;
Kategori

Ekonomi

( 40512 )

Dukung Stabilitas Ekonomi, Pembiayaan Syariah Terus Dipacu

03 Oct 2023
JAKARTA,ID-Ekonomi dan keuangan syariah turut berkontribusi dalam mengakselerasi momentum  pemulihan ekonomi nasional. Untuk itu, dukungan pembiayaan syariah yang mencakup pembiayaan perbankan dan non perbankan syariah perlu terus didorong dengan skala yang lebih besar utamanya kepada pelaku usaha. Potensi pertumbuhan pembiayaan syariah masih sangat besar di Indonesia, bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan kredit perbankan secara keseluruhan. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), pembiayaan syariah melesat 14,52% secara year on year (yoy) per Austus 2023. Sementara, pertumbuhan kredit industri perbankan sebesar 9,06% (yoy) per Agustus 2023. Sebagai wujud komitment tersebut, BI bersama OJK, Komite Nasional Ekonomi dan keuangan Syariah (KNEKS), dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) kembali menyelenggarakan Bulan pembiayaan Syariah 2023 untuk memacu pembiayaan komersial dan sosial syariah di Indonesia. (Yetede)

Pariwisata Pulih, Jumlah Kunjungan Wisma Melesat Signifikan

03 Oct 2023
JAKARTA,ID_Sektor pariwisata terus menunjukkan pemulihan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dari Senin hingga Agustus 2023 mencapai 7,44 juta kunjungan. Jumlah kunjungan wisman hingga Agustus 2023 tersebut meningat 166,12% dibandingkan total kunjungan  wisman pada periode yang sama pada 2022. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, peningkatan kunjungan tersebut utamanya tercatat pada pintu Bandara Ngurah Rai dan Seokarno Hatta, masing-masing meningkat sebesar 280,74% dan 158,64%. Jika dilihat lebih lanjut, total kunjungan wisman hingga Agustus 2023 tersebut sudah lebih tinggi dari total kunjungan wisman selama tahun 2022. "Meskipun sudah lebih tinggi dari total kunjungan wisman selama tahun 2022, total kunjungan wisman hingga Agustus 2023 masih lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama  tahun 2019 atau periode yang sama tahun 2019 atau periode sebelum pandemi Covid-19. Selama periode januari hingga Agustus 2019, jumlah kunjungan wisman mencapai 10,71 juta," ujar Amalia. (Yetede)

Bengkak Biaya Pengadaan Kereta

03 Oct 2023
JAKARTA – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) harus mengeluarkan biaya pengadaan armada yang jauh lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya. Musababnya, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI ini hanya diperbolehkan membeli kereta baru, baik yang dibuat PT Industri Kereta Api (Persero) alias Inka maupun dalam bentuk impor, serta kereta hasil modifikasi ulang atau retrofit. 

Vice President Corporate Secretary KCI, Anne Purba, mengatakan sebagian ongkos pengadaan kereta rel listrik Jakarta dan sekitarnya atau KRL Jabodetabek itu diusulkan sebagai penyertaan modal negara (PMN). “Kemudian dipenuhi juga lewat pinjaman sesuai dengan kemampuan KCI,” ujarnya kepada Tempo, kemarin, 3 Oktober 2023.

Berdasarkan presentasi Grup KAI, termasuk perwakilan KCI, di ruang Komisi Badan Usaha Milik Negara Dewan Perwakilan Rakyat, pada 19 September lalu, jumlah penumpang KRL Jabodetabek akan terus melonjak dari kisaran 274 juta orang pada 2023 menjadi 345 juta pada tahun depan. Agar bisa menampung volume tahunan pengguna KRL yang mencapai 410 juta orang pada 2027, operator kereta pelat merah ini harus mengoperasikan 117 rangkaian KRL setiap hari. Saat ini perusahaan hanya bisa mengoperasikan 101 rangkaian dan akan berkurang secara bertahap karena tenggat pensiun armada tua. (Yetede)

