;
Tags

Makanan dan Minuman

( 91 )

Bupati Deliserdanga Lepas Ekspor Perdana Keripik Singkong ke Korsel

Sajili 29 Jan 2021 Sinar Indonesia Baru

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan melepas ekspor perdana keripik singkong ke negara Korea Selatan (Korsel) dari Pusat Pengembangan Produk Unggulan Daerah (P3UD), Tanjungmorawa, Kamis (28/1/2021).

“Bapak Mahmudi ini sudah lama melakukan ekspor keripik namun masih menggunakan perusahaan orang lain. Tapi kali ini bapak itu sudah memiliki PT Kreasi Lutvi Sejahtera untuk ekspor ke luar negeri dan luar Sumatera Utara berkat bantuan Disperindag Deliserdang dan Sumut serta bantuan bea cukai dan lain-lain,” kata Ashari.

Dijelaskan, Mahmudi diundang ke istana oleh Presiden RI Joko Widodo karena produk unggulan Deliserdang yaitu keripik singkong. Untuk itu ia berharap agar ada lagi Mahmudi yang lain agar dapat diundang ke istana dalam memajukan pelaku UMKM dan IKM serta industri rumah tangga.


Pukulan Ganda Cukai Minuman Manis

Sajili 28 Jan 2021 Kontan

Pemerintah berencana memungut cukai minuman berpemanis dan minuman bersoda tahun ini. Kebijakan ini untuk mengurangi konsumsi masyarakat atas minuman berpemanis dan bersoda lantaran turut memicu penyakit kronis seperti diabetes, obesitas dan lain lain.

Menkeu mengusulkan, pengenaan cukai sebesar Rp 1.200-Rp 1.500 per liter. Berdasarkan simulasi Direktorat Jederal Bea Cukai, potensi penerimaan cukai minuman berpemanis mencapai Rp 6,25 triliun per tahun.

Selain mengenakan cukai minuman berpemanis, sebelumnya pemerintah juga mengusulkan cukai kemasan plastic termasuk botol plastik. Hanya, hingga saat ini yang sudah mendapatkan lampu hijau dari DPR baru cukai untuk kantong plastik.

Wakil Ketua Umum Kebijakan Publik dan Hubungan Antar Lembaga Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gappmi) Rachmat Hidayat mengatakan, kebijakan pemerintah ini hanya untuk mendongkrak penerimaan negara, bukan pengendalian konsumsi atau kesehatan.


Otomotif dan Makanan Kuasai Kawasan Industri

Ayutyas 19 Jan 2021 Investor Daily, 19 Januari 2021

Kawasan industri diperkirakan akan terus bangkit, meski dalam kondisi pandemi Covid-19. Pada 2020 pasar otomotif masih menguasai 34% kawasan industri di Jabodetabek, disusul oleh perusahaan makanan (food). Industri makanan juga terus bangkit dan hampir menguasai kawasan industri sebesar 22%. Sementara itu, penjualan lahan setiap kuartal 2020 hanya dikontribusikan oleh maksimal tujuh kawasan menandakan aktifitas yang masih lesu. Meski masih melemah, tetapi masih ada pembukaan lahan baru selama 2020 dengan total lahan seluas 153 hektare (ha).

Pada 2021, kawasan industri akan menjadi sektor pertama yang bangkit, karena potensinya yang besar yang sewaktu-waktu bisa muncul saat ekonomi membaik. Hal tersebut ditopang oleh pertumbuhan yang berkaitan dengan IT dan teknologi. Semakin terbatasnya cadangan lahan kawasan industri di wilayah Jabodetabek, membuat pengembangan kawasan industri ke depan berpotensi meluas ke koridor timur Jabodetabek seperti Karawang, Purwakarta, dan selanjutnya ke Subang, sejalan dengan pembangunan fasilitas pendukung.

Para pelaku industri berharap permintaan dari perusahaan asing akan mulai pulih setelah dicabutnya pembatasan sosial skala besar (PSBB) di Jakarta dan distribusi vaksin Covid-19. Undang-undang Omnibus Law yang baru akan memberikan kemudahan bagi investor asing untuk mengembangkan usahanya di Indonesia yang diharapkan dapat meningkatkan permintaan industri baik untuk lahan industri maupun pergudangan.

