Industri lainnya
( 1858 )Pabrikan Tekan Harga Mobil Listrik
Melambatnya pertumbuhan ekonomi global mulai mengancam bisnis pabrikan electric vehicle (EV) alias kendaraan listrik. Kondisi ini tercermin dari langkah pabrikan EV yang mulai mengerek turun harga jual mobil listriknya di pasaran. Contohnya langkah yang ditempuh Tesla Inc. Mulai 14 Agustus 2023, pabrikan EV asal Amerika Serikat (AS) ini menurunkan harga dua model EV di pasar China. Yakni, mobil listrik model Y Long-Range dan versi Performance. Contohnya langkah yang ditempuh Tesla Inc. Mulai 14 Agustus 2023, pabrikan EV asal Amerika Serikat (AS) ini menurunkan harga dua model EV di pasar China. Yakni, mobil listrik model Y Long-Range dan versi Performance. Harga kedua model EV ini diturunkan Tesla sekitar 14.000 yuan, setara Rp 29,5 juta per unit. Kini, Tesla Y Long Range dibanderol 299.900 yuan, setara Rp 632,78 juta. Model Y Performance turun jadi 349.900 yuan, sekitar Rp 738,28 juta per unit. Penurunan harga ini bukan pertama kali dilakukan Tesla. Sepanjang tahun ini, sedikitnya pabrikan EV yang dinakhodai Elon Musk ini sudah menerapkan kebijakan diskon harga hingga lima kali di sejumlah negara yang menjadi pasar tujuan mobil listriknya. Pada April lalu, misalnya, Tesla memotong harga jual EV di beberapa negara Eropa. Di Jerman, harga Tesla Model 3 dan Model Y masing-masing dipangkas turun 4,5% dan 9,8% dari harga normal.
Selain Tesla, diskon harga jual mobil listrik juga disebar General Motors (GM), yang memangkas harga Cadillac Lyriq di China hampir 14%. Harga mobil ini turun dari 439.700 yuan, setara Rp 927,76 juta jadi 379.700 yuan, setara Rp 801,16 juta.
Pabrikan asal Jerman, Volkswagen turut memangkas harga model ID-series di China hingga 27% menjadi US$ 5.100 atau setara Rp 78 juta per unit.
Di luar itu, penurunan harga dilakukan lantaran terjadi kelebihan pasokan. Setidaknya ini dialami Tesla. Akibat kelebihan pasokan, Tesla bukan hanya menurunkan harga produk, tapi juga menunda investasinya.
Salah satunya di Indonesia. Kabar ini dibenarkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Menurut Luhut, ia sudah melakukan pertemuan dengan CEO Elon Musk di San Francisco, AS terkait penundaan investasi Tesla di Indonesia. "Saat ini Tesla mengalami kelebihan produksi. Dari 3 juta produksi, yang terserap itu 1,8 juta," kata Luhut, dalam keterangan resminya.
Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia Jongkie Sugiarto melihat, banting harga EV sebagai strategi pemasaran. Biaya produksi pabrikan juga rendah, sehingga rela memotong harga jual produk.
Pengamat otomotif Bebin Djuana menilai, pabrikan EV punya strategi masing-masing ketika memasuki pasar suatu negara.
Head of Marketing Department
Hyundai Motors Indonesia Astrid Ariani Wijana, mengklaim animo pengunjung GIIAS terhadap EV Hyundai sangat tinggi. Sampai 15 Agustus 2023, jumlah test drive sudah lebih dari 1.600 kali.