5 Perbedaan Social Commerce dan E-Commerce, Beserta Pengertiannya

03 Oct 2023
Istilah social commerce belakangan ini marak diperbincangkan setelah pemerintah resmi melarang platform seperti TikTok Shop melakukan transaksi jual-beli di Indonesia. Social commerce sendiri merupakan sebuah konsep yang menggabungkan antara media sosial dan e-commerce. Kehadiran social commerce dinilai cukup mempengaruhi tren bisnis online. Pada 26 September lalu, pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023, yang salah satunya mengatur mengenai social commerce. Kebijakan tersebut di antaranya melarang social commerce memfasilitasi transaksi pembayaran pada sistem elektroniknya.

Melalui social commerce, masyarakat bisa memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk sekaligus melakukan transaksi langsung dengan pembeli. Di sisi lain, pembeli mendapat kemudahan untuk mencari produk dan membelinya secara langsung di platform social commerce. Tak mengherankan bila social commerce seperti TikTok Shop cukup digandrungi masyarakat.  (Yetede)

Seret Penyaluran Kredit Usaha Rakyat

03 Oct 2023
SULITNYA mengakses kredit usaha rakyat menjadi salah satu hambatan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Surabaya untuk mengembangkan usahanya. Kendala-kendala itu banyak didengar oleh Ketua Asosiasi Perajin Bunga Kering dan Buatan Surabaya, Siti Retnani, dari para anggota organisasinya. Perempuan yang akrab disapa Nanik itu mengatakan ada beberapa keluhan yang banyak disampaikan para perajin bunga kering di Surabaya dalam mendapatkan kredit usaha rakyat (KUR). Misalnya, pengajuan KUR ditolak karena sebelumnya pernah menerima fasilitas tersebut. 

"Meski KUR sebelumnya sudah lunas, tetap tidak bisa," kata dia kepada Tempo, kemarin. Ada pula yang mengeluhkan permohonannya ditolak karena suami atau istrinya sudah mendapatkan fasilitas kredit yang sama. Padahal suami dan istri memiliki usaha yang berbeda.  Kendala lainnya adalah perkara agunan. Dia mengatakan para pelaku usaha dimintai agunan dan tidak diperkenankan menjaminkan buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB). Akibatnya, para pelaku usaha yang masih merintis tidak bisa memenuhi persyaratan tersebut.  Pada saat yang sama, ujar Nanik, yang juga menjabat Ketua Paguyuban UMKM Wonokromo, para pelaku UMKM tengah menghadapi disrupsi dari perdagangan digital yang menyebabkan permintaan ke pasar luring seret. (Yetede)

Lonjakan Harga Menahan Ekspansi Manufaktur

03 Oct 2023

Ekspansi industri manufaktur Indonesia melambat pada September tahun ini, setelah mencatatkan kenaikan dalam beberapa bulan berturut-turut. S&P Global mencatat, Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada September 2023 di level 52,3. Angka ini melorot 1,6 poin dibandingkan realisasi Agustus 2023 yang berada di level 53,9. Hal itu menunjukkan kondisi sektor manufaktur membaik selama 25 bulan berturut-turut. Namun dengan laju paling lambat sejak Mei 2023. "Data PMI S&P Global terbaru mengindikasikan bahwa sektor manufaktur Indonesia terus berekspansi pada akhir triwulan ketiga," ucap Economics Associate Director S&P Global Market Intelligence, Jingyi Pan dalam keterangan resminya, Senin (2/10). Ekspansi PMI Manufaktur pada bulan September didorong peningkatan permintaan dan perbaikan kinerja vendor. Terlebih lagi, permintaan baru dari luar negeri terus naik dan dengan laju yang sedikit lebih cepat pada September 2023 di tengah menguatnya permintaan di seluruh pasar ekspor utama. Selain itu, perusahaan sangat optimistis sejak Oktober 2022 sehingga sentimen bisnis di seluruh sektor manufaktur secara umum membaik. Sektor manufaktur berharap kondisi pasar membaik dan turut mendukung pertumbuhan penjualan selama 12 bulan ke depan. "Kepercayaan diri berbisnis naik pada September. Ini membuktikan bahwa kondisi sektor akan semakin membaik dalam waktu dekat," tambah Jingyi. Meski demikian, sejumlah pelaku industri mengakui permintaan saat ini menurun. Ketua Umum Asosiasi Industri Minuman Ringan (Asrim) Triyono Prijosoesilo tak heran jika indeks manufaktur Indonesia mengalami penurunan pada periode tersebut. Pasalnya, sektor ini mulai merasakan penurunan volume penjualan sejak awal tahun. Wakil Ketua Umum Asosiasi Industri Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas) Edi Rivai mengatakan, dalam waktu tiga bulan terakhir ini pihaknya mengalami penurunan utilitas produksi pabrik sekitar 30% hingga 40%.

