STRATEGI KORPORASI : PTPN V Lirik Penghiliran Kelapa Sawit
Jatmiko K. Santosa, Direktur Utama Perkebunan Nusantara V, mengatakan bahwa hingga kini perusahaan masih mengandalkan kelapa sawit. Sebagian besar laba yang diperoleh perusahaan selama ini pun berasal dari komoditas tersebut. Untuk diketahui, pada tahun lalu perseroan berhasil meraih laba bersih sebesar Rp1,5 triliun, naik dari Rp1,3 triliun pada 2021, dan Rp416 miliar pada 2020. “Laba bersih saat ini sebagian besar berasal dari komoditas sawit. Sawit itu kami olah menjadi CPO [crude palm oil]. Tahun depan kami akan melakukan penghiliran dengan mengolahnya menjadi minyak goreng atau biodiesel,” katanya, Senin (5/6). Dia menjelaskan, penghiliran yang dilakukan pada tahun depan juga dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah dari komoditas kelapa sawit, sekaligus melaksanakan diversifikasi bisnis perusahaan. Dengan mengolah kelapa sawit menjadi produk bernilai tinggi seperti minyak goreng atau biodiesel, Perkebunan Nusantara V atau PTPN V diharapkan dapat memperluas pangsa pasar, dan memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian Indonesia. Dari 56.000 hektare perkebunan sawit mitra, 9.000 hektare di antaranya telah melaksanakan program peremajaan sawit rakyat (PSR), dan 2.300 hektare lainnya telah memasuki masa panen.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023