Lingkungan Hidup
( 5820 )Hindari Kasus Gas Beracun PLTP, Konsultan Giring Investor Kelola SDA Hidro untuk PLTA
Kalangan konsultan sektor pertambangan dan energi di daerah ini menawarkan atau menggiring para investor untuk mengelola aneka sumber daya air (SDA) untuk pembangunan proyek-proyek pembangkit listrik, khususnya berupa PLTA atau PLTMH.
Konsultan Jasa Investasi, Ir Raya Timbul Manurung MSc, selaku mitra konsultan proyek geodipark energi dan konsultan pertambangan, Ir Jonathan Ikuten Tarigan dari Dewan Pakar Geologi Indonesia (DPGI), secara terpisah menyebutkan konsentrasi pembangunan pembangkit listrik berupa PLTA atau PLTMH setidaknya untuk menghindari resiko timbulnya gas beracun seperti yang terjadi dalam proyek PLTP di Madina baru-baru ini, karena PLTP membutuhkan kajian khusus untuk menelusuri potensi gas-gas beracun dari unsur panas bumi atau semacamnya.
Kasus gas beracun di proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Madina yang merenggut lima korban jiwa-tewas (SIB 26/1), merupakan tragedi serius dalam sektor energi di Sumut terlebih terjadinya di masa pandemi, sehingga diharapkan peristiwa ini tak terulang lagi di kemudian hari.
Luhut : "Food Estate" Jadi Kesempatan Wujudkan Mordenisasi Pertanian
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan mengatakan proyek lumbung pangan (food estate) yang sedang digarap pemerintah saat ini merupakan kesempatan emas bagi Indonesia mewujudkan modernisasi pertanian. Pemerintah saat ini tengah membangun food estate di sejumlah kawasan, seperti Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas, Kalimantan Tengah, serta Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.
Luhut pun mendukung sinergi yang dibangun oleh Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam pengembangan riset pertanian maupun rekayasa alat dan mesin pertanian (alsintan). Modernisasi pertanian, kata Luhut, bisa terus ditingkatkan dengan tiga pengungkit utama, yaitu bibit, pupuk, dan alsintan. Khusus untuk alsintan, Luhut menilai mekanisasi memang harus dimasifkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Teknologi alsintan seperti drone, water drip irrigation, dan transplanter diharapkan bisa mendukung pertanian modern yang lebih terintegrasi.
Tarif Royalti Batubara Akan Ikuti Naik Turun Harga
Pemerintah sedang menyusun skema baru penarikan royalti dari batubara dan emas. Kelak, tarif royalty komoditas itu akan mengikuti harga pasar.
Di aturan lama (Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2019 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak di Kementerian ESDM), tarif royalti batubara ditetapkan berdasarkan kandungan kalori.
Saat ini, tarif royalti untuk pemegang IUP bervariasi, yakni 3%, 5% dan 7% tergantung kualitas kalori batubara. Sedangkan tarif royalti untuk pemegang PKP2B generasi 1, 2 dan 3 sebesar 13,5%.
Kini, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan serta Kementerian Hukum dan HAM sedang menggodok skema tarif royalti dengan merevisi PP No 81/2019. Namun Johnson belum bersedia menjelaskan skema perubahan tarif royalty batubara.
Berdasarkan informasi yang diterima KONTAN, para pengusaha batubara pemegang PKP2B sudah mengusulkan skema tarif royalti ke pemerintah. Usulannya antara lain, jika harga batubara acuan di atas US$ 90 per ton, tarifnya 14% untuk batubara yang dijual di pasar domestik dan tarif 20% untuk batubara ekspor.
Selain batubara, pemerintah ingin mengerek tarifroyalti emas ketika harganya di atas US$ 1.700 per ons troi. Namun Pelaksana Harian Direktur Eksekutif Indonesia Mining Association (IMA) Djoko Widajatno meminta pemerintah meninjau lagi rencana itu. Pasalnya, kenaikan royalti bisa memberatkan pelaku usaha.
