;
Tags

Industri lainnya

( 1875 )

Ketergantungan Impor, Sumut Pacu Produksi Kedelai

Ayutyas 23 Feb 2021 Bisnis Indonesia

Bisnis, Medan - Guna meningkatkan produktivitas kedelai di Sumatra Utara, pemerintah daerah setempat menargetkan pengembangan kawasan kedelai hingga 1.500 hektare sepanjang tahun ini. Dengan pengembangan kawasan tersebut, diharapkan ketergantungan Sumut terhadap kedelai impor juga bisa ikut berkurang. Terdapat 15 kabupaten di Sumut yang menghasilkan kedelai. Dari kabupaten terebut, tujuh di antaranya termasuk kawasan sentra kedelai untuk Sumut.

Kebutuhan kedelai di Sumut mencapai 12.000 ton per bulan atau 144.000 ton per tahun. tingginya impor kedelai juga berhubungan dengan kualitas kedelai lokal yang rendah. Hal itu membuat perajin tempe dan tahu hanya mau menggunakan kedelai impor sebagai bahan baku produksi mereka. Diharapkan produksi kedelai di Sumut terus meningkat agar tidak terjadi kelangkaan yang dapat memicu permainan harga komoditas pangan tersebut. 

(Oleh - IDS)

Industri Plastik, Order Mengalir Deras

Ayutyas 19 Feb 2021 Bisnis Indonesia

Bisnis, Jakarta - Industri plastik, kebanjiran order lantaran terjadi ketidakseimbangan pasokan dan permintaan baik di pasar domestik maupun global. Produsen lokal sampai saat ini kewalahan menerima order yang masuk. Pasalnya, kelangkaan kontainer telah menghambat produk impor yang selama ini mengisi pasar. Produsen saat ini lebih mengutamakan pemenuhan pesanan yang sudah terkontrak. Alhasil, para pembeli langsung secara spot harus inden.

Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) masih menilai paling tidak tahun ini tidak akan lagi terjadi minus pertumbuhan industri dan mulai menunjukkan kenaikan kendati hanya berada di kisaran 1% hingga 2%. Hingga saat ini perseroan telah melakukan diversifikasi sejumlah produk.  Hal itu guna mendukung sektor makanan dan minuman, UKM, pasar tradisional atau sejenisnya.

(Oleh - IDS)

Kalsel Perkuat Hilirisasi Industri

Sajili 19 Feb 2021 Banjarmasin Post

Ekonomi Kalsel terkatrol atau sangat bergantung dengan ekspor bahan mentah atau setengah jadi, seperti batu bara, Crude Palm Oil (CPO), karet dan kayu lapis.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel Nurul Fajar Desira menyampaikan, untuk ketahanan ekonomi Banua, Pemprov Kalsel akan mentransformasi struktur ekonomi dari dominasi bahan mentah atau setengah jadi menjadi barang jadi. “Atau istilahnya disebut dengan hilirisasi industri,” katanya.

Dikatakannya, selama ini Kalsel punya empat komoditas ekspor unggulan yakni batu bara, CPO, karet dan kayu lapis. Dengan hilirisasi industri, penghasilan penjualan ke luar negeri produk-produk ini menurutnya bisa dimaksimalkan.

Di samping memaksimalkan komoditas ekspor dengan cara hilirisasi industri, Fajar menuturkan, Kalsel juga akan mendorong pertumbuhan tiga sektor unggulan di daerah. Yakni, pertanian, pariwisata dan UMKM.


MNC Movieland Bangun Pusat Industri Film dan Drama Seri Kelas Dunia di Lido City

Ayutyas 16 Feb 2021 Investor Daily, 16 Februari 2021

JAKARTA – MNC Studios International Tbk (MSIN) melalui anak perusahaannya, PT MNC Movieland Indonesia, akan memulai pembangunan Movieland, di atas lahan seluas 21 hektar di Kawasan Ekonomi Khusus MNC Lido City, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nantinya, Movieland akan digunakan untuk produksi film dan drama seri kelas dunia demi membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terpuruk akibat Covid-19.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Angela Herliani Tanoesoedibjo berkenan hadir dalam seremoni, sekaligus meresmikan pembangunan Movieland yang dirancang sebagai “creative hub” pertama di Indonesia, dan diharapkan akan menjadi langkah besar dalam industri kreatif Indonesia. 

