;
Kategori

Ekonomi

( 40789 )

Manajemen Keuangan UMKM Ditingkatkan

08 Jun 2023

Bank Indonesia (BI) bersinergi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mendorong peningkatan literasi keuangan UMKM melalui pemanfaatan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK). Deputi Gubernur BI Juda Agung, Rabu (7/6/2023), menekankan, UMKM perlu didorong untuk mampu meningkatkan kapasitasnya dalam manajemen keuangan sehingga mampu menganalisis kinerjanya. (Yoga)

Keamanan Digital Diperkuat

08 Jun 2023

Seiring maraknya serangan siber terhadap industri jasa keuangan, OJK mendesak lembaga jasa keuangan untuk memperkuat keamanan digitalnya. Pelaku jasa keuangan diminta menerapkan penilaian risiko siber, melaporkan serangan siber yang terjadi, serta menyusun panduan operasional tata kelola, sistem keamanan, dan pemulihan jika terjadi serangan. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, fenomena serangan siber ini terus terjadi tak hanya di dalam negeri, tetapi juga pada lingkup global. OJK pun mendorong lembaga jasa keuangan terus memperkuat ketahanan dan keamanan sistem teknologi informasi digital.

”OJK sebagai otoritas terus mendorong peningkatan keamanan sistem teknologi informasi secara komprehensif seiring potensi ancaman yang terus timbul,” ujar Dian, Selasa (6/6). Ia menambahkan, saat ini peraturan mengenai keamanan digital bagi lembaga jasa keuangan sudah tertuang dalam Peraturan OJK No 11 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh  Bank Umum dan Surat Edaran (SE) OJK No 29/2022 tentang Keamanan dan Ketahanan Siber bagi Bank Umum. Pelaku jasa keuangan, lanjut Dian, harus menerapkan penilaian risiko siber (cyber risk assessment) dan melaporkan insiden serangan siber yang terjadi. Selain itu, pengawas OJK juga akan menilai kapasitas kematangan digital (digital maturity) lembaga jasa keuangan. Setiap lembaga jasa keuangan juga perlu menyusun panduan operasional tata kelola, sistem keamanan, dan pemulihan apa- bila terjadi serangan. (Yoga)


Berkualitas, Kakao Kalteng Dilirik Jerman

08 Jun 2023

Pemprov Kalteng melirik kakao menjadi komoditas unggulan mendampingi karet dan kelapa sawit. Kualitas kakao dari Kalteng disebut tidak kalah dengan Amerika Latin. Bahkan, kakao Kalteng telah dibawa ke Jerman. Kini, setidaknya ada 2.957 hektar lahan kakao di Kalteng dengan total produksi 530 ton dalam sekali panen. Tahun ini, pemerintah berencana menambah 600 hektar lahan kakao. Dalam Pelatihan Penanaman Kakao dalam Program Kalteng Kakao di Kota Palangkaraya, Rabu (7/6) terungkap sejumlah petani kakao telah merintis kakao dengan sistem tanam tumpang sari.Pelatihan itu adalah salah satu bentuk kerja sama Pemprov Kalteng dengan Fairventures Worldwide, yayasan asal Jerman yang bergerak di bidang pemulihan hutan dan kesejahteraan masyarakat. Pelatihan diikuti kelompok tani dari Kabupaten Barito Timur, Katingan, Barito Utara, dan Kabupaten Gunung Mas.

Marsono (43), petani kakao di Desa Tampa, Kecamatan Paku, Barito Timur, membudidayakan kakao sejak 2017. Ia memiliki kebun kakao 1,5 hektar. Ia menanam dengan teknik tumpeng sari di sela-sela pohon karet dan sawit yang berusia belasan tahun. Dari 800 pohon, Marsono menghasilkan 100-150 kg per panen dengan harga Rp 21.000-Rp 22.000 per kg. ”Harusnya bisa 400 kg sekali panen, tetapi memang harus belajar banyak. Ini baru bagi saya dan kelompok tani di sana,” ujar Marsono. Buah cokelat milik Marsono sudah dibawa ke Jerman. Direktur Fairventures Worldwide di Indonesia Rayanansi Siman mengatakan, kualitas kakao di Kalteng masuk kategori excellent. ”Artinya, dari sisi kualitas tidak kalah dengan negara penghasil kakao, seperti di Amerika Latin,” ucapnya. (Yoga)


