Tags
Digital Ekonomi umum
( 1143 )Segmen Pinjaman Mikro, P2P <em>Lending</em> Pilih Tanggung Renteng
tuankacan
05 Mar 2019 Bisnis Indonesia
Sejumlah perusahaan teknologi finansial peer to peer (P2P) lending menyasar peminjam di kelas pengusaha mikro mengingat gap kredit saha di segmen ini masih cukup lebar. Guna menggaet nasabah di segmen tersebut, penyelenggara fokus emenrapkan sistem tanggung renteng. Salah satunya PT Seva Kreasi Digital (penyelenggara tekfin dengan nama platform Dana Laut), yang membidik para pelaku di segmen usaha mikro kecil dan menengah di sektor maritim, khususnya nelayan. Mekanisme yang digunakan yaitu sistem tanggung renteng. Pendekatan ini paling cocok untuk pengusaha pesisir. Jadi tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga pendampingan untuk menjalankan usahanya. Mekanisme tanggung renteng ini dinilai lebih menguntungkan untuk menggaet nasabah di lini mikro, baik dari sisi peminjam maupun sisi pendana. Dari sisi peminjam, mereke terbantu ketika mengalami kesulitan membayar angsuran. Dari sisi pendana, lebih secure karena ketika ada peminjam mengalami kesulitan akan di-cover oleh anggota kelompoknya. Sistem ini menjadi mekanisme screening yang cukup efektif karena peminjam harus dapat rekomendasi dari anggota kelompoknya.
<font color="orange"><b>Uang Elektronik</b></font>, Migrasi <font color="red"><b>LinkAja</b></font> Dikebut
tuankacan
05 Mar 2019 Bisnis Indonesia
Perusahaan plat merah mempercepat integrasi layanan pembayaran LinkAja setelah sempat tertunda dari rencana semula awal bulan ini. Produk itu sendiri telah mendapat restu dari Bank Indonesia. Sistem pembayaran berbasis quick response code (QR Code), LinkAja, yang dibawah bendera PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) merupakan hasil sinergi enam perusahaan plat merah yakni Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, Pertamina, Jiwasraya, dan anak usaha Telkom, Telkomsel. Proses migrasi akan memerlukan waktu sekitar sebulan. Hal itu mengingat jumlah mesin pembayaran yang mencapai puluhan juta dan tersebar luas hingga ke pelosok daerah. Secara teknis, Finarya akan merancang maksimal saldo yang bisa ditampung di dalam LinkAja sebesar Rp10 juta untuk pengguna premium dan maksimal Rp1juta untuk pengguna yang tidak terregistrasi. Dari segi legalitas, Bank Indonesia telah memberikan lampu hijau kepada LinkAja.
Pendanaan <em>Startup</em>, Menanti Kiprah Go-Jek & Astra
tuankacan
05 Mar 2019 Bisnis Indonesia
Astra dan Go-Jek kembali memperkuat kolaborasi mereka untuk mengembangkan pemanfaatan ekonomi digital. Kini, publik pun bertanya-tanya, apa yang akan dipersiapkan kedua korporasi kakap tersebut untuk menjalani langkah selanjutnya? Astra masih belum merumuskan apa nama perusahaan patungan yang dibentuk oleh Astra dan Go-Jek. Namun, dalam kongsi tersebut, Astra memegang saham mayoritas. Untuk tahap awal, Astra akan menyediakan 3.000 kendaraan untuk disewakan, dengan pengelolaan operasional yang didukung oleh Astra FMS(Fleet Management System) di area jabodetabek. Astra mengumumkan partisipasinya dalam tahap pertama pendanaan seri F Go-Jek dengan investasi senilai US$100 juta. Investasi Astra dengan Go-Jek di perusahaan patungan tersebut mencerminkan komitmen perseroan untuk berkontribusi lebih jauh di pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Pendanaan Seri B, Halodoc Disuntik US$65 Juta
tuankacan
05 Mar 2019 Bisnis Indonesia
Halodoc berencana untuk memperluas areal pelayanan setelah menerima suntikan dana seri B terbaru sejumlah US$65 juta yang dipimpin oleh UOB Venture Management. Termasuk beberapa investor baru lainnya a.l. Singtel Innov*, Korea Investment Partners, dan WuXi AppTec, serta beberapa investor Halodoc terdahulu. Ini merupakan pendanaan terbesar kedua Halodoc sejak didirikan pada April 2016. Saat ini Halodoc sudah bekerja sama denganlebih dari 1.000 rumah sakit.
Air Asia Tarik Penjualan Tiket dari Traveloka
leoputra
05 Mar 2019 Investor Daily
Maskapai penerbangan Air Asia menarik penjualan tiket pesawatnya secara permanen dari agen perjalanan daring Traveloka mulai Senin (4/3). Direktur Utama Air Asia Indonesia Dendy Kurniawan mengatakan, keputusan ini didasari hilangnya tiket pesawat Air Asia secara misterius di Traveloka untuk kedua kalinya dalam dua minggu terakhir dan tidak adanya itikad baik Traveloka memberikan penjelasan resmi kepada Air Asia Indonesia.