Dalam sambutannya, Angela Tanoesoedibjo menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya ke pada MNC Group karena te rus berinovasi membantu pe merintah membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terpuruk akibat Covid-19.

Kawasan Wisata 

Sementara Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo melihat kawasan Lido bisa jadi kawasan wisata yang sangat menjanjikan, dari gunung all the way sampai dengan ke laut. Pembangunan nya mudah sekali karena infrastruktur sudah ada semua.

“Dengan demikian, investor akan datang berbondong-bondong. Sehingga pemerintah ti dak perlu investasi lagi. ITDC tidak perlu lagi keluar uang. Ada third party dari luar maupun dalam negeri yang siap. Saya yakin kawasan ini akan berkembang pesat,” tandas Hary Tanoesoedibjo. 

Movieland mengusung konsep pusat industri film dan dra ma seri (TV & OTT) yang ter integrasi. Juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pro duksi seperti backlot (lokasi shooting), sound stage (studio ter tutup), peralatan produksi de ngan teknologi mutakhir, hing ga fasilitas pasca produksi dengan teknologi berkelas dunia.

Direktur Utama MSIN Ella Kartika mengatakan, Movieland dibangun untuk para sineas Indonesia maupun manca negara yang jumlahnya diprediksi akan terus bertambah. Movieland adalah Most Integrated and One Stop Studios dan akan menjadi pusat industri film dan drama seri (TV & OTT) kelas dunia pertama di Indonesia.

MNC Studios International Tbk adalah penyedia konten media terbesar di Indonesia. Bisnis utamanya adalah memproduksi dan mendistribusikan konten-konten siaran terbaik dan berkualitas tinggi melalui semua platform media yang ada saat ini, baik melalui sistem analog hingga digital, yaitu terrestrial TV (Free To Air), Pay Per View (Pay TV), Catch Up TV, Over The Top (“OTT”), Video on Demand (“VOD”), bioskop, dan semua fitur yang ada di dalam Internet Protocol Television (“IPTV”). 

Bisnis utama MSIN didukung oleh unit bisnis di bawahnya yang bergerak di bidang produksi drama seri (TV & OTT) film, infotainment, reality show, game show, esport, talent management, dan jasa periklanan.

(oleh - HR1)


Industri Minuman Beralkohol, Pebisnis Masih Pesimistis

Ayutyas 11 Feb 2021 Bisnis Indonesia

Bisnis, Jakarta - Pelaku industri minuman beralkohol pesimistis bakal mencetak pertumbuhan signifikan pada tahun ini seiring dengan pembatasan wilayah yang masih berlangsung di seluruh dunia. Pelarangan melakukan perjalanan untuk turis asing di berbagai negara masih terjadi saat ini. Alhasil, tahun ini hampir tidak akan ada pendorong kinerja minuman alkohol yang bisa diharapkan. Bahkan, terdapat izin impor tidak dilakukan karena tidak berani dengan lalu lintas internasional banyak tertahan akibat Covid-19.

Harapan besar diharapkan kepada Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, untuk mendorong industri minuman beralkohol. Industri ini paling tidak akan mulai menikmati pertumbuhan pada tahun depan usai kegiatan vaksinasi membuahkan hasil yang baik. Tanpa kegiatan sosial dan wisata, industri minuman alkohol akan kesulitan. 

Sementara itu, produsen susu dan produk turunannya, mencatat kinerja positif sepanjang tahun lalu. Pasalnya, pasal bisnis resto dan sejenisnyayang hilang berhasil diganti penjualan oleh sektor retail yang meningkat. Pandemi Covid-19 memang situasi yang sulit bagi banyak pihak secara global. Namun, pandemi juga telah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. Alhasil, produk-produk terkait kesehatan, termasuk produk dari Greenfields, mendapat perhatian lebih dari masyarakat. 

