;
Tags

Korporasi

( 1584 )

OJK Resmi Mencabut Izin Usaha PT Asuransi Jiwasraya

KT1 21 Feb 2025 Tempo
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Pencabutan izin usaha tersebut tertuang dalam surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP 9/D.05/2025 per tanggal 16 Januari 2025 dan diumumkan di laman resmi OJK pada Rabu, 20 Februari 2025. Dalam surat keputusan itu disebutkan bahwa OJK mencabut izin usaha Jiwasraya dalam rangka melindungi kepentingan pemegang polis dan/atau tertanggung perusahaan yang beralamat di Jalan Ir. H. Juanda Nomor 34, Jakarta Pusat tersebut. Lantas, seperti apa sejarah Jiwasraya hingga akhirnya kini dilarang beroperasi? 

Melansir laman resminya, Jiwasraya didirikan pada 31 Desember 1859 oleh pemerintah Hindia Belanda, dengan nama Nederlandsch Indische Levensverzekering en Lijfrente Maatschappij van 1859 (NILLMIJ). Pendiriannya tercantum dalam Akta Notaris William Hendry Herklots Nomor 185. Kemudian, sejalan dengan program nasionalisasi perekonomian Indonesia pada 1957, kepemilikan NILLMIJ 1859 diambil alih Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 1958. Sejak 17 Desember 1959, NILLMIJ 1859 berganti nama menjadi PT Perusahaan Pertanggungan Djiwa Sedjahtera. 

Dengan diterbitkannya PP Nomor 214 Tahun 1951, sembilan perusahaan asuransi jiwa milik Belanda, dengan NILLMIJ 1859 sebagai intinya, dilebur menjadi Perusahaan Negara Asuransi Djiwa Eka Sedjahtera. Lalu, berdasarkan Keputusan Menteri PPP Nomor BAPN 1-3-24, nama Perusahaan Negara Asuransi Djiwa Eka Sedjahtera kembali direvisi, sehingga menjadi Perusahaan Negara Asuransi Djiwa Djasa Sedjahtera pada 1 Januari 1965. Nama baru bagi Perusahaan Negara Asuransi Djiwa Djasa Sedjahtera kembali diberikan. Melalui PP Nomor 40 Tahun 1965, perusahaan negara yang baru, yaitu Perusahaan Negara Asuransi Djiwasraya didirikan, yang berasal dari peleburan Perusahaan Negara Asuransi Djiwa Djasa Sedjahtera.  (Yetede)


X Inc. Eksplorasi Pendanaan Senilai US$ 44 Miliar

HR1 20 Feb 2025 Kontan
Perusahaan media sosial X (sebelumnya Twitter) berencana mencari pendanaan baru dengan valuasi sekitar US$ 44 miliar (Rp 717,2 triliun), nilai yang sama saat Elon Musk mengakuisisi Twitter pada 2022. Menurut Bloomberg, pembicaraan terkait pendanaan ini masih berlangsung, dan detailnya dapat berubah atau bahkan dibatalkan. Jika terealisasi, ini akan menjadi putaran pendanaan pertama sejak X menjadi perusahaan privat di bawah kepemilikan Musk.

Selain X, perusahaan-perusahaan milik Musk mengalami kenaikan valuasi dalam beberapa bulan terakhir. Saham Tesla naik lebih dari 40% sejak pemilihan Trump, sementara valuasi SpaceX mencapai US$ 350 miliar, menjadikannya perusahaan rintisan teknologi terbesar di dunia.

Perusahaan AI milik Musk, xAI, juga tengah mencari investor baru dan berpotensi mencapai valuasi US$ 75 miliar, di mana X memiliki saham sekitar US$ 6 miliar di dalamnya.

Dari sisi keuangan, utang X mengalami penilaian ulang ke arah positif. Morgan Stanley, Bank of America, dan Barclays baru-baru ini menjual surat utang X senilai US$ 3 miliar tanpa diskon, berbeda dari penjualan sebelumnya yang sempat diragukan investor.

