Ekonomi
( 40789 )Sulut Siapkan Dana Darurat Tanggulangi ASF
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyiapkan dana tanggap darurat untuk mencegah masuknya flu babi Afrika (ASF) dari daerah wabah. Anggaran dimanfaatkan, antara lain, untuk operasionalisasi personel di perbatasan dengan Gorontalo dan pemusnahan babi dan daging babi terinfeksi. Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Steve Kepel, Selasa (6/6/2023), belum merinci besaran dana itu. Ia menyebut dana tanggap darurat ditetapkan sesuai aturan. (Yoga)
Gaet Investor, Balikpapan Inisiasi Forum Investasi
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Balikpapan menginisiasi Forum Investasi Zona Alur Laut Kepulauan Indonesia atau ALKI II. Forum ini bertujuan menggaet investor berinvestasi di sekitar alur laut sehingga mendongkrak pertumbuhan ekonomi Balikpapan dan sekitarnya. Kabid Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan PelayananTerpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan Elok Elvia di Balikpapan, Selasa (6/6) mengatakan, inisiatif itu muncul dari diskusi pemerintah dengan para pengusaha. Salah satu pembahasannya ialah sepinya ALKI II dibandingkan ALKI I. ALKI II meliputi jalur lintas perairan Laut Sulawesi, Selat Makassar, Selat Lombok, dan Laut Flores. Alur ini menghubungkan lalu lintas pelayaran dan perdagangan internasional dari Afrika ke Asia Tenggara dan Jepang, serta dari Australia ke Singapura, China, dan Jepang, atau sebaliknya.
Elok mengatakan, ALKI II punya banyak potensi untuk dilewati. Selain itu, jarak tempuh dari Australia ke China atau Australia ke Filipina juga relative lebih dekat melalui ALKI II dibandingkan ALKI I. ”Mungkin potensi yang tampak di ALKI II lebih sedikit, makanya kapal-kapal tersebut melalui ALKI I. Untuk itu, kami menginisiasi (mengumpulkan) 11 provinsi, terdiri atas 188 kabupaten/kota, di Zona ALKI II untuk menawarkan profil investasi masing-masing kepada investor,” kata Elok. Forum bertajuk ALKI II Zone Investment Forum 2023 itu, menurut rencana, dilaksanakan akhir September atau awal Oktober 2023 di Balikpapan. Forum ini akan mengundang sedikitnya 400 investor dari dalam dan luar negeri untuk melihat profil bisnis di daerah yang berada di Zona ALKI II. Elok mengatakan, pada 22 Juni 2023, pihaknya bekerja sama dengan BKPM dan BI akan memberi pembekalan bagi pemda dalam membuat kajian investment project ready to offer (IPRO). (Yoga)
2024, Jokowi Targetkan Kemiskinan Ekstrem Capai Nol Persen
JAKARTA,ID-Tingkat kemiskinan ekstrem di Indonesia akan turun drastis hingga mencapai target nol persen pada 2024. Pemerintah sudah memiliki data spesifik individu mau pun keluarga yang harus dituntas dari masalah tersebut sehingga mempermudah untuk mencapai target nol persen pada 2024. Hal ini ditegaskan Presiden Jokowi usai menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PDI Perjuangan di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (06/06/2023). "Tetapi kita terkendala di (pengendalian pandemi) COVID-19 hampir dua setengah tahun. Tapi saya masih meyakini itu di 2024 akan turun drastis, karena nama dan alamat itu sudah ada semua," kata Jokowi. Persoalan kemiskinan ekstem mengemuka lantaran Rakernas III PDI Perjuangan yang berlangsung 6-8 Juni 2023 mengusung tema "Fakir Miskin dan Anak Terlantar Dipelihara Diperlihara oleh Negara,". Oleh karena itu kombinasi kedua hal tersebut memberi kemudahan dalam upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem. Kendati demikian, Presiden menekankan bahwa kemudahan itu harus dibarengi dengan kerja-kerja sinergis dan terkonsolidasi baik antara pemerintah pusat, kementerian/lembaga non kementerian pemerintah, maupun pemerintah daerah. (Yetede)