REVISI FORMULA HBA : Keadilan untuk Pemerintah dan Perusahaan
Formula baru tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 227.K/MB.01/MEM.B/2023 tentang Pedoman Penetapan Harga Patokan Untuk Penjualan Komoditas Batubara yang ditetapkan pada 11 Agustus 2023. Penerbitan beleid itu menimbang bahwa Kepmen ESDM Nomor 41/K/MB.01/MEM.B/2023 belum sepenuhnya menggambarkan transaksi aktual dan terdapat transaksi pada rentang kalori rendah yang belum terakomodir sehingga perlu mengatur kembali mengenai formula harga batu bara acuan dan harga patokan batu bara. Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Irwandy Arif mengatakan, dalam revisi formula HBA, digunakan rata-rata harga jual batu bara terkait 1 bulan sebelumnya untuk menentukan harga batu bara acuan atau HBA bulan berjalan. “Nanti fungsi dari harga 1 bulan sebelumnya saja, kalau dulu kan fungsi dari 2 bulan sebelumnya,” kata Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Irwandy Arif saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (18/8/2023). Nantinya, harga jual 1 bulan sebelumnya itu bakal dihimpun dari realisasi sistem elektronik Penerimaan Negara Bukan Pajak atau e-PNBP setiap bulannya. Penghimpunan e-PNBP itu dilakukan untuk menghitung persentase harga jual riil batu bara yang diterima perusahaan. Sebelumnya, lewat Kepmen ESDM Nomor 41/K/MB.01/MEM.B/2023 tentang Pedoman Penetapan Harga Patokan Untuk Penjualan Komoditas Batu Bara, HBA dihitung menggunakan rata-rata harga penjualan 2 bulan sebelumnya. Lewat keputusan itu, Menteri ESDM, Arifin Tasrif, menghapus formula awal HBA yang bertumpu pada rata-rata indeks domestik dan internasional seperti Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC) dan Platt’s 5900 pada bulan sebelumnya.
Peringkat Puncak Bukan Jaminan Geliat Industri
Di antara tujuh negara di Asia Tenggara, indeks yang menunjukkan tingkat ekspansi atau kontraksi aktivitas industri Indonesia berada di posisi teratas. Sayangnya, hal itu belum menjamin prospek geliat aktivitas perindustrian, khususnya dalam menghadapi lesunya permintaan global. Pada awal Agustus, S&P Global merilis Purchasing Managers’ Index / PMI) manufaktur Indonesia per Juli 2023 senilai 53,3 poin, meningkat 0,94 % dibanding posisi Juni. Angka itu diolah dari survei kepada 400 pelaku industri manufaktur di Tanah Air. Di sisi lain, PMI ASEAN pada Juli 2023 melandai 0,39 % dari bulan sebelumnya menjadi 51,8 poin. Angka PMI di atas 50 poin menandakan industri manufaktur di negara atau kawasan yang ditinjau sedang ekspansif, jika di bawah 50 poin berarti tengah kontraksi. Dibanding enam negara lainnya yang membentuk PMI ASEAN, Indonesia duduk di peringkat pertama pada Juli 2023, diatas PMI Filipina senilai 51,9 poin.
Pemerintah pun menganggap pencapaian angka PMI pada Juli 2023 merupakan prestasi bagi Indonesia. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu berpendapat, kenaikan PMI Indonesia pada Juli 2023 menandakan optimisme pelaku usaha manufaktur. Kenaikan PMI pun diharapkan sejalan dengan pemulihan permintaan ekspor sehingga menopang kinerja ekonomi nasional. Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita juga menggarisbawahi, PMI Indonesia yang tinggi, artinya, pelaku industri manufaktur Tanah Air masih optimistis dan bergeliat di tengah ketidakstabilan perekonomian global dan melemahnya pasar dunia. Dia menambahkan, menguatnya permintaan domestic turut mendorong aktivitas produksi manufaktur nasional. Dampaknya, sejumlah perusahaan merekrut tenaga kerja baru. Kenaikan penjualan yang didorong permintaan dalam negeri juga menjadi sentimen utama terhadap prospek perekonomian ke depan. (Yoga)
KAEF Bakal Tambah 100 Apotek Baru
Emiten farmasi pelat merah, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) gencar berekspansi dengan menambah sekitar 100 jaringan apotek baru hingga akhir tahun 2023.
Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan Sumber Daya Manusia (SDM) Kimia Farma, Yudhi Rangkuti mengatakan, fokus pembangunan apotek akan diprioritaskan di wilayah-wilayah yang masih bisa dikembangkan.
