;
Kategori

Ekonomi

( 40512 )

Sektor Perbankan LQ45 Lebih Diunggulkan

01 Apr 2023

Investor merespons positif kinerja emiten LQ45. Jika dirata-rata, pertumbuhan laba bersih 33 emiten LQ45 yang sudah merilis mencapai 53,36% dengan pertumbuhan laba bersih rata-rata 26,84%. Oleh karena itu, saham-saham LQ45 bergerak positif. Bila dihitung sejak awal tahun, indeks LQ45 masih naik tipis 0,05%, lebih baik dari performa IHSG yang turun 0,66%. Emiten dengan kinerja laba bersih terbaik datang dari sektor perbankan dan energi. Emiten sektor bahan dasar yang mayoritas mencetak kinerja positif. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, sektor perbankan punya peluang paling besar melanjutkan pertumbuhan kinerja double digit di tahun ini. Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani sepakat. Ia menilai empat saham bank besar, yaitu BBRI, BBCA, BMRI dan BBNI, punya potensi upside harga paling tinggi. Ini sejalan dengan kinerja emiten perbankan masih disokong pertumbuhan kredit yang kuat.

Pinjaman di Multifinance Meningkat

01 Apr 2023

Kebutuhan dana tunai saat Lebaran memacu kenaikan permintaan pembiayaan multiguna di perusahaan pembiayaan ( multifinance ). Berdasarkan statistik data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di Januari 2023 pembiayaan multiguna atau dana tunai multifinance meningkat. Per Januari 2023, piutang pembiayaan segmen multiguna, naik 7,16% secara tahunan, yakni menjadi sebesar Rp 219,41 triliun dari periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 204,74 triliun. Beberapa multifinance meyakini pembiayaan multiguna menjelang Lebaran ini akan meningkat. Misalnya, PT Wahana Ottomitra Multiartha (WOM Finance) yang menilai bahwa momen Ramadan-Lebaran 2023 ini diperkirakan akan berdampak positif pada pembiayaan multiguna di WOM Finance. Direktur WOM Finance Cincin Lisa Hadi mengatakan, peningkatan pembiayaan multiguna biasanya untuk pengembangan usaha atau kebutuhan di Hari Raya. Ada juga PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) yang memanfaatkan pembiayaan multiguna di momen menjelang lebaran. Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman menyebutkan target pertumbuhan pembiayaan multiguna atau refinancing naik hampir dua kali lipat sejak bulan Januari 2023. "Peningkatan target pertumbuhan ini didorong, program promo CNAF yaitu program jelang Ramadan" yang menarik dengan menawarkan program bebas biaya admin dan provisi," tutur Ristiawan.

Tantangan Berat Bank Besar China

01 Apr 2023

Lima bank besar di China mencatatkan pertumbuhan secara tahunan. Meski banyak analis yang menyebutkan industri bank di China masih akan tertekan dengan efek dari dalam dan luar negeri. Misalnya Bank of Communications Co Ltd (BoCom) dan Bank of China (BoC) membukukan pertumbuhan laba bersih tahunan lebih dari 5%. Lalu ada Agricultural Bank of China Ltd (AgBank) dan China Construction Bank Corp yang sama-sama membukukan pertumbuhan laba bersih tahunan lebih dari 7%. Ada juga Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) yang memiliki aset terbesar di dunia, juga mencatatkan pertumbuhan laba bersih tahunan sebesar 3,5%. Tekanan dalam negeri juga datang dari industri properti. Chief Risk Officer BoCom, Lin Hua menyebutkan hambatan yang terus berlanjut bisa berefek pada kualitas aset hipotek. Direktur S&P Global Ratings, Ming Tan menyebutkan, pembukuan kredit dari lima bank besar di China itu masih terdiversifikasi dengan baik dan memiliki pencadangan yang memadai. Meski kelima bank tersebut membukukan rasio kredit macet yang stabil atau menurun, bank besar itu juga mencatat penurunan net interest margin (NIM) atau margin bunga bersih yang merupakan tolak ukur utama profitabilitas bank. "Tekanan margin bunga bersih dan resiko di sektor properti serta beberapa perusahaan milik negara yang lemah masih menjadi tantangan utama," ujar Ming. Pakar Strategi Pasar China di Saxo Markets, Redmond Wong menyebutkan, tantangan terbesar bagi bank-bank China tahun ini adalah tekanan dari pemerintah pusat dan daerah mendukung perekonomian dengan memberikan pinjaman pada proyek yang mungkin tidak dapat mengembalikan modal atau tidak memberikan keuntungan apapun.

