;
Tags

Saham

( 1722 )

20% Saham BSI Siap Lepas ke Investor Strategis

KT1 22 Apr 2024 Investor Daily
Kementerian BUMN bersiap untuk melepas hingga 20% saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) kepada calon investor strategis. Hal ini dilakukan untuk memperkuat likuiditas perseroan. Menurut Menteri BUMN Erick Thohir, peningkatan likuiditas  melalui suntikan ekuitas lebih bagus bagi BRIS daripada memanfaatkan fasilitas pinjaman atau lainnya. "Jadi kami bukan hanya melepas 15% tapi bisa up to 20% saham yang dilepas," kata Erick. Saham-saham BRIS yang akan ditawarkan kepada investor strategis itu rencananya berasal dari kombinasi saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BBNI dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI. Saat ini, baik BBNI maupun BBRI masing-masing mengendalikan sebanyak 23,24% dan 15,38% saham BRIS. Sedangkan menurut data RTI, pemegang saham mayoritas BSI yaitu PT Bank Mandiri Tbk dengan porsi 51,47%. (Yetede)

Saham Emiten Emas Bersinar

KT1 20 Apr 2024 Investor daily
Saham emiten emas makin bersinar ditengah memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah, setelah Israel dikabarkan mengirimkan  serangan balasan ke Iran pada Jumat (19/4/2024). Akibat serangan itu, permintaan safe haven  seperti emas melonjak dan berimbas pada pergerakan harganya yang terus menanjak. Saham emiten emas seperti PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Merdeka Copper Tbk (MDKA), dan lainnya juga mengalami kenaikan pada perdagangan kemarin, dan diyakini terus berlanjut ke depannya. Adanya laporan Israel menyerang Iran pada Jumat (19/4/2024) memicu kekhawatiran akan konflik regional yang lebih luas, sehingga meningkatkan daya tarik safe haven  logam kuning. Harga emas di pasar spot naik 0,1% menjadi US$ 2.380 per ounce, dengan kenaikan lebih dari 1% di pekan ini. Emas berjangka AS juga naik 0,1% pada US$ 2,396 per ounce. (Yetede)

Saham Barito Renewables Terus Menanjak

KT1 18 Apr 2024 Investor Daily
Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menunjukkan kinerja yang atraktif dengan kenaikan hingga  38,86% dalam sepekan perdagangan. Kinerja positif tersebut mendorong kapitalisasi pasar (market cap) emiten energi baru terbarukan (EBT) milik  konglomerat Prajogo Pangestu ini menyentuh Rp 1.063,6 triliun, terbesar kedua setelah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang senilai Rp1.174,19. laju kenaikan saham BREN diyakini terus berlanjut hingga Rp8.700, atau jauh diatas harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) pada Oktober 2023 yang sebesar Rp 780 per saham. Analis Kiwoom Sekuritas Miftahul Khaer mengatakan, saham BREN menjanjikan prospek yang manis bagi para investor, sejalan dengan fokus bisnisnya yang bergerak pada bidang energi terbarukan. "Kami juga melihat aksi korporasi ini berdampak positif pada pergerakan  sahamnya. Di mana meskipun secara fundamental valuation harga saham BREN sudah cukup tinggi, dengan adanya aksi ini membuat daya  tarik tersendiri bagi harga sahamnya," kata Mifta. (Yetede)

Jejak Goto di Krisis Saham Telkom

KT1 18 Apr 2024 Investor Daily (H)
Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) terus berada dalam tekanan sepanjang tahun ini, sehingga harganya terpangkas 18,9% ke level Rp3.200. Hal ini merupakan efek dari krisis multidimensi saham Telkom, mulai dari rugi investasi di saham di saham PT Gotot Gojek Tokopedia (GOTO), kinerja keuangan dibawah proyeksi dan peluncuran proudak perang harga di sektor telekomunikasi. Sejalan dengan itu, kinerja TLKM lebih buruk dari indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Jakarta (BEI) yang hanya turun 1,48% dan emiten blue chip lainnya. Sepanjang 2024, indeks LQ45 hanya terpangkas 3,6%, jauh lebih rendah dari kemerosotan saham TLKM. Adapun indeks saham teknologi atau IDX Sector Technology, tempat GOTO bernaung, terkikis 23%, sedangkan IDX Sector Infrstructures, yang dihuni Telkom, masih tumbuh 1,29%.  (Yetede)

