Perdagangan
( 594 )Transaksi Belanja Online Terus Berlipat Ganda
Perlambatan ekonomi global dan domestik dinilai tak membuat transaksi belanja dalam jaringan (online) masyarakat menciut. Hal itu ditunjukkan oleh capaian sejumlah platform e-commerce dalam pesta belanja online 11.11 yang digelar pada 11 November 2019.
CEO Shopee, Chris Feng, menuturkan sebanyak 70 juta barang terjual dalam kurun 24 jam. Brand dengan performa tertinggi mencatat rata- rata peningkatan kunjungan 11 ribu kali lipat dengan pertumbuhan pesanan hingga 5.000 kali lipat. Platform e-commerce lokal, Bukalapak, turut mencetak lonjakan transaksi pada gelaran pesta diskon 11.11. Hal itu tampak dari pertumbuhan jumlah pengguna yang bertransaski hingga dua digit dibanding pada tahun lalu. Juru bicara Bukalapak, Intan Wibisono, mengatakan minat belanja online tetap tinggi sepanjang tahun, tidak hanya pada momen khusus seperti 11.11. Laba kotor Bukalapak semester I 2019 naik tiga kali lipat dibanding pada periode sama 2018. Bukalapak berhasil mengurangi setengah kerugian dari EBITDA dalam delapan bulan terakhir.
Tak hanya e-commerce, sektor perbankan juga turut menuai untung dalam gelaran pesta belanja online 11.11. Pihak Bank BCA mengungkapkan transaksi dalam satu hari itu naik empat kali lipat dibanding pada hari-hari biasa. Transasksi retail online pun tercatat tumbuh 13-16 persen pada rata-rata tahun ini. Adapun kondisi ini berbanding terbalik dengan penjualan toko retail offline. Pelaku usaha logistik juga tak ketinggalan meraup untung dari kegemaran masyarakat berbelanja online. J&T Express mencatat pertumbuhan pengiriman hingga dua kali lipat dibanding pada gelaran serupa sebelumnya. Pihak JNE menyatakan terdapat peningkatan pengiriman di atas 20 persen. Pihak Paxel bahkan mengatakan geliat peningkatan jumlah paket telah tampak sejak sepekan sebelum pesta diskon 11.11.
Transparansi di Tol Laut, Melawan Monopoli dengan Layanan ala GoFood
Permasalahan tol laut saat ini terjadi lantaran adanya aktivitas pengguna yang bersifat ritel. Artinya, volume pengiriman barangnya banyak, tetapi dengan volume kecil yang dikumpulkan dalam satu kontainer alias konsolidasi sebelum dikirim.
Tim kecil telah ditugaskan untuk merumuskan hal-hal teknis terkait dengan kolaborasi bersama GoJek, aplikasi milik PT Aplikasi Karya Anak Bangsa. Aplikasi yang akan terbentuk nanti bisa membuat sistem pengiriman barang hingga kontainer berukuran jumbo sekalipun tidak menjadi ribet alias segampang memesan makanan melalui aplikasi GoFood di ponsel pintar.
Dengan begitu, aktivitas tol laut dapat lebih sehat karena transparansi dapat tercipta. Saat ini, karena kemampuan finansial, pelaku monopoli dapat menutup informasi barang dagangan dan menutup siapa saja pembelinya.
Namun, melalui keterlibatan startup, hal itu dapat menjadi satu layar terbuka yang dapat dilihat oleh semua pihak. Ini seperti aktivitas ride hailing yang bisa langsung dicari oleh masyarakat.
Kajian untuk keterlibatan aplikasi daring ini diperkirakan dapat selesai dalam 5 bulan ke depan sehingga pada 2020 ditargetkan sudah dapat berjalan dan menjadi pionir model bisnis yang baru.
Namun, tentu saja tidak semua pihak menyambut positif rencana itu. Direktur National Maritime Institute (Namarin) tidak sepenuhnya setuju atas langkah gegabah Kemenhub menggandeng perusahaan aplikasi. Pemerintah perlu melihat ke dalam permasalahan operator tol laut terlebih dahulu ketimbang menambah rumit operasional program itu. Adanya kekhawatiran kerja sama antara swasta dan pemerintah menjadi buah simalakama bagi operasional tol laut secara teknis.
Perdagangan : Gelisah !
Pada 19 Juni 2019, Presiden Joko Widodo melontarkan keresahanya tentang kinerja perdagangan dan investasi. Kinerja investasi dan perdagangan internasional mengecewakan. Padahal 2 aktivitas ekonomi itu merupakan sektor kunci untuk menekan defisit neraca perdagangan dan transakasi berjalan. Menurut pihaknya kebijakan investasi dan urusan perizinan tidak ada tendangan apa-apa.