"Kalau dalam rencana kami, sekitar 100 (apotek) hingga akhir tahun," kata Yudhi saat ditemui KONTAN, Senin (14/8).
Untuk biaya pembangunan tiap apotek, dibutuhkan modal mulai dari Rp 1 miliar hingga Rp 2 miliar. Artinya, jika membangun 100 apotek baru, maka perusahaan akan mengeluarkan dana sekitar Rp 100 miliar hingga Rp 200 miliar.
Berdasarkan catatan KONTAN, pada tahun 2023, Kimia Farma mengerek anggaran belanja modal atau
capital expenditure
(capex) menjadi Rp 1,2 triliun hingga Rp 1,3 triliun. Biaya pembangunan jaringan apotek baru nantinya juga akan diambil dari dana capex tersebut.
Sedangkan, jika melihat dari catatan keuangan, Kimia Farma melaporkan kinerja positif di semester pertama 2023. Perusahaan ini berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 4,95 triliun.
Sebagai langkah inovasi, Kimia Farma kini memiliki empat model konsep apotek.
Pertama, model Kimia Farma Premier, yaitu Kimia Farma
One Stop Health Care Solution. Jenis store ini terdiri dari layanan apotek, klinik dan laboratorium.
Kedua, jenis store yang berisikan apotek dan laboratorium.
Ketiga, jenis apotek saja, dan terakhir konsep,
health and beauty
yang fokus pada produk vitamin dan layanan kecantikan.
Sebelumnya, Direktur Utama KAEF, David Utama menyatakan, laba bersih yang berhasil dicetak perusahaan berasal dari kuatnya penjualan produk dan peningkatan jasa layanan laboratorium medis dan klinik.
Misi Menyulap Air Bangis Jadi Kawasan industri
WENGKI Purwanto, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Barat, kaget ketika mendengar usulan perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Sumatera Barat. Pemerintah provinsi setempat berencana menyediakan pola ruang pada kawasan peruntukan industri (KPI) seluas 15 ribu hektare. Satu dari tiga KPI itu berada di Kabupaten Pasaman Barat. Padahal di sana terdapat kawasan berstatus areal penggunaan lain (APL) yang berada di Nagari Air Bangis, Ranah Batahan, dan Koto Balingka.
"Rencana ini akan bertumpang-tindih dengan lahan masyarakat dan bisa memicu konflik,” kata Wengki saat ditemui pada Sabtu, 12 Agustus lalu. “Tapi pemerintah sepertinya sangat ngotot melancarkan proyek ini. ”Menurut Wengki, rencana pemerintah itu disampaikan pertama kali oleh Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumatera Barat, Palastri, dalam konsultasi publik di Hotel ZHM Premier Padang pada 9 November 2022. Acara tersebut diikuti sejumlah perwakilan instansi vertikal, pemerintah kota/kabupaten, akademikus, Pokja Percepatan RTRW Sumatera Barat, serta lembaga swadaya masyarakat, termasuk Walhi.
Pemaparan serupa disampaikan Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah I Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Reny Windyawati, dalam sebuah diskusi daring pada 26 Desember 2022. Menurut dia, pembangunan kawasan industri itu membutuhkan konfirmasi data di Sumatera Barat. Begitu juga dengan rencana pembangunan industri refinery oleh PT Abaco di Kecamatan Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, yang akan menempati lahan seluas 20 ribu hektare. (Yetede)
Produk Hilirisasi Topang Kinerja Positif Ekspor
Produk hilirisasi, seperti besi baja dan produk turunan nikel, mampu menopang kinerja positif ekspor di tengah penurunan harga komoditas ekspor unggulan Indonesia. Meskipun begitu, tren penurunan surplus neraca perdagangan tetap tidak bisa dihindari. BPS, Selasa (15/8) merilis, total ekspor migas dan nonmigas pada Juli 2023 senilai 20,88 miliar USD, tumbuh tipis 1,36 % secara bulanan dan tumbuh minus 18,03 % secara tahunan. Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, kinerja ekspor secara bulanan meningkat, terutama didorong kenaikannilai ekspor besi baja dan produk turunan nikel. Nilai ekspornya masing-masing naik 47,33 % dan 43,29 %.
