;
Tags

Berita

( 364 )

Polri Tetapkan Empat Tersangka Dugaan Penyelewengan Dana ACT

KT1 26 Jul 2022 Investor Daily (H)

Bareskrim Polri menetapkan empat pengurus Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT)  sebagai tersangka tindak pidana dugaan penggelapan dana donasi umat dan dana CSR Boeing untuk ahli waris korban kecelakaan Pesawat Lion AIr JT-610. Keempat pengurus ACT yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Ahyudin saat tindak pidana terjadi menjabat sebagai Pendiri, Ketua Pengurus/Presiden Yayasan ACT Periode 2005-2019, kemudian sebagai Ketua Pembina Tahun 2019-2022. tersangka kedua, Ibnu Khajar sebagai Ketua Yayasan Pengurus ACT 2019 hingga saat ini. Haryana Hermain sebagai Pengawas yayasan ACT tahun 2019, kemudian sebagai Anggota Pembina 2020 sampai saat ini, dan Novariadi Imam Akbari sebagai Anggota Pembina Yayasan ACT Tahun 2019-2021, kemudian sebagai Ketua Pembina ACT Periode Januari 2022-saat ini. "Yang digunakan tidak sesuai peruntukannya adalah pengadaan armada truk, kurang lebih Rp 2 miliar, program 'big food bus' Rp2,8 miliar, pembangunan Pesantren Peradaban Tasikmalaya Rp8,7 miliar," kata Wakil Direktur Tindak Pidana  Ekonomi Khusus Bareskrim Prolri Kombes Pol. Helfie Assegaf. (Yetede)

Menelisik Sebab Luka dari Autopsi Awal

KT1 26 Jul 2022 Tempo (H)

Komnas HAM memeriksa tim dokter forensik Kepolisian RI, kemarin, untuk menyelidiki kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Komnas HAM menanyakan  proses autopsi hingga penyebab luka di tubuh Brigadir J. "Kami meminta keterangan dari tahap awal sampai akhir. Dari jenazah masuk rumah sakit hingga autopsi selesai," ujar Komisioner Komnas HAM, Choirul Umam, di kantornya.  Menurut dia, tim dokter forensik menjelaskan secara detail proses autopsi jenazah Yosua. Dalam pemeriksaan itu, Komnas HAM menanyakan proses saat jenazah diterima dokter, autopsi, temuan luka pada tubuh dan penyebabnya, serta jarak tembak, serta prakiraan waktu kematian korban. Anam mengatakan timnya menemui tim dokter forensik tidak dengan tangan kosong. Dia menyebutkan tim Komnas HAM mengkonfirmasi beberapa pertemuan  selama memeriksa keluarga Yousa. "Bolak-balik kami tanya ke tim forensik. Tidak ada yang terlewat," ujarnya, Anam menuturkan lembaganya telah menerima semua informasi dari tim dokter forensik. (Yetede)

Menantu Dato Sri Tohir, William Tandiono Meninggal dunia

KT1 25 Jul 2022 Investor Daily (H)

Menantu dari Dato Sri Tahir dan Rosi Riady, William Tandiano meninggal dunia pada Sabtu, 23 Juli 2022. William tandiano yang lahir pada 4 Mei 1977 merupakan putra dari  pasangan Mansjur Tandiano dan Lili Harsono. Almarhum menempuh pendidikannya di University of California, Berkeley, pada tahun 1998 dan Standford University pada 1999. Kabar meninggalnya William Tandiano  juga diunggah akun Instagram  Mayapada Hospital. "Segenap keluarga besar Mayapada Healtcare mengucapkan Turut Berdukacita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya dalam Damai  Kasih Kristus," demikian dikutip  dari akunt Instagram @mayapadahospital, Minggu (24/7) Sebelum meninggal dunia, almarhum Wlliam Tandiano tercatat menjabat posisi sebagai Direktur Utama PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO). Selain sebagai Direktur Utama MPRO, William juga memangku sejumlah jabatan. (Yetede)

Agar Mendapat Cap Anti Korupsi

KT1 23 Jul 2022 Tempo (H)

