;
Tags

Korporasi

( 1584 )

Operator Seluler Bekerja Ekstra Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran

HR1 04 Mar 2025 Bisnis Indonesia

Teknisi operator telekomunikasi di Indonesia, seperti PT XL Axiata Tbk. dan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), diperkirakan akan semakin sibuk menghadapi lonjakan lalu lintas data yang terjadi selama periode Ramadan dan Lebaran tahun ini. Di tengah prediksi peningkatan trafik data hingga 15%-20%, operator telekomunikasi melakukan berbagai upaya untuk menjaga kualitas jaringan, termasuk menambah kapasitas base transceiver station (BTS) dan memperluas jaringan 5G.

I Gede Darmayusa, Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, mengatakan bahwa lonjakan trafik ini merupakan tantangan sekaligus berkah, mengingat Ramadan dan Lebaran merupakan momentum penting bagi bisnis telekomunikasi. Sementara itu, Juanita Erawati dari Telkomsel menekankan pentingnya penggunaan teknologi berbasis AI dan pengembangan jaringan 5G untuk mengoptimalkan pengalaman pelanggan di titik-titik keramaian.

Zulfadly Syam dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) juga menyebutkan bahwa meskipun ada peningkatan penggunaan internet, terutama untuk sektor bisnis dan perumahan, masyarakat lebih memilih untuk beralih ke paket internet unlimited yang menawarkan fleksibilitas tanpa khawatir kuota terbatas.


Seperti Tak Punya Agama Para Koruptor

KT1 03 Mar 2025 Tempo

Gagasan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo merekrut santri sebagai polisi untuk mencegah korupsi menjadi salah satu topik percakapan dalam Forum Regional Jaringan Antikorupsi Asia Tenggara di Bangkok, Thailand, pada 17-18 Februari 2025. Ide Listyo memantik pertanyaan, apakah iman yang diasumsikan kuat dengan mempelajari agama bisa mencegah korupsi?

Direktur Eksekutif Kemitraan Laode Muhammad Syarif, yang menjadi salah satu pembicara pada sesi hari pertama, menunjukkan bukti bahwa banyak kasus korupsi justru berkedok religiositas. Ia mencontohkan korupsi pengadaan Al-Quran di Kementerian Agama, korupsi pembangunan gereja, korupsi pembangunan masjid, hingga korupsi proyek pengadaan makam.

Pada 2016-2020, menurut Laode, dari 2.227 kasus korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi, sebanyak 49,1 persen merupakan korupsi pengadaan barang dan jasa. Banyaknya korupsi di sektor ini terkait dengan besarnya anggaran publik yang digelontorkan untuk pengadaan barang dan jasa. Pada 2022, nilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara untuk pengadaan sebanyak Rp 1.214,1 triliun atau 52,1 persen belanja pemerintah. (yetede)

Bersaing di Tengah Persaingan Ketat, Siapa Bertahan?

HR1 03 Mar 2025 Kontan
Sektor operator telekomunikasi di Indonesia masih akan menghadapi persaingan harga ketat hingga pertengahan 2027, terutama di tengah proses konsolidasi pemain besar seperti Indosat Ooredoo Hutchison (ISAT) dan XLSmart (EXCL-Smartfren).

Nafan Aji Gusta, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, mencatat bahwa meskipun konsumsi data meningkat selama Ramadan dan Lebaran, persaingan tarif tetap menjadi tantangan bagi operator seperti Indosat (ISAT), XL Axiata (EXCL), dan Telkom Indonesia (TLKM), yang berdampak pada penurunan laba bersih mereka.

Aurelia Barus, Analis Indo Premier Sekuritas, menilai bahwa meskipun penggabungan operator akan meningkatkan kapasitas jaringan dan kualitas layanan, persaingan harga masih akan berlanjut. Selain itu, pasar seluler Indonesia masih didominasi pelanggan prabayar, yang cenderung kurang loyal. Namun, pendapatan rata-rata per pengguna (ARPU) diperkirakan tetap tumbuh dengan CAGR 3% pada 2024-2027, meski lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya.