Faktor lain yang memengaruhi prospek X adalah kedekatan Elon Musk dengan Donald Trump, yang dianggap sebagian investor sebagai peluang bisnis bagi Musk dan meningkatkan optimisme terhadap perusahaan-perusahaannya.

Kontrak Jumbo Perkuat Kinerja Emiten

HR1 20 Feb 2025 Kontan
Kinerja PT Petrosea Tbk (PTRO) tahun ini diproyeksikan membaik, didukung oleh peningkatan backlog kontrak yang mencapai Rp 64,3 triliun, tertinggi dalam sejarah perusahaan. Kontrak baru di sektor pertambangan serta ekspansi ke proyek engineering, procurement, and construction (EPC), termasuk proyek penangkapan karbon, menjadi faktor utama lonjakan ini.

Sukarno Alatas, Kepala Riset Kiwoom Sekuritas Indonesia, menilai peningkatan backlog akan berdampak positif pada pendapatan dan laba bersih PTRO, terutama setelah sinergi dengan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), selaku pengendali baru. Namun, hingga akhir September 2024, laba bersih PTRO masih turun 72,94% menjadi US$ 2,86 juta.

Visindo Praska Putrantyo, CEO Edvisor Profina, optimistis peningkatan volume penjualan batu bara akan membantu pemulihan PTRO, meskipun harga batu bara masih lesu. Ia juga mencatat bahwa laba operasional dan margin bersih PTRO membaik, serta rasio pembayaran bunga (interest coverage ratio) masih kuat di kisaran 4-6 kali.

Untuk memperkuat posisi keuangan, PTRO berhasil menerbitkan obligasi dan sukuk senilai Rp 1,5 triliun, yang dialokasikan untuk pembelian material, operasional alat berat, tenaga kerja, dan kebutuhan operasional lainnya.

Menurut Tristan Elfan Z.R, analis Henan Putrihai Sekuritas, PTRO memiliki portofolio yang terdiversifikasi di sektor pertambangan, rekayasa, konstruksi, dan logistik, dengan kontrak jangka panjang hingga 2032. Ia juga mencatat bahwa sinergi dengan CUAN memberi PTRO akses pendanaan lebih mudah, memungkinkan ekspansi proyek yang lebih besar. PTRO juga berencana mendirikan PT Petrosea Infrastruktur Nusantara untuk memperkuat integrasi bisnis di Kalimantan Tengah dan Indonesia Timur. PTRO diproyeksikan mencatat pendapatan US$ 1,04 miliar dengan laba bersih US$ 85,40 juta pada tahun ini.

Pertumbuhan Modal Naik, Tapi Kelas Masih Jauh

HR1 20 Feb 2025 Kontan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong bank kelompok modal inti (KBMI) 3 untuk naik kelas ke KBMI 4, yang memerlukan peningkatan modal inti di atas Rp 70 triliun. Bank-bank besar di KBMI 4 terus memperkuat modalnya, dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) sebagai pemimpin dengan Rp 241 triliun pada 2024, diikuti oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Rp 239,47 triliun dan PT Bank Mandiri Tbk Rp 229,93 triliun.

Di kategori KBMI 3, PT Bank Permata Tbk menjadi yang terbesar dengan modal Rp 50,99 triliun, diikuti oleh PT Bank CIMB Niaga Tbk dengan Rp 46,38 triliun per September 2024.

Taswin Zakaria, Wakil Ketua Umum Perbanas IV, menilai bahwa dorongan regulator ini bertujuan untuk memperkuat konsolidasi perbankan nasional. Namun, ia mengingatkan bahwa penambahan modal harus diperhitungkan dengan matang, mengingat modal merupakan sumber dana termahal bagi perusahaan.

