;
Kategori

Teknologi

( 1192 )

TIK Membeberkan Peran Operator Telekomunikasi dalam Memperkuat Konektivitas

14 May 2025
Huawei, perusahaan teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) global membeberkan peran operator telekomunikasi dalam memperkuat konektivitas dan transformasi digital. Terdapat tiga nilai utama yang dikontribusikan operator telekomunikasi  untuk mendorong transformasi digital. Terdapat tiga nilai utama yang  dikontribusikan formasi digital, yakni connection value (konektivitas), industry value (dukungan bagi industri), dan era value (relevansi dengan zaman). "Dalam laju akselerasi industri TIK, tiga nilai utama yang dikontribusikan operator telekomunikasi untuk mempercepat ekonomi digital, connection, indusrty, dan Era, akan terus jadi penentu arah kemajuan, memastikan kemajuan dan mampu meraih potendi era digital sepenuhnya," kata President of Carrier Business Group Huawei Kawasan Asia Pasifik Denny Deng. Terkait connection value, berarti operator mendukung suatu eksositem yang terdiri dari individu rumah-rumah, dan internet of things (IoT) dimana  semua saling terhubung sepenuhnya. Kondisi ini mendorong perluasan layanan digital, dan di saat yang sama menegaskan adanya peluang untuk meningkatkan penetrasi 4G  guna mewujudkan konektivitas yang lebih luas. (Yetede)

Ditengah Gempuran Smartphone Canggih, Ponsel Jadul Tetap Memiliki Tren Bertahan

14 May 2025
Di tengah perkembangan  telepon seluler pintar (smartphone)  yang makin canggih dan kekinian, ternyata pasar ponsel faeture phone atau ponsel jadul di Indonesia masih memiliki tren bertahan dan tak mudah  tergerus oleh pasar smartphone. Meskipun pertumbuhannya stagnan, tetapi peminat ponsel jadul masih tinggi di Indonesia. Faktor harga yang terjangkau dan masa pakai baterai yang lama, masih menjadi pilihan konsumen, terutama di daerah terdepan, terluar  tertinggal (3T). Statista, perusahaan konsultan dan riset pasar global yang berbasis di AS memproyeksikan,  nilai bisnis dari penjualan feature phone di Indonesia mencapai US$ 257,9 juta atau Rp 4,24 triliunan pada 2025 ini. Bahkan, Statista memproyeksikan, total volume pasar ponsel fitur phone Indonesia mencapai 4,8 juta unit tahun 2029. Namun, pada 2026, pasarnya diperkirakan masih terjadi penurunan volume -5,2%. "Segmen pasar ini (ponsel fitur) diperkirakan tumbuh setiap tahunnya sebesar -5,54% (CAGR 2025-2029)," ungkap Tim Riset Statista, dalam risetnya. Sementara, Data reportal memperkirakan sekitar 144 juta ponsel feature phone  beredar di Indonesia pada 2025. Sebagian besar pengguna, terutama orang tua dan tinggal di pedesaan. Pada awal 2025 ini, Data Reportal juga menaksir total sambungan tponsel aktif di Indonesia mencapai 356 juta, atau setara dengan 125% dari total penduduk 284,4 jutaan jiwa. (Yetede)

Ragam Penipuan di Google yang patut Diwaspadai

13 May 2025

Berbagai modus penipuan terus berkembang seiring pesatnya perkembangan teknologi. Para pelaku beraksi dengan mengganti nomor kontak yang terpampang dalam alamat di platform mesin pencarian Google. Hal itu dialami Putro Adi Nugroho (23), karyawan swasta di Jakarta. Kala itu, ia tengah sakit gigi dan membutuhkan penanganan khusus. Ia menemukan klinik gigi di Google Maps dan menghubungi kontak yang tertera. Setelah dihubungi, orang yang mengaku sebagai admin klinik meminta uang Rp 300.000 sebagai prasyarat reservasi karena klinik sedang ramai sehingga dibutuhkan deposit atau uang muka agar calon pasien tidak perlu mengantre lagi.

Putro segera mentransfer nominal yang diminta ke nomor rekening yang disertakan pelaku. Setelah ditransfer, pelaku lagi-lagi berdalih bahwa nominal uang muka harus lebih dari yang diminta untuk keperluan biaya admin. Namun, saat diminta untuk mengembalikan dana yang telah ditransfer, pelaku tidak bisa melakukannya dengan beralasan konfirmasi telah melebihi waktu 10 menit. Di situlah Putro merasa ada yang tidak beres dan memutuskan langsung mendatangi klinik itu. ”Pihak klinik bilang, kami enggak pernah ada deposit seperti itu, Mas, dan nomor ini bukan nomor kami. Pihak klinik juga mencoba mencari nomor tersebut. Ternyata nomor itu terdaftar di banyak klinik,” kata Putro, Senin (12/5).