Khusus nikel dengan HS 75, yang merupakan salah satu komoditas program hilirisasi pemerintah, nilai ekspornya meningkat tajam, pada Januari-Juli 2023 mencapai 4,03 miliar USD atau tumbuh 35,49 %, ”Jika dibandingkan dengan 2015, nilai ekspor nikel dan produk turunannya naik 4 miliar USD atau lima kali lipat,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar secara hibrida di Jakarta. Kendati begitu, lanjut Amalia, nilai ekspor secara tahunan justru turun cukup dalam, seiring penurunan harga komoditas ekspor unggulan Indonesia, seperti CPO dan batubara. (Yoga)
PRODUKSI MINYAK NASIONAL : HARAPAN BARU DARI BANYU URIP
Optimasi pengembangan Lapangan Banyu Urip memberikan harapan baru bagi industri minyak dan gas bumi nasional. Upaya memaksimalkan potensi minyak bumi yang terkandung di Blok Cepu itu diproyeksi mampu mendongkrak lifting. Percepatan optimasi pengembangan Lapangan Banyu Urip yang dilakukan oleh ExxonMobil Cepu Ltd. diharapkan bisa menambah produksi minyak bumi nasional hingga 18.000 per barel. Awalnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama dengan operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Ltd. menjadwalkan optimasi pengembangan Lapangan Banyu Urip pada September tahun depan, tetapi perusahaan memajukannya menjadi Februari 2024. Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan bahwa optimasi pengembangan Lapangan Banyu Urip memiliki posisi yang sangat penting di tengah penyusutan produksi dalam beberapa tahun terakhir. Blok Cepu yang telah lama jadi penopang produksi minyak nasional belakangan mengalami penurunan produksi alamiah yang signifikan. Berdasarkan catatan SKK Migas, produksi minyak dari ExxonMobil Cepu Ltd. saat ini sekitar 164.000 bph atau 114% dari target APBN 2023. Kegiatan optimasi pengembangan Lapangan Banyu Urip yang disetujui pada September 2021 sendiri memuat rencana pengeboran lima sumur infill carbonate, dan dua sumur clastic yang ditargetkan first oil pada 2028. Sementara itu, Presiden ExxonMobil Indonesia Carole Gall mengakui bahwa pengerjaan optimasi pengembangan Lapangan Banyu Urip awal tahun depan memiliki tantangan yang serius. Prima K. Panggabean, Koordinator Pengawasan Eksploitasi Migas Kementerian ESDM, mengatakan bahwa pemerintah telah memberikan insentif kepada ExxonMobil Cepu Ltd. sejak 2021. Insentif tersebut berlaku efektif pada tahun lalu, karena pandemi Covid-19 turut memengaruhi keekonomian pengembangan sejumlah lapangan migas di dalam negeri.
