;

Bersama Memperkuat Investor Ritel

Ekonomi Yoga 17 Oct 2022 Kompas
Bersama Memperkuat Investor Ritel

Dalam beberapa tahun terakhir terjadi pertumbuhan jumlah investor ritel yang luar biasa di Indonesia. Berbagai faktor seperti pandemi Covid-19 memang membuat kebiasaan masyarakat berubah. Di sisi lain, perkembangan teknologi semakin melaju. Perubahan itu terlihat pada perpindahan cara pandang masyarakat dari kecenderungan menabung menjadi berinvestasi. Hal ini pun didukung kemudahan teknologi. Transaksi investor ritel yang semakin banyak menjadi pendukung pasar modal Indonesia. Akan tetapi, meskipun investor di pasar saham sudah mencapai 10 juta orang, pemahaman tentang investasi ternyata masih belum merata. Belajar bersama dengan komunitas dapat membantu meningkatkan literasi para investor ritel. ”Di Mandiri Sekuritas, para investor didominasi usia generasi milenial dan gen Z yang menempati 81 %. Kami selalu menekankan agar investor mengedepankan perencanaan keuangan. Maka, diperlukan juga literasi dan waktu yang tidak sebentar. Semakin mereka lebih dini berinvestasi, semakin dapat memberikan return yang lebih besar,” kata Direktur Mandiri Sekuritas Theodora Manik pada webinar Capital Market Summit and Expo 2022, Sabtu (15/10).

Melonjaknya investor ritel dicermati CEO Mirae Asset Sekuritas Indonesia Tae Yong Shim. Ia mengatakan, ”Ada tiga kategori alasan yang besar, yaitu situasi makro, sosial, dan perubahan struktural.  Selama pandemi orang terkurung, memiliki uang lebih banyak sehingga mulai melirik ke pasar saham. Mereka merasa suku bunga yang semakin turun ini adalah kombinasi tepat untuk masuk ke pasar saham,” ujar Shim. Ia menambahkan, ”Orang juga lebih banyak menghabiskan waktu melihat ke media sosial seperti Instagram dan Youtube dan menemukan banyak orang kaya baru yang memperlihatkan hasil dari bitcoin atau dari saham sehingga banyak orang yang ikut.” ”Selain itu, sudah ada kesadaran meningkat untuk masuk ke pasar saham agar dapat melawan inflasi juga mempersiapkan pensiun,” ujarnya. Perubahan tersebut ditangkap oleh perusahaan sekuritas yang juga ikut berbenah. Pembukaan rekening saham hanya memerlukan dana Rp 100.000. Selain itu, aplikasi sekuritas juga semakin mudah diakses. Adapun pendiri Komunitas Saham Pemula, Frisca Devi, menuturkan, komunitasnya sering mengingatkan para anggota bahwa investasi saham bukanlah cara pintas untuk menjadi kaya raya. Investasi merupakan sebuah proses panjang yang memerlukan proses belajar, bukan sekadar mendapatkan cuan. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :