Korporasi
( 1557 )Taktik Emiten BUMN Kejar Target
Menjelang akhir kuartal III/2022, emiten dari keluarga badan usaha milik negara (BUMN) memacu kinerja untuk mencapai target-target yang sudah dicanangkan dengan berbagai strategi. Sejumlah BUMN terus memacu performa produksi, meningkatkan ekspor, hingga memperbesar nilai kontrak baru. Sejalan dengan itu, Kementerian BUMN membidik total laba bersih konsolidasi perusahaan pelat merah pada tahun ini dapat mencapai Rp144 triliun. Dalam pelepasan Jelajah BUMN untuk Indonesia yang digelar oleh Bisnis Indonesia, Rabu (14/9), Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan laba BUMN pada 2022 ditargetkan naik 14,28% dari realisasi pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp126 triliun. Laba BUMN kembali tumbuh setelah anjlok menjadi Rp13 triliun pada 2020 akibat dihantam pandemi Covid-19. “Keuntungan BUMN naik lagi menjadi Rp144 triliun tahun ini,” ucapnya. Erick menambahkan target laba itu sejalan dengan pertumbuhan aset dan pendapatan BUMN yang positif. Pada 2021, total aset BUMN naik 8% secara tahunan menjadi Rp8.978 triliun dan pendapatan usahanya tumbuh 19% year-on-year (YoY) menjadi Rp2.292 triliun.
Bunga Acuan Naik, Beban Utang Korporasi Terungkit
Lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor's (S&P) merekomendasikan Bank Indonesia (BI) untuk lebih agresif dalam mengerek suku bunga acuannya. Lembaga ini melihat ada potensi risiko inflasi naik setelah pemerintah mengerek harga bahan bakar minyak (BBM).
Senior Director, Southeast Asia Corporate Ratings S&P Xavier Jean memperkirakan: BI akan mengerek suku bunga BI akan hingga 100 basis pon ke level 4,75% pada akhir 2023.
S&P melihat ada peluang BI untuk kembali menaikkan suku bunga acuan beberapa kali, setelah kenaikan pada Agustus 2022 sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,75%.
Saat ini masalah yang dihadapi korporasi adalah bukan seberapa besar suku bunga akan naik, tetapi apakah perusahaan bisa meneruskan beban kenaikan kepada nasabah dan masyarakat. Dalam artian, menaikkan harga tapi tetap terjangkau konsumen.
Kenaikan harga ini juga turut mendorong inflasi. Pada akhirnya daya beli dan konsumsi masyarakat juga akan menurun. Padahal, konsumsi masyarakat menjadi kontributor terbesar produk domestik bruto (PDB).
JSMR Berharap Meraih Sokongan Dana INA
PT Jasa Marga Tbk (JSMR) berharap bisa mendapatkan kucuran dana dari Indonesia Investment Authority (INA) untuk proyek jalan tol. Sebelumnya INA sudah membenamkan dana kepada PT Waskita Karya Tbk (WSKT) di proyek jalan tol. Kesepakatan penyelesaian transaksi untuk Grup WSKT ditujukan untuk dua ruas Jalan Tol Trans Jawa, yakni Jalan Tol Kanci-Pejagan dan Jalan Tol Pejagan-Pemalang. Adapun total dana investasi yang digelontorkan INA untuk dua proyek jalan tol tersebut adalah sebesar Rp 5,8 triliun.
Duit Pensiun Tersangkut, INCO Ambil Aset Wanaartha
Duduk sama rendah berdiri sama tinggi. Peribahasa ini nampaknya tak berlaku antar pemegang polis PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life). Saat mayoritas pemegang polis dihantui ketidakpastian pengembalian dana akibat pembobolan oleh pemilik Wanaartha Life, segelintir pemegang polis bisa memegang aset bangunan Wanaartha, bahkan siap melelangnya. Adalah PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang tercatat memiliki gedung Wanartha. Ada kisah yang membuat Vale memiliki aset itu. Pengurus dana pensiun emiten dengan kode saham INCO ini menempatkan dana program pensiun karyawannya di saving plan Wanaartha Life senilai Rp 220 miliar sejak Desember 2017. INCO lantas membawa kasus ini ke Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI). Putusan BANI pada 27 Mei 2021 silam, memenangkan INCO. Lagi, putusan BANI itu tidak juga dihiraukan Wanaartha Life. Hingga akhirnya Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengeluarkan peringatan (aanmaning) dan mempersilahkan INCO menelusuri dan memilih aset Wanaartha Life untuk kemudian dilelang di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).
