Ekonomi
( 40733 )EKONOMI DIGITAL, Ramai di Perdagangan, Sepi di Produksi
Pemerintah menekankan bahwa transformasi digital jangan
hanya dimaknai sebatas digitalisasi cara berjualan produk dan jasa, tetapi juga
cara produksi. Selama ini, transformasi digital dari sisi produksi belum maksimal
diterapkan, terutama di kalangan pebisnis kecil dan menengah. ”Transformasi
digital di Indonesia, menurut saya, terlalu maju di hilir (cara pemasaran, berjualan,
dan distribusi). Sementara transformasi digital di sisi hulu (produksi) masih
relatif lemah. Ini yang harus terus kita dorong bersama,” ujar Menteri Koperasi
dan UKM Teten Masduki saat menghadiri Indonesia Digital MeetUp 2023 dengan tema
”Festival Wirausaha Mudah”, Kamis (5/10) di Jakarta.
Dia mengakui sempat mendapat protes dari warganet yang menduga
pemerintah tidak memahami afiliator pasca-Tiktok mengumumkan penutupan layanan
transaksi jual-beli dalam Tiktok Shop Indonesia. Dia menyayangkan, pembicaraan
yang berkembang masih berkutat pada hal itu. Para afiliator hingga penjual,
baik retailer maupun produsen yang sekaligus jadi penjual, biasanya memiliki
berbagai saluran pemasaran dan penjualan daring dan luring. ”Justru, isu
besarnya dan harus dilindungi, yaitu produksi barang dalam negeri supaya tidak
mati dan tidak bisa bersaing. Jika aktivitas produksi barang menjadi lesu yang
salah satunya ditengarai oleh serbuan barang impor murah, mereka (pelaku UMKM)
tidak bisa menyerap banyak tenaga kerja,” katanya. (Yoga)
Potensi Pasar Baru KA Argo Parahyangan
Industri Nikel Perlu Libatkan SDM Lokal
Pemerintah Siap Fasilitasi Tiktok Terkait Perizinan Usaha Baru
Kemendag terbuka apabila Tiktok ingin mengurus izin usaha
baru sebagai penyedia layanan transaksi jual-beli barang secara daring. Hal itu sesuai
amanat Permendag No 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan,
Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan melalui Sistem
Elektronik. ”Jika Tiktok mau layanan e-dagang dalam Tiktok Shop Indonesia
berjalan, layanan seperti itu harus dipisah (izin usahanya). Kami akan bantu pengurusan
izin usahanya sesuai ketentuan terbaru,” ujar Mendag Zulkifli Hasan, Rabu (4/10)
di Jakarta.
Zulkifli kembali menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang
social commerce, tetapi mengaturnya. Jika perusahaan media sosial ingin
menjalankan layanan e-dagang, mereka jangan melakukannya di platform media
sosial, tetapi di dalam platform e-dagang. Dalam keterangan resmi di laman
perusahaan, Selasa (3/10), Tiktok mengatakan, prioritas perusahaan adalah mematuhi
peraturan perundangan yang berlaku sehingga perusahaan tidak lagi memfasilitasi
transaksi e-dagang di Tiktok Shop Indonesia per Rabu pukul 17.00 WIB. (Yoga)
Stok Berlimpah, India Pangkas Impor CPO
Dengan stok yang masih berlimpah, pada September lalu India
memangkas impor minyak nabati hingga 19 % dibandingkan impor pada Agustus. ”Persediaan
minyak nabati telah mencapai tingkat tertinggi sepanjang masa karena rekor impor
pada bulan Juli dan Agustus,” kata Rajesh Patel dari GGN Research, sebuah
lembaga penelitian di bidang industri pertanian di India, Rabu (4/10). ”Itulah
alasan mengapa importir minyak nabati melakukan jeda pembelian saat ini”.