Otomotif dan Makanan Kuasai Kawasan Industri

Ayutyas 19 Jan 2021 Investor Daily, 19 Januari 2021

Kawasan industri diperkirakan akan terus bangkit, meski dalam kondisi pandemi Covid-19. Pada 2020 pasar otomotif masih menguasai 34% kawasan industri di Jabodetabek, disusul oleh perusahaan makanan (food). Industri makanan juga terus bangkit dan hampir menguasai kawasan industri sebesar 22%. Sementara itu, penjualan lahan setiap kuartal 2020 hanya dikontribusikan oleh maksimal tujuh kawasan menandakan aktifitas yang masih lesu. Meski masih melemah, tetapi masih ada pembukaan lahan baru selama 2020 dengan total lahan seluas 153 hektare (ha). 

Pada 2021, kawasan industri akan menjadi sektor pertama yang bangkit, karena potensinya yang besar yang sewaktu-waktu bisa muncul saat ekonomi membaik. Hal tersebut ditopang oleh pertumbuhan yang berkaitan dengan IT dan teknologi. Semakin terbatasnya cadangan lahan kawasan industri di wilayah Jabodetabek, membuat pengembangan kawasan industri ke depan berpotensi meluas ke koridor timur Jabodetabek seperti Karawang, Purwakarta, dan selanjutnya ke Subang, sejalan dengan pembangunan fasilitas pendukung.

Para pelaku industri berharap permintaan dari perusahaan asing akan mulai pulih setelah dicabutnya pembatasan sosial skala besar (PSBB) di Jakarta dan distribusi vaksin Covid-19. Undang-undang Omnibus Law yang baru akan memberikan kemudahan bagi investor asing untuk mengembangkan usahanya di Indonesia yang diharapkan dapat meningkatkan permintaan industri baik untuk lahan industri maupun pergudangan.

UMKM RI Diajak Buka Lapak di Arab Saudi

Sajili 14 Jan 2021 Sinar Indonesia Baru

Pemerintah sedang berupaya menggenjot ekspor non migas ke Arab Saudi dengan mengajak UMKM berpartisipasi dalam memenuhi kebutuhan para Jemaah Haji dan Umroh Indonesia, misalnya dengan mengekspor produk makanan hingga pakaian.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, dengan mendorong ekspor produk UMKM ke Arab Saudi, kesempatan untuk UMKM menjadi pemain global sangatlah besar. Apalagi, jumlah Jemaah Haji dan Umroh Indonesia sangatlah besar.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan, pada tahun 2019 saja Jemaah Haji Indonesia tembus 221.000 orang, dan Jemaah Umroh sebanyak 1 juta orang per tahun.

Khususnya untuk kegiatan Haji, Kemenag mencatat kebutuhan makan Jemaah Indonesia sangatlah besar. Oleh sebab itu, menurutnya hal ini menjadi peluang bagi pelaku UMKM memasok kebutuhan Jemaah Haji Indonesia ke Arab Saudi.

 


Gunakan Susu Resep Khusus

Sajili 07 Jan 2021 Surya

Mi susu merupakan perpaduan antara cita rasa western dan sajian lokal Indonesia. Rasa yang ditawarkan cukup unik, yakni gurih dan creamy. Maklum, kebanyakan mi diolah pedas sehingga sedikit banyak ada kejenuhan market.

Olahan unik ini disajikan Meipan Zuzuzu yang berlokasi di Royal Plaza Surabaya. Outlet ini diinisiasi oleh Lucky Chandra, Bambang Sugiarto, Chris Albion, dan James Soetanto. “Ini merupakan mi susu pertama di Indonesia. Mungkin ada yang lain, tapi kami spesialisasinya, “ Lucky Chandra, Rabu (6/1).

Chris Albion menyebutkan, ada dua varian mi susu yang ditawarkan, yakni original dan pedas. Ke depan, akan ada inovasi menu baru seperti mie susu curry setelah beberapa kali kami mendapatkan masukan positif dari kastamer.

Melalui ini, Miepan Zuzuzu dapat membantu perindustrian mi menjadi booming kembali. “Harganya sangat terjangkau, Dengan diferensiasi ini, semoga Industri mie lebih terangkat,” tambahnya.


800 Pelaku Usaha Urus Sertifikasi Halal

Sajili 04 Jan 2021 Banjarmasin Post

Data dari Dinas Perindustrian Kalsel hingga akhir tahun 2020, yang sudah urusi halal ada sekitar 800 pelaku usaha sektor makanan dalam negeri (MD), dan  sebanyak 136 yang urusi badan usaha. 

