Tags
Berita
( 364 )Efek Pemilu, Simpanan Kelas Kakap Surut
KT1
08 Jan 2024 Investor Daily (H)
Simpanan dengan tiering nominal di atas Rp 5 miliar atau simpanan jumbo diperbankan pada November 2023 tercatat terus menyusut menjadi Rp4.369 triliun, tumbuh 1,6% secara year on year (yoy). Pertumbuhan tersebut menjadi yang paling lambat sejak awal tahun 2023, salah satunya karena ada penarikan dana untuk kebutuhan kampanye pemilihan umum (Pemilu). Berdasarkan data distribusi simpanan bank umum yang dirilis Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), perlambatan pertumbuhan simpanan kelas kakap sejalan dengan simpanan giro yang juga tumbuh melambat dibandingkan posisi awal 2023. Per November 2023, giro tumbuh 3% menjadi Rp2.564 triliun, sedangkan pada Januari 2023 tumbuh 15,9% (yoy). Dari data yang dihimpun Investor Daily, simpanan dengan tiering di atas Rp 5 miliar memang terjun bebas dari posisi januari 2023 yang meningkat 11,7% (yoy) menjadi hanya naik 1,6% (yoy) per November 2023. (Yetede)
Satu Putaran Lebih Baik dari Segi Fiskal Tetap Memperhatikan Laju Industri
KT1
05 Jan 2024 Investor Daily (H)
Ketua Umum Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Anggawira mengungkapkan, banyak keuntungan akan didapat oleh bangsa Indonesia jika Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dapat berlangsung hanya satu putaran. Keuntungan yang diperoleh tersebut akan datang baik dari segi fiskal maupun stabilitas politik yang lebih terjaga. "Tentunyanya keuntungan dari pelaksanaan Pilpres satu putaran. Pemerintah dapat menghemat anggaran negara sebanyak Rp 17 triliun untuk KPU dan Rp 10 triliun untuk mendukung keamanan serta biaya-biaya lainnya," ungkap Anggawira. Selain itu, kata Anggarwira, pilpres satu putaran dapat mencegah instabilitas politik dan kemandekan ekonomi, terutama dalam hal investasi karena investor akan lebih bersikap menunggu (Wait and see). "Selain aspek finansial, manfaat lainnya adalah menghindari ketegasan idelogis yang dapat memolitisasi agama," papar dia. (Yetede)
Menhub Perkiraankan 107 Juta Orang Mudik Nataru
KT1
20 Dec 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut sekitar 107 juta orang diperkirakan bakal melakukan perjalanan mudik pada Natal 2023 dan Tahun baru 2024 (Nataru). Angka tersebut diambil dari survei Badan Kebijakan Transportasi (BKT). "Hasil survei dari BKT bahwa yang akan mudik ada 107 juta orang. jadi ini cukup challlenging," kata Menhub dalam pembukaan Posko Nasional Penyelenggaraan Angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Menhub mengatakan, angka tersebut meningkat sekitat 43% jika dibandingkan dengan Nataru tahun lalu. Tercatat, mobil pribadi diprediksi menjadi moda transportasi yang paling banyak digunakan masyarakat pada Nataru tahun ini. Disusul, penggunaan motor 17%, kereta api 13%, pesawat 11%, bus 10%, penyebrangan 6%, dan kapal laut 3%. "Saya berharap dibentuknya posko-posko tingkat pusat, maka moda transportasi di sektor darat, laut, dan udara dapat dipantau secara langsung," katanya. (Yetede)
Kian Bergairah di Tahun Politik
KT1
19 Dec 2023 Investor Daily (H)