Sinar Mas Muktiartha Jual 15 % Saham Paramitra

KT1 18 Apr 2024 Investor Daily
PT Sinar Mas Multiarta Tbk (SMAA) mengakuisisi 15% saham PT Paramitra Multifinance senilai Rp 60 miliar. Dengan demikian, Sinar Mas Multiarta menjadi pemegang saham terbesar kedua dari perusahaan pembiayaan tersebut. "Jumlah transaksi pembeliaan saham tidak melebihi 20% dari ekuitas SMMA, sehingga transaksi tersebut tidak bersifat material," jelas Direktur Utama Sinar Mas Multiartha Burhanuddin Abdullah. Dia menerangkan, transaksi tersebut dilakukan pada 17 April 2024 dan bukan merupakan transaksi afiliasi. Usai transaksi, SMMA mengantongi sebesar 15% saham dari Paramitra Multifinance. Setelah transaksi akuisisi, Paramitha Multifinance punya sederet nama pemilik baru. Pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 300.000.000 saham atau mencakup 75,06% adalah Hyundai Capital Service Inc. Disusul PT Sinar Mas Multiartha Tbk 15% atau kepemilikan 60.000.000 saham dan PT Bank Shinhan Indonesia yang mengantongi 9,92% atau 39.700.000 saham.(Yetede)

LOGAM MULIA : Saham Emiten Emas Unjuk Gigi

HR1 17 Apr 2024 Bisnis Indonesia

Harga emas global yang mengukir rekor harga di atas US$2.300 per ons menyulut apresiasi harga saham emiten-emiten yang memiliki portofolio bisnis emas. Pada perdagangan Selasa (16/4), mayoritas saham emiten-emiten pertambangan emas parkir di zona hijau. Hal itu tak terlepas dari sentimen harga emas global yang meroket di tengah perang Iran-Israel. Merujuk Bloomberg, harga emas spot bertengger di level US$2.372,88 per ons dan emas Comex dibanderol US$2.390 per ons pada perdagangan kemarin. Di lantai bursa, saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) menguat 8,38% ke level Rp1.810. 

Selanjutnya, tambang emas PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) milik Garibaldi Thohir juga melesat 9,92% atau 260 poin ke level Rp2.880 per saham. Selain itu, saham PT Bumi Resources Mineral Tbk. (BRMS) milik Grup Bakrie menguat 6,25% ke Rp170 per saham.  Saham PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) juga mendarat di teritori positif dengan penguatan 2,25% ke level Rp364. Senada, saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) memantul 3,96% ke level Rp26.250 per saham. Dari sisi emiten, Corporate Secretary Division Head Antam Syarif Faisal Alkadrie meyakini kenaikan harga emas merupakan berkah bagi ANTM. Dia menyebutkan sampai dengan saat ini, komoditas emas yang menjadi instrumen safe haven itu masih menjadi penyumbang 62% pendapatan ANTM.

DAMPAK GEOPOLITIK : FLUKTUASI PASAR SAHAM MENINGKAT

HR1 17 Apr 2024 Bisnis Indonesia

Eskalasi geopolitik dan ketidakpastian arah kebijakan suku bunga The Fed kembali meniupkan volatilitas tinggi di pasar saham Indonesia. Hal itu diikuti dengan aksi investor merotasi dana ke instrumen berisiko rendah (low risk). Pada perdagangan perdana setelah libur Lebaran 2024, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup anjlok 1,68% atau 122,07 poin ke level 7.164,80. Merosotnya indeks komposit juga terjadi di mayoritas bursa saham Asia Pasifik dan Asean. Bursa Vietnam melorot 4,7%, Malaysia turun 0,55%, Filipina terkoreksi 1,46%, Singapura melandai 1,04%, Hong Kong -0,72%, serta Jepang dan Korea Selatan masing-masing terkoreksi 0,74% dan 0,42%. Memerahnya bursa saham global tak terlepas dari memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah setelah Iran melancarkan serangan ke Israel.Di dalam negeri, pelemahan IHSG disebabkan oleh penurunan harga saham BBRI (-5,3%), TLKM (-6,1%), BBCA (-3,6%), BMRI (-2,9%), dan AMRT (-6,3%). Pada saat yang sama, investor asing membukukan aksi jual bersih Rp2,47 triliun pada perdagangan kemarin, sehingga akumulasi net buy menyusut menjadi Rp14,15 triliun sepanjang 2024. 

Head of Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi mengatakan, IHSG masih akan cenderung tertekan dalam beberapa waktu ke depan, dan saat ini pelaku pasar pun masih mewaspadai tensi geopolitik yang terjadi di Timur Tengah. Lebih lanjut, dia mengatakan, pascarilis data infl asi AS yang di atas ekspektasi pasar pada pekan lalu, potensi pemangkasan suku bunga The Fed menurun hanya menjadi dua kali, atau di bawah ekspektasi pasar sebelumnya pada tahun ini. Dampaknya, dalam jangka panjang berpotensi akan menggerus daya beli masyarakat dan melambatkan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, investor akan mengalihkan investasi pada aset yang berisiko rendah (low risk), sehingga dapat memberikan sentimen negatif untuk pasar saham. 

