;
Tags

Industri lainnya

( 1905 )

Strategi Ekspor Jawa Barat Hadapi Gejolak Global

HR1 05 May 2025 Bisnis Indonesia
Kebijakan tarif resiprokal yang diberlakukan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan dampak signifikan terhadap sektor ekspor Indonesia, khususnya kopi asal Jawa Barat. Rani Mayasari, perintis Java Halu Coffee, mengungkapkan bahwa ekspor kopi ke AS tertahan di tengah panen raya, membuat UMKM seperti miliknya kesulitan menyerap hasil panen petani. Penurunan daya beli domestik dan perubahan iklim turut memperburuk situasi, meski Rani tetap berupaya menjalin pasar baru seperti Jepang dan Eropa.

Muslimin Anwar, Deputi Kepala BI Jabar, menyarankan strategi diversifikasi pasar ekspor dan inovasi produk sebagai kunci menghadapi tarif hingga 32%, sementara Nining Yuliastiani dari Disperindag Jabar optimistis bahwa pelaku usaha dapat beradaptasi dengan peluang ekspor baru melalui inovasi, promosi, dan pendampingan.

Di sisi lain, Khairul Mahalli, Ketua Umum GPEI, mendorong peran aktif duta besar dalam memasarkan produk lokal di luar negeri, sementara Iwa Koswara dari APKB menyoroti dampak tarif terhadap industri garmen, yang menyebabkan PHK massal, serta mendesak penguatan infrastruktur logistik di Jawa Barat seperti pelabuhan laut dan Bandara Kertajati. Keseluruhan tanggapan ini mencerminkan urgensi adaptasi menyeluruh dalam menghadapi tekanan perdagangan global.

DPR RI Meminta Pengawasan Maskapai Penerbangan Haji Diperketat

KT1 03 May 2025 Investor Daily (H)

DPR RI meminta pemerintah memperketat pengawasan tiga maskapai penerbangan haji 2025 yakni Garuda Indonesia, Saudi Airlines dan Lion Air, mengingat jumlah jemaah haji yang diterbangkan pada tahun ini mencapai angka 221.000 orang. Pada angkutan haji 2025, Indonesia mendapatkan kuota sebanyak 221.000 orang yang terdiri atas 203.320 haji reguler dan 17.680 haji khusus. Kuota haji reguler terbagi atas 190.897 calon haji reguler  yang berhak lunas sesuai urutan porsi, 10.166 calon haji reguler prioritas lansia, 685 pembimbing ibadaj pada KBIHU, dan 1.572 petugas haji daerah (PHD). Direktorat Jenderal (Ditjen) Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) pun telah menerbitkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1446 Hijriah/2025 Masehi. Jemaah calon haji pada Kamis (1/5).

Sehari berikutnya reguler asal Indonesia secara bertahap akan mulai diberangkatkan ke Tanah Suci dari Rmbarkasi masing-masing. Tahun ini untuk pertama kalinya pemerintah menunjuk Lion Air Group yang akan bersanding dengan Garuda Indonesia dan Suadi Airlines dalam melayani perjalanan haji 1446 Hijriah/2025 Masehi. Garuda Indonesia telah menyiapkan 13 armada pesawat yang akan melayani keberangkatan dan kepulangan dari Embarkasi Aceh, Medan, Solo, Balikpapan, Makassar, Lombok, dan sebagian Embarkasih Jakarta-Pondok Gede. Tahun ini, Garuda Indonesia akan mengangkut 104.172 jemaah haji reguler dan petugas. Jemaah ini tergabung dalam 287 kelompok terbang. (Yetede)

DPR RI Meminta Pengawasan Maskapai Penerbangan Haji Diperketat

KT1 03 May 2025 Investor Daily (H)