Kemkeu Cairkan PMN Rp 42,62 Triliun

03 Oct 2023

Suntikan dana kepada sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) melalui penyertaan modal negara (PMN) akhirnya bakal cair. Pasalnya, Komisi XI DPR RI telah menyetujui PMN tunai dan nontunai tahun anggaran 2023 sebesar Rp 42,62 trilun. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan suntikan modal negara tersebut akan memperkuat perusahan pelat merah dalam menjalankan berbagai tugas pembangunan nasional. Dana PMN Rp 42,62 triliun tersebut meliputi PMN tunai sebesar Rp 36,84 triliun dan PMN nontunai sebesar Rp 5,78 triliun. PMN tunai akan disuntik kepada PT Hutama Karya sebesar Rp 28,84 triliun, Airnav Indonesia Rp 659,19 miliar, serta PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia Rp 3 triliun. Lalu untuk PT Sarana Multigriya Finansial sebesar Rp 1,53 triliun, PT Len Industri Rp 1,75 triliun dan PT Aviasi Pariwisata Indonesia senilai Rp 1,01 triliun. Sementara itu, pemerintah juga akan menyuntikkan PMN nontunai berupa konversi utang kepada PT Rajawali Nusantara Indonesia sebesar Rp 2,56 triliun. Kemkeu juga akan memberikan PMN nontunai berupa barang milik negara (BMN) kepada Airnav Indonesia senilai Rp 892 miliar, PT ASDP Indonesia Ferry Rp 388,56 miliar, PT Brantas Abipraya Rp 211,98 miliar. Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia Teuku Riefky, mengatakan bahwa tujuan penyertaan modal negara adalah membantu BUMN yang mengalami masalah produktivitas atau finansial. 

Berharap Asing Masih Masuk Bursa

03 Oct 2023

Investor asing kembali mencatatkan aksi beli (net buy) di awal Oktober ini. Investor asing net buy Rp 314,45 miliar  pada perdagangan Senin (2/10). Secara year to date, investor asing memang masih melakukan aksi jual (net sell) sebanyak Rp 4,92 triliun. Meski begitu, peluang bagi dana asing kembali mengalir ke bursa Indonesia (capital inflow) masih terbuka di pengujung tahun ini. Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan mengamati deras atau surutnya aliran dana investor asing akan dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Pada kuartal IV-2023 ini, Valdy memandang arah kebijakan moneter bank sentral terutama Bank Sentral Amerika Serikat (AS) alias The Fed bakal menjadi faktor yang dominan. Kondisi ini sudah tercermin dari akumulasi net sell investor asing yang cenderung terjadi dalam satu bulan terakhir. Di tengah bayangan ketidakpastian eksternal, beruntung kondisi ekonomi domestik masih relatif solid. Situasi ini menjadi katalis penting yang dapat meredam aksi jual, bahkan  bisa mendorong aksi net beli. Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Martha Christina menjelaskan, peluang terjadinya capital inflow maupun outflow di kuartal IV 2023 ini sama-sama terbuka. Potensi asing net buy akan terbatas menimbang kemungkinan kenaikan suku bunga acuan The Fed.  Begitu juga sebaliknya. Head of Research NH Korindo Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata menyoroti efek dari rilis data ekonomi di AS. Pelaku pasar mengharapkan The Fed kembali menahan kenaikan suku bunga acuan. Jika terjadi, ini bisa memicu aliran dana ke emerging market. Apalagi pada kuartal IV-2023 ini ada faktor musim kampanye pemilu di Indonesia yang bisa menjadi katalis bagi pasar. Dalam 10 tahun terakhir, peluang kenaikan bagi IHSG pada bulan Oktober mencapai 80%. Terlebih ada katalis laporan kinerja di kuartal III. Valdy memprediksi, transaksi investor asing secara umum masih akan didominasi oleh saham-saham blue chips atau konstituen LQ45.