Market Cap Amman Mineral Rp 129 Triliun, Terbesar di Sektor Material Dasar
JAKARTA,ID- Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) akan memiliki kapitalisasi pasar (market cap) berkisar Rp 120-129 triliun begitu sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), Juli 2023. Dengan demikian, market cap Amman Mineral terbesar di sektor mineral dasar Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, dikutip Selasa (6/6/2023), market cap Amman Mineral mencapai Rp 120 triliun, jika harga pelaksanaan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham mencapai Rp1.650. Adapun market cap Rp 129 triliun tercapai jika harga pelaksanaan IPO Amman Mineral di harga tertinggi, Rp1.775. Sebagai perbandingan, tulis Phintraco, market cap PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) per 6 Juni 2023 mencapai Rp 73 triliun, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 65,5 triliun, PT Aneka Tambang Tbk Rp 47 triliun, PT Bumi Resourch Tbk (BMRS) Rp 18,4 triliun. Adapun market cap dua pendatang baru di sektor ini, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel masing-masing Rp82 triliun dan Rp 51 triliun, berdasarkan data Google Finance. Amman Mineral akan melepas 7,2 miliar saham melalui IPO dengan harga penawaran Rp1.650-1775. Perusahaan pertambangan tembaga dan emas ini bakal meraup dana IPO maksimal Rp 12,9 triliun, lebih besar Merdeka Battery dan Harita Nickel sekaligus menjadi IPO terbesar sepanjang tahun 2023 berjalan. (Yetede)
Start-up E-Commerce Diizinkan Disarankan Reorganize Strategi Bisnis
JAKARTA,ID- Periode keterpurukan startup (tech winter) masih membayangi sebagian besar startup di dunia, juga termasuk Indonesia. Selain karena faktor pandemi Covid-19 yang memukul berbagai sektor perekonomian yang dimulai sejak kuartal III-2021, faktor lain yang turut memperlambat pertumbuhan startup adalah, masalah regulasi, tingkat persaingan yang tinggi, dan juga masalah pasar yang tidak menguntungkan. Untuk mensiasati dampak keterpurukan ini, pelaku startup disarankan untuk me-reorganize (menata ulang) strategi bisnis, agar meraih profatibiltas, ketimbang 'bakar duit'. Ketua Umum Asosiasi Startup Teknologi Indonesia (Atsindo) Handito Joewono mengatakan, sektor e-commerce turut terkena imbas, pasca pandemi Covid-19, yang kini telah berubah status menjadi endemi. Aktivitas warga yang sebelumnya terbatas, karena adanya PPKM, kini sudah mulai normal dan kembali bepergian. Ini mengakibatkan pada penurunan belanja dalam jaringan (daring). Faktor lainnya, berkurangnya kucuran dana segar dari para investor juga menjadi pemicu menurunnya kinerja e-commerce di Indonesia. (Yetede)
Stok Gudang Manufaktur Penuh, Produk Tiongkok Siap Banjiri Indonesia