(Oleh - IDS)

Pengenaan PPN, Usulan Pebisnis Dikaji

Ayutyas 10 Feb 2021 Bisnis Indonesia

Kementrian Perindustrian menyatakan akan meninjau usulan pelaku industri petrokimia terkait dengan kebijakan sistem pajak pertambahan nilai atau PPN. PPN sebaiknya diberikan waktu yang cukup seperti dua kali masa tenggang atau kira-kira di atas 10 tahun. Semua insentif diupayakan oleh pemerintah karena ingin industri dalam negeri bisa menekan biaya produksi dan diharapkan bisa menghasilkan produk yang bersaing dengan negara lain.

Ketua Umum Inaplas khawatir mega proyek Petrokimia akan menanggung biaya modal terlalu tinggi akibat masa kredit PPN di Indonesia yang relatif terlalu pendek. Mega proyek petrokimia terintegrasi dengan ethylene cracker berkapasitas 1 juta ton per tahun memiliki belanja modal US$ 5 miliar. Mayoritas mega proyek petrokimia tidak dapat mengkreditkan PPN masukan terhadap belanja modal yang justru banyak dibelanjakan mendekati akhir masa konstruksi. Hal tersebut dinilai berpotensi menyebabkan investasi dipindahkan ke negara lain dengan sistem PPN yang lebih ramah terhadap investasi.

(Oleh - IDS)

Insentif Pers Harus Dikawal

Ayutyas 10 Feb 2021 Bisnis Indonesia

Pemerintah memberikan insentif untuk meringankan beban industri media massa akibat dampak pandemi Covid-19 tahun ini. Insentif berupa keringanan pajak terhadap awak media dan perusahaan media tersebut dikawal agar peruntukannya tepat sasaran.  Selain itu, pemerintah juga meringankan beban industri media berupa pengurangan PPh Badan, PPh 22 impor, dan percepatan restitusi dan insentif. Seluruh insentif yang dijanjikan pemerintahitu berlaku sampai Juni 2021.

Fokus belanja pemerintah saat ini mayoritas mengalir untuk sektor kesehatan terutama vaksin dan pemulihan ekonomi. Krisis ekonomi akibat pandemi telah mengakibatkan performa industri media juga menurun tercermin dari PHK terhadap karyawan media. Masalah lainnya adalah krisis eksistensi media konvensional akibat disrupsi digital yang ditimbulkan oleh makin pesatnya perkembangan media baru, media sosial, mesin pencari, juga situs e-commerce. Terkait platform digital yang mengancam eksistensi media konvensional, Presiden juga mendorong regulasi yang adil. Sebagai aspirasi telah ditampung dalam UU Cipta Kerja yang mengatur tentang digitalisasi penyiaran.

(Oleh - IDS)

Kemenperin Dukung Masa Pengkreditan PPN Diperpanjang

Ayutyas 10 Feb 2021 Investor Daily, 10 Februari 2021

Kementrian Perindustrian (Kemenperin) mendukung wacana perpanjangan pengkreditan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk proyek investasi dari saat ini maksimal lima tahun. Kemenperin menilai pengkreditan PPN sebaiknya diberikan dalam jangka waktu di atas 10 tahun. Iklim usaha saat ini memang berat. Tetapi, Kemenperin berusaha semaksimal mungkin memberikan apa yang dibutuhkan oleh pengusaha. Kemenperin tengah mengkaji sejumlah insentif nonfiskal untuk industri, seperti potongan harga listrik dan gas. Hal ini akan menekan biaya produksi industri. 

Dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian sangat besar, mengingat nilai investasi per proyek mencapai miliaran dolar AS. Dalam situasi normal, konfigurasi megainvestasi petrokimia terintegrasi yang begitu kompleks memerlukan waktu konstruksi antara 5-8 tahun. Akibat dampak pandemi Covid-19, masa konstruksi diperkirakan lebih lama, kerena mobilisasi ribuan pekerja konstruksi dalam satu wilayah yang sama tidak sesuai dengan protokol keselamatan. Pandemi juga menyebabkan rencana final invesment decision (FID) dari beberapa megaproyek tersebut mundur akibat shock yang terjadi pada industri petrokimia.