5 KEK Stagnan Terancam Ditutup

08 Jun 2023

Lima kawasan ekonomi khusus atau KEK di Sulawesi, Maluku, dan Papua tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan. Pemerintah pusat akan mengevaluasinya hingga tahun 2024 dan kemungkinan mencabut status KEK dari kawasan yang terbukti stagnan. Hal ini terungkap dalam seminar tentang penguatan KEK di Sulawesi, Maluku, dan Papua yang digelar BI, Rabu (7/6) di Manado, Sulut. Acara tersebut dihadiri 10 kepala kantor perwakilan BI dari 10 provinsi di Indonesia timur, perwakilan Kemenko Bidang Perekonomian, dan Kementerian Investasi/BKPM. Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum, dan Ketahanan Ekonomi Kemenko Perekonomian Elen Setiadi mengatakan, sejak penetapan dua KEK pertama pada 2012 hingga triwulan I-2023, realisasi investasi dari 269 pelaku usaha telah mencapai Rp 113,3 triliun dengan proporsi modal asing 71 %.

Lapangan kerja tercipta bagi 66.740 orang. Namun, pengembangan KEK tidak merata. Enam KEK di antaranya malah stagnan, yaitu KEK Palu (Sulteng), KEK Bitung dan Likupang (Sulut), KEK Morotai (Maluku Utara), KEK Sorong (Papua Barat), serta KEK Maloy Batuta Trans-Kalimantan (Kaltim). Pemerintah pusat akan memberikan kesempatan pembenahan perencanaan selama satu tahun bagi pengelola serta pemerintah provinsi lokasi KEK. Badan pengelola dan pemprov didorong meninjau kembali insentif-insentif yang ditawarkan kepada investor, termasuk sektor apa saja yang cocok dikembangkan di sana. Jika dianggap tak bisa dilanjutkan, status KEK akan dicabut. Namun, kata Elen,  bisa jadi diubah menjadi bentuk lain, seperti zona perdagangan bebas, kawasan industri, atau kawasan pengembangan ekonomi terpadu. (Yoga)


Ekonomi Dunia Melambat, PHK Makin Pesat

08 Jun 2023

Ancaman Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor industri padat karya, terutama tekstil dan produk tekstil (TPT) serta industri alas kaki terus berlanjut. Melemahnya pasar ekspor dan gempuran produk impor membuat pelaku industri hulu-hilir kian terimpit. Sepanjang tahun 2023 ini, sejumlah pabrik berhenti beroperasi dengan PHK mencapai ribuan orang. Maklumlah, kedua sektor manufaktur padat karya itu tak hanya ditopang konsumsi domestik, tapi juga pasar ekspor. Data Serikat Pekerja Nasional (KSPN) menyebut kan bahwa ribuan PHK karyawan di sejumlah pabrikan tekstil dan alas kaki terjadi di berbagai daerah, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Banten. Di Jawa Tengah, misalnya, beberapa perusahaan TPT melakukan PHK karyawan dalam skala besar. Antara lain: PT Duniatex yang memberhentikan lagi 3.000-an karyawannya, lalu Agungtex Group sekitar 2.000 karyawan, PT Kaban serta PT Prosmatex sekitar 3.000 karyawan. Di Bandung, PT Adetex dan PT Binacitra Kharisma Lestari (industri garmen) me- layoff 2.000 karyawan. Terbaru, PT Horn Ming Indonesia, produsen sepatu merek Puma di Tangerang, Banten akan memberhentikan 600 pekerja. Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament (APSyFI) Redma Gita Wirawasta menyebut, gelombang PHK masih marak di tekstil. Berdasarkan temuan APSyFI, PHK di industri TPT selama kuartal III-2022 hingga kuartal I-2023 mencapai 150.000 orang. Deputi Bidang Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan Oni Marbun mengatakan bahwa sampai dengan April 2023, BPJS Ketenagakerjaan telah membayarkan manfaat JKP kepada 28.000 peserta. "Total nominal pembayaran JKP mencapai Rp 135,99 miliar," kata Oni kepada KONTAN, Rabu (7/6). Asal tahu, manfaat JKP yang diberikan kepada mereka yang kehilangan pekerjaan ini baru dimulai Februari 2022. Adapun klaim JKP sepanjang tahun lalu baru tercatat 9.794 kasus dengan nominal Rp 44,51 miliar. Memasuki tahun 2023, nilai pembayaran JKP membengkak hingga Rp 135,99 miliar, dengan 28.000 peserta mengajukan klaim. Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Anton J Supit bilang, order garmen dan sepatu tujuan Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa sudah menurun drastis sejak pertengahan tahun lalu.