JAKARTA,ID-Pasar Indonesia dikhawatirkan segera dibanjiri produk-produk manufaktur Tiongkok seiring menumpuknya stok di gudang-gudang perusahaan negara Tirai bambu tersebut. Jatuhnya order dari pasar utama seperti Amerika Serikat (AS) dan Eropa, membuat pabrik Tiongkok mencari pasar yang gemuk seperti pasar Indonesia dan India, untuk mengalihkan penjualannya. Tiongkok pasti akan menyasar negara-negara yang mempunyai hambatan perdagangan (trade barier) paling lemah. Indonesia menjadi sasaran empuk buat mereka karena masuk katagori itu. Ini sudah terlihat dari impor TPT Tiongkok yang meningkat ke pasar kita," kata Ketua Umum Asisiasi Pertektilan Indonesia (API) Jemmy Kartiwa Sastraatmaja kepada Investor Daily di Jakarta, baru-baru ini. Biro Statistik Nasional China (National Bureu of Statistik of China/NBS) mengungkapkan, Indeks Purchasing Managers (PMI) sektor manufaktur Tiongkok masih menunjukkan pelemahan dalam empat bulan beruntun, dimana pada Mei 2023 turun 0,4 menjadi 48,8, dari April lalu yang diposisi 49,2. Angka yang diatas 50 mengindikasikan ekspansi, sebaliknya angka di bawah 50 mencerminkan kontraksi. NBS menyebutkan, indeks produksi turun 0,6 dari bulan sebelumnya ke posisi 49,6, menunjukkan bahwa kegiatan produksi manufaktur Tiongkok melambat. (Yetede)
Tren Menurun, Pemerintah Konsisten Kendalikan Inflasi
JAKARTA,ID-Hingga Mei 2023, inflasi terus melanjutkan tren penurunan inflasi Mei 2023 tercatat 4,0% secara year on year (yoy), menurun dari April 2023 (4,3%, yoy) dan merupakan angka terendah sejak awal tahun 2023. Tren penurunan inflasi tersebut mencerminkan konsistensi pemerintah dalam mengendalikan inflasi. "Pemerintah akan terus konsisten dalam mengendalikan inflasi dalam berbagai cara stabilisasi, antara lain dengan menjaga pasokan dan kelancaran distribusi, serta mengantisipasi dampak gangguan cuaca dan resiko kekeringan," jelas kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (BKF Kemenkeu) Febrio Nathan Kacaribu, Selasa (6/6/2023). Dia menjelaskan, pemerintah terus melakukan upaya stabilisasi harga pangan dalam rangka menjaga ketahanan pangan. Pergerakan inflasi harga pangan bergejolak (volatile food) yang melambat ke 3,3% (yoy). Terkendalinya harga pangan didukung oleh panen raya padi dan aneka cabai. "Kedepan pemerintah telah bersiap untuk menghadapi risiko peningkatan harga pangan menjelang hari Raya Idul Adha serta potensi dampak El Nino," kata dia. Tren perlambatan inflasi juga terjadi pada komponen inti juga administered price. Inflasi di bulan Mei tercatat 2,66% (yoy), lebih rendah dari April (2,83%, yoy). (Yetede)
Diversifikasi Bisnis Topang Kinerja Sarana Menara
JAKARTA,ID-PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) tengah menikmati hasil dari diversifikasi bisnis, meski laba bersih sedikit di bawah ekspektasi analis. Adapun pendapatan di bisnis non-menara tercatat melonjak 67% menjadi Rp803,3 miliar pada kuartal 1-2023, sedangkan bisnis menara menurun 3,6% menjadi Rp 2,06 triliun. Menurut analis Shinhan Setiwijaya, Laba Bersih Sarana Menara terkoreksi menjadi Rp 752,43 miliar per kuartal 1-2023, turun 14,82% (QoQ) dan tergerus 11,85% (YoY), mencerminkan 21% dari proyeksi setahun penuh. Sementara, kenaikan pendapatan 9,37% pada periode ini ditopang oleh diversifikasi bisnis non-menara. "Kami mempertahankan rekomondasi beli saham TOWR dengan target harga Rp1.520 per saham." ungkap Anisa dalam riset terbaru. Sejalan dengan pendapatan yang tinggi, beban pokok pendapatan naik 13,38% (YoY) menjadi Rp805,11 miliar (lebih tinggi dari pertumbuhan pendapatan sekitar 9,4% (YoY), dan beban usaha tumbuh 10,95% (yoy) disumbang oleh beban penjualan&pemasaran yang lebih tinggi (melonjak 38,02% YoY) dengan beban GA (naik 5,32% YoY). "Hasil ini didorong oleh permintaan yang lebih tinggi dari perusahaan operator jaringan seluler (MNO), yang saat ini sedang meningkatkan jaringan 4G mereka. Seperti model menara, FTTT memiliki kontrak kerja panjang yang tidak dapat dibatalkan," ungkap Anisa. (Yetede)
