GOTO Menargetkan Kinerja Positif di 2024
Kinerja PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menunjukkan pertumbuhan. Pertumbuhan itu setelah GOTO melepas unit bisnis e-commerce, yakni PT Tokopedia kepada TikTok Pte. Ltd. Berdasarkan laporan keuangan, GOTO membukukan rugi diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 861,91 miliar di kuartal I-2024. Menyusut 77,68% dari Rp 3,86 triliun pada kuartal I-2023. Hasil tersebut tidak terlepas dari pencapaian pendapatan emiten ini. Di periode tersebut, pendapatan GOTO Rp 4,08 triliun. Tumbuh 22,41% dari periode serupa 2023 yang sebesar Rp 3,33 triliun.
Direktur Utama Grup GoTo, Patrick Walujo menjelaskan ,pada kuartal I-2024, pihaknya telah mempercepat pelaksanaan strategi efisiensi serta kembali melakukan investasi pada produk-produk andalan.
Adapun GOTO mengincar EBITDA positif untuk kinerja tahun buku 2024. Dengan target tersebut, manajemen GOTO optimistis tengah berada di jalur yang tepat.
Head of Indonesia Research & Strategy
JP Morgan, Henry Wibowo di riset 24 April 2024, menilai segmen bisnis
on demand services
(ODS) akan menjadi pendorong pendapatan utama GOTO. Hitungannya, GOTO punya kas bersih US$ 1,3 miliar untuk pengembangan ODS dan tekfin.
Equity Research Analyst
Kiwoom Sekuritas, Vicky Rosalinda menyarankan, GOTO memperluas pasar dan melakukan inovasi produk untuk memperkuat pasar. Kemarin harga GOTO di level Rp 63.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023