Tahun Politik Bisa Memicu Daya Beli

03 Oct 2023

Sektor konsumer sepertinya tetap menjadi idola investor. Di tahun  pemilu yang menyebabkan kondisi politik  memanas, sektor konsumen justru semakin terlihat seksi. Pemerintah mengucurkan dana Rp 76,6 triliun untuk pemilu serentak di tahun 2024. Anggaran tersebut naik tiga kali lipat dibandingkan anggaran tahun 2019 yang sebesar Rp 25,7 triliun. Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan menuturkan, pada umumnya pelaksanaan pemilu berpotensi mendorong pertumbuhan konsumsi masyarakat. Di sisi lain daya beli masyarakat relatif terjaga. Tercermin dari kondisi inflasi tahunan Indonesia relatif stabil di kisaran 3%. Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas, Abdul Azis meramal konsumsi domestik berpotensi tumbuh, tapi konsumsi masyarakat menengah ke bawah masih belum tumbuh signifikan. Namun, ia nilai  emiten konsumer di segmen food & beverage (F&B), rokok hingga distribusi konsumen akan diuntungkan adanya anggara pemilu. Tim Riset CGS-CIMB Sekuritas Indonesia melaporkan, dari 40 emiten konsumer pada pemilu 2014 dan 2019, ternyata segmen menengah dan bawah mengalami pertumbuhan pendapatan. Valdy menyebut, emiten konsumer di segmen F&B, households products, hingga ritel akan mendapat sentimen. Seperti INDF, ICBP, UNVR, MAPI, ACES, ERAA, AMRT. Rut Yesika Simak, Equity Research Analyst Mirae Asset Sekuritas mengatakan, selain perputaran uang selama pemilu, emiten konsumer akan diuntungkan dari normalisasi harga soft commodity.

Saham Bank Lapis Kedua Masih Tampil Mempesona

03 Oct 2023

Saham emiten perbankan masih menunjukkan kinerja moncer. Tak hanya saham bank berkapitalisasi pasar besar (big cap), kinerja saham bank lapis kedua juga masih ciamik. Ambil contoh kinerja saham Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA). Mengutip data RTI, harga saham BNGA pada penutupan pasar Senin (2/10) menclok di level Rp 1.690 per saham, tidak berubah dibandingkan hari sebelumnya. Namun, jika diakumulasi sejak awal tahun ini, harga saham BNGA terbang 42,62%. Kemarin, saham BNGA yang ditransaksikan sebanyak 2,58 juta saham dengan frekuensi 1.091 kali. Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani melihat, menterengnya kinerja saham bank lapis kedua disokong fundamentalnya yang kuat. Valuasi saham emiten bank lapis kedua juga murah. Ini tercermin dari price to earning ratio (PER) dan price to book value (PBV) yang masih di bawah industri. Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus melihat, saham BNGA menarik dilirik. Sebab, pertumbuhan kinerja BNGA kian solid. "Ini terlihat dari return on equity (ROE) BNGA yang mencapai 15,4% dan yang penting ada perbaikan kualitas aset," ujarnya. Senior Investment Information Mirae Aset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta mengingatkan, saham-saham bank lapis kedua mayoritas dalam tahap sideways atau tren menurun. Dia bilang, saham bank lapis kedua sudah tumbuh tinggi sejak awal tahun hingga paruh pertama tahun 2023.