DPR RI meminta pemerintah memperketat pengawasan tiga maskapai penerbangan haji 2025 yakni Garuda Indonesia, Saudi Airlines dan Lion Air, mengingat jumlah jemaah haji yang diterbangkan pada tahun ini mencapai angka 221.000 orang. Pada angkutan haji 2025, Indonesia mendapatkan kuota sebanyak 221.000 orang yang terdiri atas 203.320 haji reguler dan 17.680 haji khusus. Kuota haji reguler terbagi atas 190.897 calon haji reguler  yang berhak lunas sesuai urutan porsi, 10.166 calon haji reguler prioritas lansia, 685 pembimbing ibadaj pada KBIHU, dan 1.572 petugas haji daerah (PHD). Direktorat Jenderal (Ditjen) Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) pun telah menerbitkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1446 Hijriah/2025 Masehi. Jemaah calon haji pada Kamis (1/5).

Sehari berikutnya reguler asal Indonesia secara bertahap akan mulai diberangkatkan ke Tanah Suci dari Rmbarkasi masing-masing. Tahun ini untuk pertama kalinya pemerintah menunjuk Lion Air Group yang akan bersanding dengan Garuda Indonesia dan Suadi Airlines dalam melayani perjalanan haji 1446 Hijriah/2025 Masehi. Garuda Indonesia telah menyiapkan 13 armada pesawat yang akan melayani keberangkatan dan kepulangan dari Embarkasi Aceh, Medan, Solo, Balikpapan, Makassar, Lombok, dan sebagian Embarkasih Jakarta-Pondok Gede. Tahun ini, Garuda Indonesia akan mengangkut 104.172 jemaah haji reguler dan petugas. Jemaah ini tergabung dalam 287 kelompok terbang. (Yetede)

Ketidakpastian Ekonomi Global Gerus Kunjungan Wisman dan Wisnus

KT1 03 May 2025 Investor Daily (H)
Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Maret 2025 mencapai 841,03 ribu, turun sebesar 5,63% secara bulanan (month to month/mtm) dan 2,18% secara tahunan (yoy). Perjalanan turis lokal atau wisatawan Nusantara (wisnus) juga turun 1,76% secara bulanan menjadi 2,18 juta pada Maret 2025 dari sebelumnya 90,5 juta. Namun, secara tahunan, perjalanan wisnus meningkat 12,61%. Ekonomi menilai penurunan kunjungan wisman disebabkan ketidakpatian ekonomi global, yang salah satunya disebabkan perang tarif bea masuk (BM). Perang yang dikobarkan AS dibawah komando Presiden Donald Trump itu diyakini mengikis laju ekonomi global. Sementara itu, daya beli masyarakat yang melemah disinyalir menjadi menyebab utama turunnya perjalanan turis lokal. Ini dibarengi oleh kenaikan biaya transportasi. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini mengatakan, jumlah kunjungan yang melalui pintu masuk utama didominasi wisman dengan moda 79,6%, sedangkan wisman dengan moda angkutan laut dan darat masing-masing 17,26% dan 3,14%. (Yetede)

Potensi Besar dari Sumur Ilegal Belum Tertangani

HR1 03 May 2025 Bisnis Indonesia
Pemerintah melalui Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berencana mengatur dan mengoptimalkan produksi minyak dari sumur ilegal yang diperkirakan mencapai 10.000–20.000 barel per hari. Untuk itu, Kementerian ESDM tengah menyusun Peraturan Menteri sebagai payung hukum agar potensi energi ini dapat dikelola secara resmi dan tidak lagi dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab.

Tri Winarno, Plt. Dirjen Migas, menyebut regulasi tersebut akan mengatur tiga skema kerja sama, termasuk melibatkan KKKS, BUMD, koperasi, dan pengusahaan sumur tua.

Namun, rencana ini menuai kritik dari peneliti CELIOS, Muhammad Saleh, yang menilai kebijakan tersebut justru melegitimasi aktivitas ilegal dan mencerminkan kegagalan negara dalam menegakkan hukum dan mengelola sektor energi secara adil. Menurutnya, pendekatan pragmatis ini menunjukkan lemahnya pengawasan dan integritas dalam tata kelola migas nasional.

