Politik dan Birokrasi
( 6653 )Prabowo Desak Reformasi di Kalangan Pejabat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membenahi mentalitas dan integritas pemerintahan dalam amanatnya pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, pada 2 Juni. Ia menyerukan agar pejabat dan pemangku kebijakan yang merasa tidak mampu menjalankan tugas segera mengundurkan diri, demi menjaga kehormatan jabatan dan efektivitas pemerintahan.
Prabowo mengkritik keras sikap sebagian elite bangsa yang dinilai tidak menunjukkan jiwa sebagai wakil rakyat, meski memegang posisi penting. Ia juga menyampaikan keprihatinan atas masih banyaknya kasus penyelewengan, korupsi, dan manipulasi yang terjadi justru di tubuh kekuasaan.
Dalam pernyataannya, Presiden ke-8 RI ini juga menegaskan bahwa semua bentuk kebocoran dan pengkhianatan terhadap negara harus dihentikan, serta memperingatkan bahwa siapa pun yang tidak setia pada negara akan ditindak tegas. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk kembali kepada nilai-nilai Pancasila sebagai dasar moral dan arah pembangunan nasional.
Selain itu, Prabowo mengimbau masyarakat untuk tetap bersatu dan waspada terhadap upaya adu domba dari pihak asing, demi menjaga keutuhan dan kedaulatan Indonesia.
Ekonomi Belum Pulih Meski Ada Stimulus
Industri Manufaktur Kembali Tertekan
Program Stimulus Ekonomi yang Akan Diberlakukan Pemerintah Mulai 5 Juni
Program stimulus ekonomi yang akan diberlakukan pemerintah mulai 5 Juni diharapkan dapat meredam dampak PHK yang belakangan marak terjadi. Dengan stimulus, daya beli masyarakat dapat terjaga dan pada akhirnya bisa menjga pertumbuhan ekonomi nasional. Namun demikian, paket stimulus ini perlu dirancang sebagai bagian dari policy mix yang lebih komprehensif yakni kombinasi antara dorongan konsumsi, penguatan investasi dan ekspor, intensif sektor produksi, dan stabilitas kebijakan agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan. Merujuk data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), angka PHK per 20 Mei 2024 lalu yang jumlahnya tak sampai 5.000 orang. PHK terbanyak terjadi di tiga provinsi yakni Jawa Tengah sebanyak 10.695 orang, Jakarta 6.279 orang dan Riau 3.570 orang, sisanya provinsi lain, PHK ini, paling banyak datang dari berbagai sektor, terutama perdagangan hingga jasa. Gelombang PHK ini meningkatkan angka pengangguran di Indonesia. Tercatat tingkat pengangguran tertinggi di Indonesi terdapat pada usia 19-24 tahun. Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mencatatkan jumlah pengangakatan tertinggi, disusul SMA, SD, Diploma, lalu perguruan tinggi. Per Februari saja jumlah pengangkutan di Indonesia mencapai 7,28 juta orang. (Yetede)
Bansos Berperan Vital dalam Jumlah Penduduk Miskin
Sektor Pertambangan Mineral dan Batu Bara Mencapai Rp53,39 Triliun
Melindungi Mother of Industry
Pemerintah Melalui Regulator Transportasi Kemenhub Bakal Menyiapkan Bus Cadangan
Agar Rasio Perpajakan Meningkat
Utang Kian Menebal, Pemerintah Diminta Waspada
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