Pabrik Tahu Tetap Bertahan
Dampak pandemi Covid-19 memang dirasakan banyak sektor ekonomi. Tapi banyak industri yang tetap berusaha bertahan di tengah derasnya tantangan. Seperti Ahmad Mahfud, pemilik industri tahu di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Mahfud mengatakan pandemi covid-19 membuat produksinya menurun. Biasanya tiap hari Ahmad bisa memproduksi 8 kuintal tahu. Tapi selama pandemi pabriknya hanya bisa memproduksi 6 kuintal. Ditambah lagi langkanya kedelai juga turut andil menurunkan produksi.
Tahu Wongsorejo merupakan salah satu jenis tahu yang paling digemari di Banyuwang, Penamaan tahu, berasal dari tempatnya diproduksi yakni wilayah Kecamatan Wongsorejo. Meskipun bentuknya sama dengan tahu pada umumnya namun banyak yang mengatakan jika tahu Wongsorejo lebih enak, dan membuat ketagihan.
Sementara itu, Bupati Abdullah Azwar Anas terus mendukung warganya yang memiliki jiwa entrepreneurship. Anas mengatakan jika kegigihan Ahmad Mahfud dalam merinstis usaha hingga berkembang dan sukses bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda di daerah.
Sapi Lokal Jadi Solusi Sementara
Indonesia bisa mengoptimalkan sapi lokal dan mencari alternatif impor guna mengatasi defisit daging sapi dalam jangka pendek. Sebab, kenaikan harga sapi ternak hidup di Australia, sumber utama impor sapi bakalan dan daging sapi Indonesia, diperkirakan berlanjut tahun ini.
Terkait dengan dinamika harga sapi ternak hidup di Australia, Direktur Eksekutif Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia Djoni Liano menilai, sapi lokal seharusnya bisa memenuhi permintaan dalam negeri. Syaratnya, distribusi dan logistik tidak terhambat, khususnya untuk wilayah DKI Jakarta.
Permintaan masyarakat terhadap daging sapi, kata Djoni, menurun 40 persen selama pandemi Covid-19. Produksi domestik rata-rata mampu memenuhi permintaan daging 60 persen. Artinya, daging sapi lokal berpeluang mengisi pasar, terutama untuk menghadapi kenaikan permintaan pada Ramadhan-Lebaran yang bertepatan pada April-Mei 2021.
Harga Kedelai Dunia Mulai Turun
Sempat mencapai titik tertinggi, harga kedelai berjangka di bursa di Chicago, Amerika Serikat, turun lebih dari 4 persen menjadi sekitar 13,5 dollar AS per gantang (27,2 kilogram) pada perdagangan Sabtu (23/1/2021).
Tradingeconomics.com menyebut, penurunan harga pada pekan ketiga Januari dipicu hujan di Argentina yang meningkatkan prospek hasil panen dan mengurangi kekhawatiran tentang pasokan kedelai global. Argentina bersama Brasil dan AS merupakan produsen utama kedelai dunia.
10 Hari Pasca Gempa Ekonomi Sulbar Menggeliat
Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar mengajak pengungsi akibat gempa di Sulbar kembali pulang ke rumahnya.
“Kita berharap semua masyarakat sudah bisa kembali ke tempat masing-masing,” kata Ali Baal Pantauan Tribun Timur, aktivitas ekonomi mulai normal, Minggu (24/1).
Sejumlah toko dan warung di Kabupaten Mamuju perlahan buka kembali pascagempa bermagnitudo 6,2 yang mengguncang Sulawesi Barat. Begitu juga dengan toko-toko sembako dan aktifitas pasar, juga sudah perlahan beraktifitas normal.
Alasan Ali Baal Masdar meminta semua warga di tenda pengungsian agar kembali ke rumah masing-masing, untuk menghindari adanya potensi sengketa. Begitu juga aktivitas perkantoran atau toko-toko dan perusahaan, kata dia sudah seharusnya segera berbenah kembali.
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan mengungkapkan bahwa kerugian negara dari adanya barang milik negara (BMN) yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mencapai Rp 494,28 miliar, berasal dari 279 obyek meliputi 118 bangunan rumah negara dan 161 gedung bangunan kantor.
