;
Tags

Investor

( 183 )

PROYEK IKN NUSANTARA : Afirmasi Jokowi bagi Investor

HR1 19 Oct 2022 Bisnis Indonesia

Jokowi mengatakan bahwa proyek IKN telah didukung oleh payung hukum berupa undang-undang sehingga memberikan kepastian regulasi bagi investor. Melalui UU No. 3/2022 tentang Ibu Kota Negara, pemerintah telah mengatur proyek tersebut sehingga seharusnya investor tak perlu ragu untuk menanamkan modalnya. Dia mengatakan dukungan dari para investor dibutuhkan karena hanya sekitar 20% dari total biaya pembangunan IKN yang dipenuhi dari APBN, sedangkan 80% dana sisanya dari pihak swasta. “Ini juga telah disetujui oleh 93% fraksi di DPR. Loh, kurang apa lagi? Kalau masih ada yang belum yakin, maka kurang apa lagi? kata Jokowi di acara Market Sounding Proyek IKN di Ballroom Djakarta Theater XXI, Selasa (18/10). Tidak hanya itu, dia melanjutkan pembangunan IKN merupakan salah satu upaya Indonesia untuk bertransformasi dari negara berkembang menuju negara maju. Untuk diketahui, Kepala Negara melakukan penjajakan pasar menyusul keputusan pemerintah menjadikan Nusantara, Kalimantan Timur, sebagai Ibu Kota Negara yang baru menggantikan Jakarta.

KELANJUTAN PROYEK IKN : INVESTOR TERSANDERA AGENDA POLITIK

HR1 18 Oct 2022 Bisnis Indonesia

Peluang investasi megaproyek Ibu Kota Negara Nusantara memiliki daya tarik bagi pemilik modal. Namun, investor masih khawatir dengan stabilitas politik Tanah Air menjelang pergantian Presiden. Ketua Komite Analis Kebijakan Ekonomi Apindo Ajib Hamdani mengatakan bahwa program dan insentif yang ditawarkan program IKN cukup menarik bagi investor misalnya jangka waktu konsensi yang lebih panjang. Pemerintah juga akan memberikan fasilitas pemberian perizinan berusaha, kemudahan berusaha dan fasilitas penanaman modal sejalan dengan posisi IKN sebagai proyek yang memiliki nilai strategis bagi perekonomian nasional. Ajib menegaskan aneka insentif serta kemudahan tersebut membuat sebagian investor akan cenderung mengambil kesempatan tersebut. Akan tetapi, pengusaha tetap mempertimbangkan tahun politik yang sudah dimulai pada 2023. Wakil Ketua Umum III Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Shinta Widjaja Kamdani mengatakan bahwa minat berinvestasi di IKN tergantung pada paket yang ditawarkan dan implementasi proyek yang akan disampaikan oleh pemerintah. Sementara itu, meskipun stabilitas politik menjadi tantangan bagi para pengusaha, Badan Otorita IKN menyatakan optimistis proyek itu mampu untuk menggaet investor karena memiliki konsep pembangunan berkelanjutan. Koordinator Tim Informasi dan Komunikasi Tim Transisi IKN Sidik Pramono mengatakan program pembangunan IKN merupakan pembangunan nasional jangka panjang dan sudah ada regulasi dan dasar hukum. “Insyaallah harus berlanjut, jadi besok kita dengarkan masukan dari para investor dan juga nanti ada market sounding,” ungkapnya.


Ekspansi Setelah Salim Masuk

KT3 17 Oct 2022 Tempo

Masuknya Grup Salim diperkirakan memuluskan rencana ekspansi PT Bumi Resources Tbk. Di antaranya pengembangan energi terbarukan. Suntikan dana dari investor baru bakal dipakai Bumi Resources untuk melunasi utang. Setelah melunasi kewajiban tersebut, Sekretaris Perusahaan Bumi Resources, Dileep Srivastava, menuturkan BUMI bakal berfokus mengembangkan bisnis yang sudah berjalan sekaligus berekspansi. "Dengan kerja sama ini, BUMI bisa mengejar pelaksanaan proyek-proyek penghiliran batu bara serta diversifikasi bisnis non-batu bara ke depan," ujarnya, kemarin. Salah satu sasaran perusahaan adalah pengembangan energi terbarukan. Grup Salim masuk ke Bumi Resources lewat Mach Energy (Singapore) Pte Ltd (MPEL). Perusahaan tersebut akan menyerap saham yang dilepas emiten berkode BUMI itu lewat penambahan modal tanpa hak memesan efek lebih dulu.

