;
Tags

Ekonomi Makro

( 695 )

KSSK Waspadai Ketidakpastian Global

KT3 14 Apr 2022 Kompas

Stabilitas sistem keuangan nasional sepanjang 3 bulan pertama 2022 masih terjaga. Meski begitu, otoritas tetap mewaspadai berbagai risiko rambatan kondisi global yang berpotensi memengaruhi sisi inflasi, nilai tukar, dan kinerja perekonomian secara keseluruhan. Dalam konferensi pers Hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Rabu (13/4), Menkeu Sri Mulyani mengatakan, stabilitas sistem keuangan Indonesia dalam kondisi normal di tengah tekanan eksternal yang meningkat akibat operasi militer Rusia di Ukraina. Terjaganya stabilitas system keuangan nasional di triwulan I-2022 terlihat dari surplus neraca perdagangan Februari 2022 yang meningkat hingga 3,83 miliar USD. Surplus ini didukung surplus neraca perdagangan non-migas, terutama meningkatnya harga komoditas global seperti batubara, CPO, besi, dan baja.

”Stabilitas nilai tukar rupiah terjaga oleh kinerja ekspor yang mengalami peningkatan signifikan. Namun, perkembangan perdagangan dan pertumbuhan ekonomi global yang terancam perang Rusia dan Ukraina perlu diwaspadai,” kata Sri Mulyani. Ia menegaskan, meningkatnya ketidakpastian kondisi global berpotensi memengaruhi inflasi dan kinerja perekonomian dalam negeri. KSSK akan terus memperkuat koordinasi pemantauan bersama dan bersinergi merumuskan respons kebijakan dalam menjaga ritme pemulihan ekonomi nasional. (Yoga)


ADB Perang Rusia-Ukraina Bisa Berdampak Negatif ke RI

KT1 08 Apr 2022 Investor Daily

Asian Development Bank (ADB) menyebut invasi Rusia ke Ukraina akan berdampak minimal kepada prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia. Namun, berpotensi menjadi besar apabila perang terjadi berkepanjangan. "Jika ini terjadi, perang akan semakin membatasi permintaan global, memangkas pertumbuhan ekspor, dan meningkatkan inflasi," tulis ADB dalam laporan terbaru bertajuk Outlook 2022 yang dikutip Kamis (7/4). Konsumsi swasta harus kembali  ke pra-pandemi Covid-19. Dengan tren pertumbuhan ekonomi 5% pada 2022, secara konservatif, konsumen tidak sepenuhnya menebus hilangnya konsumsi pada 2020 dan 2021. "Permintaan konsumen akan meningkat  didorong oleh kegiatan masyarakat  yang kembali normal sehingga mendorong penciptaan lapangan kerja dan meningkatkan sisi pendapatan," tutur ADB. (Yetede)

Bulan Ramadhan jadikan Momentum Untuk Genjot Pertumbuhan Ekonomi

KT1 07 Apr 2022 Investor Daily

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Arsjad Rasjid mengatakan, bulan Ramadhan dan idul Fitri menjadi momentum untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi. Sebab pada bulan Ramadhan dan Idul Fitri terjadi kenaikan konsumsi masyarakat secara signifikan, Khususnya pada kebutuhan  baik pangan maupun sandang, sehingga dapat memberikan konstribusi terhadap pertumbuhan ekonomi. "Di 2022, kami optimis target pertumbuhan 4,5% akan tercapai.  Hal ini karena mulai bergeraknya roda ekonomi, utamanya di sektor konsumsi," ujar Arsjad saat dihubungi Investor Daily, Selasa (5/4) Menurutnya pada bulan Ramadan akan terjadi perputaran uang yang besar. Hal ini dimanfaatkan dunia usaha untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat. Pelaku usaha mikro, kecil, menengah, hingga besar akan melakukan persiapan yang optimal dan tidak akan melewatkan momentum ini, apalagi jika pemerintah juga memperbolehkan masyarakat untuk mudik lebaran. (Yetede)