Di sektor investasi presiden gusar karena Indonesia tidak terpilih sebagai lokasi ekspansi perusahanaa-perusahaan China yang terkena dampak perang dagang AS-China. Dari 33 perusahaan China yang hendak berekspansi ke Asia Tenggara, sebanyak 23 perusahaan memilih Vietnam sedangkan 10 perusahaan lainnya memilih Thailand, Malaysia dan Kamboja. Hal ini menunjukan masih ada persoalan dalam iklim investasi di Indonesia.
Bank Dunia dalam tinjauan harga komoditas pada 29 Oktober 2019 menyebutkan harga komoditas dunia direvisi turun. Beberapa komoditas itu adalah minyak mentah, batu bara, CPO, karet dan logam. Hal itu menjadi tantangan perbaikan kinerja perdagangan Indonesia mendatang.
Drone Kargo Garuda Bidik Rute Perintis
Garuda Indonesia mulai menguji pesawat nirawak logistik atau drone kargo pada awal tahun depan. Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Garuda, Mohammad Iqbal, mengatakan akan melayani rute perintis dengan dua drone berdaya angkut 2,2 ton. Garuda mengajukan rencana amhkutan kargo dengan drone kepada pemerintah sejak Juli lalu. Maskapai pelat merah ini menyepakati pengadaan 150 unit drone kargo dengan produsen asal Cina, Beihang Technology Co.Ltd, dengan perkiraan harga US$ 5 juta (Rp 70 miliar) per unit
Hingga bulan depan, Garuda harus merampungkan sertifikasi penggunaan drone Beihang, sambil menunggu revisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 47 Tahun 2016 tentang operasi drone. Menurut Iqbal, rencana operasi drone pada 2021 bisa mendukung penurunan tarif logistik hingga 30 persen. Lebih lanjut dijelaskan bahwa penghematan diperoleh dari pemangkasan waktu tempuh dibandingkan dengan angkutan kargo biasa yang saat ini dilayani pesawat Boeing 737-800. Kepala Sub-Direktorat Standardisasi dan Prosedur navigasi Penerbangan Kementerian Perhubungan meminta Garuda melayani rute udara yang “sepi” dari penerbangan komersial. Pelaksana tugas Vice President Airport Safety PT Angkasa Pura I (Persero), Salim, memprediksi nilai pasar global penggunaan drone, baik untuk penumpang maupun barang, mencapai US$ 28 miliar pada 2026 mendatang.
Indonesia Target 500 Juta Dollar AS dari India
Indonesia menargetkan tambahan transaksi dagang dengan India senilai 500 juta dollar AS dalam 6 bulan mendatang. Pemangkasan tarif bea masuk produksi sawit menjadi salah satu alasan optimisme itu. Menteri Perdagangan Enggar Tiasto Lukito mengatakan, India sepakat memangkas tarif bea masuk sawit mentah (CPO) dari 50% menjadi 45%. Dengan pemangkasan tersebut, tarif CPO Indonesia sama dengan CPO Malaysia.
Enggar tidak menampik adanya kompensasi untuk India, antara lain :
- menurunkan standar kepekatan warna (ICUMSA) gula impor menjadi 200
- memprioritaskan impor beras dan daging kerbau dari India
Korsel dan AS Minta Kepastian dari Indonesia
Delegasi korea selatan berharap pemerintah Indonesia memberi kepastian perihal kemudahan untuk meningkatkan investasi dan perdagangan. Korea selatan setidaknya berminat untuk berinvestasi di sektor industri otomatif dan industri kimia.
Dalam pertemuan dengan delegasi pelaku usaha dari Amerika Serikat yang tergabung dalam US-ASEAN Business Council, Senior Vice President and Regional Managing Director US-ASEAN Business Council Michael W Michalak mengungkapkan, pihaknya dan Enggartiasto berdiskusi mengenai regulasi terkait investasi dan perdagangan. Menurutnya, perusahaan teknologi di AS melihat lebih dulu regulasi di negara-negara ASEAN untuk berinvestasi. Ia mencontohkan regulasi yang dilihat antara lain terkait keamanan siber, sistem pembayaran digital dan aliran data antar negara.
India Janji Samakan Bea Masuk Sawit Olahan
Pemerintah India berjanji menyamakan tarif bea masuk sawit olahan impor (refined bleached deodorized palm oil/RBDPO) dari Malaysia dan Indonesia. India selama ini mengenakan bea masuk berbeda, yakni 45% untuk produk asal Malaysia dan 54% untuk produk asal Indonesia sehingga dinilai merugikan Indonesia.
