;

Pabrikan Tekan Harga Mobil Listrik

Ekonomi Hairul Rizal 19 Aug 2023 Kontan (H)
Pabrikan Tekan Harga Mobil Listrik

Melambatnya pertumbuhan ekonomi global mulai mengancam bisnis pabrikan electric vehicle (EV) alias kendaraan listrik. Kondisi ini tercermin dari langkah pabrikan EV yang mulai mengerek turun harga jual mobil listriknya di pasaran. Contohnya langkah yang ditempuh Tesla Inc. Mulai 14 Agustus 2023, pabrikan EV asal Amerika Serikat (AS) ini menurunkan harga dua model EV di pasar China. Yakni, mobil listrik model Y Long-Range dan versi Performance. Contohnya langkah yang ditempuh Tesla Inc. Mulai 14 Agustus 2023, pabrikan EV asal Amerika Serikat (AS) ini menurunkan harga dua model EV di pasar China. Yakni, mobil listrik model Y Long-Range dan versi Performance. Harga kedua model EV ini diturunkan Tesla sekitar 14.000 yuan, setara Rp 29,5 juta per unit. Kini, Tesla Y Long Range dibanderol 299.900 yuan, setara Rp 632,78 juta. Model Y Performance turun jadi 349.900 yuan, sekitar Rp 738,28 juta per unit. Penurunan harga ini bukan pertama kali dilakukan Tesla. Sepanjang tahun ini, sedikitnya pabrikan EV yang dinakhodai Elon Musk ini sudah menerapkan kebijakan diskon harga hingga lima kali di sejumlah negara yang menjadi pasar tujuan mobil listriknya. Pada April lalu, misalnya, Tesla memotong harga jual EV di beberapa negara Eropa. Di Jerman, harga Tesla Model 3 dan Model Y masing-masing dipangkas turun 4,5% dan 9,8% dari harga normal. 

Selain Tesla, diskon harga jual mobil listrik juga disebar General Motors (GM), yang memangkas harga Cadillac Lyriq di China hampir 14%. Harga mobil ini turun dari 439.700 yuan, setara Rp 927,76 juta jadi 379.700 yuan, setara Rp 801,16 juta. Pabrikan asal Jerman, Volkswagen turut memangkas harga model ID-series di China hingga 27% menjadi US$ 5.100 atau setara Rp 78 juta per unit. Di luar itu, penurunan harga dilakukan lantaran terjadi kelebihan pasokan. Setidaknya ini dialami Tesla. Akibat kelebihan pasokan, Tesla bukan hanya menurunkan harga produk, tapi juga menunda investasinya. Salah satunya di Indonesia. Kabar ini dibenarkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Menurut Luhut, ia sudah melakukan pertemuan dengan CEO Elon Musk di San Francisco, AS terkait penundaan investasi Tesla di Indonesia. "Saat ini Tesla mengalami kelebihan produksi. Dari 3 juta produksi, yang terserap itu 1,8 juta," kata Luhut, dalam keterangan resminya. Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia Jongkie Sugiarto melihat, banting harga EV sebagai strategi pemasaran. Biaya produksi pabrikan juga rendah, sehingga rela memotong harga jual produk. Pengamat otomotif Bebin Djuana menilai, pabrikan EV punya strategi masing-masing ketika memasuki pasar suatu negara. Head of Marketing Department Hyundai Motors Indonesia Astrid Ariani Wijana, mengklaim animo pengunjung GIIAS terhadap EV Hyundai sangat tinggi. Sampai 15 Agustus 2023, jumlah test drive sudah lebih dari 1.600 kali.

Download Aplikasi Labirin :