Surplus Neraca Perdagangan Perkuat Kurs Rupiah
JAKARTA, ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (16/1/2023) sore ditutup naik tajam didukung oleh surplus neraca perdagangan pada Desember 2022 dan revisi aturan devisa hasil ekspor (DHE) oleh pemerintah. Rupiah ditutup menguat 104 poin atau 0,68% ke posisi Rp 15.045 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Jumat (13/1/2023) Rp 15.149 per dolar AS. “Surplus perdagangan bisa menambah suplai dolar AS di Tanah Air, apalagi ditambah dengan revisi kebijakan DHE,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra di Jakarta, Senin (16/1/2023) seperti dilansir Antara. Sementara itu, derdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2022 mengalami surplus US$ 3,89 miliar terutama berasal dari sektor nonmigas sebesar US$ 5,61 miliar, namun tereduksi oleh defisit sektor migas senilai US$ 1,72 miliar. (Yetede)
Tags :
#PerdaganganPostingan Terkait
Perdagangan AS-China
Mengendalikan Daya Tarik Eksplorasi Migas
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Pasar Dalam Tekanan
Afrika Tunjukkan Inovasi Pembayaran Bebas Dolar
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023