Taswin juga menyoroti bahwa bank-bank besar sudah memiliki skala operasi dan penetrasi pasar yang luas, sehingga sulit bagi bank menengah mengejar mereka dengan mudah. Ia menyarankan agar pertumbuhan modal inti dilakukan secara organik.

Muljono Tjandra, Direktur Keuangan Bank Danamon, menyatakan bahwa penambahan modal bisa dilakukan secara organik maupun non-organik. Saat ini, modal inti Bank Danamon mencapai Rp 36,12 triliun, naik dari Rp 34,15 triliun pada 2023.

Henoch Munandar, Direktur Utama SMBC Indonesia, menilai modal bank masih sehat setelah mendapat suntikan modal Rp 6,7 triliun dari induk, sehingga modal inti mencapai Rp 32,4 triliun per Maret 2024.

Dorongan OJK ini akan membuat bank KBMI 3 mempertimbangkan strategi peningkatan modal agar dapat naik ke level KBMI 4, baik melalui pertumbuhan organik maupun suntikan modal dari pemegang saham.

Investor Asing Lepas Saham Unggulan, IHSG Tertekan

HR1 20 Feb 2025 Kontan (H)
Setelah menguat sehari, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah 1,14% ke level 6.794,86 pada 19 Februari 2025. Aksi jual bersih asing (net sell) masih menjadi faktor utama pelemahan IHSG, dengan aliran dana asing keluar mencapai Rp 1,13 triliun dalam sehari dan Rp 10,18 triliun sejak awal tahun.

Pelemahan IHSG dipicu oleh penjualan saham big caps, terutama PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang mencatat net sell Rp 4,48 triliun sejak awal tahun dan terkoreksi 7,49%. Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga mengalami penurunan 9,21%, dengan net sell mencapai Rp 2,71 triliun. Kedua saham ini berkontribusi signifikan terhadap penurunan IHSG.

Sebaliknya, aliran dana asing masuk ke saham-saham dengan bobot kecil terhadap IHSG, seperti PT Hero Global Investment Tbk (HGII) dan PT MD Entertainment Tbk (FILM). Namun, dampak positifnya terhadap IHSG masih terbatas.

Oktavianus Audi, VP Marketing, Strategy and Planning di Kiwoom Sekuritas, menjelaskan bahwa sektor keuangan memiliki bobot terbesar dalam kapitalisasi IHSG (29,9%), sehingga pergerakan saham bank sangat mempengaruhi indeks. Tekanan pada saham bank disebabkan oleh kinerja keuangan yang tidak sesuai ekspektasi dan kekhawatiran investor terhadap suku bunga Bank Indonesia (BI Rate) yang bertahan tinggi lebih lama (higher for longer).

Meskipun saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menguat 14,29% dan menyumbang 21,98 poin ke IHSG, bobotnya masih kecil dibandingkan saham

Siasat Petrosea Gandakan Nilai Tambah Dalam Jangka Panjang

KT1 19 Feb 2025 Investor Daily (H)
PT Petrosea Tbk (PTRO) menyiapkan siasat untuk melipatgandakan nilau (value creation) dalam jangka panjang. Salah satunya dengan melibatkan peran teknologi digital untuk menaikkan produktivitas dan efisiensi operasional. Petrosea berhitung sejak 2018 telah mengembangkan teknologi digital berupa Minerva Digital yang dilengkapi dengan berbagai fitur inovatif pendukung proses bisnis penambangan. Ini sejalan dengan target Petrosea untuk menjadi pemain terdepan di sektor pertambangan dan enginerring, procurement, and construction (EPC). "Petrosea terus berkomitmen menjadi yang terdepan dalam pengembangan dan penerapan teknologi di sektor pertambangan dan EPC melalui Minerva Dogital Platform," kata Presiden Direktur PT Petrosea Michael. Selain itu, Michael menambahkan, Petrosea juga terus berupaya memberikan nilai tambah kepada klien dengan menawarkan solusi penambangan yang lebih cepat, tepat, efisien, dan inovatif. Sebagai inovasi digital di samping mampu membuat proses penambangan menjadi lebih efektif dan efisien dengan mengintegrasikan seluruh business proces dari hulu sampai hilir, Minerva Digital Platform juga mampu mengoptimalkan pengguna AI, big data, dan advanced analytics. (Yetede)