PLN Tanggap Perbaiki Jaringan Listrik Bali

HR1 03 May 2025 Bisnis Indonesia
Pemadaman listrik serentak yang terjadi di hampir seluruh wilayah Bali pada Jumat (2/5) pukul 16.00–16.30 WITA disebabkan oleh gangguan sistem kelistrikan, meskipun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan oleh PT PLN (Persero). Gregorius Adi Trianto, EVP Komunikasi Korporat PLN, menyatakan bahwa pemulihan telah dilakukan secara bertahap dengan mengerahkan ratusan personel dan peralatan lengkap, dan hingga pukul 18.30 WITA sekitar 50% pasokan listrik telah kembali normal.

Anom Silaparta dari PLN UID Bali dan I Wayan Eka Susana, Manajer Komunikasi PLN Bali, menjelaskan bahwa gangguan sistem sedang ditelusuri dan pemulihan terus dilakukan. Pemadaman ini berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat, termasuk pada fasilitas publik dan sektor pariwisata.

Ahmad Syaugi Shahab, GM Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, menyatakan bahwa bandara menggunakan listrik cadangan dari genset untuk menjaga operasional tetap berjalan, meskipun sempat terjadi keterlambatan beberapa penerbangan saat perpindahan sistem daya.

PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan tersebut dan berkomitmen untuk segera menormalkan pasokan listrik di Bali.

Ekonomi Indonesia 2025: Berlayar Ditengah Lautan

KT1 02 May 2025 Investor Daily (H)
Pemerintah Indonesia menargetkan bahwa Indonesia akan mencapai negara berpendapatan tinggi/high income pada 2045.  Untuk mencapai target tersebut, Mckinsey Global Institut (MGI) melalui analisanya menyim[ulkan bahwa Indonesia perlu meningkatkan produk dometik bruto (PDB) lebih dari 5% per tahun. Managing Partner and Senior Partner Mckinsey & Company Indonesia Khoon Tee Tan menerangkan, untuk mencapai pendapatan US$ 14.000 pr orang, berarti mempercepat pertumbuhan PDB dari rata-rata 4,9% per tahun. "Sejak 2000 menjadi CAGR sebesar 5,4% secara riil antara sekarang dan 2045," kata dia. Dalam penelitian MGI, ada empat negara yaitu Chili, China, Polandia, dan Korea Selatan, yang mampu mencapai tingkat pertumbuhan PDB riil sebesar 4-10% selama dua dekade. Korea Selatan mencapai status negara berpendapatan tinggi paling cepat dibandingkan negara-negara lainnya dengan pertumbuhan PDB lebih dari 9% selama 14 tahun. "Pengalaman negara-negara tersebut hanya  mungkin terjadi dengan peningkatan pertumbuhan produktivitas sebanyak 1,6 kali lipat, yang akan membutuhkan penciptaan lebih banyak perusahaan menengah (UMKM) dan besar, mendorong kewirausahaan, dan mengalihkan lapangan kerja dari sektor informal dengan produktivitas rendah ke pekerjaan dengan gaji lebih tinggi. (Yetede) 

Peningkatan Produktivitas Jadi PR Pemerintah Indonesia

KT1 02 May 2025 Investor Daily
Pemerintah Indonesia menargetkan bahwa Indonesia akan mencapai negara berpendapatan tinggi high income pada 2045. Untuk mencapai target tersebut, Mckinsey Global Institut (MGI) melalui analisanya menyimpulkan bahwa Indonesia perlu meningkatkan produk domestik bruto (PDB) lebih dari 5% per tahun. Managing Partner and Senior Partner Mckinsey & Company Indonesia Khoo Tee Tan menerangkan, untuk mencapai pendapatan US$ 14.000 per orang, berarti mempercepat pertumbuhan PDB dari rata-rata 4,9% per tahun. "Sejak 2000 menjadi CAGR sebesar 5,4% secara riil antara sekarang dan 2045," kata dia. Dalam penelitian MGI, ada empat negara yaitu Chili, China, Plandiam, Korea Selatan, yang mampu mencapaai tingkat pertumbuhan PDB riil sebesar 4-10% selama dua dekade. Korea Selatan mencapai status negara berpendapatan tinggi paling cepat dibandingkan negara-negara lainnya dengan pertumbuhan PDB lebih dari 9% selama 14 tahun. "Pengalaman negara-negara tersebut menunjukkan bahwa Indonesia tentu saja memiliki peluang untuk mencapai status negara berpendaparan tinggi sebelum 2045," kata Khoon Tee. Dia menilai pola umum untuk mencapai pertumbuhan produktivitas dalam mencapai ambang batas pendapatan tinggi adalah tingkat pendalaman modal yang tinggi. Hal ini dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan menghasilkan spillover positif di seluruh perekonomian. (Yetede)