Niko Margaronis, Analis BRI Danareksa Sekuritas, menyoroti bahwa lelang spektrum 1,4 GHz pada 2025 akan menjadi faktor yang memengaruhi industri telekomunikasi. Operator seluler besar (MNO) memiliki peluang lebih besar dibandingkan penyedia layanan broadband wireless access (BWA) dalam memanfaatkan spektrum baru untuk fixed mobile convergence (FMC).

Aurelia memberikan peringkat netral untuk sektor ini, dengan ISAT sebagai pilihan utama, sedangkan Niko memberi peringkat overweight, karena masih ada peluang pertumbuhan dari strategi integrasi layanan tetap dan seluler.

Cuan Dari Bisnis Mobil Listrik

HR1 01 Mar 2025 Kontan
PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) memanfaatkan peluang pertumbuhan mobil listrik di Indonesia dengan menjadi Agen Pemegang Merek (APM) Xpeng, merek kendaraan listrik asal China. Melalui anak usahanya, PT Era Inovasi Otomotif (EIO), ERAL menandatangani perjanjian distributor dengan Shenzhen Xiaopeng Motors Supply Chain Management Co. Ltd. dan Guangzhou Xiaopeng Motors Trading Co. Ltd.

Menurut Presiden Direktur ERAL, Djohan Sutanto, keputusan ini diambil karena perusahaan ingin terus mengikuti tren pasar dan menghadirkan produk berkualitas dari brand global. Djohan juga menekankan bahwa kendaraan listrik bukan sekadar alat transportasi, tetapi bagian dari gaya hidup modern yang mengedepankan teknologi dan mobilitas.

ERAL melihat pasar mobil listrik di Indonesia masih dalam tahap awal dengan penetrasi yang rendah, tetapi potensinya besar. Dukungan pemerintah dan infrastruktur kendaraan listrik yang berkembang menjadi faktor pendorong pertumbuhan industri ini. Namun, ERAL belum menyebutkan besaran investasi yang dialokasikan untuk pemasaran dan distribusi Xpeng.

Dari sisi keuangan, hingga kuartal III 2024, ERAL mencatat pendapatan Rp 3,42 triliun, tumbuh 27,13% dibanding tahun sebelumnya. Segmen aksesori dan IoT menjadi penyumbang utama pendapatan. Namun, laba bersih ERAL turun 4,22% menjadi Rp 157,32 miliar, akibat kenaikan biaya penjualan dan distribusi.

ERAL merupakan anak usaha PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) dan telah melakukan IPO pada Agustus 2023 dengan harga Rp 390 per saham. Namun, hampir dua tahun setelahnya, harga saham ERAL turun 35,89% ke Rp 250 per saham per 28 Februari 2025, mencerminkan tekanan di pasar saham.

PHK Besar-Besaran Masih Berlanjut

HR1 01 Mar 2025 Bisnis Indonesia

PT Sritex dan tiga anak usahanya melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap 9.604 pekerja, menyusul keputusan Pengadilan Niaga Semarang yang memutuskan Sritex dalam keadaan pailit. Tim kurator mengumumkan bahwa PHK massal ini terjadi akibat perusahaan yang tidak dapat beroperasi lagi setelah tanggal 1 Maret 2025. Total pekerja yang terdampak PHK pada Januari hingga Februari 2025 mencapai 10.669 orang. Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan, yang akrab disapa Noel, mengatakan bahwa pemerintah akan membantu mencari pekerjaan baru bagi para pekerja yang terdampak, termasuk melalui peluang kerja di daerah seperti Garut dan perusahaan besar seperti Huawei. Pemerintah juga akan mendorong pekerja untuk mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) untuk meningkatkan keterampilan mereka. Selain itu, hak-hak pekerja seperti pesangon dan program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) akan dipenuhi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Terdapat juga kasus PHK di sektor lain seperti pabrik Yamaha yang berencana menutup lini produksi, yang turut memengaruhi ratusan pekerja. Sementara itu, sektor manufaktur, yang selama ini banyak menyerap tenaga kerja, semakin tertekan karena penurunan daya beli dan kebijakan yang tidak mendukung industri.


