;
Tags

Korporasi

( 1557 )

United Tractors Siap Akuisisi Tambang dan Perusahaan EBT

KT1 25 Apr 2024 Investor Daily (H)
United Tractors Tbk (UNTR) menerangkan kesiapannya untuk kembali melakukan akuisisi tambang dan perusahaan energi baru terbarukan (EBT), setelah sebelumnya berhasil merampungkan pengambilalihan sejumlah  aset di industri tersebut. Dengan posisi keuangan yang solid dan  ketersediaan dana hingga US$ 2 miliar atau setara Rp32 triliun, entitas Grup Astra ini akan dengan mudah menambah aset baru di dua sektor strategis tersebut. "Fokus kami saat ini ke tambang mineral dan energi terbarukan. Namun yang jadi pertanyaan, kesempatan akuisisi perusahaan EBT. "Saat ini perseroan tidak sedang dalam masa tenang untuk akuisisi bisnis EBT terbaru. Berkaca pada tahun lalu, setiap ada kesempatan menarik, kami selalu memanfaatkan dengan baik. Semisalnya dengan mengakuisisi PT Arkora Hydro Tbk (ARKO)," ujarnya. 

Bumi Resources Selangkah Lebih Dekat Menuju Pembagian Dividen

KT1 24 Apr 2024 Investor Daily (H)
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berencana melakukan rencana kuasi reorganisasi dengan menggunakan  laporan posisi keuangan konsoldasian tanggal 31 Desember 2023. Kuasi reorganisasi adalah prosedur akutansi untuk merestrukturisasi ekuitas dengan mengeliminasi saldo laba negatif. Langkah tersebut akan mengantarkan emiten pertambangan batu bara Group Bakrie dan Group Salim ini selangkah lebih dekat untuk bisa membagikan dividen kepada para pemegang sahamnya. "Tujuan perseroan untuk melaksanakan rencana kuasi reorganisasi adalah untuk memperbaiki saldo laba perusahaan, agar perseroan dapat melakukan pembagian dividen tunai kepada para pemegang saham. Apabila kuasi reorganisasi tidak dilakukan sekarang, akan sulit bagi perseroan  untuk membagikan dividen dalam waktu dekat, sekalipun dari sisi keuangan  perseroan memiliki prospek keuangan yang baik," kata manajen Bumi Resources dalam keterangan reseminya. (Yetede)

AKSI KORPORASI : MEDC Lepas Ophir Vietnam

HR1 22 Apr 2024 Bisnis Indonesia

PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) mengumumkan telah mendivestasikan seluruh kepemilikan sahamnya di Ophir Vietnam Block 12W B.V. kepada Bitexco Energy Company Limited. Ophir Vietnam Block 12W B.V. atau OVBV tercatat memegang 31,87% hak partisipasi di Chim Sao dan Dua (Blok 12W) yakni lapangan produksi minyak dan gas di Vietnam. “Divestasi ini sejalan dengan strategi MedcoEnergi untuk mengelola portofolio secara aktif melalui akuisisi dan divestasi yang tepat sasaran,” ujar CEO Medco Energi Roberto Lorato dalam keterangan resmi yang dikutip Minggu (21/4). Menyitir laporan keuangan 2023, rencana MEDC untuk melepas keseluruhan saham di OVBV sejak kuartal IV/2022 berdasarkan keputusan dewan direksi. Pada 19 Desember 2022, Ophir Jaguar 2 Ltd. selaku penjual telah menandatangani jual beli saham dengan Bitexco. 

Manajemen MEDC menjelaskan Ophir Jaguar dan Bitexco beberapa kali sepakat untuk memperpanjang tanggal penyelesaian. Berdasarkan surat tertanggal 26 Maret 2024, keduanya sepakat untuk memperpanjang hingga 30 April 2024. “Pelaksanaan pembelian kembali saham akan memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi perseroan dalam mengelola modal dan memaksimalkan pengembalian kepada pemegang saham,” tulis Manajemen Medco. Buyback saham juga dinilai akan memfasilitasi pengembalian kelebihan kas dan dana bagi pemegang saham dengan cara yang efektif dan efi sien. Buyback saham MEDC diharapkan berlangsung 12 bulan sejak persetujuan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang akan digelar pada 30 Mei 2024.

