;
Kategori

Ekonomi

( 40512 )

OPEC+ Potong Produksi, Harga Minyak Naik

04 Apr 2023

Harga minyak global naik 8 % pada Senin (3/4/2023). Kenaikan terjadi setelah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan mitranya mengumumkan pemangkasan produksi hingga 1,65 juta barel per hari. Kenaikan itu akan semakin menyulitkan pengendalian inflasi global. OPEC dan mitranya, dikenal sebagai OPEC+, mengumumkan pemangkasan pada Minggu (2/4). Arab Saudi dan Rusia mengurangi produksi masing-masing sebanyak 500.000 barel per hari. Irak, Uni Emirat Arab, dan Kuwait masing-masing memangkas 211.000 barel, 144.000 barel, dan 128.000 barel per hari. (Yoga)

Astra Agro Siap Tingkatkan Kinerja

04 Apr 2023

Emiten perkebunan PT Astra Agro Lestari Tbk mempersiapkan serangkaian strategi untuk meningkatkan kinerja. Pada 2022 pendapatan Astra Agro tercatat melorot dari Rp 24,32 triliun tahun 2021 menjadi Rp 21,82 triliun. Sementara laba bersih turun 12,41 % menjadi Rp 1,7 triliun. ”Strategi peningkatan laba tidak terlepas dari efisiensi dan meningkatkan produktivitas. Walaupun sudah semaksimal mungkin, kalau harga jual mengalami penurunan, tentu profitnya akan terpengaruh,” kata Presiden Direktur Astra Agro Lestari Santosa, Senin (3/4/2023). (Yoga)

Mudik Lebaran Dongkrak Pariwisata

04 Apr 2023

Sebanyak 123,8 juta orang berencana mudik Lebaran 2023 dan diharapkan bisa menghasilkan dampak perputaran ekonomi Rp 100 triliun-Rp 150 triliun. Dampak ini harus merata, termasuk ke destinasi pariwisata di berbagai daerah. ”Kami berharap dampak ekonominya sebesar Rp 100 triliun-Rp 150 triliun,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S Uno saat konferensi pers mingguan, Senin (3/4/2023), di Jakarta. (Yoga)

Industri Perbankan Tetap Kuat dan Bertumbuh

04 Apr 2023

Di tengah gejolak sistem perbankan di AS dan Eropa setelah kolapsnya sejumlah bank, OJK menilai industri perbankan dan keuangan dalam negeri tetap kuat dan bertumbuh. Permodalan perbankan Tanah Air yang sehat mampu menjaga sistem keuangan tetap aman. Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK Mahendra Siregar mengatakan, rapat bulanan DK OJK menilai sektor jasa keuangan tetap terjaga dengan kinerja intermediasi lembaga jasa keuangan (LJK) meningkat serta permodalan dan likuiditas berada di level yang memadai. Kondisi tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi dinamika global. ”Dampak permasalahan perbankan di AS dan Eropa relative terbatas terhadap industri perbankan Indonesia, mengingat tidak terdapat eksposur langsung terhadap bank-bank yang ditutup di negara-negara itu,” ujar Mahendra dalam jumpa pers hasil rapat DK bulanan OJK, Senin (3/4).

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menambahkan,  Industri perbankan Tanah Air dalam kondisi stabil. Sampai dengan Februari 2023, penyaluran kredit bertumbuh 10,64 % secara tahunan menjadi Rp 6.375 triliun. Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan bertumbuh 8,18 % secara tahunan. Antre Menukarkan Uang Baru menjadi Rp 7.989 triliun. Selain itu, permodalan perbankan juga relatif kuat. Hal ini tecermin dari indikator rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) industri perbankan di level yang cukup tinggi, sebesar 26,1 %. Rasio alat likuid/non core deposit (AL/NCD) dan Alat Likuid/DPK (AL/DPK) pada Februari 2023 masing-masing tercatat sebesar 129,58 % dan 29,09 %. Posisi ini jauh di atas ambang batas ketentuan masing-masing sebesar 50 % dan 10 %. Adapun risiko kredit di Februari 2023 relatif rendah dengan rasioNPL net perbankan sebesar 0,75 %. (Yoga)