Danantara Akan Gunakan Skema Joint Ventura

KT1 19 Feb 2025 Investor Daily (H)
Pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dinilai sebagai langkah strategis yang dilakukan pemerintah. Pasalnya saat nanti beroperasi, badan ini menggunakan skema bisnis joint venture yang menggabungkan beberapa usaha. Dengan demikian, lembaga pengelola aset negara tersebut membuat perusahaan milik negara bekerja lebih efisien dan transparan. Pada akhirnya, pengelola aset-aset BUMN yang sebelumnya kurang optimal, kedepannya diharapkan bisa menjadi lebih produktif. "Danantara itu menurut saya suatu keputusan ytang sangat strategis dari pemerintah. Karena mereka bisa joint venture dengan banyak perusahaan, sehingga banyak perusahaan-perusahaan itu jadi efisien, lebih transparan, kita bisa lihat dengan lebih jelas," kata Ketua Dewan Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. Beliau menyampaikan banyak negara yang ingin melakukan joint venture dengan Danantara setelah badan tersebut diresmikan oleh pemerintah. Salah satunya yakni Abu Dhabi yang ingin melakukan ekspansi bisnis ke sektor energi baru terbarukan. (Yetede)

Cara Pesan Connecting Train di KAI Access

KT1 18 Feb 2025 Tempo
PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik bagi penumpang, salah satunya dengan menghadirkan fitur Connecting Train di aplikasi KAI Access. Fitur ini menjadi solusi bagi penumpang yang kehabisan tiket kereta langsung atau mencari alternatif perjalanan dengan kombinasi jadwal kereta api. Dengan fitur ini, penumpang dapat menggunakan dua kereta dalam satu perjalanan dengan sistem persambungan, sehingga perjalanan tetap dapat dilakukan meskipun tiket langsung sudah habis. Connecting Train adalah fitur pencarian yang membantu penumpang menemukan jadwal kereta alternatif jika rute yang diinginkan tidak memiliki akses langsung, tiket sudah habis, atau jadwal kereta langsung tidak sesuai dengan kebutuhan perjalanan. Fitur ini hanya berlaku untuk perjalanan kereta antar kota dan dapat digunakan untuk kombinasi kelas kereta yang berbeda, seperti ekonomi dengan eksekutif atau eksekutif dengan eksekutif.

Dengan adanya fitur ini, penumpang memiliki kesempatan lebih besar untuk mendapatkan tiket perjalanan tanpa harus menunggu jadwal kereta langsung yang mungkin sudah penuh atau tidak tersedia pada tanggal yang diinginkan. Selain itu, fitur ini juga memberikan fleksibilitas bagi penumpang yang ingin menyesuaikan jadwal perjalanan mereka sesuai dengan kebutuhan. 1. Buka aplikasi KAI Access dan cari tiket seperti biasa. 2. Jika tiket langsung tidak tersedia, tombol "Connecting Trains" akan muncul secara otomatis. 3. Klik tombol tersebut untuk melihat opsi perjalanan dengan kereta sambungan. 4. Jika tersedia, informasi tiket akan ditampilkan, termasuk tarif, durasi perjalanan, serta stasiun transit. 5. Lanjutkan proses pemesanan hingga selesai dan lakukan pembayaran. 6. Setelah tiket berhasil dipesan, penumpang akan mendapatkan dua kode booking untuk dua kereta yang digunakan dalam perjalanan.