Hutama Karya Garap Jalan Trans Papua Rp 3,3 Triliun

KT1 19 Apr 2024 Investor daily
Konsorsium PT Hutama Karya (Persero) ditunjuk sebagai lelang Pembangunan Jalan Trans Papua ruas Jayapura-Wamena segmen Mamberamo-Elelim di Provinsi Papua Pegunungan senilai Rp 3,3 triliun. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim mengatakan Konsorsium Hutama Karya  dan PT Hutama Karya Infrastruktur  (HKI) ditetapkan sebagai pemenang lelang  pembangunan Jaya Trans Papua ruas Jayapura-Wamena segmen Mamberamo-Elelim di Prpvinsi Papua Pegunungan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PURP) yang akan digarap melalu skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Proyek ini sebelumnya telah dikaji  sejak pencarian pasar terhadap proyek   KPBU Trans Papua pada tanggal 16 September 2022 lalu dengan nilai investasi atau capital expenditure mencapai Rp 3,3 triliun serta skema pengembalian yang akan digunakan berupa availability payment. (Yetede)

DAMPAK SENTIMEN EKSTERNAL : KORPORASI HARAP WASPADAI KENAIKAN RISIKO

HR1 19 Apr 2024 Bisnis Indonesia

Korporasi penerbit surat utang atau obligor diharapkan mewaspadai potensi kenaikan risiko sebagai dampak rentetan sentimen eksternal. Sejumlah sentimen eksternal mulai dari iklim suku bunga tinggi, eskalasi konflik geopolitik, dan pelemahan konsumsi disebut sebagai pemberat bagi gerak korporasi yang ingin menggalang dana melalui surat utang. Kepala Divisi Riset Ekonomi PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Suhindarto mengatakan meski ada peluang bagi iklim suku bunga tinggi berakhir tahun ini, ketidakpastian masih bertahan. 

Sebagai contoh, pada awal bulan ini, rilis infl asi Amerika Serikat (AS) menunjukkan tren kenaikan infl asi pada Maret 2024. Hal itu menambah kekhawatiran bank sentral Negeri Paman itu, Federal Reserve untuk mulai memangkas suku bunga acuan. Kondisi itu diperparah dengan memanasnya konfl ik geopolitik Iran-Israel sehingga membawa kekhawatiran berupa efek rambatan ke infl asi yang akan mengembalikan kebijakan moneter ketat dan pelemahan konsumsi. Pada akhirnya, dia menyebut sentimen itu muncul berupa risiko lebih tinggi bagi kalangan korporasi.

Kondisi tersebut secara simultan, katanya, berdampak pada selisih nilai obligasi korporasi yang lebih tinggi sehingga biaya penerbitan bakal terkerek seiring kenaikan tingkat kupon. Saat biaya dana tinggi, perusahaan harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan dana. Perkembangan kondisi eksternal ini menjadi penting karena 48 perusahaan siap melego surat utang. Berdasarkan data Pefindo hingga akhir Maret 2024, penerbitan surat utang korporasi pada sisa tahun dari mandat menyentuh Rp53,17 triliun dari total nilai surat utang korporasi jatuh tempo Rp119,77 triliun. Adapun, berdasarkan sektornya, perbankan dan pertambangan memimpin. 

Lima perusahaan di sektor perbankan berencana menerbitkan surat utang korporasi senilai Rp7,65 triliun. Posisi ini disusul perusahaan pertambangan dengan nilai rencana penerbitan Rp5,6 triliun dari lima perusahaan. Dia berharap bahwa penerbitan surat utang korporasi masih ramai karena sentimen ketidakpastian dari pelaksanaan Pemilu 2024 mereda. Lalu, kalangan korporasi cukup tangguh kala bertahan di era suku bunga mahal dan prospek penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). Aktivitas sektor riil yang terjaga menjadi salah satu faktor pendorong penerbitan surat utang pada 2024 yang dimotori oleh aktivitas kampanye politik, mulai dari Pilpres hingga Pilkada pada paruh kedua 2024. 

