;
Tags

Perdagangan

( 594 )

Teknis Perdagangan Karbon Disiapkan

KT3 25 Mar 2023 Kompas

Pemerintah melalui kementerian dan lembaga terkait menyiapkan operasionalisasi perdagangan karbon sebagai salah satu bentuk pelaksanaan nilai ekonomi karbon. Persiapan yang dilakukan mulai dari menyusun finalisasi peta jalan perdagangan karbon hingga pembaruan sertifikat pengurangan emisi. Direktur Mobilisasi Sumber Daya Sektoral dan Regional KLHK Wahyu Marjaka menyampaikan, nilai ekonomi karbon (NEK) merupakan nilai terhadap setiap unit emisi gas rumah kaca (GRK) yang dihasilkan dari kegiatan manusia  ataupun ekonomi. Terminologi ini telah diikat dalam peraturan pemerintah dan menjadi dasar untuk setiap ukuran kinerja penurunan emisi di Indonesia.

”Posisi pengaturan nilai ekonomi karbon ini sebenarnya mengimplementasikan prinsip polluter pays principle (asas pencemar membayar) yang seharusnya diintegrasikan sejak awal,” ujar Wahyu dalam acara sosialisasi pengendalian emisi karbon melalui NEK, di Jakarta, Jumat (24/3). Penyelenggaraan NEK dilaksanakan kementerian atau lembaga, pemda, pelaku usaha, dan masyarakat. Pelaksanaan NEK melalui empat mekanisme, meliputi perdagangan karbon, pembayaran berbasis kinerja, pungutan atas karbon oleh menteri keuangan, dan mekanisme lainnya sesuai perkembangan sains. Semua aktivitas perdagangan karbon wajib mematuhi tata kelola karbon dan mencatatkan registrasi pada Sistem Registri Nasional (SRN). Seluruh aktivitas ini juga diwajibkan memperoleh sertifikat pengurangan emisi GRK melalui otoritas pemerintah. (Yoga)


Musim Semi Ritel Lokal di Padang

KT3 24 Mar 2023 Kompas (H)

Toko di Jalan Proklamasi, Kota Padang, adalah cabang ke-12 Aciak Mart, swalayan modern milik pengusaha lokal Amril Amin, yang akrab dipanggil Aciak, di Kota Padang. Toko kebutuhan harian yang menyasar konsumen dari rumah sakit dan perkantoran di sekitar lokasi toko ini baru saja diresmikan pada 11 Maret lalu. Sebelumnya, ada dua cabang toko yang diresmikan, yaitu Aciak Mart cabang Belimbing dan Grand Aciak Mart cabang Aia Pacah pada 1 Februari 2023 dan 11 September 2022. ”Toko kami baru tersebar di Kota Padang. Bulan besok (April 2023), kami hendak mencoba buka satu toko di Kota Pariaman,” kata Amril, pemilik sekaligus Komisaris Aciak Mart, yang juga Wakil Ketua DPRD Padang, Minggu (19/3). Ekspansi Aciak Mart mencerminkan geliat pertumbuhan ritel modern lokal di Padang dan sekitarnya, baik ukuran toko swalayan maupun toko serbaada skala besar. Selain Aciak, toko sejenis milik pengusaha lokal lainnya juga tum- buh subur, antara lain grup Budiman, grup Citra, dan grup Dalas-Smile. Grup Budiman milik pengusaha Bukittinggi,

Haji Yasmar, kini punya 16 toko. Dua toko terbaru di Padang diresmikan tahun lalu, yaitu Budiman Swalayan cabang Ulak Karang dan cabang Anduring. Dengan demikian, di Padang ada 9 toko, Bukittinggi (4), Payakumbuh (2), dan Agam (1). Begitu pula dengan grup Citra, yang meresmikan tiga toko di Padang tahun lalu, yaitu Citra Swalayan  cabang Siteba, Citramart cabang Cengkeh, dan Grand Citra Supermarket cabang Sutomo. Jaringan ritel milik Guspardi Gaus itu punya 20 toko, yaitu di Padang 16 toko, Sijunjung 2 toko, Pasaman 1 toko, dan Jakarta 1 toko. Sementara itu, grup Dalas-Smile milik Irawati Meuraksa meresmikan toko baru mereka, Dalas Swalayan cabang Bandar Buat, pada 30 Desember tahun lalu. Total saat ini ada empat toko grup tersebut di Padang. ”Setelah pandemi makin terkendali, terutama tahun lalu, banyak muncul ritel-ritel besar, seperti Aciak Mart, Citra, Budiman, dan Dalas. (Hampir) di setiap kecamatan muncul toko-toko baru,” kata Nengsih, Kepala Bidang Bina Usaha Dinas Perdagangan Kota Padang. Suburnya ritel lokal modern di Padang tak terlepas dari perubahan kebiasaan berbelanja publik. Konsep swalayan, yakni produk lengkap, harga relatif murah, tempatnya rapi, bersih, dan sejuk, ditambah sistem digital serta transaksi nontunai, telah menjadi kebutuhan warga di perkotaan. (Yoga)