UNTUNG RUGI NORMALISASI BURSA

01 Apr 2023

Bursa Efek Indonesia mengambil jalan tengah dalam memutuskan untuk mengembalikan aktivitas transaksi di pasar saham seperti kondisi sebelum pandemi. Meski mayoritas ketentuan pasar modal bakal kembali normal pada pekan depan, kebijakan auto rejection ditunda normalisasinya. Keputusan ini tentu beralasan. Selama pandemi, BEI mengatur sistem auto rejection asimetris. Untuk hal ini, harga saham diizinkan untuk naik 20%—35% dalam sehari, tetapi hanya boleh turun maksimal 7%. Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap gejolak hebat yang terjadi di pasar saham saat awal pandemi 2020. Tujuannya untuk meredam penurunan tajam di pasar saham, yang terbukti cukup berhasil. BEI berhati-hati untuk mengembalikan kebijakan auto rejection ke posisi simetris mengingat kondisi pasar belum sepenuhnya stabil. Efek berantai dari pandemi masih terasa saat ini, terlihat dari gejolak di pasar keuangan global dengan gagalnya sejumlah bank papan atas. “Penyesuaian batasan persentase Auto Rejection Bawah (ARB) dilakukan secara bertahap dengan implementasi yang memperhatikan kondisi pasar ke depan,” ungkap Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono, Kamis (30/3). penurunan agresivitas transaksi ketika auto rejection kembali simetris. Sebab, investor bakal lebih hati-hati demi menghindari risiko penurunan harga yang lebih tajam. “Investor perlu kembali menyesuaikan profil risiko, khususnya para trader yang memanfaatkan volatilitas pasar untuk menghindari kerugian yang signifikan,” kata Alrich. Dia mengatakan auto rejection asimetris membuat investor merasa lebih tenang dalam melakukan transaksi karena tingkat kerugian maksimal adalah 7%.

Membuka Akses Transportasi

31 Mar 2023

Ekonomi inklusif mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerataan pendapatan dan pengurangan kemiskinan, serta perluasan akses dan kesempatan. Salah satu cara mewujudkan ekonomi inklusif tak lain melalui pembangunan infrastruktur yang memudahkan pergerakan orang dan barang. Selanjutnya, akan memacu aktivitas ekonomi dan kegiatan lain, antara lain menarik investasi. Peran vital infrastruktur tecermin di Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Pada 2015, di kabupaten yang saat itu masuk Provinsi Papua, harga beras Rp 500.000 per karung isi 15 kg, telur ayam Rp 5.000 per butir, dan minyak tanah Rp 50.000 per liter. Harga tinggi karena mesti diangkut dari Timika menggunakan pesawat kecil, seperti Cessna. Saat meresmikan pengoperasian jalur kereta api lintas Maros-Barru dan Depo Kereta Api Maros di Maros, Sulsel, Presiden Jokowi menyampaikan, angkutan umum adalah hal yang sangat mendasar untuk  menghubungkan antarprovinsi, antarkota, dan antarkabupaten (Kompas,30/3).

Pembangunan jalur kereta api di Sulawesi disebutkan dalam Visi Indonesia 2045 yang dirilis Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Di laman Kemenhub, KA Makassar-Parepare merupakan Proyek Strategis Nasional bidang Perkeretaapian Berdasarkan Permen Perekonomian No 21/2022. Jalur KA memberikan alternatif bagi masyarakat agar tak hanya melintasi jalan raya. Transportasi publik bisa dimanfaatkan usaha besar, sedang, ataupun UMKM. Angkutan komoditas ekspor Sulsel juga bisa menggunakan transportasi publik jika sudah terhubung dengan pelabuhan atau bandara. Menurut data BPS, komoditas ekspor utama Sulsel adalah nikel, besi, dan baja, serta rumput laut. Adapun negara tujuan utama ekspor adalah Jepang, China, dan Taiwan. Keberadaan transportasi publik akan menarik minat investor. Perekonomian Indonesia, yang secara struktur masih terkonsentrasi di Jawa dan Sumatera, bisa lebih merata ke pulau-pulau lain berkat akses transportasi. (Yoga)