PTPN V Bukukan Laba Rp1,3 Triliun

KT1 27 Mar 2022 Investor Daily

PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V) berhasil mencatat laba unaudited sebesar Rp 1,3 triliun pada 2021, jauh lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 417 miliar. Pencapain tersebut merupakan kinerja terbaik sepanjang sejarah sejak perusahaan berdiri 26 tahun yang silam "PTPN V juga menjadi satu-satunya anak usaha Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) yang mampu mencapai target produksi hingga meraih laba tertinggi sepanjang Januari 2022," kata CEO PTPN V Jatmiko Santosa, kemarin. Dan Jatmiko menutur, konsistensi dan persistensi dalam melakukan transformasi yang diusung dalam tiga tahun terakhir antara lain kebijakan-kebijakan operasional. Inovasi PTPN V tersebut telah dijadikan contoh  serta diterapkan diseluruh  perusahaan dibawah Holding  Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) atau PTPN Group. Menteri BUMN Erick Thohir juga telah menyatakan bahwa program-program PTPN tersebut berdampak positif terhadap ekonomi pertani. (Yetede)

Kuartal I, Indonesia Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Menguat

KT1 21 Mar 2022 Investor Daily

Wakil Menteri Keuangan  Suahasil Nazara memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal I-2022 cukup baik. Optimisme ini akan didukung oleh faktor pemulihan ekonomi yang makin kuat dan adanya factor rebound  lantaran pertumbuhan ekonomi yang kontraksi 0,74% (yoy) pada kuartal I-2021. Selain itu, beragam indikator pemulihan disebutnya meningkat. Salah satunya spending index yang berpotensi terus naik ditengah momentum Ramadhan dan Idul Fitri pada bulan depan, sehingga akan mendorong peningkatan konsumsi. Kemudian, indeks keyakinan  konsumen (IKK) berada di zona optimis dengan posisi 113,1. "Aktivitas produksi masih tunjukkan perbaikan, dengan purchase manufacturing Index (PMI) diatas 51,2 atau di level ekspansi, dan itu sudah terjadi selama enam bulan  berturut-turut. Kami yakini dunia usaha melihat situasi Covid-19 akan terus membaik, jadi mulai lakukan dan tingkatkan intensitas produksi dan penjualan, dan itu akan terus kami dorong," tutur Suahasil. (Yetede)

Kurangi Kemiskinan Ekstrim, Jangkauan Bantuan Tunai Diperluas

KT1 15 Mar 2022 Investor Daily

Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BT-PKLW) 2021 merupakan bentuk kompensasi kerugian ekonomi atas lonjakan kasus selama pertengahan tahun lalu. Untuk tahun ini, cakupan penerima BT-PKLW diperluas ke nelayan. Airlangga menyerahkan Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima, Warung, dan Nelayan secara langsung kepada para nelayan di Tempat Pelelangan Ikan Labuan Bajo, Mangarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin (14/3). Perluasan target penerima manfaat BT-PKLW 2022 untuk nelayan di daerah pesisir ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) pada 30 Desember 2021. Penyaluran BT-PKLWN di Manggarai Barat menyasar 12.500 nelayan dan 4.000 PKLWN yang disalurkan oleh Polri, serta 10.000 penerima oleh TNI. (Yetede)

Akuisisi Perusahan Menara, Centratama Raih Pinjaman Rp 12 Triliun

KT1 12 Mar 2022 Investor Daily

PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) dan group usaha, mendapatkan pinjaman senilai US$ 850 juta atau setara 12,16 triliun dari Kreditor Fasiltas Senior untuk mendanai penambahan modal di perusahaan menara yang akan diakuisisi, yakni EPID Menara AssetCo. CENT bersama anak usaha, PT Centratama Menara Indonesia (CMI), akan megambilalih 1.000 saham EPID Menara sebesar Rp35,85 miliar, dan selanjutnya menambah penyertaan modal ke perusahaan tersebut senilai US$ 350 juta atau sekitar Rp5,01 triliun. "Group perseroan telah menandatangani perjanjian fasilitas dengan Kreditur Fasilitas Senior dan PT Bank CIMB Niaga Tbk, sebagai agen pada tanggal 8 Maret 2022 untuk memperoleh pendanaan dalam membiayai penyertaan saham Epid oleh CMI. Selanjutnya, dana tersebut akan digunakan oleh EPID untuk melunasi seluruh jumlah pokok terutang berdasarkan kesepakatan pembiayaan," tulis Manajemen CENT dalam keterangan tertulis, Jumat (11/3). (Yetede)