Kinerja Kenceng, Dividen Konglomerat Cespleng

03 Apr 2023

Musim bagi-bagi dividen sudah dimulai. Sejumlah emiten sudah mengumumkan pembagian dividen dengan nilai cukup jumbo dengan yield atraktif. Ambil contoh PT Matahari Department Store Tbk (LPPF). Emiten ini mengumumkan akan membagikan dividen dengan nilai Rp 525 per saham. Bila dihitung berdasarkan harga penutupan saham ini Jumat lalu di Rp 4.930, maka yield dividen emiten ritel ini mencapai 10,65%. Bukan cuma investor ritel yang bakal menikmati dividen dari para emiten tersebut. Bos-bos para pemilik emiten tersebut juga akan mencicip cuan manis dari dividen jumbo tahun ini. Ambil contoh dividen LPPF tadi. Dari pembagian dividen tersebut, Auric Digital Retail. pemegang 38,40% saham LPPF, mengantongi Rp 476,62 miliar. Auric Digital masih merupakan perusahaan terafiliasi Grup Lippo. Salah satu pendirinya Stephen Riady. Research & Consulting Manager Infovesta Kapital Advisori Nicodimus Kristiantoro mengatakan, secara historis, ada tiga konglomerat yang berpotensi dapat dividen besar dari emitennya.

IHSG Bisa Tembus Level 7.000 di Q2

03 Apr 2023

Menutup kuartal pertama tahun ini, laju indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali tersungkur di zona merah. Jumat pekan lalu (31/3), IHSG bertengger di 6.805,27, turun 0,66% sejak awal tahun 2023 berjalan. Head of Research Jasa Utama Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya mencermati, jelang tahun 2023, optimisme pasar sempat melambung. Ini dipicu sejumlah pembukaan ekonomi China pasca pandemi dan sentimen Amerika Serikat (AS). Di dalam negeri, pencabutan PPKM membuat aktivitas ekonomi dan masyarakat kembali normal. Kondisi ini mengangkat ekspektasi pasar terhadap IHSG untuk kembali ke level psikologis 7.000 pada kuartal pertama. Kekhawatiran investor bertambah sejak muncul kasus kolaps perbankan di AS dan Eropa. "Ini sempat membuat pasar panik dan menekan IHSG ke 6.550, kian jauh dari level psikologis 7.000," kata Cheril, Minggu (2/4). Pengamat Pasar Modal dan Founder WH Project, William Hartanto, menimpali, secara teknikal peluang IHSG naik ke level 7.000 terbuka. Apalagi sejak 21 Maret pasar kembali bullish. Saat ini tersisa dua resistance IHSG yakni di 6.856 dan 6.950, dengan support IHSG di area 6.668.

Pilah Pilih Investasi Saat Kondisi Tak Pasti

03 Apr 2023

Aset kripto menjadi portofolio aset dengan kinerja paling mentereng selama kuartal I tahun 2023. Sementara, beberapa mata uang asing terlihat melemah terhadap rupiah. Harga bitcoin selama kuartal I-2023 mengalami kenaikan hingga 71,68%. Begitu pula harga ethereum yang naik 51,77%. Pada Maret saja, harga kedua aset kripto tersebut juga naik dua digit. Aset investasi lain yang menghasilkan cuan adalah emas dan saham  Para analis menyebut, kenaikan aset yang cenderung bersifat berisiko karena investor mulai berani berinvestasi di aset berisiko. Kebijakan moneter yang mulai menahan diri dalam menaikkan bunga lebih agresif membuat investor lebih berani dalam menempatkan dana investasi. Kalau Head of Business Development Division Henan Putihrai Asset Management (HPAM) Reza Fahmi rekomendasi, investor konservatif, sebaiknya menaruh 80% di pasar uang dan 20% di obligasi. Adapun investor moderat bisa mengalokasikan 20% di pasar uang, 60% di obligasi, dan 20% di saham.