Sistem whistleblowing di Indonesia dianggap tak pernah berjalan maksimal. Padahal hampir semua lembaga negara memiliki sistem ini. Perlindungan terhadap whistleblower juga sangat rentan. Identitasnya gampang ditelusuri, dikucilkan, hingga berpotensi pidana. Ketua IM57+Institute, Mochammad Praswad Nugraha, mengatakan selama ini sistem whistleblongwing masih bersifat formalitas. "Hanya hiasan dan prasyarat agar memperoleh cap anti korupsi," kata Praswad, Jumat, 22 Juli 2022. Mantan penyidik KPK ini mencontohkan keberadaan sistem whistleblowing, tetapi justru KPK lebih banyak menangani kasus korupsi yang berasal dari aduan masyarakat. Dia menyebutkan hampir seluruh aduan tindak pidana korupsi di KPK berasal dari Direktorat Pengaduan Masyarakat. "Bukan berasal dari sistem whistleblowing yang ada di KPK," katanya. Di Indonesia, kasus besar yang bersumber dari whistleblower adalah manipulasi dan pengemplangan pajak PT Asian Agri Group. (Yetede)

Perhimpunan Dokter Forensik Dilibatkan dalam Ekshumusi Brigadir J

KT1 23 Jul 2022 Investor Daily (H)

Perhimpunan Kedokteran Forensik akan terlibat dalam autopsi ulang jenazah Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang akan dilakukan polisi. "Pihak eksternal berdasarkan komunikasi saya dengan penyidik maupun kedokteran forensik ya, mereka sudah berkomunikasi dengan Perhimpunan Kedokteran Forensik Indonesia," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat. Lebih lanjut, Dedi mengungkapkan, keluarga telah mengajukan beberapa rumah sakit yang terkait autopsi ulang itu. Salah satunya RSCM. Sementara itu, makam almarhum Bripda Nofriansyah Yosua Hutabarat di Sungai Bahar Kabupaten Muaro Jambi, kini dijaga kerabat  menjelang autopsi ulang yang melibatkan pihak independen setelah kuasa hukum keluarga melaporkan kejanggalan kematiannya ke Mabes Polri. (Yetede)

Erisk Thohir Luncurkan Holdings Danareksa

KT1 21 Jul 2022 Investor Daily (H)

Menteri BUMN Erick Thohir luncurkan pembentukan holding BUMN Danareksa di Kantor Kementerian BUMN Jakarta, Rabu (20/7). Holding Danareksa sebelumnya mendapat lampu hijau dari Presiden Jokowi  yang telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2022. "Holdings Danareksa membantu kami di Kementerian BUMN, saya sebagai Menteri dan  dua wamen saya, agar ada percepatan transformasi. Kita merasa perlu ada kekuatan  baru, untuk mengawal perusahaan BUMN yang tidak masuk klaster," ujar Erick. Dia menyebutkan pembentukan holdings BUMN upaya nyata dalam menunaikan janji ketika amanah sebagai Menteri BUMN yaitu untuk melakukan transformasi di tubuh BUMN. Hal ini bertujuan mendorong peningkatan kinerja BUMN dan dapat berkontribusi lebih besar kepada negara, manajemen yang profesional dan bersih dari korupsi, sehingga BUMN siap bersaing di level nasional maupun global. (Yetede)

Menelisik Kejanggalan Penanganan Kasus Yosua

KT1 21 Jul 2022 Tempo (H)

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) berencana menelisik dugaan pelanggaran prosedur dalam penanganan penyelidikan kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Indikasi pelanggaran itu muncul setelah Kompolnas menemukan sejumlah kejanggalan oleh polisi yang tidak sesuai dengan prosedur operasi standar (SOP) dalam menangani kasus tersebut. Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto menyatakan indikasi  pelanggaran  prosedur tersebut misalnya tidak adanya pemasangan garis polisi secara langsung setelah insiden. Polisi menyebutkan aksi baku tembak antara Brigadir Yosua dan Bahayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu terjadi di rumah Dinas Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, Inspektur Jenderal Ferdy Sambo, pada Jumat, 8 Juli 2022. Namun pemasangan garis polisi dilakukan pada Selasa sore, 12 Juli, atau empat hari kemudian. "Hal-hal itu yang kami dalami, kami crosscek," kata Benny ketika diwawancara di Markas Besar Kepolisian RI, Jakarta Selatan, Rabu, 20 Juli 2022. (Yetede)

Mendag: Surplus Semester I-2022 Terbesar Sepanjang Sejarah

KT1 20 Jul 2022 Investor Daily (H)

