Perdagangan
( 594 )PLTU Wajib Terapkan Perdagangan Karbon
JAKARTA, ID - Perdagangan karbon resmi diimplementasikan di Tanah Air, bahkan sudah mulai diwajibkan pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batu bara dengan kapasitas 100 MW ke atas yang terkoneksi jaringan PT PLN (Persero). Kebijakan tersebut bertujuan mendukung pengurangan emisi karbon sebesar 31,89% dengan kemampuan sendiri atau 43,20% dengan dukungan internasional pada 2030, yang menjadi komitmen Indonesia untuk mencegah kenaikan suhu global tidak lebih dari 1,5 derajat Celcius. Pada fase perdagangan karbon tahap per tama, tahun ini, sebanyak 99 unit PLTU dengan total kapasitas 33.569 megawatt (MW) berpotensi mengikuti perdagangan karbon. “Potensi penurunan emisi diproyeksikan mencapai 500 ribu ton,” ujar Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Dadan Kusdiana, dalam acara sosialisasi Peraturan Menteri (Permen) ESDM No 16 Tahun 2022 di Jakarta, Selasa (24/1/2023). (Yetede)
Transaksi Mata Uang Lokal : BI Terus Perluas Transaksi Mata Uang Lokal
Guna memperkuat nilai tukar rupiah ditengah ketidakpastian global, BI terus memperluas kerjasama penggunaan mata uang lokal atau local currency transaction (LCT) dengan sejumlah negara. Saat ini BI tengah menjajaki LCT dengan Korsel dan India, "Saat ini BI berencana untuk memperluas kerjasama dengan India dan Korsel," ujar Deputy Gubernur BI Doddy Budi Waluyo saat ditanya awak media beberapa waktu lalu. Dari data BI, kinerja LCT menunjukkan hasil positif dengan nilai transaksi 2022 sebesar US$ 3,8 miliar, meningkat 52% dibandingkan LCT 2021 sebesar US$ 2,5 miliar. Saat ini Indonesia telah memiliki kerjasama LCT dengan Thailand, Malaysia, Jepang dan China. (Yoga)
Surplus Neraca Perdagangan Perkuat Kurs Rupiah
JAKARTA, ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (16/1/2023) sore ditutup naik tajam didukung oleh surplus neraca perdagangan pada Desember 2022 dan revisi aturan devisa hasil ekspor (DHE) oleh pemerintah. Rupiah ditutup menguat 104 poin atau 0,68% ke posisi Rp 15.045 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Jumat (13/1/2023) Rp 15.149 per dolar AS. “Surplus perdagangan bisa menambah suplai dolar AS di Tanah Air, apalagi ditambah dengan revisi kebijakan DHE,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra di Jakarta, Senin (16/1/2023) seperti dilansir Antara. Sementara itu, derdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2022 mengalami surplus US$ 3,89 miliar terutama berasal dari sektor nonmigas sebesar US$ 5,61 miliar, namun tereduksi oleh defisit sektor migas senilai US$ 1,72 miliar. (Yetede)
Kinerja Penjualan Eceran Tumbuh Positif
Kinerja penjualan eceran diperkirakan tumbuh positif pada Desember 2022. Hal tersebut tecermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Desember 2022 sebesar 216,4, atau tumbuh positif 0,04 % secara tahunan. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono, Selasa (10/1). (Yoga)
Perdagangan Antarwilayah Cenderung Menurun
Dalam tiga tahun terakhir, nilai perdagangan antarwilayah di Indonesia turun. Padahal, perdagangan tersebut diperlukan sebagai motor penggerak ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global yang diperkirakan makin meningkat tahun ini. Untuk itu, pemerintah pusat dan daerah diharapkan menggeliatkan kembali perdagangan antarwilayah. Dalam publikasi BPS tentang Perdagangan antar wilayah Indonesia 2022 yang dirilis 19 Desember 2022, nilai perdagangan antarwilayah 2021 sebesar Rp 1.129,52 triliun. Capaian itu lebih rendah dari 2020, 2019, dan 2018 yang masing-masing Rp 1.196,98 triliun, Rp 1.628 triliun, dan Rp 2.099,91 triliun. Peneliti Institute for Development of Economics and Finance Rusli Abdullah, Senin (9/1) mengatakan, faktor utama penyebab penurunan nilai perdagangan antarwilayah itu adalah terbatasnya pergerakan barang disebabkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk menekan tingkat kasus Covid-19. Perdagangan antarwilayah perlu dipulihkan dan digeliatkan kembali untuk memperkuat perekonomian nasional di tengah makin tidak menentunya ekonomi global.
