;
Kategori

Ekonomi

( 40512 )

Sulut Kembangkan Pariwisata Kesehatan

05 Aug 2023

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara membuka lebar pintu investasi di bidang kesehatan demi mewujudkan tekad menjadi destinasi pariwisata kesehatan bagi warga Indonesia bagian timur. Tekad ini disampaikan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Jumat (4/8/2023), dalam pembukaan Pameran Medis dan Pariwisata Kesehatan (Indonesia Medical Expo and Health Tourism) 2023 di atrium mal Manado Town Square 3, Manado. Sebanyak 30 badan usaha, seperti rumah sakit dan produsen alat kesehatan, membuka gerai dalam acara itu. (Yoga)

Halmahera Utara Harapkan Lisensi Rempah

05 Aug 2023

Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, berharap bisa mendapatkan lisensi pengembangan rempah sebagai sumber pendapatan asli daerah. ”Dengan mengantongi lisensi atau semacam hak paten, barulah kami bisa berharap rempah bisa  mendatangkan pendapatan untuk kas daerah,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Utara Erasmus J Papilaya saat membuka Festival Kala Hara, Kamis (3/8/2023) petang. (Yoga)

RECP Perlu Disosialisasikan agar RI Tak Hanya jadi Pasar

05 Aug 2023

JAKARTA,ID-Mantan Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita mengatakan, Indonesia perlu menyosialisasikan perjanjiaan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional atau Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) di kalangan swasta. "Ini penting agar Indonesia tak hanya jadi pasar bagi negara anggota RCEP lainnya," ujar Enggar kepada B-Universe di jakarta, Jumat (4/8/2023). Menurut Enggar, sejumlah perusahaan Indonesia tidak mengetahui penghapusan tarif yang akan diterapkan oleh perjanjian dagang terbesar di dunia ini. Jika perusahaan-perusahaan di tanah Air tidak memanfaatkan RCEP, Indonesia dikhawatirkan hanya menjadi pasar seiring masuknya produk-produk impor dari 14 negara RCEP lain. "RCEP harus segera disosialisasikan karena belum semua pengusaha kita, baik importir, eksportir, maupun para produsen mengetahui RCEP dan bagaimana bisa menggunakan berbagai ketentuan dan kesepakatan yang ada untuk benefit perusahaannya," tutur dia.  (Yetede)

Ekonomi Tumbuh 5%, Konsumsi Rumah Tangga jadi Penopang

05 Aug 2023

JAKARTA,ID-Ekonomi Indonesia pada triwulan II-2023 diperkirakan tumbuh pada kisaran 5,04-5,09%. Pertumbuhan tersebut masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang kuat dan peningkatan belanja pemerintah. Indonesia dinilai memiliki modal yang cukup untuk menghadapi risiko ekonomi hingga jangka menengah. Ekonom PT Bank Mandiri Tbk Faisal Rachman memperkirakan pertumbuhan ekonomi dapat mencapai 5,04% pada triwulan II-2023. Bila dilihat secara kuartal ke kuartal maka pertumbuhan ekonomi triwulan II-2023 diperkirakan meningkat sebesar 3,74%. Angka ini menunjukkan peningkatan dari tingkat pertumbuhan negatif sebesar -0,92% secara triwuulan I-2023. "Perkiraan kami menunjukkan bahwa pertumbuhan PDB (produk domestik bruto) untuk triwulan II-23 akan menjadi 5,04%, secara tahunan menunjukkan sedikit perubahan dari tingkat pertumbuhan triwulan I-2023 yang sebesar 5,03%," ucap Faisal pada Jumat (4/8/2023). Faisal mengatakan pertumbuhan ekonomi triwulan II-2023 akan didorong oleh konsumsi rumah tangga yang kuat dan peningkatan belanja pemerintah. (Yetede)

Menyongsong Indonesia Emas 2046, BRI Memberdayakan Pengusaha BRIlian

05 Aug 2023

JAKARTA,ID-PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) kembali mengadakan program Pengusaha Muda BRILian (PMB) 2023. Melalui program ini, BRI berupaya menyiapkan produk dari pengusaha-pengusaha yang siap ekspor dan membantu  melakukan perluasan akses ke pasar internasional, sehingga naik kelas. BRI optimistis, melalui program tersebut akan tercipta pengusaha-pengusaha UMKM muda tangguh Indonesia yang menjadi role model dan lokal heroes dan internasional. Sehingga mampu mendorong UMKM lain untuk melakukan hal yang sama. "Ini juga dalam rangka mempersiapkan Indonesia Emas 2045 dan mempersiapkan pengusaha muda yang lebih tangguh lagi," ujar Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI Aman Sukriyanto, di Gedung BRI I, Jakarta, Jumat (4/8/2023). Hal ini juga salah satu bentuk peran BRI dalam agenda pembangunan nasional sebagai agent of development yang tidak hanya bertugas untuk create economic value tetapi juga  social value. "Kami mengajak seluruh stakeholders untuk bersama menyukseskan proram Pengusaha Muda BRILian 2023 ini, demi men-support bangkitnya bisnis UMKM sebagai langkah untuk mempercepat pemulihan perekonomian nasional," ungkap Aman. (Yetede)