Ekonomi Mandiri: Investasi Dorong Pemulihan Ekonomi Indonesia

KT1 07 Mar 2022 Investor Daily

Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menunjukkan pemulihan ekonomi konsisten sejak pertengahan tahun lalu menimbulkan optimisme percepatan pertumbuhan ekonomi di tahun 2022. Hal ini tercermin dari mulai meningkatnya  penerimaan pajak sebesar 19% secara tahunan, dan pertama kalinya dalam 12 tahun terakhir mampu melampaui target. Berbagai indikator lain juga menunjukkan  perbaikan, antara lain peningkatan Indeks Keyakinan Konsumen  (IKK) yang menyentuh level 188 diakhir tahun 2021. Indikator ini selaras dengan data Mandiri Spending Indeks (MSI) yang terus naik hingga awal bulan Januari 2022. Namun, Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro menilai berbagai tantangan kedepan tetap perlu diwaspadai. "Saat ini juga kita menghadapi resiko dinamika ekonomi global, termasuk dampak dari Perang Rusia-Ukraina. Pemulihan global yang tidak imbang  memicu terjadinya gangguan arus barang dunia, atau supply chain disruption, yang juga menyebabkan kelangkaan pasokan energi di beberapa negara," ujarnya, Rabu (2/3). (Yetede)

Astra Graphia Siapkan Capex Rp 294 Miliar

KT1 06 Mar 2022 Investor Daily

PT Astra Graphia Tbk (ASGR) memproyeksikan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 294 miliar pada tahun ini. Dana ini akan digunakan perseroan untuk mendukung kinerja perseroan pada 2022. Chief Of Corporate Secretary, Legal, and Communication Astra Graphia Melinda Pudjo mengatakan, anggaran capex tersebut sebagian besar akan dialokasikan untuk kebutuhan bisnis inti dan sisanya untuk keperluan internal perusahaan. "Sumber dana belanja modal berasal dari internal namun tidak menutup kemungkinan dari eksternal," ujar dia kepada Investor Daily, belum lama ini. Peningkatan laba bersih tersebut dikontribusi dari optimalisasi biaya operasional yang yang turun sebesar 7% berkat adanya perbaikan di beberapa pos pengeluaran dan digitalisasi proses internal. (Yetede)

Butuh Rp 4,7 Triliun, Citra Marga Nusaphala Rights Issue 2,23 Miliar Saham

KT1 19 Feb 2022 Investor Daily

Pemegang Saham PT Citra Marga Nusaphala Tbk (CMNP) telah menyetujui pelaksanaan  penawaran umum terbatas  (PUT) III dengan skema hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue untuk pengembangan usaha. Dana yang didapatkan dari rights issue sekitar Rp 4,7 triliun. Sesuai rencana, PUT III dengan HMETD yang dikeluarkan perseroan yaitu sebanyak 2,23 miliar saham. Dana hasil PUT III akan dimanfaatkan untuk proyek Harbour Road II dan penyelesaian Tol Cileunyi-Sumedang-Dauan. 

Direktur Citra Marga Nusaphala Hasyim mengatakan, sisa total kebutuhan dana untuk kedua proyek tersebut adalah sebesar Rp4,74 triliun dan akan diperoleh dari rencana PUT III HMETD. "Selain itu, peningkatan pos akun kas dan ekuitas perseroan dengan nilai sesuai dengan harga pelaksanaan dan memperbaiki rasio-rasio keuangan perseroan," ujar Hasyim dalam keterangan resminya kemarin. Hasyim menambahkan penambahan biaya proyek Harbour Road II Evelated dilaksanakan dengan skema rancang dan bangun oleh kontraktor BUMN PT Wijaya Karya TBK (WIKA).