Jangan Tekan Impor demi Target Surplus

KT3 24 Mar 2023 Kompas

Memanfaatkan momentum keketuan Indonesia dalam ASEAN, pemerintah menargetkan membalikkan defisit neraca perdagangan nonmigas dengan Thailand dan Laos menjadi bernilai surplus. Menurut Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri Kadin Indonesia Shinta W Kamdani, target tersebut sebaiknya berorientasi pada peningkatan ekspor, bukan menekan impor yang sifatnya produktif bagi manufaktur. (Yoga)

Pemerintah Tawarkan Produk Lokal

KT3 23 Mar 2023 Kompas

Kementerian Koperasi dan UKM memberikan solusi bagi penjual baju bekas impor untuk beralih memasarkan produk lokal lantaran baju bekas impor termasuk barang ilegal. Nantinya, mereka akan dipasok produk buatan lokal dengan sistem reseller atau menjual ulang dan dropshipper atau pemasar. Selain itu, perbankan juga akan membantu pembiayaan bagi pedagang dengan program kredit usaha rakyat. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki pada Selasa (21/3) sore di Jakarta mengatakan, solusi tersebut sebagai respons atas produk baju bekas impor yang ditarik dari pasaran untuk diganti dengan produk buatan lokal.

”Kami menyiapkan alih usahanya. Saya sudah bertemu dengan UKM-UKM lokal, mereka sudah siap mengisi celah itu. Saat ini, UKM lokal tidak bisa bersaing karena produk ilegal (pakaian bekas impor) murah, enggak bayar pajak, dan lain sebagai- nya,” ujarnya. Menurut Direktur Center of Economic and Law Studies Bhima Yudhistira, Rabu (22/3), solusi yang ditawarkan pemerintah untuk menjual produk lokal tidak sederhana dalam praktiknya karena berpengaruh pada harga. Penjual pakaian bekas impor menyasar pasar menengah ke bawah. Selain harga, ada masalah kualitas dan jenama. Pakaian bekas impor diminati karena sebagian bermerek terkenal. Untuk itu, pemerintah dan pelaku usaha lokal juga harus memenuhi prasyarat keterjangkauan harga dan keunggulan jenama. (Yoga)


Perdagangan Indonesia dan Rusia Berpotensi Tumbuh

KT3 18 Mar 2023 Kompas

Kerja sama perdagangan Indonesia-Rusia diharapkan terus tumbuh mengingat besarnya  potensi sektor yang masih dapat digarap. Hal ini di antaranya akan diupayakan melalui perjanjian perdagangan bebas di antara keduanya. Untuk itu, sejumlah pertemuan akan dilakukan sepanjang 2023. Special Adviser Inaris (forum kerja sama Indonesia-Rusia) Wahid Supriyadi menjelaskan, kerja sama Indonesia dan Rusia masih perlu ditingkatkan, khususnya untuk mencapai target nilai perdagangan 2024 sebesar 5 miliar USD. Wahid yang menjabat Dubes Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Belarus periode 2016-2020 ini mengatakan, terlepas dari hubungan erat kedua negara, nilai transaksi perdagangan Indonesia-Rusia dalam lima tahun terakhir stagnan di angka rata-rata 1 miliar USD-3 miliar USD.