Dukung Potensi Daerah, Pemkab Sleman Kerja Sama dengan B-Universe

05 Aug 2023

SLEMAN,ID-Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Sleman siap berkolaborasi dengan B-Universe, kelompok media yang menaungi BTV, Beritasatu.com, Investor Daily, Investor.id, dan Jakarta Globe. Kolaborasi ini bisa memperkenalkan Kabupaten Sleman lebih luas lagi, salah satunya mengenai potensi daerah. Pemkab Sleman telah menerima kunjungan dari manajemen B-Universe di kantor Bupati Sleman, Kamis (3/8/2023). B-Universe diwakili oleh Wakil Direktur Utama Apreyvita Wulansari dan Direktur  Bisnis Melly Marliani. jajaran menejemen B-Universe diterima oleh Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Kunto Riyadi, yang mewakili Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo. "Semoga nanti kita bisa berkolaborasi, kita bisa coba memperkenalkan kabupaten Sleman ke seluruh Indonesia," ucap Kunto. Lebih lanjut dia mengatakan, Kabupaten Sleman memiliki banyak potensi yang bisa menjadi daya tarik tersendiri. Contohnya dibidang pariwisata dan sektor pendidikan. "Untuk entertainment, kami kebetulan sedang keliling seluruh Indonesia untuk live music di titik-titik kota besar melalui acara Semeta Berpesta. Ini menjadi suatu progam yang sangat besar, diikuti puluhan ribu orang," kata Apreyvita Wulansari yang akrab disapa Vita. (Yetede)

Pesta Laba Besar Emiten Saham Indeks Kompas 100

04 Aug 2023

Mayoritas emiten saham penghuni indeks Kompas 100 sudah merilis laporan kinerja semester I-2023. Dari hasil kinerja emiten Kompas 100, tercatat sekitar 30 emiten berhasil menorehkan hasil berkilau. Mereka bahkan berpesta laba besar karena sukses menorehkan kenaikan laba triple digit. Lonjakan paling kencang ditorehkan PT Gudang Garam Tbk (GGRM). Meski pendapatan tertekan, laba bersih produsen rokok berlabel Gudang Garam ini mencapai Rp 3,28 triliun di semester I-2023. Nilai ini melesat 243,9% secara tahunan atau year on year (yoy) dari Rp 956,14 miliar di semester I-2022. Kenaikan laba hingga triple digit juga ditorehkan oleh PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang berada di peringkat kedua. Laba emiten saham milik taipan Prajogo Pangestu itu melesat 243,40% menjadi US$ 30,37 juta di paruh pertama tahun ini. Tak mau ketinggalan, emiten properti Grup Sinarmas, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) juga unjuk gigi dengan mencetak laba senilai Rp 1,2 triliun atau melesat 159,02% yoy dari Rp 463,83 triliun. Terlepas dari faktor pemulihan ekonomi, Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut pencapaian para emiten properti juga ditopang upaya pengembang untuk menggaet pembeli. Emiten bank penghuni indeks ini juga masih bertumbuh. Salah satunya adalah Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 55,18 triliun atau bertumbuh 22,18% secara tahunan. Senior Research Analyst Reliance Sekuritas, Lukman Hakim menuturkan, sektor bank masih berpotensi untuk bertumbuh. Meski lambat, tetapi masih ada permintaan kredit di masyarakat. Secara pergerakan indeks, Kompas100 masih lebih unggul dibandingkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Per Kamis (3/8), indeks Kompas100 sudah naik hingga 1,96% sementara IHSG baru meningkat 0,69%.