Kontraktor Swasta Masih Berjaya

08 Jun 2023

Di tengah sentimen negatif akibat beratnya beban pemerintah yang membayangi emiten konstruksi pelat merah, emiten saham konstruksi swasta memiliki prospek yang lebih baik. Saat ini kepercayaan investor tengah menurun lantaran kinerja emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya dibayangi isu utang dan likuiditas. Analis Henan Putihrai Sekuritas, Jono Syafei mengatakan, sejumlah emiten saham konstruksi swasta masih mencetak pertumbuhan kinerja. Meskipun, tak semua kontraktor swasta tersebut berhasil mengantongi kenaikan laba. Salah satu kontraktor swasta yang cukup unggul ketimbang kompetitornya adalah PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA). "NRCA masih mampu menghasilkan laba bersih positif sepanjang tahun 2022," ujar Jono kepada KONTAN, kemarin. Sedangkan PT Acset Indonusa Tbk (ACST) mencetak pertumbuhan pendapatan sebesar 24,21% menjadi Rp 360,35 miliar pada kuartal I 2023. Sayang, ACST masih rugi Rp 29,86 miliar. Sementara itu, PT Total Bangun Persada (TOTL) masih optimistis bisa mengantongi pendapatan dan laba bersih masing-masing sebesar Rp 2,3 triliun dan Rp 95 miliar pada tahun 2023. Jika dibandingkan BUMN Karya, kinerja kontraktor swasta masih lebih baik. Sebab, kata Jono, perusahaan konstruksi swasta lebih biasanya lebih memperhitungkan margin dan risiko. Analis Kanaka Hita Solvera, Andhika Cipta Labora, mengatakan, pembangunan Ibu Kota Nusantara yang sudah berjalan bisa menjadi sentimen positif untuk emiten konstruksi swasta. Sebab, hal ini bisa mendorong perolehan kontrak para kontraktor swasta, meskipun tak akan sebesar BUMN Karya.

Imbal Hasil SUN Catat Level Terendah

08 Jun 2023

Imbal hasil (yield) obligasi dalam negeri terus turun. Faktor internal dan eksternal menjadi penyebab penurunan yield Surat utang negara (SUN) Indonesia. Berdasarkan data Bloomberg kemarin, yield SUN acuan tenor 10 tahun yakni FR0096 berada di 3,1%. Ini adalah level terendah yield SUN sejak terbit yakni pada 22 Agustus 2022. Head of Fixed Income Research Mandiri Sekuritas, Handy Yunianto mengatakan, tren kenaikan suku bunga yang semakin terbatas menyebabkan yield SUN ikut terpangkas. Secara fundamental, kondisi dalam negeri, menurut Handy cukup solid. Hal ini ditandai dengan inflasi yang turun. Kebijakan fiskal juga berjalan positif tercermin dari neraca transaksi berjalan (current account) yang surplus. Pada triwulan I-2023, transaksi berjalan membukukan surplus US$ 3,0 miliar atau 0,9% dari produk domestik bruto (PDB). Direktur dan Chief Investment Officer Fixed Income PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Ezra Nazula mengatakan, harga surat berharga negara (SBN) makin kuat karena kondisi domestik yang lebih kondusif. Faktor lain yang mempengaruhi adalah, penerbitan SBN rendah padahal permintaan terus tinggi. Head of Business Development Division Henan Putihrai Asset Management (HPAM) Reza Fahmi pun menyebut, jika sikap The Fed terhadap kebijakan tingkat suku bunganya akan menjadi salah satu katalis yang menggerakkan yield obligasi.

Lepas Aset Bermasalah Agar Tidak Kena Masalah

08 Jun 2023

Perbankan semakin gencar melakukan penjualan aset-aset bermasalah yang dimiliki, guna mempercepat pemulihan aset. Jika penjualan sukses dan tingkat recovery atau pemulihan tinggi, maka akan semakin mendorong peningkatan laba bank tahun ini. Mekanisme penjualan aset dilakukan dengan melalui lelang, fiat eksekusi atau putusan pengadilan, pengalihan hak tagih, serta novasi atau pembaharuan utang. Lalu ada lagi dengan skema asset swap atau tukar guling aset dengan surat utang. Bank Negara Indonesia (BNI) misalnya, punya kredit macet Rp 17,4 triliun secara bank only per Maret 2023. Ini setara 2,8% dari total kreditnya. NPL Bank Rakyat Indonesia (BRI) bahkan mencapai Rp 32,1 triliun, atau 3,02% dari total kreditnya. Karena itu, bank-bank tersebut getol melakukan penjualan aset-aset bermasalah. Kebanyakan aset-aset yang sedang dijual bank terkait dengan properti. BNI, dalam pengumumannya, menyebut akan melelang lima bidang tanah di Tangerang Selatan dan Apartemen Kingland Avenue yang berdiri di atasnya. Total luas mencapai 22.349 meter persegi (m2). Melansir lelang.go.id, Rabu (7/6), aset tersebut di lelang dengan limit Rp 849,3 miliar. Setoran jaminan peserta lelang dipatok Rp 254,8 miliar. BTN juga saat ini sedang melego sejumlah aset kredit kontruksi proyek apartemen. Nixon LP Napitupulu, Direktur Utama BTN, sebelumnya menyebut, aset tersebut milik tujuh pengembang. Namun, ia tidak menyebut siapa pengembangnya.