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa pada Selasa, 11 Oktober lalu, BUMI akan menerbitkan 200 miliar lembar saham yang setara dengan 58,17 persen dari modal disetor perseroan setelah pelaksanaan private placement. Harganya senilai Rp 120 per lembar saham. Sebanyak 170 miliar lembar saham akan diserap oleh Mach Energy (Hong Kong) Limited. Perusahaan ini dimiliki oleh PT Bakrie Capital Indonesia dan MPEL masing-masing 42,5 persen. Sementara itu, sebanyak 30 miliar lembar saham lainnya bakal menjadi milik Treasure Global Investments Limited, yang hampir 84 persen sahamnya dimiliki MPEL Lewat aksi korporasi yang bakal digelar pada 18 Oktober mendatang, BUMI bisa meraup dana segar hingga Rp 24 triliun atau setara dengan US$ 1,6 miliar, dengan nilai tukar rupiah 15 ribu per dolar Amerika Serikat. "Dana tersebut akan digunakan untuk melunasi utang Tranche A, Tranche B, Tranche C, dan CVR (contingent value rights)," ujar Dileep.  (Yoga)


Bersama Memperkuat Investor Ritel

KT3 17 Oct 2022 Kompas

Dalam beberapa tahun terakhir terjadi pertumbuhan jumlah investor ritel yang luar biasa di Indonesia. Berbagai faktor seperti pandemi Covid-19 memang membuat kebiasaan masyarakat berubah. Di sisi lain, perkembangan teknologi semakin melaju. Perubahan itu terlihat pada perpindahan cara pandang masyarakat dari kecenderungan menabung menjadi berinvestasi. Hal ini pun didukung kemudahan teknologi. Transaksi investor ritel yang semakin banyak menjadi pendukung pasar modal Indonesia. Akan tetapi, meskipun investor di pasar saham sudah mencapai 10 juta orang, pemahaman tentang investasi ternyata masih belum merata. Belajar bersama dengan komunitas dapat membantu meningkatkan literasi para investor ritel. ”Di Mandiri Sekuritas, para investor didominasi usia generasi milenial dan gen Z yang menempati 81 %. Kami selalu menekankan agar investor mengedepankan perencanaan keuangan. Maka, diperlukan juga literasi dan waktu yang tidak sebentar. Semakin mereka lebih dini berinvestasi, semakin dapat memberikan return yang lebih besar,” kata Direktur Mandiri Sekuritas Theodora Manik pada webinar Capital Market Summit and Expo 2022, Sabtu (15/10).

Melonjaknya investor ritel dicermati CEO Mirae Asset Sekuritas Indonesia Tae Yong Shim. Ia mengatakan, ”Ada tiga kategori alasan yang besar, yaitu situasi makro, sosial, dan perubahan struktural.  Selama pandemi orang terkurung, memiliki uang lebih banyak sehingga mulai melirik ke pasar saham. Mereka merasa suku bunga yang semakin turun ini adalah kombinasi tepat untuk masuk ke pasar saham,” ujar Shim. Ia menambahkan, ”Orang juga lebih banyak menghabiskan waktu melihat ke media sosial seperti Instagram dan Youtube dan menemukan banyak orang kaya baru yang memperlihatkan hasil dari bitcoin atau dari saham sehingga banyak orang yang ikut.” ”Selain itu, sudah ada kesadaran meningkat untuk masuk ke pasar saham agar dapat melawan inflasi juga mempersiapkan pensiun,” ujarnya. Perubahan tersebut ditangkap oleh perusahaan sekuritas yang juga ikut berbenah. Pembukaan rekening saham hanya memerlukan dana Rp 100.000. Selain itu, aplikasi sekuritas juga semakin mudah diakses. Adapun pendiri Komunitas Saham Pemula, Frisca Devi, menuturkan, komunitasnya sering mengingatkan para anggota bahwa investasi saham bukanlah cara pintas untuk menjadi kaya raya. Investasi merupakan sebuah proses panjang yang memerlukan proses belajar, bukan sekadar mendapatkan cuan. (Yoga)