Belum optimalnya perdagangan itu dikarenakan minimnya forum yang bisa mempertemukan pebisnis dari kedua negara. Merespons hal itu, pemerintah kini rutin menyelenggarakan forum untuk menghubungkan pengusaha Indonesia dan Rusia. ”Sejak tahun 2016-2019, kami membuat Festival Indonesia yang besar di Rusia, dan dampaknya signifikan, khususnya kunjungan wisatawan di antara dua negara meningkat,” ujar Wahid seusai pembukaan acara Indonesia-Rusian Trade, Tourisme, and Investment Forum (IRTTIF) 2023, di Jakarta, Jumat (17/3/2023). Selain memperbanyak forum pertemuan, optimalisasi perdagangan juga perlu didorong lewat perubahan regulasi, khususnya terkait pungutan impor produk Indonesia di Rusia. Perjanjian perdagangan diharapkan membuat beban biaya ekspor berkurang sehingga produk Indonesia dapat lebih banyak masuk ke pasar Rusia, dan sebaliknya. (Yoga)


Pameran Produk China

KT3 17 Mar 2023 Kompas

Pameran produk China, ”China Homelife Indonesia”, dilangsungkan Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (16/3).  Pameran yang diikuti oleh sekitar 700 pemasok asal China ini menampilkan produk-produk garmen, tekstil, peralatan rumah tangga, pertukangan, makanan, alat kecantikan, dan peralatan elektronik. Pameran akan berlangsung hingga Sabtu (18/3) mendatang. (Yoga)

RI-India Gulirkan Perjanjian Tarif Preferensial

KT3 16 Mar 2023 Kompas

Indonesia dan India menargetkan nilai perdagangan nonmigas kedua negara dapat mencapai 50 miliar USD pada 2025. Target tersebut akan direalisasikan melalui perjanjian tarif preferensial serta kolaborasi pelaku usaha dan industri kedua negara. Target perdagangan kedua negara itu disepakati Presiden RI Jokowi dan PM India Narendra Modi pada 2019. Hingga 2022, total perdagangan nonmigas RI-India telah mencapai 32,7 miliar USD atau tumbuh 55 % secara tahunan. Mendag Zulkifli Hasan, Selasa (14/3) mengatakan, pihaknya akan berupaya merealisasikan target itu dengan menjalin hubungan yang intensif bersama pemerintah dan pelaku usaha India.

Dengan Pemerintah India, Indonesia tengah berupaya merealisasikan perjanjian tarif preferensial (PTA). ”PTA tersebut akan mengarah pada perdagangan barang yang berfokus pada isu kepentingan dua negara,” ujarnya di sela-sela KTT Kemitraan Konfederasi Industri  India (Confederation of Indian Industry/CII Partnership Summit) 2023 di New Delhi, India. Dalam pertemuan dengan Mendag dan Industri India Piyush Goyal, Selasa malam, Zulkifli juga membahas PTA. Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono menambahkan, perundingan kerja sama perdagangan bilateral RI-India sudah dimulai sejak 2020, namun, lantaran pandemi Covid-19, negosiasi PTA itu tertunda selama dua tahun. Tahun ini,RI-India kembali memulai negosiasi PTA secara lebih intensif. (Yoga)


PERDAGANGAN INTERNASIONAL, RI dan India Ajak Dunia Perkuat Kemitraan

KT3 15 Mar 2023 Kompas

Indonesia dan India mengajak dunia memperkuat jembatan kerja sama dan kemitraan antar negara di tengah tantangan konflik geopolitik. Indonesia menegaskan pentingnya membangun relasi mendalam, sedangkan India menawarkan keberlanjutan sebagai cara atau jalan hidup sebuah negara. Hal itu mengemuka dalam Konferensi Tingkat Tinggi Kemitraan Konfederasi Industri India (Confederation of Indian Industry/CII Partnership Summit) 2023 di New Delhi,  India, Senin (13/3/2023) malam. KTT yang dipimpin Menteri Perdagangan dan Industri India Piyush Goyalitu mengusung tema ”Kemitraan untuk Bisnis yang Bertanggung Jawab, Akselerasi, Inovatif, Berkelanjutan, dan Berkeadilan”.

Menurut Mendag RI, Zulkifli Hasan, landasan dari semua jenis kerja sama adalah hubungan orang ke orang. Dari jalinan relasi personal itu terciptalah jembatan yang memungkinkan terbangunnya hubungan yang lebih mendalam. Sementara Goyal menegaskan pentingnya membangun ketahanan ekonomi berkelanjutan dengan berfokus pada inklusivitas. Membangun keberlanjutan di berbagai sektor telah menjadi inti dari agenda Presidensi G20 India. Ia menegaskan, Pemerintah India berpandangan, keberlanjutan adalah cara atau jalan hidup. ”Dalam konteks perdagangan global, keberlanjutan kesepakatan perdagangan multilateral dan bilateral sangat diperlukan di tengah tekanan restriksi dagang yang dilakukan sejumlah negara,” kata Goyal. (Yoga)