Peningkatan perdagangan tersebut diharapkan tidak hanya mencakup pangan dan energi, tetapi juga produk usaha dan industri kecil menengah. ”Hal itu bisa dilakukan melalui pengembangan sistem rantai pasok antarwilayah atau pulau berbasis industri dan substitusi impor, diversifikasi pangan, mitigasi risiko cuaca buruk, dan perkuatan usaha atau industri, terutama di wilayah timur RI,” ujar Rusli ketika dihubungi di Jakarta. Pengembangan sistem rantai pasok berbasis industri dan substitusi impor diperlukan karena perdagangan antarwilayah masih didominasi komoditas mentah. Selain itu, selama ini, sejumlah industri nasional, terutama di Pulau Jawa, masih bergantung pada komoditas impor. Ia mencontohkan, meskipun Indonesia merupakan negara produsen kakao terbesar dunia, Indonesia masih mengimpor kakao. Pemerintah juga berencana menyubstitusi gandum impor dengan sorgum dan sagu yang dihasilkan sejumlah daerah di Indonesia. Dari tiga komoditas itu saja, Indonesia sebenarnya dapat meningkatkan perdagangan antarwilayah sekaligus menggeliatkan perekonomian daerah dengan membangun rantai pasok kedua komoditas tersebut untuk bahan baku industri makanan dan minuman sekaligus menyubstitusi impor. (Yoga)
PENCABUTAN PPKM : Aktivitas Dagang Bakal Semarak
Presiden Joko Widodo memprediksi aktivitas perdagangan bakal semarak pada Februari 2023 sebagai dampak positif pencabutan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada akhir 2022. Kepala Negara juga menyampaikan semaraknya perdangan ditopang pula oleh panen raya padi pada bulan depan. “Kami harapkan itu, kan baru aja kan [pencabutan kebijakan PPKM], baru seminggu dua minggu. Saya kira efeknya akan kelihatan nanti di bulan Februari,” katanya dalam keterangan pers saat meninjau aktivitas perdagangan di Pasar Sentul Kota Yogyakarta, Provinsi dI Yogyakarta, pada Minggu (8/1).
Presiden berharap stabilitas harga bahan pokok dapat terjadi di pasar-pasar lain di Tanah Air. “Kami harapkan stabilitas seperti ini tidak hanya terjadi di Yogya saja tetapi juga di pasar-pasar di provinsi yang lain,” lanjutnya. Pada 1-8 Januari 2023, harga bahan pokok mulai mengalami penurunan di pasar se-Indonesia.
HARI RAYA Menyambut Raja dan Mendamba Laba
Warta tersiar dari timur tentang sebuah kota pelabuhan, Manado, yang sedang menyongsong perayaan besar. Kerlip lampu berwarna-warni yang dipasang warga menghiasi seisi kota membuat malam-malam Desember sehabis hujan kian syahdu. Kabarnya, semua itu untuk menyambut kelahiran Sang Raja. Maka, kira-kira sebulan sebelum kelahiran itu, bertolaklah para saudagar dari Gorontalo, daerah semenanjung di sisi utara Teluk Tomini, menuju Manado, kota pelabuhan di timur itu. Mereka datang untuk menangkap peluang besar dagang yang mengiringinya. Para pedagang ini mengangkut ratusan, bahkan ribuan, kg kukis alias kue kering menyusuri kelok Jalan Trans-Sulawesi sejauh 400-an kilometer. Aneka jenis kukis, mulai dari putri salju, batang macis, kacang kurma, sampai kacang vernis, begitu diminati umat Kristen di Manado yang ingin memeriahkan perayaan kelahiran Yesus Kristus pada 25 Sesember yang tahun ini jatuh pada hari Minggu. Pihak penjual dan pembeli akan tumpah ruah di Wenang, daerah niaga sekitar Pelabuhan Manado, tempat orang berangkat ke atau datang dari pulau-pulau di Nusa Utara dan Maluku Raya. Kios-kios semipermanen berdiri untuk memajang jajaran stoples dan tumpukan kantong plastik berisi berbagai kudapan penggugah selera. Rival Yusuf (27) adalah salah satu pelapak kukis yang turut dalam arus ”transmigrasi sementara” menuju Manado. Ia dan keluarganya tiba di ibu kota Sulut untuk melapak di emperan jalan depan Pasar Swalayan Jumbo sejak pekan pertama Desember.
