;
Tags

Korporasi

( 1557 )

Menangkap Peluang Dengan Bisnis Baru

HR1 30 Apr 2024 Kontan

Emiten ramai-ramai menggelar ekspansi dengan merambah bisnis anyar. Sederet emiten berskala besar hingga kelas menengah sudah mengumumkan rencana penambahan usaha. Barisan emiten tersebut ada yang sudah dan akan mengajukan tambahan Klasifikasi Baku Lapangan usaha Indonesia (KBLI) dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Contohnya PT Astra International Tbk (ASII) yang akan ekspansi ke bisnis ekosistem kendaraan listrik alias electric vehicle (EV), mencakup industri baterai dan penjualan tenaga listrik. PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) dari Grup Saratoga mengambil langkah serupa untuk merambah bisnis kendaraan listrik. MPMX ingin menambah usaha berupa charging station, reparasi baterai dan aktivitas penunjang lainnya. 

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dan PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) tak ketinggalan untuk memperkuat bisnisnya. TBIG melalui anak usahanya akan mengembangkan bisnis penyewaan power supply. Sedangkan ASLC akan ekspansi merambah perdagangan eceran motor bekas. Tak hanya itu, sederet emiten lain juga mengumumkan rencana penambahan kegiatan usaha pada bulan ini. Di antaranya PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), PT Chitose Internasional Tbk (CINT), PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX), PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD), PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) dan PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA).

Pendiri Stocknow.id, Hendra Wardana memandang rencana ekspansi emiten menambah usaha baru memberikan sinyal positif di tengah kondisi ekonomi yang dibayangi ketidakpastian. Sejumlah emiten juga menunjukkan langkah antisipatif mengincar peluang bisnis masa depan, seperti ekosistem kendaraan listri yang mulai masif. CEO Edvisor Profina Visindo, Praska Putrantyo menambahkan, ekspansi bisnis ini menjadi salah satu manuver emiten di tengah era suku bunga yang masih tinggi. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas mengingatkan kontribusi dari penambahan usaha ini tidak bisa instan dan akan berbeda-beda pada setiap emiten. Tergantung dari keterkaitan dengan bisnis inti, prospek industri, kesiapan investasi, kondisi pasar dan strategi bisnis beserta eksekusinya.

TCID Incar Cuan di Pasar Kosmetik

HR1 30 Apr 2024 Kontan

Emiten saham kosmetik dan produk perawatan tubuh, PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) optimistis kinerja di tahun ini akan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. TCID juga tetap melanjutkan strategi bisnis dengan rutin mengeluarkan produk-produk terbarunya. Untuk mendukung strategi yang dipilihnya, TCID menyiapkan alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) yang sama dengan tahun lalu, yakni sekitar Rp 70 miliar di tahun 2024. Dana capex ini rencananya digunakan untuk fasilitas produksi, baik untuk penambahan atau penggantian mesin. Sekretaris Perusahaan Mandom Indonesia, Alia Risyamaya Dewi menyatakan, untuk mencetak kinerja positif tahun ini pihaknya akan memperkuat posisi di kategori produk yang selama ini menjadi kekuatan TCID, seperti produk hairstyling dan base makeup. TCID berencana memperkenalkan produk-produk baru di tahun ini untuk menjawab kebutuhan konsumen. Perseroan akan terus menggulirkan agenda peluncuran produk baru. 

Dan, agenda itu diberlakukan untuk berbagai kategori merek di portofolio milik perseroan. Produk-produk Mandom yang terkenal di pasar selama antara lain Lucido~L, Pixy, Pucelle, Gatsby, Fresh n Fresh, dan Johnny Andrean. Selain di pasar dalam negeri, TCID juga memperluas pasarnya ke beberapa negara tujuan ekspor. Alia mengatakan, saat ini pihaknya masih memperkuat pasar ekspor ke sejumlah negara tujuan. Negara tujuan ekspor itu antara lain Jepang, Hongkong, Korea Selatan, Uni Emirat Arab (UEA) dan India. Selain itu, semua negara di kawasan Asia Tenggara. TCID mencatatkan penjualan sebesar Rp 405,6 miliar di kuartal I-2024. Jumlah ini anjlok 20,1% secara tahunan atau year on year (yoy) dari periode yang sama di tahun 2023 sebesar Rp 507,3 miliar. TCID membukukan beban pokok penjualan sebesar Rp 349,3 miliar, sehingga laba kotor yang dihasilkan menjadi Rp 56,2 miliar selama tiga bulan pertama tahun ini.

