KSSK Waspadai Ketidakpastian Global
Stabilitas sistem keuangan nasional sepanjang 3 bulan pertama 2022 masih terjaga. Meski begitu, otoritas tetap mewaspadai berbagai risiko rambatan kondisi global yang berpotensi memengaruhi sisi inflasi, nilai tukar, dan kinerja perekonomian secara keseluruhan. Dalam konferensi pers Hasil Rapat Berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Rabu (13/4), Menkeu Sri Mulyani mengatakan, stabilitas sistem keuangan Indonesia dalam kondisi normal di tengah tekanan eksternal yang meningkat akibat operasi militer Rusia di Ukraina. Terjaganya stabilitas system keuangan nasional di triwulan I-2022 terlihat dari surplus neraca perdagangan Februari 2022 yang meningkat hingga 3,83 miliar USD. Surplus ini didukung surplus neraca perdagangan non-migas, terutama meningkatnya harga komoditas global seperti batubara, CPO, besi, dan baja.
”Stabilitas nilai tukar rupiah terjaga oleh kinerja ekspor yang mengalami peningkatan signifikan. Namun, perkembangan perdagangan dan pertumbuhan ekonomi global yang terancam perang Rusia dan Ukraina perlu diwaspadai,” kata Sri Mulyani. Ia menegaskan, meningkatnya ketidakpastian kondisi global berpotensi memengaruhi inflasi dan kinerja perekonomian dalam negeri. KSSK akan terus memperkuat koordinasi pemantauan bersama dan bersinergi merumuskan respons kebijakan dalam menjaga ritme pemulihan ekonomi nasional. (Yoga)
Postingan Terkait
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023