Terkait impor sapi dari India, Kementerian perdagangan memberikan kesempatan lebih luas kepada India untuk mengekspor sapi ke Indonesia sesuai kebutuhan. Selama ini, alokasi izin impor sapi dari India sebanyak 100.000 ton per tahun. Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Imam Pambagyo menambahkan, India mengalami defisit neraca perdagangan dengan Indonesia tahun lalu yang mencapai 8 miliar dollar AS. Oleh karena itu, dalam perdagangan internasional perlu melakukan perdagangan berkelanjutan yang saling menguntungkan.
Indonesia juga dapat meningkatkan ekspor produk emas ke India karena kebutuhan emas di India cukup besar. Sebaliknya, Indonesia dapat mengimpor bahan kimia untuk farmasi dari India untuk mengurangi ketergantungan impor dari China.
ASEAN Perkuat Kerja Sama Ekonomi
Negara ASEAN sepakat memperkuat kerjasama perdagangan dan ekonomi di tingkat regional seperti : ASEAN-India dan ASEAN-China. Langkah ini dinilai penting untuk menghadapi situasi ekonomi dunia yang tidak menentu dan antisipasi ancaman resesi global. Regional Comprehensive Regional Economic Pertnership (RCEP) merupakan 10 negara ASEAN dengan enam mitra yaitu : Australia, China, India, Jepang, Korea Selatan serta Selandia Baru.
Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementrian Perdagangan Imam Pambagyo menyatakan, ada beberapa isu teknis yang pembahasanya tertunda antara lain : soal praktik pengalihan ekspor produk dari satu negara ke negara lain untuk menghindari pengenaan tarif bea masuk yang tinggi.
Tata Niaga Bawang Putih, Importasi Perlu Perbaikan
Pemerintah dinilai perlu menyederhanakan serta memperbaiki prosedur impor bawang putih untuk meminimalkan terjadinya persaingan tidak sehat dan korupsi.
PPU merangkai runtutan penyebab terjadinya lonjakan harga yang tinggi dikarenakan terlambatnya rencana impor produk hortikultura (RIPH) dari Kementerian Pertanian serta surat persetujuan impor (SPI) dari Kementerian Pertanian.
KPPU menyatakan bahwa penerbitan izin impor seyogyanya didasarkan pada permintaan yang telah memenuhi prasyarat dan dilakukan sesuai dengan waktu realisasi impor yang sudah ditentukan oleh pemerintah.
Selama ini, dengan adanya dua jalur yang harus ditempuh importir di dua kementerian dalam mengajukan izin impor, justru memunculkan peluang penyalahgunaan wewenang.
Selain itu, agar pungutan tarif yang dikenakan terhadap impor bawang putih dapat digunakan untuk mendukung program swasembada bawang putih yang ditargetkan terjadi pada 2021. Rekomendasi dari KPK kepada pemerintah agar Kemendag menyusun acuan untuk menentukan kelayakan harga bawang putih yang diimpor di tingkat konsumen supaya terhindar dari praktik korupsi dan suap. Dan juga perlu
revisi Peraturan Menteri Perdagangan No. 20/2017 tentang Pendaftaran Pelaku Usaha Distribusi Bahan Kebutuhan Pokok. Pasalnya, dalam aturan tersebut bawang putih tidak termasuk komoditas yang distributornya diwajibkan melakukan post audit atas laporan distribusi dan stok yang dimiliki.
Impor Keramik India Melesat 10 Kali Lipat
Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) mencatat, impor keramik dari India melesat lebih dari 10 kali lipat. Oleh karena itu, produsen keramik lokal meminta India masuk dalam daftar negara yang dikenai safeguard. Hal tersebut sesuai dengan PMK 119/2018. Saat PMK itu diteken, India belum masuk daftar safeguard lantaran impor keramik India masih 3%. Impor keramik China yang sebelumnya mencapai 60% kini sudah menyusut menjadi 30%. Tapi impor keramik tidak berkurang lantaran porsi yang semula didominasi China digantikan produk India. Makanya, Asaki mengirimkan surat kepada Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI) agar memasukkan India ke daftar negara yang dikenai safeguard. Begitu pula dengan Vietnam yang perlu diwaspadai.
Pilihan Editor
-
Suap Pelayanan Publik Meningkat
16 Jun 2021 -
Konglomerat Kuasai 20% Aset di Bursa Saham
15 Jun 2021 -
Revitalisasi Tambak dan Pakan Jadi Tantangan
15 Jun 2021