Investor Kurangi Investasi pada Obligasi

KT3 07 Oct 2022 Kompas

Akibat kenaikan suku bunga di sejumlah negara, daya tarik investasi pada obligasi berkurang, sehingga para investor global mengurangi dana-dana investasi pada pasar obligasi. Pengurangan ini terjadi di semua kawasan. Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan, penarikan dana investasi berpotensi mengganggu sistem keuangan global. Kantor berita Reuters, Rabu  (5/10), memberitakan, dana-dana investasi global di pasar obligasi menurun drastis selama tiga kuartal I-2022. Ini penurunan terbesar dalam dua dekade terakhir. Penyebabnya adalah rentetan kenaikan suku bunga di banyak negara yang berpotensi mendorong resesi. Hal itu menurunkan kepercayaan investor pada kemampuan bayar para penerbit obligasi. 

Menurut data Refinitiv Lipper, dana-dana investasi pada pasar obligasi turun 175,5 miliar USD selama tiga kuartal I-2022, terbesar sejak 2002. Nilai bersih aset obligasi global juga turun 10,2 %, terbesar sejak 1990. Kenaikan suku bunga menurunkan nilai bersih aset obligasi. Sejumlah pemerintah dan korporasi penerbit obligasi dalam beberapa tahun terakhir gencar memanfaatkan rendahnya suku bunga. Kini para penerbit obligasi tersebut ketiban beban bunga lebih besar. ”Kombinasi tingkat utang yang tinggi dan kenaikan suku bunga telah menurunkan kepercayaan para investor terhadap kemampuan bayar para penerbit obligasi. Ini sekaligus menjadi penyebab penurunan investasi pada pasar obligasi,” kata Jacob Sansbury, CEO Pluto Investing. (Yoga)

PELABUHAN, Maersk Diajak Majukan Patimban

KT3 17 Sep 2022 Kompas

Kemenhub mengajak perusahaan pengapalan peti kemas asal Denmark, Maersk Line, dan investor dari sejumlah negara bekerja sama untuk mengembangkan Pelabuhan Patimban di Subang, Jabar. Menhub Budi Karya Sumadi mengajak Duta Besar Denmark untuk Indonesia Lars Bo Larsen bersama perusahaan Maersk Line melihat bongkar muat di Pelabuhan Patimban. ”Kami tawarkan Maersk Line dan beberapa investor bekerja sama dengan PT Pelabuhan Patimban International yang telah ditunjuk untuk mengembangkan Pelabuhan Patimban. Kami ingin pelabuhan ini berkembang dengan pesat,” kata Budi Karya Sumadi, Jumat (16/9). Menurut Budi Karya, kerja sama dengan Maersk Line sangat potensial. Sebab, perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan pengapalan terbesar di dunia yang memiliki potensi pengangkutan dari Asia menuju ke Eropa, AS, dan Timur Tengah. Menhub meyakinkan calon investor, kinerja Patimban menggembirakan, melebihi rencana pemerintah. ”Awalnya (pengapalan) ditargetkan mengangkut 160.000 unit kendaraan, tetapi saat ini sudah mengangkut 200.000 unit,” kata Budi.