Lumpuh Pertambangan Akibat Masalah Impor Ban
JAKARTA — Para pelaku industri jasa pertambangan mulai ketar-ketir dan terancam mengurangi aktivitas gara-gara perkara pengadaan ban alat berat. Dalam enam bulan terakhir, mereka kesulitan mendatangkan ban radial jenis off the road (OTR) yang biasa digunakan untuk berbagai kendaraan dan alat berat pertambangan. Jika kondisi ini berlanjut, kegiatan produksi pertambangan di Tanah Air diprediksi lumpuh dalam waktu tujuh bulan ke depan atau pada Maret 2024. Ketua Umum Perkumpulan Tenaga Ahli Alat Berat Indonesia, Rochman Alamsjah, menyatakan stok ban OTR pada setiap perusahaan jasa pertambangan sudah sangat menipis. Bahkan, ia memperkirakan stok itu bakal ludes setelah Agustus berlalu lantaran tak ada lagi pasokan dari produsen. Dampaknya, banyak alat berat yang terbengkalai. "Sekarang rata-rata setiap kontraktor pertambangan memiliki 25 unit truk yang standby karena tidak ada bannya," kata dia kepada Tempo, kemarin. Rochman menaksir jumlah alat berat yang stop beroperasi karena tak memiliki ban mencapai 5 persen dari populasi sampai Juni lalu. Menurut dia, jumlah alat berat yang terpaksa dikandangkan bakal terus bertambah. Bulan ini, dia memprediksi jumlahnya bertambah menjadi 20 persen. Pada awal 2024, seluruh alat berat tidak bisa beroperasi jika keran impor ban tak kunjung dibuka. Dengan kondisi tersebut, dia memperkirakan kegiatan di tambang berbagai komoditas terhambat. (Yetede)
Industri Unggulan Tumbuh Melambat
Pertumbuhan industri unggulan Indonesia, yakni makanan dan minuman, pada triwulan II-2023 tercatat 4,62 % secara tahunan. Pertumbuhan itu lebih rendah dibandingkan triwulan I-2023 di 5,33 %. Momentum Ramadhan dan Lebaran tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan di sektor makanan dan minuman. ”Saat menjelang Lebaran, masih ada pertumbuhan (permintaan), tetapi sedikit lambat. Berdasarkan hasil survei kami, terdapat pergeseran pola pengeluaran konsumen yang mengurangi makanan yang tergolong sekunder untuk belanja pengalaman, seperti travelling,” tutur Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia Adhi S Lukman saat dihubungi, Senin (7/8) di Jakarta.
Tak hanya industri makanan dan minuman yang tumbuh melambat saat Ramadhan-Lebaran, industri tekstil dan pakaian jadi justru terkontraksi lebih dalam pada triwulan II-2023, yakni minus 1,7 %. Kondisi tersebut lebih buruk dibandingkan triwulan I-2023 yang tumbuh minus 0,07 %. Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, percepatan penyelesaian Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) menjadi cara menguatkan pertumbuhan PDB industri manufaktur nonkomoditas lewat peningkatan ekspor. Saat ini ekspor Indonesia ke Uni Eropa dikenai biaya masuk 10-17 %. ”Padahal, negara yang sudah memiliki perjanjian dagang dengan UE, seperti Vietnam,tidak dikenai bea masuk,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin. (Yoga)
PEMANFAATAN ENERGI BERSIH : Porsi EBT di Kelistrikan Nasional Perlu Ditambah
Pemerintah mengusulkan peningkatan porsi energi baru dan terbarukan dalam Rencana usaha Penyediaan Tenaga Listrik atau RUPTL PT PLN (Persero) 2021—2030 untuk mengakomodasi lebih banyak investasi di sektor tersebut. Rachmat Kaimuddin, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, mengatakan pelaku usaha meminta porsi energi baru dan terbarukan (EBT) yang lebih banyak di dalam RUPTL 2021—2030, sehingga lebih leluasa dalam melakukan investasi di Tanah Air. Merespons permintaan investor, pemerintah langsung mengajak PLN untuk meningkatkan porsi pembangkit listrik berbasis EBT di dalam RUPTL 2021—2030. Hal itu juga dilakukan untuk mengakomodasi tingginya permintaan listrik di luar negeri yang menjadi potensi investasi di dalam negeri melalui ekspor tenaga listrik. Adapun, kapasitas pembangkit listrik EBT akan ditambah hingga 20.923 megawatt (MW). Kapasitas itu terbagi pada pembangkit listrik tenaga air (PLTA/M/MH) mencapai 10.391 MW, PLTB 597 MW, PLT Bio 590 MW, PLTP 3.355 MW, PLTS 4.680 MW. PLT EBT Base 1.010 MW, dan battery energy storage system (BESS) 300 MW.
Pilihan Editor
-
Utamakan Keamanan Data
04 Feb 2020 -
META Bangun Tol Senilai Rp 21,5 Triliun
07 Feb 2020 -
Nilai Aset Asabri Merosot di Tahun Lalu
31 Jan 2020