JARINGAN NIRKABEL : EXCL DAN ISAT RAJIN PERLUAS 4G

HR1 30 Apr 2024 Bisnis Indonesia

Sejumlah operator seluler terus memperluas layanan telekomunikasi nirkabel generasi keempat atau 4G dengan menambah jumlah base transceiver station di Tanah Air. Dua operator yang giat menambah alat penerima dan pemancar sinyal atau base transceiver station (BTS) 4G adalah PT XL Axiata Tbk. (EXCL) dan PT Indosat Tbk. (ISAT). Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini mengatakan XL mengoperasikan 163.106 BTS pada kuartal I/2024 dengan 66,6% merupakan BTS berteknologi 4G. Menurutnya, porsi BTS 4G yang dioperasikan XL Axiata meningkat 220 basis poin (bps) dari sebelumnya 63,4% pada kuartal I/2023. Dia menegaskan pertumbuhan masif BTS 4G XL Axiata sejalan dengan laju lalu lintas data yang meningkat hingga 18,4% secara tahunan (year-on- year /YoY) pada kuartal I/2024 menjadi 2.609 Petabyte (PB). Dari sisi infrastruktur, kata Dian, BTS perusahaan memiliki tingkat keterhubungan dengan jaringan fiber optik (fi berized) mencapai 62%. 

Secara teknis, fiberisasi merupakan upaya modernisasi jaringan dengan cara menghubungkan BTS melalui jalur fi ber, termasuk melakukan regenerasi perangkat BTS. Merujuk pada laporan presentasi korporasi, XL Axiata juga menambah 2G dari 53.136 BTS pada kuartal I/2023 bertambah 1.687 unit menjadi 54.823 unit pada kuartal I/2024. Untuk BTS 3G, imbuhnya, XL Axiata menyisakan 377 unit pada kuartal I/2024 dari sebelumnya 1.252 BTS pada kuartal I/2023. Untuk kinerja keuangan, XL berhasil meraih total pendapatan sebesar Rp8,4 triliun, meningkat 12% dibandingkan dengan periode yang sama setahun sebelumnya. Sementara itu, PT Indosat Tbk. (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison mengungkapkan tetap mengelar ekspansi jaringan 4G, di tengah upaya memperluas wilayah jaringan 5G di Indonesia. 

SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison Steve Saerang mengatakan bahwa jaringan 5G Indosat kini telah menjangkau wilayah Solo, Karawang, Bandar Lampung, Surabaya, Balikpapan, Makassar, dan Bali. Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute Heru Sutadi menyebut lelang spektrum 700 MHz yang akan digelar paling lambat Juni 2024 akan mengubah peta persaingan 5G di Indonesia. Saat ini, cakupan jaringan 5G belum berjalan optimal meski Indonesia telah mengadopsi jaringan ini, sebab kebutuhan spektrum yang belum terpenuhi. Sebab, 5G membutuhkan setidaknya minimal 100 MHz agar berjalan optimal. Di samping itu, menurut Heru, pemanfaatan jaringan 5G perlu didorong untuk berkembang. Begitu pun dengan harga smartphone (ponsel pintar) yang mendukung jaringan 5G bisa lebih terjangkau.