Jumlah Maksimal Kereta: Penumpang dapat menggunakan maksimal dua kereta dalam satu perjalanan, sehingga akan mendapatkan dua kode booking yang berbeda. Jarak Waktu Transit: Waktu tunggu antara kereta pertama dan kedua minimal 1 jam dan maksimal 24 jam, sehingga penumpang memiliki cukup waktu untuk berpindah ke kereta berikutnya. Perubahan Jadwal dan Pembatalan: Penumpang memiliki fleksibilitas untuk mengubah jadwal atau membatalkan tiket, baik untuk salah satu kereta atau keduanya sesuai dengan kebijakan KAI. Layanan Tambahan (Add-ons): Penumpang dapat menambahkan berbagai layanan tambahan dalam perjalanan mereka, seperti asuransi perjalanan dan taksi Bluebird. Asuransi: Pemesanan asuransi dilakukan secara otomatis untuk seluruh penumpang dalam satu perjalanan Connecting Train dan berlaku untuk kedua kereta. (Yetede)


DPR Akan Mendorong Ekonomi Baterai Nasional Butuh Dukungan Satgas Hilirisasi

KT1 18 Feb 2025 Investor Daily (H)
Komisi XII DPR akan mendorong Satuan Tugas Hilirisasi dan ketahanan energi nasional agar membuat kebijakan baterai terintergrasi dari hulu ke hilir. Hal ini merupakan kesimpulan rapat dengar pendapat dengan Indonesia Battery Corporation (IBC) pada Senin (17/2/2025). IBC kini telah bertransformasi menjadi New Energy Materials Investment Holding. Bukan lagi Project Development Company. Dengan menyandang status baru ini maka IBC mampu mengoptimalkan berbagai bahan baku mineral dan batu bara di bawah pengelolaan MIND ID. "Kesimpulan ini untuk mengembangkan ekosistem baterai khusunya  yang berbahan baku mineral dari Indonesia dan di produksi di Indonesia," kata pimpinan rapat Bambang Patijaya. Direktur Utama IBC Toto Nugroho memaparkan IBS menjadi New Energy Materials Investment Holding merupakan keputusan  Kementerian BUMN. Perubahan itu ditandai dengan enandatnganan Perjanjian Pemegang Saham (PPS) dengan pemegang saham lainnya seperti PT Inalum, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero), dan PT PLN (Persero). "Kami sekarang disebutnya New Energy Materials Holding. Kenapa seperti itu? Karena untuk kita mendapatkan nilai tambah yang paling optimal dari seluruh aset kita, terutama yang di MIND ID, itu banyak sekali baterai materials yang kita bisa optimalkan," ujarnya. (Yetede)

BPI Danantara Melaju Berbekal Modal Rp1.000 Triliun

KT1 18 Feb 2025 Investor Daily (H)
Kapal bernama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara alias BPI Danantara segera berlayar dengan berbekal modal paling sedikit Rp1.000 triliun. Nahkoda pilih tanding diperlukan untuk bisa mengoptimalisasi modal fantastis tersebut. Ide awal pembentukan Danantara adalah untuk mengoptimalisasilkan aset dan meningkatkan kapitalisasi pasar (market capitalization) perusahaan-perusahaan BUMN. Yang muaranya, agar perushaan pelat merah kelolaan Danantara dapat memberikan setoran dividen lebih besar kepada negara. Namun, lubang celah juga menganga bilamana tata kelola Danantara tak berjalan sesuai rencana. Direktur NEXT Indonesia Herry Gunawan menilai, pemimpin Danantara mestinya bukan hanya sosok yang piawai berbisnis. Namun, lebih dari itu, pemimpin Danantara juga mestinya berkemampuan dan memiliki sense of kepatuhan yang tinggi pada manajemen risiko dan tata kelola perusahaan yang baik. "Jangan lupa, yang dikelola Danantara adalah BUMN, perusahaan milik negara yang orientasinya layanan publik, laba, plus selaras dengan program pemerintah," ujar Herry kepada Investor Daily. (Yetede)