dengan nilai nominal yang lebih kecil, membukukan pertumbuhan lebih mini.
Ambil contoh kelompok simpanan dengan nominial di bawah Rp 100 juta. Per Februari 2023, nilai simpanan tier ini mencapai Rp 977 triliun, atau tumbuh 3% dalam basis tahunan.
Sementara simpanan dengan tier lebih dari Rp 5 miliar sejak pandemi rata-rata tumbuh 12% hingga 13% year-on-year (yoy). Menurut catatan LPS, rata-rata pertumbuhan tier tersebut sejak Maret 2020 hingga Februari 2023 berada pada angka 13,5%.
Anggota Dewan Komisioner LPS, Didik Madiyono memproyeksikan, pertumbuhan nilai simpanan di tahun 2023 sekitar 7,5% hingga 8,4% yoy. Ia menyatakan umumnya pemilik rekening simpanan dengan nominal lebih dari Rp 5 miliar merupakan deposan korporasi.
Senior Vice President Retail Deposit Product and Solution Group Bank Mandiri, Evi Dempowati menyatakan, pertumbuhan simpanan di Bank Mandiri, khususnya tabungan dengan tier di atas Rp 1 miliar tumbuh mencapai 19% yoy. Sementara simpanan dengan nominal di bawah Rp 1 miliar di Bank Mandiri tumbuh 5% yoy.
Dipicu Harga Anjlok
Kinerja indeks saham sektor energi masih mengalami tekanan sejak awal tahun. Pada penutupan perdagangan saham Kamis (30/3), indeks saham IDX Sektor Energi menduduki posisi teratas sebagai indeks sektoral yang paling anjlok. Penurunan terbesar dialami PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang turun 5,26% ke level Rp 126. Jika diakumulasi sejak awal tahun, saham BUMI sudah minus 21,74%. Kinerja terburuk kedua diduduki saham PT Indo Tambang Raya Merah Tbk (ITMG) yang turun 3,98%. Bila, dihitung sejak awal 2023,D ITMG masih naik tipis 0,38%. Di posisi berikutnya ada anak usaha ADRO, yakni PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang turun 3,24% ke Rp 1.195. Sejak awal tahun, saham ADMR turun 29,50%. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Muhammad Nafan Aji Gusta menilai, penurunan harga saham emiten batubara dipengaruhi volatilitas harga batubara di pasar global.
Himbara Dukung Hapus Tagih Kredit UMKM
Pemerintah mendorong agar hapus tagih kredit macet segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bisa segera diimplementasikan untuk mendorong pertumbuhan bisnis UMKM di Tanah Air.
Pemerintah melakukan koordinasi dengan perbankan untuk membahas skema dalam menjalankan hapus tagih yang sudah diamanatkan dalam Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Perbankan (UU P2SK).
Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM), Teten Masduki megungkapkan bahwa himpunan bank milik negara (Himbara) sudah memberikan dukungan untuk mengimplementasikan hapus tagih kredit macet UMKM.
UU P2SK mengatur penghapusbukuan kredit macet kepada UMKM. "Ini memberi payung hukum bagi bank dan non-bank BUMN dalam penghapusbukuan dan penghapustagihan kredit macet untuk mendukung kelancaran pemberian akses pembiayaan UMKM,” kata Teten dalam keterangan, Kamis (30/3).
Menurut Teten, penghapustagihan kredit macet UMKM yang sudah hapusbuku tidak akan mempengaruhi kesehatan perbankan kerena sudah dikeluarkan dari neraca.
Obligasi Multifinance Semakin Semarak
Industri
multifinance
semakin gencar menerbitkan obligasi. Di tengah tren kenaikan suku bunga pinjaman di bank, obligasi menjadi salah satu pilihan pendanan yang menguntungkan.
Misalnya, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) berencana penerbitan Obligasi sebesar Rp 1 triliun. Penerbitan ini merupakan Obligasi Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap III Tahun 2023.
Direktur WOM Finance, Cincin Lisa Hadi mengatakan, perusahaan melakukan diversifikasi dalam mencari sumber pendanaan. Sumber pendanaan tersebut untuk merealisasikan target dari WOM Finance yang akan menyalurkan kredit di tahun ini mencapai sebesar Rp 5,4 triliun. Oleh karenanya, ada kebutuhan dana sekitar Rp 4 triliun.
Untuk penerbitan obligasi, Cncin bilang, bisa akan menerbitkan kembali obligasi di akhir tahun senilai Rp 1 triliun. Namun, hal tersebut masih akan melihat nilai bunganya dari masing-masing saluran.
BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) bakal menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap IV Tahun 2023. Target nilainya mencapai Rp 1,6 triliun.
Lalu PT Adira Dinamika Multi Finance di tahun ini masih memantau pendanaan yang murah. "Yang jelas, untuk tenor jangka panjang, penerbitan obligasi lebih kompetitif," ujar I Dewa Made Susila, Direktur Utama Adira Finance.
PENYEDIA LAYANAN : MAYORITAS PEBISNIS INTERNET EKSPANSIF
Industri penyedia jasa internet diprediksi terus bertumbuh pesat di Indonesia dalam 5 tahun mendatang ditopang tingginya penetrasi internet di Tanah Air.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Zulfadly Syam mengatakan bahwa sebanyak 52,74% responden menilai prospek industri penyedia jasa internet atau internet service provider (ISP) akan bertumbuh dengan tingkat penetrasi tinggi.“Sementara 24,89% industri akan bertumbuh tetapi sudah mulai stagnan,” ujarnya dalam pemaparan Survei Internet Indonesia 2023, di Jakarta, Kamis (30/3).
Selain itu, Zulfadly menilai kendala itu karena persaingan yang terlalu tinggi mencapai 21,30%, regulasi dan kebijakan pemerintah yang kurang mendukung sekitar 15,90%, dan terbatasnya akses permodalan 10,50%.Zulfadly juga menambahkan terdapat sejumlah tantangan bagi ISP yang belum teratasi selama 2022 dengan tiga terbanyak adalah menyangkut infrastruktur (73,80%), pendanaan (38,80%), dan sumber daya manusia (26,60%).
Sementara itu, Ketua Umum APJII Muhammad Arif menilai saat ini potensi bisnis fi xed broadband di Indonesia masih cukup besar. Masih terdapat banyak wilayah yang belum terjangkau oleh layanan internet tetap. “Selain itu, pesatnya penggunaan internet selama masa pandemi meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya internet tetap, terutama untuk kegiatan bekerja dan belajar dari rumah,” katanya.
Dia memerinci, beberapa perusahaan penyedia internet yang banyak digunakan selain IndiHome ada MyRepublic, First Media, dan Biznet. “Alasan banyaknya pengguna yang memilih provider tertentu bisa bervariasi, seperti harga yang kompetitif, ketersediaan jaringan di wilayah tertentu, dan kualitas layanan yang memadai,” katanya.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









