Tags
Industri lainnya
( 1893 )Kinerja Manufaktur Lunglai setelah Lebaran
KT1
05 May 2025 Investor Daily
Setelah mencatatkan laju positif selama 4 bulan berturut-turut, kinerja manufaktur justru lunglai pada April. Hal ini terlihat dari merosotnya Purchasing Manager's Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada April 2025, yang berada di level 46,7 atau berada di fase kontraksi (di bawah poin 50), sesuai hasil laporan S&P Global. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menerangkan, kontraksi kinerja manufaktur secara tidak langsung dikontribusikan oleh kebijakan tarif AS dan dampaknya terhadap nilai tukar. "Ini menyebabkan cost push inflation di sisi impor bahan baku/penolong sektor manufaktur, dan menurunkan confidence konsumsi di pasar global yang mempengaruhi demand ekspor Indonesia," terang Shinta kepada Investor Daily. Dia menambahkan, terjadinya koreksi dan normalisasi dalam hal ini penurunan demand pasar domestik pasca periode Ramadhan-Lebaran juga memberikan pengaruh yang besar. "Apalagi inflasi di Maret hanya 1,03% (yoy) atau di bawah target inflasi nasional," kata Sintha. Keseluruhan faktor ini menyebabkan rendahnya confidence di sisi pelaku usaha sektor manufaktur untuk melakukan ekpansi kerja. "Selain beban produksi yang meningkat, demand di pasar dalam dan luar negeri juga terjadi sluggish," imbuh dia. (Yetede)
Laba Emiten MIND ID Melesat
KT1
05 May 2025 Investor Daily (H)
Emiten-emiten anggota BUMN Holding Industri Pertambangan atau Mining Industry Indonesia (MIND ID) mencatatkan kinerja keuangan yang solid, dengan laba bersih naik 158,68% menjadi Rp2,9 triliun pada tiga bulan pertama 2025 dibandingkan periode sama tahun lalu (yoy) sebesar Rp 1,2 triliun. Pertumbuhan bottom line tersebut ditopang oleh kenaikan sebagian harga komoditas pertambangan terutama segmen emas dan timah, dibarengi dengan pengendalian biaya secara optimal oleh PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO), sehingga mampu mengangkat kinerja pendapatan MIND ID sebesar 74,17% dari sebelumnya Rp 23,8 triliun, menjadi Rp41,6 triliun pada kuartal 1-2025. Pendapatan ATNM misalnya, melambung signifikan mencapai 203,6% dari Rp 8,6 triliun menjadi Rp 26,1 triliun dari Rp 8,6 triliun menjadi Rp26,1 triliun pada kuartal 1-2025 yang mayoritas berasal dari penjualan di dalam negeri berkat strategis Antam memperkuat basis pelanggan dari produk emas, bijih nikel, dan produksi bijih bauksit di pasar domestik. Terutama segmen emas, logam mulia Antam tersebut berhasil mencetak pertumbuhan sebesar 1-2025 dibanding penjualan emas pada periode sama tahun lalu Rp7,6 triliun. (Yetede)
Presiden Resmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah di Terminal 2F Bandara Soetta
KT1
05 May 2025 Investor Daily (H)
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umroh di Terminal 2F Bandara Internasioanl Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Minggu (4/5/2025). Di terminal khusus Haji dan Umrah, Jamaah haji Indonesia akan menggunakan jalur tersendiri yang disebut Makkah Route untuk mengantre di konter-konter Imigrasi Arab Saudi di Bandara Soetta. Sebanyak 10 konter imigrasi disiapkan secara kusus untuk melayani jamaah haji Indonesia yang berangkat ke tanah suci. "Saya hari ini mendapat kehormatan besar untuk meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah, Terminal 2F, Bandara Soekarno Hatta," kata Presiden Prabowo. Dalam acara itu, Presiden menyambut baik hasil revitalisasi bandara, termasuk di antaranya Terminal khusus Haji dan Umrah yang diresmikan hari Minggu (4/5/2025). "Pemerintah ingin memberi pelayanan yang terbaik kepada jamaah kita juga sudah lanjut usia sehingga benar-benar harus diurus," kata Presiden. Presiden menekankan Indonesia merupakan salah satu negara yang paling banyak mengirim jamaah haji dan umrah, kata Presiden. (Yetede)
Pelayanan Rumah Sakit dan Bandara Tetap Berjalan meski Listrik Padam
KT1
05 May 2025 Investor Daily (H)