MANUVER HADAPI RESTRIKSI UE

08 Jun 2023

Di tengah upaya pemerintah merealisasikan kebijakan ekonomi hijau (green economy), Uni Eropa justru mengganjar Indonesia dengan kebijakan baru anti-deforestasi yang dapat menghambat ekspor komoditas unggulan Tanah Air. Regulasi yang bernama European Union Deforestation Free Regulation (EUDR) mewajibkan komoditas seperti minyak sawit, daging sapi, kayu, kopi, coklat, hingga karet tidak berasal dari lahan hasil deforestasi. Beleid EUDR yang diterapkan sejak 16 Mei 2023 dan berlaku efektif 18 bulan mendatang bisa mengancam ekspor produk kehutanan asal Indonesia. Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan regulasi EUDR di satu sisi terlalu diskriminatif bagi Indonesia. “Impak ekonomi kita secara langsung, ekspor di sektor kehutanan US$6 miliar atau Rp90 triliun,” katanya dalam Bisnis Indonesia–Green Economy Forum, Rabu (7/6). Apalagi, bila ditambah dengan komoditas minyak sawit, ancaman EUDR terhadap ekonomi Indonesia bisa lebih besar lagi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor produk sawit Indonesia ke tiga negara anggota Uni Eropa (UE) yaitu Belanda, Spanyol, dan Italia sepanjang tahun lalu mencapai US$2,0 miliar.

Belum selesai persoalan UU antideforestasi, UE juga berancang-ancang menerapkan restriksi baru mekanisme penyesuaian batas karbon atau carbon border adjusment mechanism (CBAM) pada 2026. Kebijakan UE itu menyasar negara produsen besi dan baja yang dikenakan pajak lingkungan secara sepihak oleh Eropa jika perusahaan di negara tersebut belum membayar pajak karbon. Indonesia seperti negara lainnya sudah terikat dalam Paris Agreement dan agenda milik Perserikatan Bangsa Bangsa yaitu SDG 2030. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga juga menilai EUDR tidak sesuai dengan prinsip perjanjian perdagangan internasional. Menurutnya, kebijakan UE juga merugikan masyarakat di dunia karena menyasar kakao, kedelai, hingga produk yang mengandung, diberi makan, atau dibuat dengan menggunakan komoditas itu. Dalam kesempatan terpisah, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Eddy Martono berharap pembukaan pasar baru untuk komoditas sawit setelah ada EUDR. Sebaliknya, Senior Advisor Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Fortasbi) Rukiyah Rafik menyatakan EUDR sulit disiasati oleh perusahaan yang sumber pasokan sawitnya berasal dari petani swadaya.

Usut Dugaan Rekayasa Keuangan BUMN Karya

07 Jun 2023

Belum beres soal masalah utang yang menggunung akibat beratnya beban penugasan pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi), sejumlah emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya kini mendapat tudingan baru. Kementerian BUMN menuding, ada  potensi fraud atau  manipulasi laporan keuangan beberapa BUMN Karya. Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, kini pemerintah memiliki pekerjaan rumah untuk mengungkap seputar isu buruknya tata kelola keuangan BUMN Karya. Dia mengungkapkan, dugaan tersebut antara lain mengarah pada PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). Kementerian BUMN, kata Tiko, tengah menginvestigasi WSKT dan WIKA guna memastikan perlu tidaknya  pernyataan kembali atau restatement laporan keuangan kedua emiten tersebut. Dugaan keganjilan di laporan keuangan BUMN Karya juga tengah ditelaah Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ada tiga laporan keuangan yang tengah ditelaah yaitu WSKT, WIKA, dan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP). Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi mengatakan, lantaran masih ditelaah, saat ini belum bisa dinyatakan apakah terbukti ada pelanggaran atau tidak. "Kalau ada pelanggaran, kami akan berikan sanksi sesuai aturan yang berlaku," ujar Inarno dalam konferensi pers, Selasa (6/6). Menanggapi tudingan ini, SVP Sekretaris Perusahaan  WSKT, Ermy Puspa Yunita mengatakan, dalam menerbitkan laporan keuangan, WSKT selalu mengacu kepada aturan yang berlaku. WSKT juga mengikuti peraturan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan OJK. "Sebelum menerbitkan laporan keuangan, WSKT juga sudah melakukan beberapa tahapan dan proses audit oleh akuntan publik yang terdaftar di OJK sebagai auditor independen," ujarnya.