Tags
Korporasi
( 1557 )Dividen Jumbo Unilever
KT1
25 Apr 2025 Investor Daily
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menegaskan komitmennya untuk konsisten membagikan dividen dalam jumlah besar untuk kinerja keuangan tahun buku 2024. Tahun lalu, emiten consumer goods tersebut membagikan dividen sebanyak 111% dari laba bersih 2023, dan setahun sebelumnya sebanyak 99,6% dari laba 2022. Ekspektasi pembagian dividen jumbo dan membaiknya kinerja pun, membuat saham emiten berkode UNVR ini diproyeksikan menanjak hingga Rp2.000 dari posisi saat ini Rp 1.495. "Dividen pasti 100% dibayarkan di 2025. Kami tetap berkomitmen memastikan distribusi dividen kami 100% kepada pemegang saham kami," kata Direktur Finance Unilever Indonesia Neeraj Lal. Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp3,37 triliun pada 2024, perseroan telah membagikan dividen interim tahun buku 2024 sebesar Rp1,56 triliun atau Rp41 per saham. Tahun lalu, total dividen yang telah dibayarkan Unilever pada tahun buku 2023 adalah sebesar Rp 140 per saham atau seluruhnya mencapai Rp5,34 triliun, 111% dari laba bersih (dividen payout ratio). Dividen UNVR selain diambil dari laba bersih tahun buku 2023, juga berasal dari saldo laba yang ditahan dari tahun-tahun sebelumnya. (Yetede)
BTN Mencatatkan Kenaikan Laba Bersih
KT1
25 Apr 2025 Investor Daily
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatatkan kenaikan laba bersih pada kuartal 1-2025, ditopang penyaluran kredit dan pembiayaan yang konsisten serta penurunan biaya dana (cost of fund) di tengah tantangan ketidakpastian global. BTN membukukan laba bersih sebesar Rp904 miliar pada tiga bulan pertama tahun 2025, bertumbuh 5,1% secara tahunan (year on year/yoy) dari periode sama tahun yang lalu sebesar Rp 860 miliar. Peningkatan laba bersih tersebut ditopang oleh penyaluran kredit dan pembiayaan yang bertumbuh secara konsisten serta fundamental keuangan yang terjaga. "BTN tetap menjalankan strateginya secara konsisten di tengah persaingan likuiditas dan biaya dana yang masih mahal, sehingga perseroan mampu mencetak kinerja yang positif pada tiga bulan pertama tahun 2025. BTN mencatatkan peningkatan penyaluran kredit dan pembiayaan, terutama terkait sektor pertumbuhan ekonomi yang tetap stabil dan program pemerintah untuk pembangunan rumah nasional," ujar Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu. Nixon menuturkan, penyaluran kredit dan pembiayaan BTN mencapai Rp 363,11 triliun hingga kuartal 1-2025, ditopang oleh meningkatnya permintaan kredit di sektor perumahan. Penyaluran kredit dan pembiayaan tersebut naik 5,5% yoy dibandingkan kuartal 1-2025 yang sebesar Rp344,24 triliun. (Yetede)
Tins Garap Proyek Rare Eart
KT1
25 Apr 2025 Investor Daily (H)
PT Timah terus mengakselerasi pengembangan mineral logam tanah jarang atau Rare Eart Element (REE) dengan mengembangkan pilot plant Logam Tanah Jarang di Tanjung Ular, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pilot Plant Logam Tanah Jarang ini merupakan bentuk komitmen PT Timah dalam mendukung program hilirisasi mineral nasional yang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yakni 'Melanjutkan Hilirisasi dan Industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri'. PT Timah bersama MIND ID selaku BUMN Holding industri Pertambangan Indonesia terus melakukan upaya percepatan pengembangan LTJ. Fokus Utama dalam Pilot plant Logam Tanah Jarang ini yakni revitalisasi fasilitas pilot plant pengeolahan monasit untuk dapat dimanfaatkan kembali sebagai bagian dari pengembangan LTJ. Pengembangan pilot plant Logam Tanah Jarang ini bertujuan untuk menciptakan nilai tambah melalui industrialisasi LTJ berbasis mineral ikutan penambangan timah. hal ini juga menjadi bagian dari strategis hilirisasi mineral nasional, sekaligus mendorong kemandirian teknologi dan ekonom, terutama dalam memanfaatkan LTJ yang sangat dibutuhkan oleh industri-industri strategis seperti magnet permanen, baterai hybrid, elektronik, dan katalis. (Yetede)
Tins Garap Proyek Rare Eart
KT1
25 Apr 2025 Investor Daily (H)
PT Timah terus mengakselerasi pengembangan mineral logam tanah jarang atau Rare Eart Element (REE) dengan mengembangkan pilot plant Logam Tanah Jarang di Tanjung Ular, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pilot Plant Logam Tanah Jarang ini merupakan bentuk komitmen PT Timah dalam mendukung program hilirisasi mineral nasional yang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yakni 'Melanjutkan Hilirisasi dan Industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri'. PT Timah bersama MIND ID selaku BUMN Holding industri Pertambangan Indonesia terus melakukan upaya percepatan pengembangan LTJ. Fokus Utama dalam Pilot plant Logam Tanah Jarang ini yakni revitalisasi fasilitas pilot plant pengeolahan monasit untuk dapat dimanfaatkan kembali sebagai bagian dari pengembangan LTJ. Pengembangan pilot plant Logam Tanah Jarang ini bertujuan untuk menciptakan nilai tambah melalui industrialisasi LTJ berbasis mineral ikutan penambangan timah. hal ini juga menjadi bagian dari strategis hilirisasi mineral nasional, sekaligus mendorong kemandirian teknologi dan ekonom, terutama dalam memanfaatkan LTJ yang sangat dibutuhkan oleh industri-industri strategis seperti magnet permanen, baterai hybrid, elektronik, dan katalis. (Yetede)
Selangkah Lagi Meraup Dividen dari Pertambangan Batu Bara
KT1
24 Apr 2025 Investor Daily (H)
Pemegang saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berpeluang kembali menyecap manisnya dividen dari emiten pertambangan batu bara ini, setelah rencana kuasi reorganisasi bisa dieksekusi. Emiten Grup Bakrie dan Salim tersebut, terakhir membagikan dividen pada 2009 atau 16 tahun yang lalu, sebesar Rp50,6 per saham dengan dividen pay out ratio 15% dari laba bersih tahun 2008, US$ 645,36 juta. Dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan pada harian Investor Daily, Selasa (22/4/2025), manajemen Bumi Resources mengungkapkan bahwa perseroan bermaksud melakukan rencana kuasi reorganisasi dengan cara mengeliminasi akumulasi rugi (defisit) dengan mengunakan posisi agio saham yang merupakan selisih lebih antara setoran modal dengan nilai nominal saham. Adapun rencana kuasi reoganisasi akan diminta persetujuan kepada pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) perseroan pada 2 Juni 2025. Founder Stocknow.id Hendra Wardana menilai, langkah kuasi reorganisasi ini bersifat strategis, bukan hanya sebagai perbaikan kosmetik laporan keuangan, tetapi juga sebaai fondasi untuk membuka peluang pembagian dividen tunai kepada para pemegang saham. Dengan eliminasi defisit melalui kuasi reorganisasi, saldo laba akan kembali positif dan memungkinkan BUMI secara hukum untuk membagikan dividen. (Yetede)
Antam Memastikan Ketersediaan Emas
KT1
24 Apr 2025 Investor Daily (H)
PT Antam Tbk memastikan ketersediaan emas seiring meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap logam mulia. Adapun pasokan bahan baku berasal dari sumber domestik maupun impor. target penjualan emas pada tahun ini berkisar 40-45 ton. Belakangan ini, viral di media sosial mengenai antrean pembelian emas di Butik Antam. Kantor berita Antara pun melaporkan kondisi toko emas di Kota Malang, Jawa Timur pada Rabu (23/4/2025) kehabisan stok emas Antam sejak beberapa waktu terakhir, termasuk ketika harga semakin mengalami peningkatan hingga diatas Rp 2 juta, "Antam terus berkomitmen untuk menjaga ketersediaan produk dengan mengoptimalkan proses produksi dan distribusi agar kebutuhan pelanggan tetap terpenuhi," kata Corporate Secretary Antam Faisal Alkadrie kepada Investor Daily. Faisal menuturkan Antam menetapkan target penjualan emas tahun ini sebesar 40 hingga 45 ton. Adapun realisasi penjualan emas Antam pada 2024 mencapai 23,78 ton. Volume itu naik sekitar 68% dibandingkan tahun sebelumnya sebelumnya. Volume itu naik sekitar 68% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 26,13 ton. (Yetede)
Huayou Siap Gantikan LG di Proyek Ekosistem Baterai Listrik
KT1
24 Apr 2025 Investor Daily (H)
Huayou siap gantikan peran LG Energy Solution (LGES) di proyek eksositem baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) bernama Titan. Huayou adalah perusahaan asal China yang memproduksi material baterai EV lithium ion yang berbasis nikel. Huayou sebelumnya sudah bergabung di proyek Titan bersama Indonesia Battery Corporation (IBC). Peran Huayou di proyek ini adalah mengolah bijih nikel menjadi material katoda baterai EV. Lalu, produk itu diolah menjadi sel baterai, yang seharusnya dikerjakan oleh LGES. Titan adalah proyek ekosistem baterai EV terintegrasi yang berada di Halmahera Timur, Maluku Utara dalam skema Indonesia Grand Package (GP). Proyek ini melibatkan banyak perusahaan, mulai di tambang nikel, pengolahan nikel menjadi materai baterai, hingga produksi sel baterai. Di hulu, LGES sejatinya membentuk perusahaan patungan (joint venture/JV) dengan PT Antam Tbk (Antam/ANTM), seperti yang dilakukan CATL di proyek Dragon. Selanjutnya, nikel jenis limonit Antam diolah menggunakan teknologi rotary kiln electric furnace (RKEF) atau high pressure acid leaching (HPAL) untuk menghasilkan materialkatoda baterai EV. Proyek GP berlanjut ke hilir, yakni produksi sel baterai. (Yetede)
Huayou Siap Gantikan LG di Proyek Ekosistem Baterai Listrik
KT1
24 Apr 2025 Investor Daily (H)
Huayou siap gantikan peran LG Energy Solution (LGES) di proyek eksositem baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) bernama Titan. Huayou adalah perusahaan asal China yang memproduksi material baterai EV lithium ion yang berbasis nikel. Huayou sebelumnya sudah bergabung di proyek Titan bersama Indonesia Battery Corporation (IBC). Peran Huayou di proyek ini adalah mengolah bijih nikel menjadi material katoda baterai EV. Lalu, produk itu diolah menjadi sel baterai, yang seharusnya dikerjakan oleh LGES. Titan adalah proyek ekosistem baterai EV terintegrasi yang berada di Halmahera Timur, Maluku Utara dalam skema Indonesia Grand Package (GP). Proyek ini melibatkan banyak perusahaan, mulai di tambang nikel, pengolahan nikel menjadi materai baterai, hingga produksi sel baterai. Di hulu, LGES sejatinya membentuk perusahaan patungan (joint venture/JV) dengan PT Antam Tbk (Antam/ANTM), seperti yang dilakukan CATL di proyek Dragon. Selanjutnya, nikel jenis limonit Antam diolah menggunakan teknologi rotary kiln electric furnace (RKEF) atau high pressure acid leaching (HPAL) untuk menghasilkan materialkatoda baterai EV. Proyek GP berlanjut ke hilir, yakni produksi sel baterai. (Yetede)
Kejagung Sita Rp 5,5 Miliar dalam Kasus Korupsi
HR1
24 Apr 2025 Bisnis Indonesia
Kejaksaan Agung menyita uang senilai sekitar Rp5,5 miliar dari rumah Hakim Ali Muhtarom di Jepara, Jawa Tengah, terkait kasus suap vonis bebas (onstlag) korporasi minyak sawit (CPO). Uang tersebut ditemukan dalam bentuk 3.600 lembar pecahan US$100. Kasus ini melibatkan sejumlah tokoh, termasuk Djuyamto, Agam Syarif Baharudin, dan Ali Muhtarom yang diduga menerima suap total Rp22,5 miliar untuk membebaskan tiga grup perusahaan—Wilmar Group, Permata Hijau Group, dan Musim Mas—dalam kasus minyak goreng. Uang suap disediakan oleh Kepala Legal Wilmar Group, Muhammad Syafei, dan disalurkan melalui pengacara Ariyanto serta panitera Wahyu Gunawan. Ketua PN Jaksel Muhammad Arif Nuryanta bahkan sempat meminta kenaikan nominal suap menjadi Rp60 miliar agar vonis lepas dapat diberikan.
Bisnis Rumah Sakit Dukung Pertumbuhan Emiten
HR1
24 Apr 2025 Kontan
PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) tengah menjalankan ekspansi bisnis agresif di tahun 2025 dengan pembangunan dua rumah sakit baru, salah satunya di BSD City yang akan fokus pada segmen premium dengan teknologi medis canggih, serta pengembangan layanan kesehatan hewan melalui MediVet. Dengan capex sekitar Rp 800 miliar–Rp 1 triliun, MIKA menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih dua digit, melanjutkan kinerja positif tahun lalu yang mencapai pertumbuhan pendapatan 14,3% dan laba bersih 25,1% yoy.
Analis dari BNI Sekuritas, Laksmita Febriyanti, menilai ekspansi ini akan mendukung pertumbuhan kinerja MIKA, terutama dari segmen rumah sakit. Kepala Riset Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata, menambahkan bahwa tren meningkatnya minat memelihara hewan menjadi peluang bagi MediVet untuk menyumbang 3%-5% pendapatan dalam lima tahun ke depan. Meskipun ada risiko seperti regulasi dan persaingan, analis MNC Sekuritas, M. Rudy Setiawan, memperkirakan MIKA tetap akan tumbuh dengan valuasi saham yang saat ini undervalued dan merekomendasikan buy dengan target harga Rp 2.850 per saham.
Pilihan Editor
-
Mengelola Risiko Laju Inflasi
09 Jun 2022 -
Audit Perusahaan Sawit Segera Dimulai
08 Jun 2022 -
Penerimaan Negara Terbantu Komoditas
14 Jun 2022 -
Menkeu Minta Kualitas Belanja Pemda Diperbaiki
08 Jun 2022 -
Yusuf Ramli, Jalan Berliku Juragan Ikan
10 Jun 2022