Agar dapat pulang dengan bak mobil pikap kosong dan dompet gendut dijejali rupiah, keluarga Rival akan menetap hingga semua kukis ludes terjual. ”Orang Gorontalo itu pantang pulang kalau nda bawa doi (uang), supaya orang panggil ’bos’ di kampung. Kalau pulang cuma bawa nama, setengah mati,” kata Rival berkelakar, Senin (19/12) saat ditemui di kiosnya. Peluang dagang begitu besar di Manado saat Natal tak lepas dari mayoritas penduduknya yang beragama Kristen, seperti peluang saat Lebaran di Gorontalo yang kebanyakan penduduknya Muslim. Kantor Perwakilan BI Sulut telah menyiapkan uang kartal Rp 2,3 triliun pada Desember untuk memastikan terlaksananya segala transaksi tunai warga. Nilai tersebut setara seperempat dari seluruh kebutuhan uang kartal warga ”Bumi Nyiur Melambai” sepanjang tahun 2022, yakni Rp 8,8 triliun. Alasan itu pula yang mendorong Erlin Laginta (40) senantiasa bertolak ke Manado setiap Desember selama lima tahun terakhir. Tahun ini, pemilik pabrik kue rumahan di Desa Mongolato, Telaga, Kabupaten Gorontalo, itu membawa 32 lusin atau 384 stoples kue kering dan 1.000 bungkus camilan kacang dengan mobil pikap. ”Di sini saya ngekos dengan suami di daerah Kombos. (Total modal) kayaknya lebih dari Rp 100 juta. Untungnya mobil (pikap) sudah lunas dan yang jadi sopir paitua (suami) sendiri, jadi tidak ada biaya tambahan,” kata Erlin. Merujuk pengalaman beberapa tahun terakhir, dagangan Erlin selalu habis pada puncak perayaan Natal. (Yoga)
Transaksi TEI 2022 Capai Rp 246,96 Triliun
Trade Expo Indonesia atau TEI 2022 yang digelar Kemendag secara hibrida membukukan transaksi 15,83 miliar USD atau Rp 246,96 triliun. China, India, Jepang,Mesir, dan Filipina menyumbang transaksi terbesar pada pameran perdagangan internasional tersebut. Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi, Kamis (22/12) mengatakan, capaian itu melampaui target 10 miliar USD. Transaksi itu terdiri dari transaksi perdagangan barang 15,28 miliar USD, perdagangan jasa 843.200 USD, dan investasi 551,5 juta USD. ”Lima negara yang berkontribusi besar terhadap transaksi tersebut adalah China dengan 10,78 miliar USD, India 1,5 miliar USD, Jepang 843,9 juta USD, Mesir 492,4 juta USD, dan Filipina 343,2 juta USD,” ujarnya pada Penutupan TEI Ke-37 Tahun 2022 secara hibrida di Jakarta. TEI Ke-37 digelar secara luring pada 19-23 Oktober 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, dan daring pada 19 Oktober-19 Desember 2022. Pameran diikuti 1.097 peserta dari tujuh kategori industri, yakni manufaktur, mode, perawatan kesehatan dan kecantikan, makanan dan minuman, peralatan medis, perabotan dan dekorasi rumah, serta layanan digital.