ASEAN Jinakkan Konflik lewat Kolaborasi Ekonomi

KT3 14 Mar 2023 Kompas

ASEAN menekankan sentralitas sebagai landasan kerja sama. Harapannya, semakin tinggi kerja sama ekonomi, semakin rendah risiko konflik di Indo-Pasifik. ”Tujuan utama Pandangan ASEAN tentang Indo-Pasifik (AOIP) adalah menurunkan ketegangan sebanyak mungkin. Tidak ada konflik, apalagi perpecahan,” kata Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn dalam kuliah umum ”Peran ASEAN di Indo-Pasifik dan Keketuaan Indonesia” di Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, Banten, Senin (13/3). Ia menekankan, di tengah gempuran berbagai masalah geopolitik, kekompakan dan solidaritas ASEAN menjadi kunci bisa berjalannya sentralitas organisasi ini. Krisis di Myanmar dan perang Ukraina-Rusia menunjukkan perdamaian tidak bisa disia-siakan. Konflik-konflik global kini berujung pada krisis energi dan pangan. ”ASEAN mengarusutamakan AOIP di semua kebijakan dan negara-negara mitra wicara serta negara lain yang tertarik bekerja sama,” kata Kao.

AOIP berlandaskan prinsip inklusivitas dan keterbukaan. Penekanannya pada kerja sama ekonomi dan perdagangan. ASEAN ingin AOIP bisa meningkatkan perdagangan dan investasi, baik intranegara ASEAN, negara-negara mitra wicara, maupun perusahaan-perusahaan swasta internasional. Staf Khusus Menlui RI untuk Urusan Diplomasi Kawasan, Ngurah Swajaya  menjelaskan, keketuaan Indonesia di ASEAN selama tahun 2023 fokus membangkitkan kembali perekonomian kawasan pascapandemi Covid-19. Selain itu, juga mengamankan  pasokan energi dan pangan di tengah konflik terbuka Ukraina-Rusia. ”Kita menekankan pada kolaborasi dengan semua pihak. Kepentingan demi kesejahteraan bersama ini bervisi jauh ke  depan dan tidak elitis,” ujarnya. Keberadaan AOIP bertujuan mewujudkan ASEAN sebagai titik  pusat pertumbuhan ekonomi. Kawasan ini, di tengah segala masalah, selalu relatif stabil dengan pertumbuhan yang dinamis. (Yoga)


Kolaborasi Berperan untuk Mendongkrak Pangsa Pasar

KT3 06 Mar 2023 Kompas

Pengembangan bisnis berbasis hak kekayaan intelektual diyakini dapat memperluas pangsa pasar. Cara ini juga akan mampu meningkatkan kedekatan dengan konsumen. Jenama Kopi Tuku merilis aneka  produk suvenir hasil kolaborasi dengan Disney Pixar. Sejumlah karakter film yang diproduksi Disney Pixar, seperti Finding Nemo dan Toy Story, ditampilkan dalam merchandise Kopi Tuku, berupa tas dan kaus. Kolaborasi ini juga berwujud produk minuman untuk anak-anak. Produk hasil kolaborasi keduanya bisa dijumpai di 35 gerai Kopi Tuku. Pendiri Kopi Tuku, Andanu Prasetyo, Minggu (5/3) di Jakarta,  mengatakan, tahun ini jenamanya genap berusia delapan tahun. Jenama ini pun berupaya agar tetap relevan de ngan konsumen dan lebih kompetitif di industri minuman. Di antaranya melalui kolaborasi.

Proses kolaborasi Kopi Tuku dan Pixar berlangsung satu tahun. Pixar memberi persyaratan kerja sama yang relatif ketat, termasuk standar gizi minuman anak-anak. ”Rasa minuman yang kami racik berusaha menghadirkan narasi dari film Disney Pixar atau pengalaman pelanggan,” kata Andanu. Fenomena kolaborasi krea tor ataupun pemegang hak kekayaan intelektual (HKI) seperti itu bukan pertama kali. Pada Februari 2023, produsen suvenir lokal SOVLO Indonesia mengumumkan kerja sama dengan Emoji. Kesepakatan keduanya ditengahi oleh Medialink Group, agen Emoji untuk Asia Tenggara. Mengutip licenseglobal.com, Direktur Pelaksana SOVLO Lidya Valencia menyebutkan, itu merupakan kolaborasi pertama dengan pemegang HKI internasional. CEO Emoji Marco Huesges berharap hasil kolaborasi itu dapat menghadirkan koleksi suvenir yang menyenangkan dengan sentuhan kreativitas seniman Indonesia. (Yoga)