Menurut Solvent Extractors’ Association of India (SEA),
sebuah asosiasi perdagangan minyak nabati India, stok minyak nabati India saat
ini mencapai lebih dari 3,7 juta ton. Pada September tahun lalu, stok minyak
nabati India hanya 2,4 juta ton. Pemangkasan volume impor itu diduga bakal
memengaruhi pasokan minyak nabati global dan berdampak pada harga komoditas
tersebut. Yang patut diperhatikan adalah sebagian besar minyak nabati yang diimpor
India merupakan CPO. Apabila dibandingkan dengan pembelian pada Agustus, impor
minyak sawit India pada September pun terpangkas hingga 26 % menjadi 830.000
ton. Saat ini India mengimpor CPO asal Indonesia, Malaysia, dan Thailand. (Yoga)
Pemerintah Berhati-hati Menambah Utang Baru
Kemenkeu menambah pembiayaan Rp 9,29 triliun dari hasil
lelang Surat Utang Negara atau SUN pada 3 Oktober 2023. Pemerintah lebih
berhati-hati menarik utang baru di tengah gejolak pasar keuangan global dan kebijakan
The Fed yang agresif. Jumlah total penawaran yang masuk pada lelang SUN tanggal
3 Oktober 2023 adalah Rp 22,42 triliun. Dari total penawaran itu, pemerintah memutuskan
hanya memenangkan penawaran sebesar Rp 9,29 triliun. Nilai serapan utang baru lewat
instrumen SUN itu jauh di bawah target indikatif sebesar Rp 19 triliun dan
target maksimal Rp 28,5 triliun. Data Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko
(DJPPR) Kemenkeu menunjukkan, tren hasil lelang SUN di bawah target itu juga
terjadi pada lelang-lelang sebelumnya. Pada lelang 8 dan 22 Agustus 2023, dari
target indikatif Rp 13 triliun,
pemerintah hanya menyerap surat utang sebesar Rp 9,85 triliun dan Rp 7,87
triliun. Pada lelang 5 September 2023, pemerintah juga menyerap pembiayaan di
bawah target, yakni Rp 13,2 triliun dari target indikatif Rp 14 triliun.
Penyerapan SUN di atas target sempat terjadi pada lelang 19 September
2023, yakni Rp 15,8 triliun dari target indikatif Rp 14 triliun. Direktur SUN
Kemenkeu Deni Ridwan mengatakan, keputusan menyerap SUN di bawah target itu
diambil dengan mempertimbangkan imbal hasil (yield) SBN yang wajar di pasar
sekunder, rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2023, dan kondisi APBN terkini. Di sisi lain, pasar SUN juga sedikit
melandai akibat kebijakan bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), yang
masih agresif mempertahankan suku bunga acuan Fed Fund Rate (FFR) di level
tinggi dalam waktu lebih lama (higher for longer). ”Itu didorong oleh sikap
wait and see investor atas sikap hawkish
(agresif) para pejabat The Fed yang diyakini masih akan menaikkan suku bunga
acuannya tahun ini dan akan menahan tingkat suku bunganya tetap tinggi dalam
jangka waktu yang lama,” kata Deni dalam keterangan resmi, Selasa (3/10). (Yoga)
Inacraft Targetkan Transaksi Rp 50 Miliar
Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia menargetkan,
pameran International Handicraft Trade Fair atau Inacraft edisi Oktober 2023
meraup transaksiRp 50 miliar dalam 5 hari pameran. Pameran ini juga diharapkan
bisa menggaet kontrak dagang ekspor senilai 1 juta USD. Ketua Umum Asosiasi
Eksportir dan Produsen Handicraft (Asephi) Muchsin Ridjan, dalam pembukaan
Inacraft edisi Oktober 2023, Rabu (4/10) di Balai Sidang Jakarta, mengatakan,
semangat Inacraft masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu meningkatkan
daya saing UMKM nasional.
Kategori barang yang ditampilkan pada 4-8 Oktober 2023,
tetap mengusung material lokal, misalnya, serat alam, kayu, logam, dan keramik.
”Seusai pandemi Covid-19, tepatnya tahun 2022, kami menggelar Inacraf dua edisi
dalam setahun. Edisi April dan Oktober. Ini karena permintaan menggelar pameran
tinggi,” ujarnya. Inacraft edisi Oktober 2023 ini diikuti 772 gerai anggota Asephi,
21 binaan badan usaha milik negara, 18 binaan dinas, dan peserta internasional.