BI : Transaksi e-Commerce Capai Rp 140 T per Tahun
leoputra
05 Mar 2019 Investor Daily
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara berpendapat, ekonomi digital terus mengalami pertumbuhan yang kian pesat. Ini diantaranya ditunjukan dengan nilai perdagangan elektronik (e-commerce) yang telah mencapai Rp 13 Triliun per bulan atau sekitar Rp 140 triliun per tahun.
Investasi Unicorn Untungkan Indonesia
leoputra
04 Mar 2019 Investor Daily
Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Otoritas Jasa Keuangan menegaskan, investasi asing pada perusahaan rintisan berbasis teknologi (start-up) yang kemudian berkembang menjadi unicorn, yakni Bukalapak, Go-Jek, Traveloka, dan Tokopedia memberikan dampak positif keuntungan bagi negara Indonesia. Menurut Menkominfo, ketika investasi masuk mendanai unicorn yang diuntungkan secara langsung adalah masyarakat Indonesia karena membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat. Selain itu pula, unicorn telah menjadi ujung tombak menarik investor asing untuk berinvestasi di Indonesia. Menurut data BKPM, sejak tiga tahun lalu dan hingga kini, suntikan dana asing senilai US$ 2-2,5 miliar masuk ke sektor e-commerce atau digital economy. Dampak lainya adalah arus modal yang masuk ke unicorn akan bertahan sebab bisnis modelnya berbeda, tidak seperti deposito bank yang sewaktu-waktu dapat ditarik.
Risiko Pekerja Bertambah
ayu.dewi
01 Mar 2019 Kompas
Industri digital melahirkan profesi baru sekaligus risiko baru. Risiko ini mesti diantisipasi. Pekerja usia muda rentan terhadap risiko kesehatan dan keselamatan kerja. Selain literasi yang rendah, para pekerja usia muda umumnya tidak mengetahui cara menangani masalah kesehatan dan keselamatan kerja.
Pada 22 Januari 2019, ILO merilis laporan global commission in the future of work: work for brighter future, dalam laporan ini ILO menyebutkan tiga investasi yang harus diperhatikan negara yaitu : investasi kemampuan manusia, lembaga kerja serta pekerjaan layak dan berkelanjutan. Menurut stusi forum ekonomi dunia (WEF) 2018, hampir 50% perusahaan di dunia memperkirakan, otomasi membuat tenaga kerja penuh mereka berkurang pada 2022.
Pada 22 Januari 2019, ILO merilis laporan global commission in the future of work: work for brighter future, dalam laporan ini ILO menyebutkan tiga investasi yang harus diperhatikan negara yaitu : investasi kemampuan manusia, lembaga kerja serta pekerjaan layak dan berkelanjutan. Menurut stusi forum ekonomi dunia (WEF) 2018, hampir 50% perusahaan di dunia memperkirakan, otomasi membuat tenaga kerja penuh mereka berkurang pada 2022.
Genjot Pembiayaan Online, Home Credit Gandeng Tokopedia
leoputra
27 Feb 2019 Investor Daily
PT Home Credit Indonesia menggandeng perusahaan unicorn Tokopedia untuk meningkatkan fasilitas pembiayaan online. Kemitraan dengan Tokopedia akan memberikan solusi inovatif kepada pelanggan yang belum memiliki akses ke perbankan. Dengan pengguna aktif mencapai 90 juta setiap bulan maka ini merupakan perjanjian yang akan menguntungkan kedua belah pihak. Melalui kerjasama ini, pelanggan dapat menikmati pembiayaan dengan nominal mulai Rp 1,5 juta hingga Rp 10 juta dengan tenor 3-12 bulan untuk pembellian berbagai barang elktronik, smartphone, furnitur, televisi, laptop, aksesoris mobil dan produk fashion.
RI Sudah Hampir Punya 1.000 Start-up
leoputra
26 Feb 2019 Investor Daily
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengklaim jumlah start-up Indonesia merupakan yang terbanyak di Asia Tenggara. Jumlah mereka akan terus membesar karena Indonesia ditopang pasar yang sangat potensial dengan populasi 265 juta orang, atau 65% dari penduduk di kawasan Asean. Empar start-up sudah menjadi unicorn (perusahaan rintisan dengan nilai valuasi aset minimal US$ 1 miliar atau sekitar Rp 14 triliun) yakni Bukalapak, Tokopedia, Gojek dan Traveloka. Sampai Desember 2018, start-up yang aktif di Tanah Air telah mencapai 992 perusahaan. Start-up ini diyakini dapat mencapai 1.000 di awal tahun 2019.