TEI 2022 dikunjungi 29.714 orang dari dalam dan luar negeri serta 4.774 pembeli daring dari 194 negara. Sepanjang pameran tersebut, terdapat 247 nota kesepahaman (MOU) senilai 12,8 miliar USD, termasuk MOU imbal dagang. Mendag Zulkifli Hasan menyatakan, TEI merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan ekspor dan menggarap pasar internasional. Melalui pameran itu, RI bisa memperluas pasar dan mendatangkan investasi. ”Dalam pameran itu, minat sejumlah negara pasar ekspor nontradisional RI cukup besar. Mesir yang merupakan pasar ekspor baru Indonesia, misalnya, masuk dalam lima besar negara penyumbang transaksi TEI 2022,” tuturnya. Kemendag mencatat, pameran itu tidak hanya dikunjungi pelaku usaha dari negara pasar ekspor tradisional, tetapi juga dari pasar ekspor nontradisional, seperti Nigeria dan Arab Saudi, yang masuk sebagai negara dengan jumlah pengusaha terbanyak di TEI 2022, masing-masing 148 pengusaha dan 120 pengusaha. (Yoga)
Melesat 162%, Transaksi TEI Capai Rp 248 Triliun
JAKARTA, ID – Nilai transaksi pameran dagang terbesar di Indonesia, Trade Expo Indonesia (TEI) ke 37 mencapai US$ 15,83 miliar atau setara Rp 246,64 triliun, melonjak 162% dibanding event serupa tahun lalu US$ 6,06 miliar. Capaian tersebut berasal dari transaksi produk sebesar US$ 15,28 miliar, investasi US$ 551,50 juta, dan remitansi jasa US$ 843,20 ribu. Penyelenggaraan TEI ke 37 digelar secara hybrid, yaitu pameran offline pada 19-23 Oktober 2022 dan secara online dari 19 Oktober hingga 19 Desember 2022. “Ini kebahagiaan di tengah ekonomi dunia yang melambat, bahkan ada yang mengatakan resesi. Target transaksi US$ 10 miliar, ternyata tembus lebih dari US$ 15 miliar. Ini capaian luar biasa,” kata Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) pada acara konferensi pers TEI 2022 di Jakarta, Kamis (22/12/2022). Berdasarkan besaran nilai transaksi produk, terdapat lima negara dengan jumlah transaksi tertinggi. Negara tersebut yakni Tiongkok dengan nilai transaksi sebesar US$ 10,78 miliar, India US$ 1,5 miliar, Jepang US$ 843,96 juta, Mesir US$ 492,04 juta, dan Filipina US$ 343,22 juta. (Yetede)
Dilema Sanksi atas Rusia
Sejak Rusia menyerang Ukraina pada Februari lalu, sanksi dijatuhkan AS serta Uni Eropa (UE) terhadap Rusia, untuk melemahkan Rusia dan elite negara itu sehingga diharapkan Moskwa mengakhiri serangan. Namun, tampaknya tujuan tak tercapai. Hingga sekarang, perang masih berlangsung. Tidak hanya institusi, sasaran sanksi juga meliputi individu. Bidang yang dikenai sanksi antara lain keuangan serta perdagangan. Pada Jumat (16/12) paket sanksi kesembilan dari UE atas Rusia mulai berlaku. Kali ini, UE menjatuhkan sanksi bagi 141 orang dan 49 perusahaan atau institusi dari Rusia. Menurut The New York Times, untuk delapan paket sanksi terdahulu, sejak Februari lalu, UE telah memasukkan total 1.236 orang dan 155 perusahaan ke dalam daftar penerima sanksi. Wujudnya termasuk pembekuan aset. Sanksi itu juga melarang perdagangan produk dari total 1.000 kategori serta ratusan subkategori. Hampir keseluruhan impor minyak dari Rusia sudah diembargo.
Berdasarkan nilai, sepertiga ekspor UE ke Rusia dan dua pertiga impor dari negara itu telah dilarang. Penerapan sanksi menimbulkan perdebatan di antara anggota UE. Kelompok yang menginginkan sanksi lebih keras meliputi negara di dekat Rusia atau Ukraina, seperti Lituania serta Polandia. Di sisi lain, ada kelompok tak menyetujuinya. Pertimbangannya, sanksi membuat pasokan energi seret sehingga rakyat susah. Harga-harga pun meroket. Sungguh tidak mudah bagi anggota UE untuk menghadapi situasi ini. Di satu sisi, mereka dikehendaki mendukung Ukraina yang pemerintahannya sekarang pro-Barat. Di sisi lain, anggota UE harus menghadapi kenyataan rakyatnya mengalami kesulitan atau terdampak sanksi atas Rusia. Ketika perang berlarut-larut dan sanksi terus ditingkatkan, tekanan terhadap anggota UE kian besar. Situasi ekonomi yang sulit dan tak berkesudahan dapat memicu ketidakpuasan serta berujung pada gejolak politik. Oleh karena itu, solusi atas perang di Ukraina harus segera dicapai. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tantangan Perbankan 2022
03 Jan 2022 -
Waspadai Inflasi, Perkuat Daya Beli dan Industri
03 Jan 2022 -
Arah Baru
03 Jan 2022 -
Kejaksaan Selamatkan Triliunan Uang Negara
31 Dec 2021