CIMB Niaga Bukukan Kinerja Positif pada Kuartal I/2024

HR1 30 Apr 2024 Bisnis Indonesia (H)

PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) membukukan perolehan laba sebelum pajak konsolidasi unaudited sebesar Rp2,2 triliun pada kuartal I/2024.Pencapaian kinerja laba sebelum pajak konsolidasian tersebut mencatat kenaikan tahunan sebesar 7,8% year-on-year (YoY) dengan menghasilkan earnings per share Rp66,96. Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, pertumbuhan kredit atau pembiayaan yang sehat dan indikator kualitas aset yang membaik menjadi dasar yang kuat bagi perseroan untuk terus memberikan nilai lebih.Di samping itu, kata Lani, kinerja itu juga didukung oleh manajemen biaya yang efektif dengan rasio biaya terhadap pendapatan (CIR) di bawah 45%. Adapun sejumlah faktor pendorong kinerja perseroan di antaranya kinerja penyaluran kredit atau pembiayaan tercatat naik 6,0% YoY menjadi Rp211,6 triliun, terutama berasal dari pertum buhan pada usaha kecil menengah(UKM) yang naik 9,4% YoY dan perbankan konsumer yang tumbuh 6,9% YoY. 

Kenaikan tertinggi di kredit atau pembiayaan ritel terutama dikontribusi dari pertumbuhan kredit pemilikan mobil (KPM) yang meningkat sebesar 15,8% YoY. CIMB Niaga, paparnya, menjaga posisi per mo dalan dan likuiditas yang solid dengan capital adequacy ratio (CAR) dan loan to deposit ratio (LDR) masing-masing sebesar 24,5% dan 84,2%.Total aset konsolidasian adalah sebesar Rp333,0 triliun per 31 Maret 2024, yang makin memperkuat posisi CIMB Niaga sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia. Total dana pihak ketiga (DPK) meningkat menjadi Rp248,0 triliun (+3,3% YoY), menunjukkan rasio current account and savings account(CASA) yang baik sebesar 64,6%. Di perbankan syariah, Unit Usaha Syariah (UUS) CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) berhasil mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia, dengan total pembiayaan Rp56,2 triliun (+15,4% YoY) dan DPK sebesar Rp50,6 triliun (+2,6% YoY) per 31 Maret 2024. CIMB Niaga terpilih sebagai salah satu dari tujuh bank yang mewakili komitmen industri perbankan nasional dalam mencapai net zero emission (NZE) Indonesia, yang ditargetkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

GOTO Menargetkan Kinerja Positif di 2024

HR1 30 Apr 2024 Kontan

Kinerja PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menunjukkan pertumbuhan. Pertumbuhan itu setelah GOTO melepas unit bisnis e-commerce, yakni PT Tokopedia kepada TikTok Pte. Ltd. Berdasarkan laporan keuangan, GOTO membukukan rugi diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 861,91 miliar di kuartal I-2024. Menyusut 77,68% dari Rp 3,86 triliun pada kuartal I-2023. Hasil tersebut tidak terlepas dari pencapaian pendapatan emiten ini. Di periode tersebut, pendapatan GOTO Rp 4,08 triliun. Tumbuh 22,41% dari periode serupa 2023 yang sebesar Rp 3,33 triliun. 

Direktur Utama Grup GoTo, Patrick Walujo menjelaskan ,pada kuartal I-2024, pihaknya telah mempercepat pelaksanaan strategi efisiensi serta kembali melakukan investasi pada produk-produk andalan. Adapun GOTO mengincar EBITDA positif untuk kinerja tahun buku 2024. Dengan target tersebut, manajemen GOTO optimistis tengah berada di jalur yang tepat.   Head of Indonesia Research & Strategy JP Morgan, Henry Wibowo di riset 24 April 2024, menilai segmen bisnis on demand services (ODS) akan menjadi pendorong pendapatan utama GOTO. Hitungannya, GOTO punya kas bersih US$ 1,3 miliar untuk pengembangan ODS dan tekfin. Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas, Vicky Rosalinda menyarankan, GOTO memperluas pasar dan melakukan inovasi produk untuk memperkuat pasar. Kemarin harga GOTO di level Rp 63.