Senada, Equity Research Analyst Panin Sekuritas Felix Darmawan mengatakan, pelemahan IHSG hari ini mayoritas disebabkan sentimen negatif dari tensi geopolitik Timur Tengah. Namun, selain itu, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan terjadi kenaikan kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) net di level 0,82% periode Februari 2024, naik dari bulan sebelumnya di angka 0,79%. Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy mengatakan, ada bebe-rapa faktor yang memengaruhi pelemahan IHSG hari ini, baik dari domestik maupun global. Sementara itu, dari sentimen domestik, beberapa rilis data ekonomi dalam 2 pekan terakhir turut memengaruhi terkoreksinya IHSG.“Selain itu, cadangan devisa Maret 2024 tercatat sebesar US$140,4 miliar, turun dibandingkan dengan Februari 2024 yang sebesar US$144 miliar,” ujarnya.

PROYEKSI PASAR SAHAM : Tenaga IHSG Masih Lemah

HR1 16 Apr 2024 Bisnis Indonesia

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksi cenderung melemah pada perdagangan pekan ini atau usai libur panjang Idulfitri 2024. Gejolak nilai tukar, inflasi tinggi, dan memanasnya tensi geopolitik membayangi gerak pasar saham.Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kembali dibuka pada Selasa (16/4). Sebelum libur Lebaran, IHSG parkir di level 7.286,88 pada Jumat (5/4). IHSG menguat tipis 0,19% year-to-date. Pada saat yang sama, akumulasi net buy investor asing terus menyusut menjadi Rp16,63 triliun. Head of Research Panin Sekuritas Nico Laurens dalam risetnya memperkirakan IHSG akan bergerak mendatar pada April 2024 dengan kecendrungan melemah. Menurutnya, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan pergerakan tersebut. 

Pertama, inflasi yang masih tinggi, lalu resesi di beberapa negara, dan pelemahan nilai rupiah setelah outflow pada beberapa pekan terakhir. Di sisi lain, lanjutnya, pelaku pasar mencermati keputusan The Fed yang menjaga suku bunga di level 5,25%—5,5% pada pertemuan Maret 2024. Selain itu, The Fed juga menegaskan pemangkasan suku bunga sebanyak tiga kali pada 2024. Dalam riset terpisah, Tim Analis MNC Sekuritas memperkirkan IHSG kembali terkoreksi dalam jangka pendek. Indeks komposit diperkirakan bergerak pada level support 7.045—7.099 dan resistance 7.396—7.454. Pada perdagangan hari ini, MNC Sekuritas merekomendasikan investor untuk mencermati saham BBCA dengan rekomendasi speculative buy. Selain itu, saham ELSA, ESSA, dan MAHA mendapat rekomendasi buy on weakness.Sementara itu, CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya menyarankan investor mencermati saham INDF, BBCA, ASII, JSMR, AALI, BSDE, dan PWON.

Jelang Libur Panjang Lebaran, IHSG Ditutup Menguat

KT3 06 Apr 2024 Kompas
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan sesi pertama di Bursa  Efek Indonesia, Jakarta,  pada hari Jumat (5/4/2024). dimana IHSG ditutup naik 0,45 persen atau 32,48 poin ke level 7.286,88 pada penutupan perdagangan sebelum libur panjang pada momen cuti bersama keagamaan  hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah. (Yoga)

VALE INDONESIA, Divestasi Ditargetkan Tuntas Juli 2024

KT3 05 Apr 2024 Kompas

PT Vale Indonesia Tbk akan melalui sejumlah tahapan strategis terkait penuntasan divestasi saham selama April-Juli 2024. Dimulai dengan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS LB) pada 19 April, berlanjut ke penawaran umum terbatas untuk saham pada 21-27 Juni sampai akhirnya divestasi ditargetkan tuntas pada Juli.

”Proses divestasi ini ditargetkan selesai pada Juli 2024, dengan beberapa milestone (tahapan penting). Pada 19 April 2024 akan dilakukan RUPS LB, kemudian 5 Juni 2024 adanya konfirmasi right issue oleh OJK, lalu 21-27 Juni 2024 periode right issue, dan 1 Juli 2024 penjatahan atau allotment distribusi saham,” kata Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (3/4).

Kesepakatan divestasi PT Vale Indonesia Tbk (PTVI) berlangsung di Jakarta, Senin (26/2). Lewat kesepakatan ini, Mind Id menguasai 34 % saham atau terbesar. Sisanya dipegang oleh Vale Canada Limited sebesar 33,88 %, Sumitomo Metal Mining sebesar 11,48 %, dan publik sebesar 20 %. (Yoga)