Ini hanya potret kecil maraknya penipuan dengan modus impersonation, korbannya pun tidak sedikit. Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) alias Pusat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan telah menerima 21.763 laporan terkait kasus penipuan dan fraud selama Ramadhan 2025. Masyarakat paling banyak mengadukan penipuan terkait jual beli secara daring. Kemudian, penipuan yang mengakui pihak lain atau telepon palsu (fake call) dan impersonation. Ada pula penipuan bermodus penawaran kerja dan penipuan investasi. (Yoga)


Pemerintah didesak untuk Turun Tangan Menyelamatkan Masa Depan Industri Media Nasional

13 May 2025
Pemerintah didesak untuk segera turun tangan menyelamatkan masa depan industri media nasional yang  belakangan makin terpuruk, dengan melahirkan regulasi yang tepat. Itu perlu dilakukan antara lain melalui merivisi UU Penyiaran  yang memberikan level playing field antara industri pers dengan pelaku media sosial dengan kreator konten secara adil. Dewan pers mencatat PHK di industri media melonjak sejak 2023 hingga 2024. Setidaknya 1.200 jurnalis dan karyawan media terdampak kebijakan itu. Angka tersebut bisa saja lebih besar karena tidak semua perusahaan media melaporkan secara resmi PHK terhadap karyawannya. Dalam laporan terbaru World Press Freedom Index 2025, Reporters Without Borders (Reportes Sans Frontieres/RSF) menempatkan Indonesia pada peringkat ke-127 dari 180 negara dalam hal kebebasan pers. Peringkat itu turun dari posisi ke-111 yang diduduki Indonesia pada tahun sebelumnya. Skor kebebasan pers Indonesia juga merosot menjadi 44,13 dari sebelumnya 51,15. Disrupsi digital disebut sebagai biang kerok dari runtuhnya industri media konvensional, seperti koran, majalah, online, televisi, dan radio. Hal ini menyebabkan terjadinya tranformasi masyarakat dimana masyarakat lebih memilih platform digital sebagai sumber informasi ketimbang media arus utama. Masyarakat lebih memilih informasi yang cepat, singkat dan mudah dicerna. Selain itu, video pendek, artikel ringan dan konten instan menjadi favorit. (Yetede)

Industri Media Kian Terpuruk

13 May 2025
Pemerintah didesak untuk segera turun tangan menyelamatkan masa depan industri media nasional yang belakangan makin terpuruk, dengan melahirkan regulasi yang tepat. Itu perlu dilakukan antara lain melakukan revisi UU penyiaran yang memberikan level playing field antara industri pers dengan pelaku media sosial atau kreator konten secara adil. Dewan pers mencatat PHK di industri media melonjak sejak 2023 hingga 2024. Setidaknya 1.200 jurnalis dan karyawan media terdampak kebijakan itu. Angka tersebut bisa saja lebih besar karena tidak semua perusahaan media melaporkan secara resmi PHK terhadap karyawannya. Dalam laporan terbaru World Press Freedom Index 2025, Reportes Without Borders (Reporters Sans Frontieres/RSF menempatkan Indonesia pada peringkat ke-127 dari 180 negara dalam hal kekebasan pers. Peringkat itu turun dari posisi ke-111 yang diduduki Indonesia pada tahun sebelumnya. Skors kebebasan pers Indonesia juga merosot menjadi 44,13 dari sebelumnya 51,15. Disrupsi digital disebut sebagai biang kerok dari runtuhnya industri media konvesional, seperti koran, majalah, online, televisi dan radio. Hal ini menyebabkan terjadinya transformasi pola konsumsi informasi masyarakat  lebih memilih platform digital sebagai sumber informasi ketimbang media arus utama. (Yetede)