Bertumpu Pada Kenaikan Volume

HR1 30 Apr 2024 Kontan

Prospek kinerja PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) ke depan masih baik. Pertumbuhan volume penjualan seiring pertumbuhan daya beli akan menjadi pendorong kinerja emiten tersebut. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta mengatakan, outlook ICBP cukup positif didorong oleh sejumlah sentimen. Salah satunya adalah diversifikasi produk. Itu sejalan dengan panduan manajemen untuk pertumbuhan pendapatan kisaran satu digit tinggi yang didorong ekspansi volume. Prediksi pertumbuhan sekitar satu digit ini berdasarkan beberapa faktor. Pertama, pemulihan daya beli di semester II 2024 dan inflasi pasca Idul Fitri yang mulai terkendali. Kemungkinan akan meningkatkan permintaan konsumen, terutama untuk segmen mi instan. Kedua, peningkatan panduan EBIT dari manajemen ICBP sebesar 19%-21% pada 2024. Angka itu naik dibandingkan dengan kisaran historis 16%-20% dalam lima tahun terakhir. Analis Mirae Asset Sekuritas, Abyan H. Yuntoharjo menambahkan, keputusan ICBP untuk meningkatkan belanja modal menjadi Rp 3,5 triliun menandakan pergeseran strategis untuk memperluas kapasitas produksinya. 

Analis Sinarmas Sekuritas, Vita Lestari memperkirakan, penjualan ICBP di kuartal I-2024 tumbuh seiring pemulihan segmen masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah. Ini seiring pencairan bantuan sosial dan Idul Fitri. Analis Binaartha Sekuritas, Eka Rahmawati menjelaskan, kerugian ICBP di kuartal IV tahun lalu terutama disebabkan oleh penurunan nilai investasi jangka panjang di Dufil Prima Food Plc (Nigeria) sebesar Rp 2,48 triliun. Penyebabnya krisis mata uang di Nigeria dan depresiasi mata uang negara tersebut. Sementara analis BRI Danareksa Sekuritas, Natalia Sutanto memperkirakan, ICBP akan membukukan pertumbuhan pendapatan 2024 sebesar 6,9% yoy. Pertumbuhan volume didorong produk mi sebesar 4%-5% yoy, makanan ringan 4% yoy, dan bumbu masakan 8%-11% yoy. Namun, perkiraan itu dengan asumsi harga bahan baku yang stabil.

Barito Renewables Puncaki Kapitalisasi Pasar Saham di Bursa Saham

KT1 30 Apr 2024 Investor Daily (H)

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mencatatkan kapitalisasi pasar (market cap) sebesar Rp 1.207 triliun pada penutupan  perdagangan Senin (9/4/2024), yang membuatnya memuncaki posisi emiten dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan energi baru terbarukan (EBT) milik konglomerat Parjogo Pangestu  ini berhasil menggeser posisi emiten Grup Djarum, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ke pringkat kedua dengan market cap Rp 1.196 triliun. Sepanjang perdagangan Senin (29/4/2024), saham BREN berhasil menguat +4,64% ke posisi Rp 9.025. Saham emiten Renewables energi ini terus mencatatkan penguatan selama sepekan terakhir, dan telah melesat 1.057% dari harga saat pencatatan (listing) perdana di BEI sebesar Rp 780 per saham pada Oktober 2023. Market cap BREN juga bertambah Rp 1.103 trliun atau lebih dari 10 kali lipat dari posisi saat listing sebesar Rp 104,3 triliun. (Yetede)