Lars Bo Larsen menyambut baik tawaran Pemerintah Indonesia tersebut. Dalam keterangannya kepada Kemenhub, dia terkesan dengan kinerja Pelabuhan Patimban. Indonesia diyakini memiliki pertumbuhan ekonomi yang kuat ke depan. ”Transportasi laut menjadi satu elemen penting dalam memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan baik dengan Pemerintah Indonesia,” kata Lars. Dalam peninjauan itu, Menhub RI bersama Dubes Denmark untuk Indonesia juga memantau aktivitas pengangkutan 2.025 unit mobil oleh Kapal MV Siem Curie di Pelabuhan Patimban. Kapal tersebut datang dari Singapura untuk berangkat kembali menuju ke Luzon, Filipina. (Yoga)


Komitmen Investasi di KEK Kendal Rp 27 Triliun

KT1 25 Jul 2022 Investor Daily (H)

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat, hingga Juli 2022, komitmen investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Jawa Tengah, mencapai Rp27 triliun, yang berasal dari 75 pelaku usaha. Mereka berasal dari Singapura, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, Taiwan, Hongkong, dan dalam negeri. Investasi tersebut mampu menyerap 12.030 orang tenaga kerja dan menghasilkan nilai ekspor sebesar US$ 50 juta. Ini menunjukkan, investasi dan fasilitas  fiskal yang diberikan pemerintah, termasuk tax holiday, berhasil mendorong peningkatan ekspor. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian  Airlangga Hartarto menegaskan, KEK Kendal dinilai berhasil  menciptakan lapangan pekerjaan dan membuat model terobosan pengembangan  industri berteknologi tinggi. Sebagai KEK berbasis industri pertama di Pulau Jawa, Kawasan Industri  Kendal (KIK) diharapkan mampu menjadi percontohan kawasan industri yang berhasil di Indonesia. (Yetede)

Investor Muda Meruyak, Edukasi Gencar Dibutuhkan

KT3 23 Jul 2022 Kontan (H)

BEI mencatat investor ritel naik signifikan di masa pandemic. Banyaknya investor baru ini perlu menjadi perhatian karena segmen ritel mendominasi separuh transaksi bursa. BEI mencatat per Juni 2022 ada 9,1 juta investor pasar modal, naik pesat dari akhir 2019 sebanyak 2,48 juta. “Kami optimis penambahan investor baru tetap terjaga,” ujar Kadiv Riset BEI Verdi Ikhwan (22/7). BEI mencatat porsi investor muda di bawah 30 tahun mencapai 60 % total investor, dan 28 % total investor saham adalah pelajar. Vice President Infovesta Utama Wawan Hendrayana mengatakan, mayoritas investor baru ini cenderung coba-coba sehingga kebanyakan memiliki orientasi jangka pendek. Menurut wawan seiring pertumbuhan investor ritel yang pesat, edukasi juga perlu digalakkan. (Yoga)


Gandeng INA, SRF Tiongkok Siap Investasi US$ 3 Milliar

KT1 05 Jul 2022 Investor Daily

Indonesia Investment Authority (INA) dan Silk Road Fund (SRF) Republik Rakyat Tiongkok (RRT) menandatangani kerangka kerja sama investasi (investment framwork agreement/IFA). SRF siap berinvestasi  bersama "Kami yakin investasi di Indonesia dan kawasan di sekitarnya memiliki potensi yang tinggi, apalagi jika dilakukan bersama-sama dengan INA," kata Presiden SRF Yanzhi Wang dalam keterangan resmi, Senin (4/7). Ruang lingkup investasi yang diatur IFA mencakup berbagai kelas aset dan dana, serta menargetkan semua sektor usaha yang terbuka untuk investasi asing, khususnya yang mempromosikan pembangunan masyarakat dan konektifitas ekonomi antara Indonesia dan RRT. "Sebagai bagian dari perjanjian yang ditandatangani, INA akan investasi bersama SRF, serta membuka kemungkinan untuk mengundang investor lain," tutur Ketua Dewan Direksi INA Ridha Wurakusumah. (Yetede)

Investor Aset Kripto Capai 14,1 Juta Investor

KT3 27 Jun 2022 Kompas

Bappebti Kemendag menyebut jumlah investor aset kripto di Indonesia telah mencapai 14,1 juta investor pada Mei 2022. Jumlah itu bertambah sekitar 3 juta investor dibandingkan Desember 2021. VP Marketing Tokocrypto, salah satu pasar perdagangan aset kripto di Tanah Air, Adytia Raflein, Jumat pekan lalu, menyatakan, penambahan itu menunjukkan industri aset kripto di Indonesia masih bergerak ke arah positif kendati pasar tengah lesu. (Yoga)