Stok 32 Ton, Bisnis Daging Sapi Aman di Medan
Saat ini Bulog Divre Sumatera Utara masih berbisnis daging sapi dan daging kerbau beku masing-masing harga Rp90.000 dan Rp80.000 per Kg.
Disebutnya, bisnis daging sapi maupun daging kerbau beku di Medan aman dan wajar-wajar saja. Tidak seperti di Jakarta dimana harga jual daging sapi sempat bergejolak karena harganya mahal. Mengenai stok daging sapi yang dijual Bulog, sebut Karni hingga kini mencapai 10 ton dan stok daging kerbau beku 22 ton.
Sementara itu, pantauan SIB dalam sepekan ini harga daging sapi di sejumlah pasar di Medan Rp110.000 hingga Rp 115.000 per Kg.
Program Penghiliran Batu Bara, Biaya Plus Margin Jadi Acuan
Pemerintah memastikan formulasi harga khusus untuk bahan baku program penghiliran batu bara hampir serupa dengan yang diterapkan bagi pembangkit listrik mulut tambang. Secara keseluruhan regulasi tersebut disusun oleh Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai salah satu insentif untuk mendorong program peningkatan nilai tambah batu bara atau penghiliran.
Formulasi harga tersebut nantinya dapat diterapkan untuk semua program penghiliran, mulai dari gasifikasi batu bara hingga coal liquifaction. Hanya saja, pemerintah akan menetapkan syarat-syarat teknis tertentu untuk setiap program penghiliran. Biaya terdiri atas biaya produksi langsung ditambah biaya tidak langsung ditambah umum ditambah administrasi, sedangkan besaran margin ditentukan sekitar 15% dari biaya. Selai harga khusus, pemerintah juga masih mengkaji skema penerapan insentif pengurangan royalti hingga 0% terhadap komoditas batu bara untuk kegiatan penghiliran.
Pelaku usaha tengah menantikan paket insentif, karena pengembangan gasifikasi membutuhkan biaya cukup besar dan bersifat jangka panjang. Insentif yang diharapkan antara lain royalti batu bara untuk gasifikasi hingga 0% tax holiday, pembebasan PPN jasa pengolahan batu bara menjadi syngas sebesar 0%, dan formula harga khusus batu bara untuk program hilirisasi perlu ditinjau kembali. Selain itu, rencana dua proyek gasifikasi batu bara menjadi metanol oleh PT Arutin Indonesia dan PT Kaltim Prima Coal yang ditargetkan beroperasi pada 2025.
Untuk penghiliran berupa undergeound coal gasification juga sudah ada tiga perusahaan yang menjajaki pengembangannya, yakni PT Kideco Jaya Agung di Kalimantan Timur, PT Indominco di Kalimantan Tiimur, dan PT Medco Energi Mining Internasional (MEMI) di kalimantan Utara. Ada pula rencana pengembangan coal upgrading oleh PT ZJG Resources Technology di Bukungan, Kalimantan Utara.
Efek Mogok Pedagang Sapi : Harga Sapi Australia Mendaki, Margi Pedagang Mini
Terhitung mulai 20 - 22 Januari 2021, pedagang daging sapi di wilayah Jabodetabek sepakat untuk mogok berjualan selama tiga hari. Aksi mogok ini merupakan buntut dari masih tingginya harga daging sapi saat ini.
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) Asnawi menuturkan, penyebab tingginya harga daging sapi saat in karena pihak importir sapi mendapatkan harga yang sudah sangat tinggi dari negara produsen seperti Australia.
Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Tradisional (Ikappi) Abdullah Mansuri mengatakan aksi mogok pedagang daging sapi ini sebagai bentuk protes kepada pemerintah karena memang harganya tidak kunjung turun.
Sekedar informasi, harga daging sapi saat ini sudah masuki level yang cukup mengkhawatirkan jika terus menerus dibiarkan. Saat ini di pasaran harga daging sapi mencapai Rp 120.000 hingga Rp 130.000 per kg.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