Ditengah pemulihan global, kinerja perdagangan Indonesia pada Juni 2022  berhasil mencatatkan surplus sebesar US$ 5,09 miliar. Surplus ini melanjutkan tren surplus beruntun yang dicapai sejak Mei 2020 atau tepatnya selama 26 bulan terakhir. Secara kumulatif, neraca perdagangan Indonesia semester I (Januari-Juni) 2022 mencatatkan surplus US$ 24,89 miliar. Surplus tersebut disokong  sektor nonmigas US$ 36,59 miliar dan defisit  sektor migas sebesar US$ 11,70 miliar. Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan bersyukur, surplus semester I-2022 menjadi surplus persemester  yang terbesar dalam sejarah, mengungguli surplus semester I-2007 yang sebesar US$ 20,15 miliar, hal tersebut membuktikan bahwa berbagai tantangan global yang kian masif tidak  menyurutkan performa positif neraca perdagangan Indonesia. "Secara historis, surplus perdagangan semesteran terbesar sepanjang masa. Kondisi ini patut kita syukuri," ujar Mendag dalam keterangan tertulisnya. (Yetede)

Malam Sebelum Yosua Ditata di Peti

KT1 19 Jul 2022 Tempo (H)

Panggilan darurat itu diterima Brigadir Dua Mahareza Hutabarat pada Jumat malam, 8 Juli 2022. Adik bungsu Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat itu diminta oleh atasannya agar segera datang ke Markas Besar Kepolisian RI. Sempat menunggu beberapa jam, Mahareza, yang selama ini bertugas di pelayanan Markas Polri (Yanma), akhirnya tahu alasan sang atasan memanggilnya. "Sang atasan yang berpangkat Komisaris besar memberitahu Mahareza bahwa abangnya sudah tewas," kata Martin Lukas Simanjuntak, pengacara keluarga Brigadir Yosua, kepada Tempo, Senin, 18 Juli 2022. Martin menceritakan, pada malam itu juga Mahareza, yang belum mengetahui penyebab kematian kakaknya, pergi bersama sang atasan menuju Instalasi Kedokteran Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur. Disana seorang dokter forensik telah menunggu. Kepada Mahareza polisi menyodorkan surat  persetujuan autopsi sebagai tanda persetujuan  keluarga. (Yetede)

Meta Ekologi

KT3 16 Jul 2022 Kompas (H)

Carl Sagan, seorang astrofisikawan, dalam karyanya yang berjudul Kosmos, pada bagian Harmoni Dunia-Dunia, mengatakan, jika kita hidup di dalam planet yang tidak ada perubahan, amat statis, maka sedikit sekali hal yang perlu atau menarik untuk dilakukan menggunakan sains. Sementara itu, jika dunia kita terlampau acak dan sama sekali tidak ada dasar apa pun, maka akan sulit untuk melakukan penelusuran ilmiah. Akan tetapi, menurut Sagan, kita hidup dalam semesta di antara (in between), bahwa perubahan itu terjadi, meski demikian, perubahan tersebut mengikuti suatu pola, aturan, yang disebut sebagai hukum alam.

Carl Sagan merupakan ilmuwan yang lantang menyerukan kewaspadaan terhadap pemanasan global. Ia menggunakan pengetahuan antar planet untuk memberikan ilustrasi betapa unik dan istimewanya Bumi di tata surya. Ia memberikan kesaksian di Kongres AS tahun 1985 untuk mengingatkan kegentingan terkait bahaya dari efek rumah kaca. Ia memberikan contoh dengan permukaan Venus yang amat panas dan ganas. Kondisi tersebut tidak hanya disebabkan kedekatan jarak Venus dengan Matahari, tetapi disebabkan karbon dioksida yang tertahan di permukaan planet itu. Komparasi ini memberikan kilasan muram kebencanaan di masa depan jika suhu terus meningkat dan permukaan Bumi terus memanas.

Karya tari Sardono W Kusumo yang berjudul Meta Ekologi (1975), sarat eksperimentasi dengan menampilkan tubuh-tubuh yang terbenam, bergelimang menjadi satu dengan bumi. Kala itu sang seniman tari merasa cemas dengan  deforestasi yang terjadi di Indonesia disebabkan modernisasi dan industrialisasi. Meta Ekologi berarti melampaui bagaimana ilmu membingkai bumi. Meta Ekologi menempatkan manusia tak hanya sebagai pengamat interaksi antar keanekaragaman hayati, melebihi itu, manusia adalah bagian dari alam yang mustahil terpilah. Krisis iklim mengharuskan kita mengevaluasi nilai-nilai serta wawasan dunia kita. Termasuk bagaimana sistem pengetahuan serta pendekatan saintifik diterapkan demi keberlanjutan lingkungan hidup. (Yoga)