Lesu Kinerja Industri Manufaktur
Kabar muram terus saja berdatangan dari industri manufaktur padat karya. Senin lalu, PT Horming Indonesia, produsen sepatu merek Puma di Cikupa, Tangerang, mengumumkan PHK terhadap 600 dari total 2.400 orang karyawannya. Kadis Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang Rudi Hartono mengatakan, manajemen PT Horming sudah menyampaikan rencana PHK tersebut secara resmi sejak sepekan sebelumnya. PHK terpaksa dilakukan karena sepinya pesanan dari pasar Eropa. “PHK tidak bisa dihindari karena kondisi perusahaan,” ucapnya kepada Tempo. Keputusan ini, kata Rudi, serupa dengan keputusan yang diambil PT Tuntex Garment, produsen pakaian olahraga merek Puma, yang telah lebih dulu menyampaikan penutupan pabrik pada April lalu. Tuntex melakukan PHK kepada lebih dari 1.200 karyawannya karena efek pandemi dan lesunya pasar Eropa.
Penutupan pabrik dan PHK massal di dua perusahaan tersebut menjadi cermin lesunya kinerja industri manufaktur nasional di tengah tren penurunan permintaan global. Industri tekstil dan alas kaki mengalami penurunan permintaan terbesar dari pasar ekspor yang selama ini menjadi andalan. Kondisi industri manufaktur nasional yang melemah tampak pula pada skor Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang dirilis S&P Global, Senin lalu. Menurut lembaga riset ekonomi tersebut, skor PMI Manufaktur Indonesia pada Mei 2023 turun ke 50,3 dari 52,7 pada April 2023, dan menjadi skor terendah dalam enam bulan terakhir. Skor PMI di bawah 50 menandakan level kontraksi. Artinya, PMI Indonesia tidak jauh dari level kontraksi. (Yetede)
Pertumbuhan Kredit Ikut Melambat
OJK mencatat penyaluran kredit perbankan sepanjang April 2023 tumbuh 8,08 % menjadi Rp 6.464 triliun, melambat dari pertumbuhan pada Maret 2023 di 9,93 %. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menuturkan perlambatan itu disebabkan oleh kontraksi pertumbuhan kredit modal kerja menjadi 6,55 %. Pada bulan sebelumnya, pengucuran kredit modal kerja masih naik 10 %. “Melandainya pertumbuhan kredit ini dipengaruhi oleh permintaan kredit yang masih terbatas serta pencabutan stimulus Covid-19 yang secara tidak langsung menimbulkan ketidakpastian risiko kredit,” ujar Dian, kemarin, 6 Juni 2023. Stimulus yang dimaksudkan antara lain keringanan restrukturisasi kredit selama tiga tahun terakhir.
Faktor lainnya, secara musiman, tren pertumbuhan kredit pada April memang cenderung melambat. Sektor industri manufaktur atau pengolahan menjadi salah satu sektor usaha yang mengalami pelemahan permintaan kredit. Hal itu ditandai dengan menurunnya posisi penyaluran kredit pada periode Maret 2023 menjadi Rp 1.034,1 triliun, turun tipis dari Januari 2023 sebesar Rp 1.036,06 triliun. Di sisi lain, tingkat suku bunga rata-rata kredit bank kepada industri manufaktur juga naik dari 8,06 % pada Januari 2023 menjadi 8,21 % pada Maret 2023. Adapun tingkat risiko kredit macet (non performing loan) industri manufaktur pada Maret 2023 sebesar 3,99 %, yang berarti lebih tinggi daripada NPL gross pada bulan yang sama sebesar 2,49 %. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