Badai pandemi Covid-19 sempat melemahkan denyut bisnis properti sepanjang 2020-2021. Jejak-jejak pelemahan pun masih tersisa pada 2022. Pelemahan terjadi sebagai buntut perhatian publik terhadap masalah kesehatan ketimbang urusan lain. Terutama pada 2020. Linglungnya seluruh pemerintah dunia menghadapi pandemi Covid-19 praktis berimbas ke seluruh sendi kehidupan di permukaan bumi. Terhentinya aktivitas ekonomi dan impor, terhentinya perjalanan bisnis maupun wisata mewarnai sepanjang 2020. Dunia usaha yang mati suri itu berujung kepada penurunan daya beli kebanyakan masyarakat di Indonesia. Otomatis niat orang membeli rumah maupun produk properti lainnya ikut berhenti juga. Sektor properti, termasuk rumah tapak komersial dan rumah subsidi tak bisa lepas dari suramnya perekonomian akibat badai pandemi Covid-19. Saat pandemi Covid-19 mereda, roda usaha perlahan bergulir. Denyut pertumbuhan sektor properti tahun ini dapat dirasakan dari pendapatan 80 emiten properti yang melantai di Bursa Efek Indonesia yang bertumbuh 4,38% per akhir September 2023. Mengutip laporan keuangan masing-masing emiten itu, per akhir September 2022 pendapatan tercatat masih Rp 66,56 triliun, namun kini menjadi Rp69,48 triliun (Yetede)
Bising di Udara Seusai Debat
KT1
14 Dec 2023 Tempo
JAKARTA – Warganet ramai membicarakan debat calon presiden yang digelar Komisi Pemilihan Umum pada Selasa malam lalu. Dalam waktu 2,5 jam dari awal debat dimulai, Drone Emprit—alat untuk memonitor percakapan di media sosial—mencatat ratusan ribu komentar tentang debat calon presiden berseliweran di aplikasi X yang sebelumnya bernama Twitter.
Pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi, membagi empat kluster percakapan tentang debat calon presiden tersebut di media sosial. Keempat kluster tersebut adalah pro-Anies Baswedan, pro-Prabowo Subianto, pro-Ganjar Pranowo, dan netral. Analisis Drone Emprit menunjukkan volume percakapan kluster netral paling besar dibanding tiga pengelompokan lainnya.
KPU mengagendakan lima kali debat calon presiden dan calon wakil presiden, yaitu tiga kali debat calon presiden dan dua debat calon wakil presiden. Pemilihan presiden 2024 ini diikuti tiga pasangan calon presiden, yakni Anies Rasyid Baswedan-Abdul Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.
Tema debat perdana calon presiden kemarin mengenai masalah hukum, hak asasi manusia, pemerintahan, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga. Debat tersebut berlangsung dalam enam segmen. Lima sesi di antaranya berisi saling bertanya dan saling sanggah di antara setiap calon presiden. (Yetede)
Catatan Pembaharuan Taksonomi Hijau
KT1
08 Dec 2023 Tempo
JAKARTA – Sejumlah organisasi masyarakat sipil menyampaikan catatan terhadap pembaruan Taksonomi Hijau Indonesia yang sedang dikerjakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Para pegiat berharap lembaga tidak cuma main aman. Catatan pertama berkaitan dengan kategori kegiatan usaha. Dalam Taksonomi Hijau Indonesia yang diterbitkan pada Januari 2022, OJK mengklasifikasikan kegiatan ekonomi berdasarkan dampaknya terhadap lingkungan. Aktivitas yang tidak memiliki atau minim risiko terhadap lingkungan masuk kategori Hijau. Sementara itu, kegiatan berisiko cukup tinggi dan tinggi masing-masing dilabeli Kuning dan Merah.Baru-baru ini, OJK mengubah dokumen tersebut untuk disesuaikan dengan ASEAN Taxonomy for Sustainable Finance yang dirilis ASEAN Taxonomy Board pada Maret lalu. Dalam rancangan perubahan Taksonomi Hijau, OJK mengubah kategori tersebut menjadi Hijau dan Transisi. (Yetede)
Agar Dana Transisi Energi Cair
KT1
21 Nov 2023 Tempo
JAKARTA — Pemerintah menyiapkan insentif untuk aparatur sipil negara yang akan diboyong ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada tahun depan. Para pegawai negeri itu diiming-imingi berbagai fasilitas untuk pindah ke sana. Mereka pun dijanjikan bakal menerima insentif untuk anggota keluarga yang ikut. Salah satu insentif itu berupa pembebasan biaya pendidikan anak dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas di sekolah berstandar nasional ataupun internasional. Insentif ini juga mencakup indeks kemahalan dan ongkos kepindahan.