Pelayanan rumah sakit dan Bandara Ngurah Rai tetap berjalan normal meski Bali mengalami padam listrik serentak (blackout) pada Jumat (2/5/2025) sekitar pukul 16.00 WITA. Pasokan listrik kembali normal secara bertahap dan mencapai 100% sekitar pukul 03.30 WITA pada Sabtu (3/5/2025). Adapun penyebab blackout yakni gangguan saluran kabel bawah laut yang menghubungkan Jawa dan Bali. Akibatnya, tegangan di sistem Bali turun menjadi nol volt yang menyebabkan sejumlah pembangkit listrik di Bali seperti PLTDG Pesanggrahan, PLTGU Pemaron, PLTU Celukan Bawang, dan PLTG Gilimanuk keluar dari sistem kelistrikan Bali. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo memimpin langsung proses pemulihan. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada 1,8 juta pelanggan termasuk stakeholder atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan kelistrikan. "Kami mengucapkan mohon maaf sebesar-besarnya kepada pelanggan kami karena adanya gangguan dan ketidaknyamanan," kata Darmawan. Darmawan menjelaskan bahwa gangguan kelistrikan di bali bermula pada Jumat (2/5/2025) pukul 16.00 WITA ketika saluran kabel bawah laut yang menghubungkan Jawa dan bali mengalami gangguan. Ratusan personel PLN diterjunkan untuk melakukan pemulihan sistem dan dalam waktu sekitar 30 menit, suplai listrik kembali masuk ke sistem secara bertahap. (Yetede)
Mabes TNI Klarifikasi Mutasi Sesuai Kebutuhan
HR1
05 May 2025 Bisnis Indonesia
Mabes TNI membatalkan mutasi tujuh perwira tinggi (Pati) TNI, salah satunya Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, yang semula direncanakan untuk dipindahkan dari jabatannya sebagai Pangkogabwilhan I menjadi Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD). Brigjen Kristomei Sianturi, Kapuspen TNI, menjelaskan bahwa pembatalan ini terjadi karena ada tugas-tugas yang belum selesai oleh beberapa Pati TNI yang mengikuti rotasi, sehingga tidak semua rotasi dapat dilakukan saat ini.
Menurut Kristomei, proses mutasi dalam TNI harus mengikuti rangkaian yang utuh dan tidak dapat dipisah-pisah. Pembatalan ini mencerminkan keputusan yang diambil berdasarkan kebutuhan organisasi, dan seluruhnya telah melalui mekanisme sidang Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi. Keputusan tersebut diambil untuk menjaga stabilitas dan efektivitas tugas TNI. Tujuh Pati TNI yang dibatalkan mutasinya adalah Letjen Kunto Arief Wibowo dan enam Pati lainnya di berbagai jabatan TNI.
Kinerja Jababeka Berbalik Positif
HR1
05 May 2025 Bisnis Indonesia
Pada kuartal I/2025, PT Jababeka Tbk. (KIJA) berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp43,24 miliar, berbalik positif dari rugi bersih Rp125,44 miliar pada kuartal I/2024. Laporan keuangan ini mencerminkan lonjakan signifikan dalam pendapatan perusahaan, yang tercatat mencapai Rp1,29 triliun, naik 87,22% YoY.
Pencapaian tersebut didorong oleh penjualan tanah matang, tanah dan rumah, serta pendapatan dari segmen jasa, termasuk tenaga listrik dan pemeliharaan. Muljadi Suganda, Corporate Secretary Jababeka, menyatakan bahwa Kawasan Kendal menjadi kontributor utama dalam pertumbuhan penjualan tanah kavling, yang meningkat hampir enam kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Pendapatan dari Pilar Infrastruktur juga tumbuh 26% YoY, dengan segmen ketenagalistrikan dan pemeliharaan memberikan kontribusi besar. KIJA juga mencatatkan EBITDA yang naik 166% YoY menjadi Rp481,5 miliar, mencerminkan pertumbuhan operasional yang kuat dan efisiensi dalam pengendalian biaya.
Terminal Haji Siap Tingkatkan Layanan Jemaah
HR1
05 May 2025 Bisnis Indonesia
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Terminal Haji dan Umrah 2F di Bandara Soekarno-Hatta, yang memiliki kapasitas hingga 94 juta orang per tahun, sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji dan umrah asal Indonesia. Prabowo menyoroti pentingnya pelayanan optimal, terutama bagi jemaah yang mayoritas berusia lanjut dan telah menunggu bertahun-tahun untuk melaksanakan ibadah haji.
Indonesia, sebagai negara dengan jumlah jemaah haji dan umrah terbanyak di dunia, yang mencapai 2 hingga 2,2 juta orang setiap tahunnya, menjadi perhatian utama pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik. Dengan demikian, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah di bawah kepemimpinannya untuk terus berupaya keras dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji dan umrah Indonesia.