(Oleh - IDS)

Kinerja Industri Mobil RI Terburuk di Asean

Ayutyas 04 Feb 2021 Investor Daily, 4 Februari 2021

Kinerja industri mobil Indonesia dari sisi penjualan domestik pada 2020 terburuk di Asean. Tahun lalu, penjualan mobil domestik Indonesia ambles 48% menjadi 532.027 unit, terdalam dibandingkan negara-negara Asean lainnya. Seiring dengan itu, Thailand merebut posisi puncak di segmen pasar domestik, menggusur Indonesia. Thailand juga mengungguli Indonesia dari sisi ekspor. 

Berdasarkan data Asia Motor Business, Rabu (3/2), penurunan penjualan mobil di Indonesia jauh lebih dalam dibanding negara tetangga seperti Singapura, Filipina, Thailand, Malaysia, ataupun Vietnam. Setelah Indonesia, penjualan terdalam lainnya dialami oleh Singapura yang sebanyak 47,7% menjadi 45.511 unit, disusul Filipina yang turun 31% menjadi 285.512 unit, Thailand terkoreksi 21% menjadi 792.146 unit, Malaysia turun 12,4% menjadi 529.434 unit, dan Vietnam yang terkoreksi 7,1% menjadi 283.983 unit. Secara keseluruhan, penjualan mobil di Asean turun 28,5% pada 2020 menjadi 2.468.613 unit dibanding tahun sebelumnya 3.451.097 unit. Penjualan terbanyak diraih oleh Thailand dengan 792.146 unit, menggeser posisi Indonesia. Pada 2019, Indonesia masih menempati posisi puncak sebagai negara dengan penjualan domestik terbesar di Asean dengan angka penjualan 1.030.126 unit, di atas Thailand yang menjual 1.007.552 unit, dan Malaysia dengan 604.281 unit.

Sekretaris Gaikindo Kukuh Kumara mengatakan, sudah saatnya pemerintah membantu mempermudah masyarakat dalam memiliki kendaraan baru di tengah pandemi Covid-19. Memiliki kendaraan pribadi dinilai lebih aman dari sisi kesehatan masyarakat. Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, tentu perekonomian Indonesia bisa bergerak kembali. “Dengan konsumen dibantu tentunya akan membuat para pelaku industri bisa tetap produksi,” ucap dia. Tahun ini, Gaikindo menargetkan penjualan mobil mencapai 725 ribu unit. Hal ini topang kuatnya permintaan pada kuartal IV-2020, terlihat pada lebih besarnya penjualan ritel ketimbang wholesales (pengiriman mobil ke dealer). Ketua I Gaikindo Jongkie D. Sugiarto mengatakan, agen pemegang merek (APM) segera menggenjot produksi mobil untuk mengisi stok di dealer. 

Jatim Siap Resmikan Kawasan Industri Halal

Sajili 04 Feb 2021 Surya

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mempromosikan Kawasan Industri Halal (KIH), Pasalnya KIH sengaja digagas untuk menyediakan wadah juga untuk usaha kecil menengah dan industri kecil menengah.

Dijelaskan, KIH adalah suatu area yang dikhususkan untuk produksi dan tempat penyimpanan produk halal. Di mana integritas suatu produk halal dijamin oleh kawasan melalui sistem dan prosedur halal yang ketat.

“KIH ini merupakan pengembangan kawasan industri di Safe N Lock yang berdiri di atas lahan seluas 410 hektare di Sidoarjo. Lahan KIH ini direncanakan mencapai 148 hektare. KIH dikelola PT Makmur Berkah Amanda. Rencananya, kawasan ini akan dilaunching sekitar Minggu kedua Februari, “ ungkap Khofifah.

Menurut Khofifah, kawasan ini diharapkan mampu mendorong perkembangan industri produk halal di Indonesia. Harapannya KIH bisa menjadikan pelaku IKM semakin bermartabat. Apa lagi tulang punggung ekonomi Jatim yang berasal dari UMKM hampir mencapai 57 persen.

 


Pilihan Editor