"Dengan demikian, bagi ASN yang tinggal di sana, anaknya bisa bersekolah sehingga mereka tidak perlu setiap Sabtu-Minggu pulang ke Jakarta,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin. Rencana pemberian insentif itu masuk dalam simulasi pemindahan ASN pada tahun depan. Simulasi ini dirancang untuk dijalankan pada Maret, Juli, dan Agustus 2024. Menurut Anas, insentif diperlukan karena terdapat perbedaan biaya hidup di IKN dibanding di Jakarta, meskipun ia tidak menyebutkan jumlah ataupun perkiraan besarannya.
“Tapi saya kira (di IKN) sangat menyenangkan. Karena lingkungan kantor oke, mendapat insentif, dan nanti sistem SPBE (sistem pemerintahan berbasis elektronik) bisa langsung dikerjakan di sana," kata Anas. Ia mengklaim sistem kerja akan jauh lebih efisien di IKN. (Yetede)
Mayoritas Karyawan RI Masih Pilih Pekerja Hibrida
KT1
21 Nov 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Sebuah survei terbaru dari Logitech, perusahaan penyedia alat lengkap elektronik yang berbaris di Lausanne, Swiss, merilis tren bekerja karyawan di Tanah Air pasca pandemi Covid-19 dicabut pada 21 Juni 2023. Hasilnya, banyak pekerja yang masih menyukai cara kerja gabungan dari rumah/mana saja (online) dan kantor (offline) atau lazim disebut hibdrida (Hybrid). Bahkan, jumlahnya mayoritas atau mencapai 62% dari responden yang di survei. Penelitian tersebut diterbitkan oleh Logitech dengan tujuan untuk lebih memahami preferensi, persepsi, tantangan, dan perilaku karyawan dalam menjalani sistem kerja hybrid. Apalagi, kini, banyak perusahaan yang mulai mewajibkan karyawannya untuk bekerja sepenuhnya secara jarak jauh atau tidak wajib masuk kantor. Saat ini hanya 16% karyawan dari 500 karyawan Indonesia kini lebih memilih bekerja secara hibrida. (Yetede)
Divestasi Vale Dikukuhnya Dalam HoA
KT1
18 Nov 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Kesepakatan Divestasi PT Vale Indonesia Tbk melepas 14% saham dikukuhkan dalam Head of Agreement (HoA) yang ditandatangani di San Fransisco, Amerika Serikat (AS). Hanya saja belum diketahui kesepakatan valuasi harga saham serta porsi saham yang akan dilepas. Rencananya, Presiden Joko Widodo menyaksikan pendatanganan HoA antara MIND ID, sebagai pihak yang mengakusisi, dengan Vale Canada. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan penandatanganan HoA akan berlangsung disela acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Pasific Ekonomi Cooperation (APEC). Bila tidak ada perubahan, maka pada Jumat waktu Amerika Serikat penandatanganan tersebut berlangsung. "Harusnya kan minggu ini selesai urusan yang di APEC ya. Dalam moment APEC ini (HoA) ditandatangani Sabtu (Presiden Jokowi dan Delegasi Indonesia) sudah pada pulang, kalau enggak ditandatangani ( paling lambat Jumat waktu Amerika Serikat) ya enggak jadi (HoA)," kata Arifin di Jakarta. (Yetede)
Polmatrix Kepuasan Publik Terhadap Jokowi Pengaruhi Dinamika Pilpres
KT1
16 Nov 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Polmatrix Indonesia merilis hasil survei yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Jokowi menjelang Pilpres 2024 mencapai 81,8%. Tingginya angkat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi dan fakta bahwa putera sulung Gibran Rakabuming Raka, menjadi cawapres akan turut berpengaruh pada dinamika politik Tanah Air menjelang pilpres 2024. "Kepuasan publik terhadap Jokowi yang sangat tinggi mencapai 81,8% menjadikan faktor Jokowi sangat berpengaruh dalam ninamika pilpres," kata Direktur Eksekutif Poltramix Indonesia Dendik Rulianto dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu, (15/11/2023). Dendik mengatakan, apabila ditarik mundur, maka tingkat kepuasan publik terhadap Jokowi bergerak diatas 75% sejak awal tahun 2023. Angka kepuasan responden terus menanjak naik hingga menembus sekitar 80% sejak Mei 2023. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Beban Bunga Utang
05 Aug 2022 -
The Fed Hantui Pasar Global
26 Jul 2022