Vokasi Butuh Konsolidasi Demi Relevansi Industri
HR1
05 May 2025 Bisnis Indonesia (H)
Kehadiran kecerdasan buatan (AI) telah mengubah lanskap industri global, termasuk Indonesia, dan mendorong transformasi ekonomi yang memanfaatkan teknologi tinggi. Untuk mendukung transformasi ini, penguatan sumber daya manusia menjadi sangat penting, dengan fokus pada perbaikan pendidikan vokasi di Indonesia. Ketidaksinkronan antara lulusan vokasi dan kebutuhan industri masih menjadi tantangan utama.
Pemerintah perlu memperbaiki infrastruktur pendidikan vokasi dan berkolaborasi dengan sektor swasta untuk menyediakan fasilitas yang memadai, seperti laboratorium yang sesuai dengan perkembangan teknologi. Dukungan anggaran melalui APBN juga patut diapresiasi, namun perlu pengawasan yang ketat agar anggaran tersebut digunakan secara efektif.
Dengan perbaikan ini, lulusan vokasi dapat memenuhi kebutuhan dunia usaha, mengurangi pengangguran, dan memperkuat pondasi transformasi ekonomi Indonesia di tengah disrupsi teknologi tinggi.
AS Jadi Pasar Krusial Bagi Produk Ekspor RI
HR1
05 May 2025 Bisnis Indonesia
Pengenaan tarif resiprokal oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebesar 32% ditambah baseline tarif 10% kepada lebih dari 60 negara, termasuk Indonesia, menimbulkan guncangan besar dalam perdagangan internasional, terutama bagi produk ekspor unggulan Indonesia seperti tekstil, furnitur, produk kulit, olahan ikan, karet, dan elektronik yang sebagian besar berbasis industri padat karya.
Indonesia, yang sebelumnya menikmati tarif 0% melalui skema GSP, kini menghadapi tantangan besar karena produk-produk tersebut menjadi tidak kompetitif di pasar AS, yang merupakan pasar ekspor kedua terbesar Indonesia. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan posisi Indonesia dengan menawarkan peningkatan pembelian produk dari AS dan rencana deregulasi, namun belum ada respons konkret dari pihak AS, yang juga mengajukan 26 isu hambatan non-tarif dalam laporan USTR.
Dengan tenggat waktu 60 hari tersisa, Indonesia harus menyusun strategi diplomasi dan negosiasi matang demi kepentingan nasional agar dapat mencapai win-win solution dalam menghadapi tekanan dagang dari AS, sekaligus menjaga stabilitas industri dan politik dalam negeri.
Strategi Ekspor Jawa Barat Hadapi Gejolak Global
HR1
05 May 2025 Bisnis Indonesia
Kebijakan tarif resiprokal yang diberlakukan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan dampak signifikan terhadap sektor ekspor Indonesia, khususnya kopi asal Jawa Barat. Rani Mayasari, perintis Java Halu Coffee, mengungkapkan bahwa ekspor kopi ke AS tertahan di tengah panen raya, membuat UMKM seperti miliknya kesulitan menyerap hasil panen petani. Penurunan daya beli domestik dan perubahan iklim turut memperburuk situasi, meski Rani tetap berupaya menjalin pasar baru seperti Jepang dan Eropa.
Muslimin Anwar, Deputi Kepala BI Jabar, menyarankan strategi diversifikasi pasar ekspor dan inovasi produk sebagai kunci menghadapi tarif hingga 32%, sementara Nining Yuliastiani dari Disperindag Jabar optimistis bahwa pelaku usaha dapat beradaptasi dengan peluang ekspor baru melalui inovasi, promosi, dan pendampingan.
Di sisi lain, Khairul Mahalli, Ketua Umum GPEI, mendorong peran aktif duta besar dalam memasarkan produk lokal di luar negeri, sementara Iwa Koswara dari APKB menyoroti dampak tarif terhadap industri garmen, yang menyebabkan PHK massal, serta mendesak penguatan infrastruktur logistik di Jawa Barat seperti pelabuhan laut dan Bandara Kertajati. Keseluruhan tanggapan ini mencerminkan urgensi adaptasi menyeluruh dalam menghadapi tekanan perdagangan global.
Pilihan Editor
-
Instruksi Pusat Untuk Rencana Penambangan
21 Feb 2022 -
Separuh Investor Tak Wajib Bayar Bea Meterai
22 Feb 2022 -
Menakar Prospek Usaha Sang Sultan Andara
22 Feb 2022