Kotek Emiten Poultry Belum Nyaring

03 Apr 2023

Saham-saham emiten sektor poultry memperlihatkan pergerakan yang cenderung negatif di sepanjang tahun ini. Belum ada katalis yang benar-benar kuat untuk mendorong harga saham poultry. Bahkan menjelang lebaran pun belum ada tanda perbaikan harga saham emiten poultry. Analis Ciptadana Sekuritas Muhammad Gibran menjelaskan, permintaan akan ayam broiler dan telur selama Ramadan dan lebaran meningkat. Secara fundamental ini akan memperbaiki kinerja dan margin emiten poultry hingga semester satu nanti. Harga ayam broiler dan telur akan meningkat hingga semester I-2023. Ini sejalan dengan instruksi Kementerian Pertanian yang berencana memusnahkan sekitar 14,9 juta day old chick (DOC) setiap minggu dari 23 Februari-15 April 2023. "Kami memperkirakan langkah ini dapat mengurangi 50% kelebihan pasokan pada semester I-2023," tulis Gibran dalam riset. Tak hanya itu, Analis Sinarmas Sekuritas Michael Filbery mengatakan, pemerintah baru-baru ini menaikkan harga referensi broiler dari Rp 19.000-Rp 21.000 per kg jadi Rp 21.000-Rp 23.000 per kg. Langkah ini merupakan respons atas kenaikan harga bahan baku dan permintaan dari para pemangku kepentingan di sektor poultry. Sementara itu, segmen pakan ternak diperkirakan masih menghadapi tantangan akibat tingginya harga bungkil kedelai alias soybean meal (SBM). Harga SBM mencapai US$ 480 per ton, meningkat 10% dari rata-rata tahun lalu.

Performa Terangkat Ekonomi Daerah

03 Apr 2023

Kinerja keuangan sejumlah bank pembangunan daerah (BPD) terangkat seiring perekonomian daerah yang mulai pulih. Hanya saja, PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) masih merugi Rp 239 miliar di tahun 2022. Meski begitu angkanya sudah menciut dari rugi Rp 263 miliar di 2021. Kerugian didorong oleh beban operasional yang masih membengkak sekitar 41% secara tahunan atau year on year (yoy), menjadi Rp 538,46 miliar. Modal inti bank ini juga menyusut menjadi Rp 1,23 triliun per Desember 2022 dari Rp 1,5 triliun di tahun sebelumnya. Sementara PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) mencatatkan laba terbesar Rp 2,24 triliun, tumbuh 11% yoy. Direktur Utama bank BJB, Yuddy Renaldi mengatakan, pencapaian didorong semakin luasnya sektor industri yang pulih dari dampak pandemi Covid-19.

Sitaan Sejahtera Bersama Rp 1,2 Triliun

03 Apr 2023

Perjalanan sidang Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama dengan terdakwa pengurus masih begulir. Sejalan dengan persidangan, terjadi penyitaan beberapa aset. Dalam persidangan, jaksa menyebutkan, aset yang sudah disita terkait KSP Sejahtera Bersama sebesar Rp 1,2 triliun. Kuasa Hukum Korban KSP Sejahtera Bersama, Herwanto menginginkan, beberapa aset sitaan tersebut bisa dikembalikan kepada korban. "Jika aset sitaan dikembalikan, korban bisa mendapatkan haknya 100%," ujar Herwanto, akhir pekan lalu. Sementara itu, Humas KSP Sejahtera Bersama, Dede Suherdi menyatakan, pihaknya tak mau menyebut jumlah aset koperasi. "Sedang diaudit akuntan publik, mungkin pertengahan April bisa ketahuan nilainya,” ujar Dede. Ia mengklaim, pihaknya tetap melakukan pembayaran sesuai jumlah cash yang masuk. Pembayaran per bulan berkisar Rp 400 juta sampai Rp 500 juta.