Tarik Ulur Kenaikan Tarif Transjakarta

KT1 02 May 2025 Investor Daily

Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menaikkan tarif angkutan umum TransJakarta  sudah seharusnya ditinjau ulang. Pengamat transportasi dari masyarakat Indonesia Djoko Setijawarno mengatakan, sudah seharusnnya tarif ditinjau ulang untuk dipertimbangkan. Djoko beralasan, perhitungan tarif harus disesuaikan dengan komponen yang berlaku saat ini. "Misalnyya pendapatan masyarakat yang dihitung berdasarkan Upah Minimum Provinsi, biaya operasional bensin dan perawatan," ungkapnya kepada Investor Daily. Di sisi lain bahwa tarif Transjakarta  masih disubsidi dengan menitikberatkan alokasi subisidi berdasarkan sumber-sumber pendapatan daerah.

"Saya kira bisa dipertimbangkan bahwa pemasukan subsidi masih ada peluang misalnya memanfaatkan subsidi transportasi umum  TransJakarta  dari penerbitan parkir tepi jalan,"ucapnya. Ia menilai maraknya, parkir liar masih marak di Jakarta perlu dievaluasi melalui manajemen parkir di badan jalan. Hal ini termasuk keberadaan jukir (juru parkir) liarnya," "Sejumlah trotoar diokupansi oleh sepeda motor sebagai lahan parkir. Ada hal pengguna jalan lain yang dilangggar dalam parkir liar, seperti keamanan dan kenyamanan. parkir liar di badan jalan umumnya retribusi masuk ke kantong pribadi, bukan pendapatan asli daerah. Sejumlah titik parkir dikuasai ormas, bisa jadi masa tertentu ada perjanjian tidak tertulis dengan kepala daerah sebagai pendukung kemenangan hingga terpilih," ungkapnya. (Yetede)

TIK mencatat pertumbuhan sebesar 7,57%

KT1 02 May 2025 Investor Daily
Sektor informasi dan komunikasi (Infokom) atau teknologi informasi dan komunikasi (TIK) mencatat pertumbuhan sebesar 7,57% sepanjang 2024. Pertumbuhan ini dipicu peningkatan aktivitas telekomunikasi, terutama, peningkatan  trafik data (komunikasi data), serta peningkatan transaksi elektronik. BPS melaporkan, meski terjadi pertumbuhan pada 2024, namun pertumbuhannya stagnan bahkan turun tipis sebesar 0,26% dibandingkan dengan tahun 2023 yang mencatat pertumbuhan sebesar 7,59%. Walau melemah tipis dibandingkan tahun 2023, pertumbuhan sektor TIK sepanjang 2024 masih lebih baik dibandingkan dengan ekonomi nasional yang sebesar 5,05%, turun 0.26% dibandingan tahun sebelumnnya  5,31%. Sementara itu, dibandingkan dengan sektor-sektor strategis lainnya, pertumbuhan TIK menempati peringkat kedua setelah tarnsportasi dan pergudangan yang menempati peringkat pertama, tumbuh 8,69%. Dengan pertumbuhannya tersebut, sektor TIK pun menjadi salah satu penopang penting pertumbuhan nasional pada peringkat keempat dengan kontribusi sumber pertumbuhan 0,50% dari lima kontributor utama. (Yetede)