Dari kalangan korporasi, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (BJBR) alias Bank BJB menyatakan kesiapannya untuk menawarkan obligasi pada tahun ini. Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi mengatakan tahun ini perseroan memiliki beberapa rencana penerbitan, yakni obligasi subordinasi senilai Rp1,5 triliun dan sustainable bond Rp1 triliun, serta perpetual bond. Senada, Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Royke Tumilaar mengatakan peluang penerbitan obligasi masih terbuka setelah perusahaan menawarkan global bond senilai US$500 juta. Dihubungi terpisah, Corporate Secretary PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) Ramon Armando mengatakan perusahaan masih menantikan momen yang tepat untuk masuk ke pasar.

Jejak Goto di Krisis Saham Telkom

KT1 18 Apr 2024 Investor Daily (H)
Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) terus berada dalam tekanan sepanjang tahun ini, sehingga harganya terpangkas 18,9% ke level Rp3.200. Hal ini merupakan efek dari krisis multidimensi saham Telkom, mulai dari rugi investasi di saham di saham PT Gotot Gojek Tokopedia (GOTO), kinerja keuangan dibawah proyeksi dan peluncuran proudak perang harga di sektor telekomunikasi. Sejalan dengan itu, kinerja TLKM lebih buruk dari indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Jakarta (BEI) yang hanya turun 1,48% dan emiten blue chip lainnya. Sepanjang 2024, indeks LQ45 hanya terpangkas 3,6%, jauh lebih rendah dari kemerosotan saham TLKM. Adapun indeks saham teknologi atau IDX Sector Technology, tempat GOTO bernaung, terkikis 23%, sedangkan IDX Sector Infrstructures, yang dihuni Telkom, masih tumbuh 1,29%.  (Yetede)

Freeport Setor Rp 3,35 Triliun Bagian Daerah

KT1 18 Apr 2024 Investor Daily
PT Freeport Indonesia (PTFI) menyetorkan sekitar Rp 3,35 triliun bagian daerah atas keuntungan bersih perusahaan tahun 2023 kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, kabupaten penghasil, dan kabupaten lain di Provinsi Papua Tengah. "Pembayaran bagian daerah dari keuntungan bersih merupakan realisasi komitmen perusahaan dalam mendorong peningkatan ekonomi pemerintah daerah," kata Presiden Direktur PTFI Tony Wenas. Tony merinci dana sekitar Rp 3,35 triliun terbagi untuk Pemprov Papua Tengah sekitar Rp 839 miliar dan Pemkab Mimika sekitar Rp1,4 triliun. Sementara kabupaten lain di provinsi papua Tengah yakni nabire, Panian, Puncak, Puncak Jaya Dogiyai, Deiyai, dan Intan Jaya masing-masing mendapatkan sekitar Rp160 miliar. Pada 2023 PTFI berhasil memproduksi tembaga 1,65 miliar pound serta 1,97 juta ounces emas. (Yetede)

Saham Barito Renewables Terus Menanjak

KT1 18 Apr 2024 Investor Daily
Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menunjukkan kinerja yang atraktif dengan kenaikan hingga  38,86% dalam sepekan perdagangan. Kinerja positif tersebut mendorong kapitalisasi pasar (market cap) emiten energi baru terbarukan (EBT) milik  konglomerat Prajogo Pangestu ini menyentuh Rp 1.063,6 triliun, terbesar kedua setelah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang senilai Rp1.174,19. laju kenaikan saham BREN diyakini terus berlanjut hingga Rp8.700, atau jauh diatas harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) pada Oktober 2023 yang sebesar Rp 780 per saham. Analis Kiwoom Sekuritas Miftahul Khaer mengatakan, saham BREN menjanjikan prospek yang manis bagi para investor, sejalan dengan fokus bisnisnya yang bergerak pada bidang energi terbarukan. "Kami juga melihat aksi korporasi ini berdampak positif pada pergerakan  sahamnya. Di mana meskipun secara fundamental valuation harga saham BREN sudah cukup tinggi, dengan adanya aksi ini membuat daya  tarik tersendiri bagi harga sahamnya," kata Mifta. (Yetede)

AKSI KORPORASI : GERAK TANGGAP ANTISIPASI NILAI TUKAR

HR1 18 Apr 2024 Bisnis Indonesia

PT Pertamina (Persero) bergerak cepat untuk bisa berkelit dari dampak pelemahan nilai tukar rupiah yang menyentuh Rp16.220 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan kemarin, dan menjadi yang terendah dalam kurun 4 tahun terakhir. Badan usaha milik negara (BUMN) holding minyak dan gas bumi tersebut langsung menjajaki dialog dengan beberapa mitranya untuk melakukan renegosiasi kontrak mata uang asing ke rupiah untuk mengantisipasi tekanan nilai tukar yang makin kuat. VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan bahwa perseroan juga berupaya melakukan upaya efisiensi pada porsi belanja modal dan operasional. 