Tumbuh 19,5 Persen, BCA Syariah Torehkan Laba Rp 183,7 Miliar

KT1 28 Feb 2025 Tempo
 Anak usaha PT Bank Central Asia Tbk. (BCA), PT Bank BCA Syariah, melaporkan peningkatan laba sepanjang 2024 sebesar 19,5 persen. Laba sesudah pajak BCA Syariah tercatat sebesar Rp 183,7 miliar pada 2024 dibandingkan laba pada 2023 yang sebesar Rp 153,8 miliar. Direktur BCA Syariah Pranata menjelaskan, laba sebelum pajak perusahaan tercatat sebesar Rp 229,6 miliar atau meningkat jika dibandingkan laba sebelum pajak pada 2023 sebesar Rp 191,4 miliar. “Alhamdulillah untuk laba BCA Syariah sendiri, sampai dengan akhir tahun 2024 itu tercatat di angka Rp 229,6 miliar, atau meningkat 20 persen, sementara setelah pajak, meningkat 19,5 persen,” kata Pranata dalam acara Pemaparan Kinerja BCA Syariah 2024, di Kantor Pusat BCA Syariah, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat, 28 Februari 2025.

Pranata merinci per Desember 2024, aset BCA Syariah meningkat 15 persen secara tahunan. Aset perusahaan mencapai Rp 16,6 triliun didukung oleh pertumbuhan dana pihak ketiga atau DPK sebesar 20,3 persen di semua produk baik tabungan, giro, maupun deposito. DPK BCA Syariah pada 2024 mencapai Rp 13,2 triliun, dibandingkan angka pada 2023 yang sebesar Rp 10,9 triliun “Ini diiringi oleh pertumbuhan CASA (current account saving account) yang cukup baik, yaitu CASA secara keseluruhan meningkat 19,4 persen,” kata dia. Rinciannya, giro tercatat meningkat 21 persen menjadi Rp 2,51 triliun, dan tabungan tercatat meningkat 17,9 persen menjadi Rp 2,47 triliun. Adapun komposisi CASA BCA Syariah di 2024 sebesar 37,8 persen terhadap DPK.

Adapun rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional atau BOPO BCA Syariah berada di posisi 79 persen. “Kami juga terus lakukan efisiensi aktivitas operasional sehingga angkanya masih tetap terjaga di bawah 80 persen untuk BOPO,” ujar Pranata. Sementara itu, fungsi intermediasi perbankan ditunjukkan dari financing to deposit ratio atau FDR sebesar 81,3 persen. Kemudian dari sisi intermediasi, BCA Syariah mencatat penyaluran pembiayaan di semua segmentasi pembiayaan, baik komersial, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), maupun konsumer, tumbuh sebesar 18,9 persen secara tahunan. Total pembiayaan tersebut tercatat mencapai Rp 10,7 triliun. Secara komposisi, pembiayaan BCA Syariah ditopang oleh pembiayaan komersial yang mencapai Rp 7,4 triliun, atau meningkat sebesar 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya. (Yetede)

Pertamina Menjamin Agar Distribusi Energi Berjalan Dengan Baik

KT1 26 Feb 2025 Investor Daily (H)
PT Pertamina (Persero) memastikan layanan distribusi energi kepada masyarakat di seluruh Indonesia tetap berjalan lancar dan optimal. Perusahaan energi plat merah menghormati Kejaksaan Agung dan aparat penegak hukum yang menjalankan tugas serta kewenangannya terkait kasus dugaan korupsi di sejumlah subholding Pertamina. Kejaksaan Agung menetapkan tujuan tersangka kasus dugaan korups dalam tata kelola minyak mentah. Ketujuh tersangka tersebut antara lain Direktur Utama Pertamina Patra Niaga RS, Direktur Utama PT Pertamina International Shipping UF, Direktur Feedstock and Product Optimization PT KIlang Pertamina Internasional SDS, serta VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina International AP. Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan, Pertamina berkomitmen menyediakan layanan energi untuk menopang kebutuhan harian masyarakat. "Pertamina menjamin pelayanan distribusi energi kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama dan berjalan normal seperti biasa," kata Fadjar. Fadjar menuturkan Pertamina Grup menjalankan bisnis dengan berpegang pada komitmen sebagai perusahaan  yang menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas sesuai dengan Good Corporate Governance serta peraturan berlaku. (Yetede)

OJK Perhatikan Kinerja BUMN

KT1 26 Feb 2025 Investor Daily (H)
OJK menyambut baik inisiatif pemerintah meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Langkah tersebut dinilai untuk mendukung pengelolaan BUMN yang lebih komprehensif guna meningkatkan investasi dalam negeri daan memperkuat perekonomian nasional yang berkelanjutan.  Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae juga memastikan ketiga bank BUMN yang dikonsolidasikan oleh BPI Danantara memiliki kinerja yang baik dan berkontribusi positif terhadap perekonomian. Pihaknya pun meminta bank untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat. Ini tercermin dari pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), laba bersih dan kredit posisi Desember 2024 yang seluruhnya membukukan kenaikan positif dengan kualitas yang terjaga baik, permodalan yang kuat dan likuiditas yang memadai, sehingga sustainability kinerja ke depan juga dapat diperkirakan terjaga dengan baik. Pada 2025, bank BUMN akan fokus mempertahankan fundamental yang sehat dan menciptakan kinerja yang berkelanjutan.  "Dengan strategi yang terarah, inovasi digital, serta pengelolaan risiko yang prudent, bank BUMN optimis dapat menjaga pertumbuhan yang stabil di tengah dinamika kondisi perekonomian global sebagai pilar utama sektor perekonomian nasional," papar Dian. (Yetede)

Konflik Kepentingan dalam Rangkap Jabatan Bos Danantara

KT1 25 Feb 2025 Tempo
"INDONESIA is open for business.” Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kalimat tersebut dengan lantang saat meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara alias Danantara di Istana Negara, Senin, 24 Februari 2025. Seruan tersebut menjadi undangan buat para pemilik modal merapat ke lembaga pengelola investasi baru Indonesia. Danantara merupakan instrumen pemerintah untuk mengelola kekayaan negara. Sumbernya antara lain aset serta dividen badan usaha milik negara (BUMN). Prabowo menyebutkan setidaknya lembaga ini akan mengelola dana US$ 900 miliar atau lebih dari Rp 14 ribu triliun. Kekayaan tersebut bakal diinvestasikan untuk proyek-proyek pembangunan nasional. “Danantara Indonesia akan menjadi salah satu (pengelola) kekayaan negara atau sovereign wealth fund terbesar di dunia,” kata Prabowo.

Pada tahap awal, Prabowo mengatakan akan mengalokasikan hasil penghematan negara sebesar US$ 20 miliar atau sekitar Rp 300 triliun ke Danantara. Dana tersebut akan dikelola Danantara untuk diinvestasikan ke sekitar 20 proyek strategis nasional. Dia mengklaim proyek-proyek tersebut bakal berdampak tinggi dan menciptakan nilai tambah besar untuk negara, seperti menciptakan lapangan kerja. Saat peresmian Danantara, Prabowo sekaligus meneken Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara serta Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kelola BPI Danantara. Danantara diserahkan ke tangan tiga orang pilihan Prabowo. Ia menunjuk Rosan Roeslani sebagai Chief Executive Officer Danantara, Dony Oskaria sebagai Chief Operational Officer, dan Pandu Sjahrir sebagai Chief Investment Officer.

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara resmi berdiri pada Senin, 24 Februari 2025. Lembaga yang akan mengelola aset sebesar US$ 20 miliar ini bakal dipimpin oleh Rosan Roeslani, yang akan merangkap jabatan sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi. Dewan Penasihat: Susilo Bambang Yudhoyono (Presiden ke-6 Indonesia); Joko Widodo (Presiden ke-7 Indonesia); Tony Blair (Perdana Menteri Inggris 1997- 2007 Badan Pengawas: Ketua: Erick Thohir (Menteri BUMN); Wakil Ketua: Muliaman D. Hadad (Ketua OJK 2012-2017) Badan Pelaksana: Chief Executive Officer: Rosan Roeslani (Menteri Investasi dan Hilirisasi); Chief Operating Officer (holding operasional): Dony Oskaria (Wakil Menteri BUMN): Chief Investment Officer (holding investasi): Pandu Patria Sjahrir (Wakil Presiden Direktur PT Toba Bara Sejahtra Tbk). (Yetede)

Konflik Kepentingan dalam Rangkap Jabatan Bos Danantara

KT1 25 Feb 2025 Tempo
"INDONESIA is open for business.” Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kalimat tersebut dengan lantang saat meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara alias Danantara di Istana Negara, Senin, 24 Februari 2025. Seruan tersebut menjadi undangan buat para pemilik modal merapat ke lembaga pengelola investasi baru Indonesia. Danantara merupakan instrumen pemerintah untuk mengelola kekayaan negara. Sumbernya antara lain aset serta dividen badan usaha milik negara (BUMN). Prabowo menyebutkan setidaknya lembaga ini akan mengelola dana US$ 900 miliar atau lebih dari Rp 14 ribu triliun. Kekayaan tersebut bakal diinvestasikan untuk proyek-proyek pembangunan nasional. “Danantara Indonesia akan menjadi salah satu (pengelola) kekayaan negara atau sovereign wealth fund terbesar di dunia,” kata Prabowo.

Pada tahap awal, Prabowo mengatakan akan mengalokasikan hasil penghematan negara sebesar US$ 20 miliar atau sekitar Rp 300 triliun ke Danantara. Dana tersebut akan dikelola Danantara untuk diinvestasikan ke sekitar 20 proyek strategis nasional. Dia mengklaim proyek-proyek tersebut bakal berdampak tinggi dan menciptakan nilai tambah besar untuk negara, seperti menciptakan lapangan kerja. Saat peresmian Danantara, Prabowo sekaligus meneken Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara serta Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kelola BPI Danantara. Danantara diserahkan ke tangan tiga orang pilihan Prabowo. Ia menunjuk Rosan Roeslani sebagai Chief Executive Officer Danantara, Dony Oskaria sebagai Chief Operational Officer, dan Pandu Sjahrir sebagai Chief Investment Officer.

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara resmi berdiri pada Senin, 24 Februari 2025. Lembaga yang akan mengelola aset sebesar US$ 20 miliar ini bakal dipimpin oleh Rosan Roeslani, yang akan merangkap jabatan sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi. Dewan Penasihat: Susilo Bambang Yudhoyono (Presiden ke-6 Indonesia); Joko Widodo (Presiden ke-7 Indonesia); Tony Blair (Perdana Menteri Inggris 1997- 2007 Badan Pengawas: Ketua: Erick Thohir (Menteri BUMN); Wakil Ketua: Muliaman D. Hadad (Ketua OJK 2012-2017) Badan Pelaksana: Chief Executive Officer: Rosan Roeslani (Menteri Investasi dan Hilirisasi); Chief Operating Officer (holding operasional): Dony Oskaria (Wakil Menteri BUMN): Chief Investment Officer (holding investasi): Pandu Patria Sjahrir (Wakil Presiden Direktur PT Toba Bara Sejahtra Tbk). (Yetede)