BIRD Garap Bisnis Angkutan Jarak Jauh

HR1 29 Apr 2024 Kontan

PT Blue Bird Tbk (BIRD) memperkuat bisnis transportasinya melalui unit bisnis Cititrans. Pihaknya akan mengembangkan Cititrans Busline untuk melayani perjalanan jarak jauh atau bus antar kota antar provinsi (AKAP) premium. Rencana ini disampaikan oleh Direktur Utama Blue Bird, Adrianto Djokosoetono. Namun sayang, ia belum bisa memaparkan terkait target pendapatan Cititrans Busline tahun ini lantaran bisnisnya baru saja diluncurkan. “Pada tahap awal, Cititrans Busline memiliki 10 unit bus yang akan melayani rute Jakarta - Malang dan Bandung - Malang. Kami akan terus melihat potensi pasar ke depan untuk memperluas layanan ini,” ungkap pria yang akrab disapa Andre tersebut, kepada KONTAN pekan lalu. Adapun, nilai investasi yang digelontorkan untuk peluncuran bus ini mencapai kurang lebih Rp 20 miliar dengan kisaran Rp 2 miliar untuk satu per unit bus. 

Cititrans Busline juga melayani pengiriman barang dan kargo yang dilengkapi kamera pengawas atau CCTV sebagai komitmen menjaga keamanan setiap barang yang dikirim. BIRD sendiri sebelumnya telah mengintip potensi pengembangan bisnis bus saat momen mudik Lebaran tahun ini lewat armada Big Bird. Sebagai catatan, BIRD mengerahkan 84 unit bus untuk layanan corporate atau layanan kepada perusahaan baik negeri maupun swasta. Secara keseluruhan, Blue Bird mengincar pertumbuhan bisnis dua digit selama tahun 2024. Manajemen BIRD optimis dapat menjaga tren kinerja positif seiring dengan ekspansi bisnis dan pulihnya mobilitas masyarakat.

Asuransi Jasindo Kantongi Laba Rp 102,88 Miliar

HR1 29 Apr 2024 Kontan

PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) mengantongi laba bersih sebesar Rp 102,88 miliar di akhir 2023. Perolehan laba tahun ini disebut hasil kinerja Jasindo, tanpa tambahan dari hasil divestasi saham. "Kinerja tahun buku 2023 merupakan murni core competence Asuransi Jasindo. Tahun 2023 juga menjadi tahun di mana Asuransi Jasindo bangkit dari sebelumnya," kata Direktur Utama Asuransi Jasindo Andy Samuel dalam rilis. Pada periode 2020-2021, Jasindo sempat terpuruk hingga risk based capital (RBC) merosot di bawah ketentuan Otorisasi Jasa Keuangan (OJK). Di 2022-2023, Jasindo fokus melaksanakan Rencana Penyehatan Keuangan (RPK). Menurut Direktur Keuangan dan Investasi Asuransi Jasindo Jhon Harlen Butar-Butar, hasil underwriting Jasindo melesat 44,30% secara tahunan menjadi Rp 420,50 miliar.

Pakuwon Terus Perkuat Bisnis Hotel

KT1 29 Apr 2024 Investor Daily

PT Pakuwon Jati Tbk terus perkuat bisnis hotel (hospitality). Sedikitnya, delapan hotel tengah dibangun guna melengkapi sembilan hotel yang kini telah beroperasi. Bisnis hotel Pakuwon masih moncer dengan torehan pendapatan Rp1,17 triliun pada 2023 bila dibandingkan dengan setahun sebelum yang besar Rp857,71 miliar. "Kami terus menambah hotel di Indonesia, salah satunya di Kota Bekasi, Jawa Barat di dalam proyek Pakuwon City Bekasi. Di Bekasi kami akan buka dua hotel berbintang pada tahun depan, yaitu Fairfield by Marriot dan Four Points by Sheraton," kata Alexander Stafanus Ridwan  Suhendra, presiden direktur PT Pakuwon Jati Tbk di Bekasi, akhir pekan lalu. saat ini, Pakuwon setidaknya memiliki sembilan hotel yang tersebar diberbagai kota, yakni Sheraton Surabaya Hotels & Towers, Four Points by Sheraton Surabaya, Ascott Waterplace Surabaya, dan Somerset Berlian Jakarta. Lalu, Sheraton Grand Jakarta Gandaria, Yogyakarta Marriot Hoteel, Four Weatin Surabaya, dan Four Point Surabaya Pakuwon Indah. (Yetede)