TPT Jungkir Balik Bertahan

31 Mar 2023

Pelaku industri tekstil dan produk tekstil mesti memutar otak untuk bertahan. Mereka berhadapan dengan menurunnya permintaan pasar dalam negeri akibat banjir barang impor. Di sisi lain, permintaan ekspor melemah akibat perlambatan ekonomi global. Agar dapat bertahan, mereka, antara lain, mengembangkan produk untuk menjangkau pasar baru dan mengefisienkan produksi. Kwee Liang Cing, pemilik dan Direktur PT Bentara Sinarprima, perusahaan tekstil yang memproduksi kain untuk seprai dan mode, mengatakan, saat ini pasar dalam negeri tertekan oleh banjirnya produk impor. Tak cuma volumenya yang membanjiri pasar, harga seprai dan kain untuk mode produk impor lebih murah Rp 2.000 per meter dibanding produk dalam negeri. Produk dalam negeri sulit bersaing dari aspek harga karena dibebani berbagai ongkos dan minimnya perlindungan pasar dalam negeri. Pelaku industri harus menghadapi kenaikan berbagai biaya mulai dari upah hingga ongkos operasional. Di sisi lain, importasi tekstil lebih mudah dan murah sehingga harganya lebih kompetitif.

”Banjirnya barang impor ini sudah sangat meresahkan. Kami kesulitan menjual produk kami,” ujarnya saat ditemui di pabriknya di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jabar, Rabu (29/3). Dampaknya, sejak 2022 produksi pabriknya terus menurun secara bertahap. Kapasitas produksi perusahaan Lilik sejatinya mencapai 2 juta-2,5 juta meter per bulan. Namun, kini kapasitas hanya terpakai 30–35 persen, yakni 700.000-800.000 meter per bulan. Akibatnya, jumlah pekerja yang sebelumnya 500 orang berkurang hanya tinggal 260 orang, itu pun hanya masuk kerja satu-dua hari setiap pekan karena minimnya permintaan. Untuk menyiasati  tekanan situasi itu, Lilik menjelaskan, ia coba memproduksi bahan kain batik untuk pasar dalam negeri. Menurut dia, pasar pakaian batik sangat besar mulai dari anak sekolah, pegawai kantoran, hingga pegawai instansi pemerintah. (Yoga)


Merdeka Battery Incar Rp 9,6 Triliun dari Bursa

31 Mar 2023

PT Merdeka Battery Materials Tbk akan menawarkan sebanyak 11 miliar saham baru kepada publik (IPO). Jumlah ini setara dengan 10,24 % dari total saham. Harga saham yang ditawarkan Rp 780-Rp 795 per saham. Dengan demikian, dana yang dapat dihimpun dari publik sebesar Rp 9,62 triliun. Hasil dari pelepasan saham ini sebagian akan digunakan untuk membayar utang bank dan utang kepada induk usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk. ”Melalui IPO ini Merdeka Battery akan memiliki dukungan lebih kuat untuk mengeksekusi rencana strategis ke depan,” kata Presdir Merdeka Battery Devin Ridwan, di Jakarta, Kamis (30/3). (Yoga)

Menjemput Rezeki di Tepian Waduk

31 Mar 2023

Bagi sebagian warga Kota Makassar, Sulsel, keberadaan waduk dan danau buatan adalah ladang rezeki. Di tepian danau dan waduk itu mereka berdagang aneka makanan dan minuman untuk menghidupi keluarga. Sore hari di tepi Waduk Tunggu Pampang, Makassar, adalah waktu menjemput rezeki bagi Nurul Rezky (30). Setiap hari pada pukul 16.00-18.00 Wita adalah saat pengunjung sedang ramai-ramainya di warung tenda miliknya. Acap kali kursi dan meja plastik yang dia siapkan tak cukup menampung pengunjung. Seperti sore itu, Selasa (21/3/2023). Belum lagi petang, kursi-kursi sudah penuh terisi. Dua mata kompor nyaris tak pernah dimatikan. Setiap kali gorengan bakwan, singkong, pisang, dan tahu matang, lalu diangkat, setiap kali pula dia mengisi kembali dengan adonan baru. Nurul juga bolak-balik ke gerobak berisi pelumat elektronik untuk membuat aneka minuman dingin.