Luas total area pameran mencapai 18.700 meter persegi. (Yoga)
Harga Beras dan Gula di Jateng Picu Inflasi
Perbaikan Tata Kelola Dana Pensiun BUMN Mendesak
Berbagai pihak mendukung langkah Menteri BUMN Erick Thohir memperbaiki tata kelola dana pensiun. Kementerian menemukan 70 % atau 34 dari 48 dana pensiun di bawah payung BUMN berstatus tidak sehat. Audit dengan tujuan tertentu bersama Kejaksaan Agung dan BPKP pada empat dana pensiun sementara menemukan kerugian Rp 300 miliar. Dirut PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo menyatakan dukungannya terhadap aksi Kementerian BUMN dalam upaya memperbaiki dana pensiun dibawah payung BUMN yang bermasalah. Kendati tidak mengelola dana pensiunnya secara mandiri, alokasi anggaran untuk pensiunan pegawai PT KAI tetap dikelola lembaga milik negara. Terlebih lagi, sebagian pegawai PT KAI berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN).
”Perbaikan masalah dana pensiun BUMN) itu penting untuk masa depan pegawai BUMN,” ujarnya di Cirebon, Jabar, Rabu (4/10). Menurut Koordinator Advokasi BPJS Ketenagakerjaan Timboel Siregar, kunci pengelolaan investasi dana pensiun di dana pensiun pemberi kerja (DPPK) yang sehat terletak pada pengawasan. Selama ini, berdasarkan pengamatannya, pengelolaan investasi di DPPK, seperti diBUMN, cenderung kurang diawasi, bahkan untuk urusan syarat penempatan investasi. Ditambah lagi, karyawan perusahaan yang memiliki DPPK biasanya kurang memiliki akses pengawasan dan informasi penempatan investasi. Akibatnya, ketika terjadi kegagalan investasi dana pensiun, karyawan relatif pasrah. (Yoga)
Dampak Fragmentasi Pasar Komoditas Dunia
Pasar komoditas dunia terfragmentasi pasca perang
Rusia-Ukraina. Banyak negara yang membatasi perdagangan komoditas, terutama
pangan dan mineral sehingga harganya melonjak tinggi. Jika tidak segera
diatasi, ketahanan pangan dan transisi hijau bisa terancam. Ketahanan pangan
bahkan semakin tertekan akibat dampak cuaca ekstrem. Hal itu mengemuka dalam laporan
Dana Moneter Internasional (IMF) tentang Fragmentasi Geoekonomi Mengancam
Ketahanan Pangan dan Transisi Energi Bersih. Laporan itu merupakan salah satu bagian
dari Tinjauan Ekonomi Dunia IMF Oktober 2023 yang dirilis, Selasa (3/10) di Washington,
AS, waktu setempat. IMF menyebutkan, pada 2022, kerugian ekonomi dunia akibat
fragmentasi komoditas sebesar 0,3 % dari PDB global yang senilai 101,003
triliun USD.
Nilai kerugian itu masih relatif kecil karena ada efek
penyeimbang di negara-negara produsen dan konsumen kendati beban terbesarnya
ditanggung negara-negara berpenghasilan rendah dan rentan. Namun, negara-negara
berpenghasilan rendah dan rentan dapat mengalami kerugian ekonomi jangka
panjang rata-rata 1,2 % PDB. Bagi beberapa negara, kerugiannya bisa mencapai 2
% PDB. Faktor penyebab yang paling dominan adalah gangguan impor pangan karena
negara-negara tersebut sangat bergantung pada pangan yang didatangkan dari
negara lain. Fragmentasi pasar komoditas global menjadi dua blok geopolitik itu
mencuat sejak perang Rusia-Ukraina. Hal itu dapat menyebabkan perbedaan harga
yang besar antar blok pendukung Rusia, termasuk China, dan pendukung Ukraina,
seperti AS dan Uni Eropa, khususnya komoditas pertanian dan mineral. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