Siap-Siap Inflasi Melonjak Seusai Pesta Politik

04 Aug 2023

Laju inflasi di tahun politik 2024 diperkirakan masih akan terjaga pada rentang target 1,5% hingga 3,5%. Namun pemerintah harus tetap waspada. Sebab, ada risiko inflasi melonjak setelah tahun politik. Pemerintah memang cenderung menahan sejumlah harga agar tidak melonjak di tahun 2024. Terutama, harga bahan bakar minyak (BBM) maupun tarif listrik subsidi. Pemerintah juga menahan sejumlah harga agar tak naik di tahun depan. Misalnya, tarif pajak pertambahan nilai (PPN). Sebab berdasarkan Undang-Undang tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, tarif PPN harus naik lagi menjadi 12% yang berlaku paling lambat mulai 1 Januari 2025. Meujuk data Bank Indonesia (BI), laju inflasi meningkat di tahun berikutnya setelah pemilihan umum (pemilu) 2004 dan 2009 silam. Tahun 2004, inflasi tercatat 6,4% year on year (yoy) dan melonjak drastis pada tahun 2005 menjadi 17,11 yoy. Sementara itu, inflasi tahun 2015 tercatat sebesar 3,35% yoy, turun dibandingkan tahun pemilu 2014 yang tercatat sebesar 8,36% yoy. Begitu pula dengan tahun 2020, inflasi menurun menjadi 1,68% yoy, setelah tahun pemilu 2019 inflasi tercatat 2,72% yoy. Direktur Eksekutif Center of Reform on Economic (Core) Mohammad Faisal meramal, inflasi nasional tahun 2024 akan melampaui 2,5% yoy. Namun, inflasi tahun depan masih akan di bawah level 3% yoy. Sementara Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira melihat, laju inflasi 2024 tak akan melonjak tinggi, meski ada pemilu. Sebab, harga komoditas masih dalam tren penurunan. Ini pula yang menyebabkan inflasi negara-negara lain turut melandai. Yang jelas, pemilu berpotensi mengungkit ekonomi RI, meski hanya sesaat. Kepala Riset Grup DBS Maynard Arif mengungkapkan, dalam kampanye pasti masing-masing kandidat menggelontorkan dana. Bahkan bukan dana dengan nominal kecil.

Emiten Rokok Belum Bebas dari Batuk-Batuk

04 Aug 2023

Kinerja emiten rokok semakin mengepul. Terlihat dari laporan keuangan emiten rokok yang menjadi salah satu penguasa pasar domestik. Kinerja PT Gudang Garam Tbk misalnya. Laba bersih emiten dengan kode GGRM ini melesat dua kali lipat lebih menjadi Rp 3,28 triliun di semester I-2023. Itu adalah cuan yang diatribusikan ke pemilik GGRM. Padahal di semester I-2022, pabrikan rokok berbasis di Kediri, Jawa Timur ini cuma mengantongi laba bersih sebesar Rp 956,14 miliar saja. Dari sisi pendapatan GGRM di separuh pertama 2023 ini justru turun tipis 9,4% dibandingkan periode sebelumnya menjadi Rp 55,85 triliun. Sedangkan PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) mengalami lonjakan penjualan di semester I-2023 sebesar 4,95%. Yakni dari sebelumnya Rp 53,5 triliun menjadi Rp 56 triliun. Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan melihat emiten rokok masih diuntungkan dari pemulihan konsumsi masyarakat Indonesia di semester I-2023 ini. Terlihat dari data indeks keyakinan konsumen Indonesia yang berada di rata-rata 125 di semester I-2023. Selain itu, menurut dia, faktor pendorong lain adalah upaya inovasi produk dari emiten rokok. Langkah tersebut perlu dilakukan para produsen rokok dalam negeri untuk meredam dampak masifnya kampanye dengan penempelan label peduli kesehatan di kemasan rokok. Namun tantangan dari emiten rokok jelas tidak akan berhenti. Yang harus mendapat perhatian adalah kecenderungan kenaikan cukai rokok dalam beberapa tahun terakhir ini. Hal ini membuat produsen rokok harus mengerek harga jual untuk menjaga margin keuntungan. Kondisi tersebut menurut Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani sempat membuat pergerakan harga saham GGRM secara year to date (ytd) mencatat return 55,14% pada penutupan perdagangan 31 Juli 2023 yang lalu.

Pemulihan Ekonomi Topang Kinerja Ritel

04 Aug 2023

Meski ekonomi bergulir, emiten ritel membukukan kinerja bervariasi sepanjang semester I-2023. Misal PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mengalami penurunan laba bersih. Keuntungan LPPF merosot 25,53% year on year (YoY) menjadi Rp 683,87 miliar. Hasil ini terjadi ketika pendapatan LPPF masih bisa tumbuh 2,39% menjadi Rp 3,85 triliun. Begitu juga PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). Pendapatan MAPI menanjak 27,37% secara tahunan (yoy) ke posisi Rp 15,59 triliun. Tapi laba bersihnya terpangkas 5,45% menjadi Rp 1,04 triliun. Serupa dengan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA). Laba bersih ERAA melorot 9,62% menjadi Rp 458,66 miliar ketika penjualan neto melonjak 23,50% ke level Rp 28,90 triliun. Nasib lebih baik dialami Grup Alfamart & Alfamidi, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) dan PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI). Kinerja mereka tumbuh. Analis Panin Sekuritas, Andhika Audrey menilai, secara umum kinerja emiten ritel setengah tahun ini sesuai dengan ekspektasi. Sementara itu, Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo menjagokan saham ACES dan MAPI dengan strategi buy on support.