Kepala Dinas Perindustrian Kalsel, Mahyuni, Minggu (3/1) menyatakan, dengan sertifikat halal, SNI, dan MD kepada pelaku industri diharapkan, usaha pelaku Industri dapat lebih maju dan diketahui masyarakat dari sebelumnya

Mahyuni menegaskan, dengan adanya sertifikat halal dan SNI, masyarakat tidak perlu takut lagi dalam membeli produk olahan para pelaku Industri di Daerah Kalsel, dikarenakan sertifikat ini menjamin, produk yang diolah berbahan baku halal.

Namun untuk mendapatkan sertifikat ini, pelaku IKM harus bisa memisahkan, antara Dapur tempat mereka memproduksi makanan untuk dijual, dengan dapur rumah tangga untuk mereka makan sehari-hari, dikarenakan hal ini merupakan satu di antara syarat untuk mendapatkan sertifikat halal.


Hampers Jadi Tren 2021

Sajili 04 Jan 2021 Surya

Tren mengirim hampers kian popular selama pandemi covid-19. Tidak menutup kemungkinan, tren ini terus naik daun sampai 2021. Bagi sebagian orang, hampers menjadi media paling tepat untuk menggantikan tatap muka. Mereka memilih mengirimkan berbagai hadiah dalam bungkus yang menarik.

Lonjakan penjualan memang dirasakan oleh sejumlah penjual hampers di Surabaya. Misalnya saja. Natasha Soehartono yang menyebut kenaikannya mencapai 40 persen. Hal ini semakin terasa saat menjelang hari-hari besar seperti Idul Fitri, Imlek, Natal, dan sebagainya.

Customer paling banyak memesan hampers berisi new normal kit. Selain bernilai guna, hampers ini juga bernilai seni dengan desain kemasan yang cantik. “Untuk costumer kami hampir 85 persen wanita, jadi lebih suka desain yang lucu dan simple. Kami menawarkan desain yang feminim dengan color palette pastel,” kata Natasha.

 


Ekspor Kolang Kaling Raya Simalungun Naik 100 Persen

Sajili 22 Dec 2020 Sinar Indonesia Baru

Pertumbuhan ekspor kolang-kaling Raya, Kabupaten Simalungun kian membaik. Permintaan dari luar negeri naik 100 persen.

“Kami tetap jaga kualitas kolang-kaling. Nilai ekspor dalam sebulan terakhir melebihi target pemasaran, naik dari 20 ton menjadi 40 ton,” kata Reno Karno Saragih, agen pengumpul kolang-kaling di Raya, Senin (21/12).

Kolang-kaling Raya pada mulanya diekspor ke Filipina dan Vietnam. Guna memaksimalkan pemasaran, diperluas ke Singapura dan Thailand. Untuk bisa mencukupi permintaan luar negeri, pihak Reno berusaha mengumpulkan kolang-kaling dari berbagai daerah bahkan dari luar Kabupaten Simalungun.

Masuknya komoditi kolang-kaling Raya ke luar negeri setelah dijalin kerjasama dengan PT Furnindo Sagala Perkasa yang berkantor pusat di Tanah Tinggi-Jakarta. Kualitas kolang-kaling Raya tidak diragukan lagi sehingga diminati konsumen dari luar negeri.


Amanda Brownies Siapkan 3.000 Box Saat Opening Outlet Baru

Sajili 14 Dec 2020 Surya

Hariyawan Lukito, Humas dan Marketing Brownies Amanda Surabaya mengatakan, sepanjang hari pembukaan outlet baru itu, pihaknya menyediakan 3.000 box brownies. “Karena memang promo buy 1 get 1 ini khusus untuk brownies. Tapi karni juga menyediakan produk lain di outlet baru ini,” kata Hariyawan.

Pembukaan outlet baru ini sekaligus juga merayakan ulang tahun Brownies Amanda yang ke-20. jaringan roti yang berpusat di Bandung ini, telah hadir di kota Surabaya sejak tahun 2007 atau 13 tahun.

“Ke depan, kami masih melihat potensi yang besar dari konsumen kami. Nah di outlet baru ini kami juga menambah produk dengan kue basah, kue kering dan makanan khas oleh-oleh lainnya, serta, puding dan minuman dingin.” tandas Hariyawan.