Panasonic, Mengumukan Rencana PHK Terhadap 10.000 Karyawan Global

13 May 2025
Raksasa elektronik asal jepang, Panasonic, mengumukan rencana PHK terhadap 10.000 karyawan global. Menanggapi itu, Juru Bicara Kementerian perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Antoni Arief menerangkan, bahwa PHK tersebut tidak terjadi di Indonesia. "PHK yang terjadi di Panasonic Holsings tidak berdampak pada operasi Panasonic di Indonesia. Pabrik di Indonesia justru menjadi basis ekspor ke lebih dari 80 negara yang mencerminkan daya saing industri elektronik nasional yang sangat kuat," ujar dia. Febri mengakui bahwa utilitass industri elektronik saat ini sedang berada pada level yang rendah, yakni 50,64% pada kuartal 1-2025. Sedangkan, sebelum masa pandemi Covid-19, utilitas  sektor ini mencapai 75,6%. Kondisi ini menjadi pengingat bagi seluruh pelaku industri dan para karyawan untuk terus beradaptasi dan melakukan transformasi agar tetap kompeititif. "Persaingan global di sektor elektronok semakin ketat. Ini adalah peringatan bahwa transformasi teknologi, peningkatan produktivitas, dan efisiensi operasional adalah kunci untuk bertahan hidup," ucap dia. Lebih lanjut, Febri menegaskan, Indonesia memiliki keunggulan besar sebagai pasar domestik yang kuat. Pasar dalam negeri Indonesia menjadi salah satu yang terbesar di kawasan, dan pemerintah mendukung penuh penguatan industri melalui kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri. (Yetede)

Prospek Cerah tapi Penuh Tantangan untuk Telkom Group

13 May 2025

Kinerja PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) pada kuartal I 2025 menunjukkan pertumbuhan yang moderat, bahkan mengalami penurunan pendapatan sebesar 2,1% year-on-year akibat melemahnya segmen layanan data. Meskipun IndiHome mencatat pertumbuhan pelanggan, kontribusinya belum mampu mengimbangi penurunan tersebut. EBITDA juga turun 6,1% yoy, namun perbaikan terjadi secara kuartalan.

Steven Gunawan, analis dari KB Valbury Sekuritas, menyatakan bahwa pencapaian TLKM masih berada di bawah ekspektasi pasar, dengan laba bersih yang juga menurun, meski margin laba bersih membaik berkat penurunan beban bunga.

Ranjan Sharma, analis J.P. Morgan, menilai awal tahun yang lemah bisa menjadi katalis negatif bagi TLKM sepanjang 2025. Namun, ia tetap optimistis terhadap potensi perbaikan melalui efisiensi biaya dan restrukturisasi IndiHome, terutama dengan dukungan infrastruktur jaringan TLKM yang kuat.

Di sisi lain, Hans Kwee, Co-Founder Pasar Dana, menyoroti bahwa layanan fixed broadband (FBB) seperti IndiHome bisa menjadi pendorong utama pertumbuhan TLKM, seiring meningkatnya permintaan di sektor tersebut.

Namun, TLKM juga menghadapi tantangan non-operasional, seperti kasus hukum yang melibatkan anak dan cucu usaha, termasuk investasi kontroversial melalui MDI Ventures di TaniHub. Direktur Utama TLKM, Ririek Adriansyah, mengakui adanya masalah substansi dan menegaskan komitmen perusahaan untuk memperbaiki tata kelola ke depan.

Rumor terkait divestasi saham Telkomsel di GOTO juga menambah ketidakpastian. Namun, Oky Prakarsa, VP Investor Relation TLKM, membantah adanya rencana perubahan kepemilikan dalam waktu dekat.

Meskipun kinerja keuangan TLKM pada awal 2025 melemah dan dibayangi berbagai isu hukum serta persaingan di sektor mobile dan fixed broadband, para analis seperti Steven, Ranjan, dan Hans masih melihat potensi positif, terutama dari lini IndiHome. Perlu adanya efisiensi dan restrukturisasi agar TLKM tetap kompetitif di tengah dinamika industri dan tekanan eksternal.

Ambisi Asus Jadi Penguasa Segmen Komputer RI

10 May 2025
Asus, produsen perangkat komputer, yang terdiri dari laptop, notebook, personal computer (PC) hingga desktops menargetkan untuk menjadi penguasa, alias raja produk komputer di pasar Indonesia. Upaya ini seiring dengan posisinya yang sudah menguasai segmen consumer dengan 30-35% pangsa pasar selama 5-10 tahun terakhir, serta menargetkan untuk menguasai segmen komersial dalam jangka waktu tiga tahun ke depan. "Untuk consumer, selama 10 tahun terakhir ini kami posisi pertama di Indonesia dengan pangsa pasar saat ini sekitar 30-35%. Sedangkan untuk segmen komersial, targetnya dalam waktu 1-3 tahun ke depan menjadi nomor satu di Indonesia," kata Director of Commercial Products Asus Indonesia Yulianto Hasan di Batam. Penguatan di lini komersial ini, juga akan menjadi fokus utama Asus ke depannya. Karena permintaan perangkat bisnis ini terutama didukung oleh segmen pemerintah dan korporasi yang gencar melakukan digitalisasi, dan peremajaan perangkat seiring dengan rencana Microsoft yang akan mematikan sistem operasi Windows 10, dan beralih ke Windows 11 pada tahun ini. (Yetede)

Masih Belum Terkendalinya Judi Daring

09 May 2025

Praktik judi daring belum sepenuhnya terkendali meski pemerintah telah melakukan beragam upaya, termasuk membentuk Satgas Pemberantasan Judi Daring. Perputaran uang dari aktivitas perjudian daring mencapai ratusan triliun rupiah per tahun, bahkan diperkirakan melampaui Rp 1.100 triliun pada 2025. Mayoritas pemain judi berpenghasilan rendah. Usia pemain judi pun kian muda, bahkan ada yang berusia 10 tahun. Perlu intervensi pemerintah menekan perputaran uang judi daring sekaligus memberantasnya. Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana saat Program Mentoring Berbasis Risiko (Promensisko) TPPU dan Pendanaan Terorisme dari Tindak Pidana Siber 2025 di Gedung PPATK, Jakarta, Kamis (8/5) mengungkap, pada 2024 perputaran uang judi diproyeksikan Rp 981,15 triliun. Perputaran uang judi daring bisa ditekan jadi Rp 359,91 triliun berkat intervensi Satgas Pemberantasan Judi Daring yang dibentuk pemerintah.

Perputaran uang judi daring pada 2025 ini diproyeksikan mencapai Rp 1.100,8 triliun, hampir sepertiga besaran APBN 2025. PPATK melihat, pertumbuhan perputaran uang untuk judi daring semakin tinggi. Deposit atau saldo simpanan yang masuk sampai dengan kuartal I-2025 sudah mencapai Rp 6,2 triliun. Sebanyak 71 % dari 1,066 juta pemain judi daring adalah mereka yang ber- penghasilan Rp 5 juta ke bawah per bulan. Dengan melihat pengalaman tahun 2024, PPATK merasa perlu mengulang intervensi serupa pada 2025. Kolaborasi yang baik yang sudah dilakukan Polri, Kemenkomdigi, dan kementerian atau lembaga lainnya harus dilanjutkan. Pada 2025 ini, dengan intervensi dan kinerja dari Satgas Pemberantasan Judi Daring diharapkan transaksinya bisa minus sampai 38 %.

Tiga Jurus Hadapi Pengangguran dari Menaker

09 May 2025

Kondisi pasar tenaga kerja nasional menghadapi tantangan berat karena faktor ketidakpastian ekonomi. Menaker, Yassierli di Jakarta, Kamis (8/5) menyatakan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun dari 4,91 % pada Agustus 2024 menjadi 4,76 % pada Februari 2025. ”Kendati demikian, tantangan kita tetap berat karena ketidakpastian (ekonomi) yang tinggi,” ujarnya. TPT adalah persentase jumlah orang yang sedang mencari pekerjaan dari jumlah angkatan kerja. TPT memberikan gambaran tingkat keberhasilan perekonomian dalam menyediakan lapangan kerja dan dapat digunakan sebagai indikator untuk mengevaluasi kebijakan ketenagakerjaan. BPS dalam laporan Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Februari 2025 di Jakarta, Senin (5/5) mengungkapkan, jumlah penganggur di Indonesia setahun terakhir bertambah 83.000 orang menjadi 7,28 juta orang per Februari 2025.

Pemerintah menyikapi situasi itu, dengan tiga jurus. Pertama, penciptaan lapangan kerja. Kemenaker akan aktif bersilaturahmi, berdiskusi, dan mendorong ke arah tersebut. Salah satunya Kementan. Mengacu ke laporan Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Februari 2025 dari BPS, ada penambahan 890.000 pekerja di sektor pertanian dari Februari 2024 ke Februari 2025 dan 850.000 pekerja dari Agustus 2024 ke Februari 2025. Jurus kedua adalah program pelatihan kerja yang menggabungkan pembelajaran praktis dengan pengalaman kerja langsung atau apprenticeship. Kompetensi dan keterampilan yang disasar menyangkut teknologi digital yang berguna untuk masa depan. Jurus ketiga ialah program kewirausahaan. Program akan dimasukkan ke satuan pendidikan tinggi sehingga angkatan kerja muda yang telah lulus memiliki keterampilan wirausaha. Dalam hal ini, Kemenaker akan berkolaborasi dengan Kemendiktisaintek. (Yoga)