Pelemahan nilai tukar rupiah menjadi perhatian Pertamina, karena sebagian besar transaksi pengadaan minyak mentah, bahan bakar minyak (BBM), dan liquefied petroleum gas atau LPG menggunakan dolar AS. Di sisi lain, pendapatan perseroan dari penjualan produknya di dalam negeri kebanyakan berbasis rupiah. Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenkomarves Jodi Mahardi menyebut bahwa renegosiasi kontrak mata uang asing ke rupiah itu bisa mengurangi eksposur terhadap fluktuasi nilai tukar. Di sisi lain, Jodi juga menerangkan bahwa Pertamina sedang menjalankan program penghematan pada sisi belanja modal dan operasional untuk mengurangi tekanan nilai tukar tersebut. 

Pemerintah pun turut memantau situasi pasar global yang makin ketat saat ini, termasuk prediksi rebound harga minyak mentah ke level US$100 per barel akibat eskalasi ketegangan Iran-Israel. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sendiri sempat membeberkan proyeksinya terkait dengan subsidi dan kompensasi BBM serta LPG 3 kilogram yang berpotensi meningkat dari asumsi APBN 2024 akibat eskalasi ketegangan di Timur Tengah. Lewat simulasi yang disusun Kementerian ESDM dan PT Pertamina (Persero), apabila harga Indonesia Crude Price (ICP) parkir di level US$100 per barel dengan kurs Rp15.900, maka anggaran subsidi dan kompensasi BBM, serta LPG 3 kilogram bakal melebar ke Rp356,14 triliun dari pagu yang disiapkan dalam APBN tahun ini. 

Manager Media dan Stakeholder PT Pertamina Patra Niaga sebagai sub holding trading and commercial Pertamina Heppy Wulansari sebelumnya menjelaskan bahwa perseroan tengah mengkaji situasi yang bekembang belakangan ihwal rebound harga minyak, serta komponen produksi BBM dalam negeri lainnya. Sementara itu, Associate Director BUMN Research UI Toto Pranoto menyarankan Pertamina untuk segera memitigasi dampak pelemahan rupiah atas potensi beban impor dan nilai tukar tahun ini. Apalagi, belakangan harga minyak mentah dunia kembali menguat. Dengan demikian, kata dia, beban subsidi dan kompensasi bakal makin lebar. Kecuali, dia mengatakan, terdapat kebijakan penyesuaian harga nantinya di tengah masyarakat. Adapun, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji berpendapat bahwa konflik Iran dan Israel tidak bakal mengganggu cadangan minyak dan BBM nasional yang saat ini berada di kisaran cukup untuk kebutuhan 30 hari. Selain itu, kata Tutuka, cadangan untuk LPG juga relatif aman. Ketegangan di Timur Tengah juga diyakini tidak akan mengganggu proyek-proyek migas nasional.

BRI Optimis Penyaluran KUR Capai Target

KT1 17 Apr 2024 Investor Daily
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) tahun ini mendapatkan quota penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp 165 triliun. Sampai dengan Februari 2024, perseroan telah menyalurkan KUR senilai Rp 27,2 triliun kepada 561.000 debitur. Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengatakan  bahwa sesuai dengan amanah pemerintah, program KUR bertujuan meningkatkan dan memperluas akses pembiayaan kepada usaha produktif, meningkatkan kapasitas daya saing UMKM. Selain itu, mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. "Jika dihitung, penyaluran tersebut (Februari 2024) sekitar 16,5% dari total jatah KUR yang disalurkan  BRI tahun ini," ungkap Supari.  Dengan realisasi KUR awal tahun ini, BRI optimistis  bisa mencapai target dari penyaluran KUR 2024  dengan menerapkan  strategi bisnis berkelanjutan. Strategi bisnis mikro BRI di 2024 akan fokus pada pemberdayaan berada di depan pembiayaan. (Yetede)