”Biasanya pengunjung datang jam empat sore dan berkurang setelah maghrib. Namun, saya berjualan sampai malam. Sabtu dan Minggu biasanya lebih ramai lagi. Alhamdulillah hasilnya membantu keperluan keluarga selama lima tahun berjualan di sini,” katanya. Penghasilan dari berjualan gorengan dan minuman Rp 400.000-Rp 500.000 per hari. Jumlah ini cukup untuk menopang kebutuhan keluarga dan menutupi kekurangan gaji suaminya yang merupakan pegawai kontrak. Ada puluhan pedagang makanan dan minuman yang menggantungkan rezeki di tepi waduk pengendali banjir di KecamatanManggala ini. Sebagian pedagang kaki lima memanfaatkan gerobak dan tenda, sebagian lagi berupa kafe atau warung kopi. ”Kami melihat potensi perairan darat ini sebagai obyek wisata dalam kota dan pengaruhnya pada usaha kecil. Kami ingin bekerja sama dengan pengelola lokasi tersebut untuk setidaknya melakukan penataan. Jika sudah ditata, kami bisa masukkan ke paket wisata dalam kota atau setidaknya ikut mempromosikan,” ujar Kadis Pariwisata Makassar Mohammad Roem, Kamis (30/3). (Yoga)


Booming Keuangan Syariah, Asset Tembus Rp 2.375 Triliun

31 Mar 2023

JAKARTA, ID-Nilai aset keuangan syariah di Indonesia selama tahun 2022 melesat 15,87% hingga menembus Rp2.375,84. Pada tahun yang sama, pangsa keuangan syariah terhadap total aset jasa keuangan nasional mencapai 10%. Booming industri keuangan terjadi seiring  dengan bangkitnya kesadaran masyarakat akan pentingnya produk dan layanan halal. Jumlah penduduk muslim yang besar dan  ekosistem  yang sudah terbentuk  memudah Indonesia menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia. Namun, untuk mewujudkan  niat itu diperlukan akselerasi dalam literasi keuangan, perbaikan governance atau tata kelola, kolaborasi dengan berbagai pihak, dan peningkatan kualitas produk halal agar  bisa menembus pasar global. Institusi keuangan syariah harus bisa menunjukkan keunggulan dalam persaingan dengan institusi keuangan konvensional. Dengan tingkat penetrasi  yang masih rendah, justru ruang pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia sangat besar. Diperbankan misalnya, penetrasi baru sekitar 6,9% , masih jauh lebih rendah dari negeri jiran Malaysia yang mencapai 30%. (Yetede)

KSSK Antisipasi Krisis Perbankan AS dan Eropa

31 Mar 2023

BALI, ID-Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menegaskan, Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) dan pemangku kepentingan lainnya tetap memantau dampak krisis perbankan di AS dan Eropa terhadap sektor keuangan di Tanah Air. Menurut Menkeu, KSSK yang terdiri atas Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, dan Lembaga Penjamin SImpanan (LPS) menjadi lebih waspada, menyusul penutupan sejumlah bank di AS, diantaranya Silicon Valley Bank (SVB), Silvergate Bank, dan Signature Bank. Begitu pula terhadap yang terjadi di Eropa setelah Credit Cruisse didera krisis likuiditas. "Kami selalu berdiskusi dan melanjutkan pengujian secara bertahap sektor keuangan domestik, khususnya di industri perbankan," kata Sri Mulyani dalam High Level Meeting bertajuk Enhancing Policy Calibration for Macro Financial Reciliensi di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Rabu (29/3/2023). Menkeu menjelaskan, KSSK juga mendorong para pemangku kepentingan lain terus memantau dan menyiapkan langkah antisipasi berbagai potensi resiko yang mungkin datang dari berbagai dinamika. (Yetede)