Aksi Merger dan Akuisisi Semakin Marak Tahun Ini
Aksi korporasi, berupa merger dan akuisisi (M&A) di Indonesia masih terus unjuk, naik terus hingga kuartal ketiga tahun ini.
Merujuk data Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), jumlah notifikasi merger dan akuisisi di Tanah Air bahkan hampir melampaui notifikasi sepanjang tahun 2021.
"Sampai hari ini (kemarin) ada 215 notifikasi, sepanjang tahun lalu sebanyak 233 notifikasi," ujar Direktur Merger dan Akuisisi KPPU, Aru Armando kepada KONTAN, Senin (5/9).
Salah satu akuisisi yang menyita perhatian sebagian pelaku pasar adalah langkah PT ABM Investama Tbk (ABMM) mengambil alih 30% saham PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS).
ABM Investama menargetkan akuisisi 30% saham GEMS tuntas pekan depan. "Target kami, minggu depan selesaikan seluruhnya," ujar Direktur ABMM, Adrian Erlangga kepada KONTAN, Senin (5/9).
Diversifikasi, GOTO Caplok Maksima Koin
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan anak usahanya PT Dompet Karya Anak Bangsa alias Gopay mengakuisisi perusahaan pedagang aset kripto, yaitu PT Kripto Maksima Koin. Nilai akuisisi ini mencapai Rp 124,84 miliar.
Sekretaris Perusahaan GOTO Koesoemohadiani mengatakan, Dompet Karya Anak Bangsa mengakuisisi 99,98% saham Kripto Maksimal. Sedangkan Grup GoTo hanya mengantongi 0,02%.
Dia menjelaskan, transaksi ini telah dilakukan pada 25 Agustus 2022 lalu. "Jumlah saham yang mewakili seluruh saham Kripto Maksima mencapai 50.000 saham dengan nilai akuisisi sebesar Rp 124,84 miliar," papar wanita yang akrab disapa Diani itu lewat keterbukaan informasi, Senin (29/8).
Penjualan SCNP Tumbuh 38% di Semester I-2022
Perusahaan manufaktur perangkat home appliances, comfortable goods, medical equipments, PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) berhasil meraih kinerja memuaskan selama semester I-2022. Mengutip laporan keuangan perusahaan pada Minggu (28/8), penjualan SCNP di sepanjang Januari-Juni 2022 terpantau tumbuh 38,44% secara tahunan atau year on year (YoY) menjadi Rp 292,29 miliar. Sementara pada periode yang sama tahun sebelumnya, penjualan SCNP hanya mencapai Rp 211,12 miliar.
Laba Bukit Asam melesat 246% jadi Rp 6,2 Triliun
Jakarta,ID-PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membukukan laba periode berjalan yang dapat didistribusikan kepada entitas induk sebesar Rp6,2 triliun pada semester I-2022, melesat 246% dibanding periode sama tahun lalu Rp 1,8 triliun. Kenaikan laba bersih tersebut sejalan dengan tingginya peningkatan pendapatan anggota BUMN holding industri pertambangan MIND ID itu pada paruh pertama tahun ini. Corporate Secretary Bukit Asam Apollonius Andwie mengatakan, pihaknya memperoleh pendapatan sebesar Rp 18,4 triliun pada semester I-2022, melonjak nyaris 80% pada periode sama tahun sebelumnya Rp10,29 triliun. "Kenaikan kinerja ini didorong oleh pemulihan ekonomi global maupun nasional yang meningkatkan permintaan batu bara, serta kenaikan harga batu bara yang signifikan," kata Apollonius dalam keterbukaan informasi, akhir pekan lalu. Sebagai konsekuensi dari pertumbuhan pendapatan tersebut, beban pokok pendapatan PTBA ikut membengkak dari semula Rp 6,7 triliun menjadi Rp 10 triliun. (Yetede)
Ekspansi Lahan Data Center, Puradelta Anggarkan Capex Rp 1 T
JAKARTA, ID– PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) menyiapkan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp 1 triliun sampai akhir 2022. Dana ini salah satunya digunakan untuk menyiapkan lahan pusat data (data center) yang menjadi bisnis berprospek cemerlang. Direktur Keuangan Puradelta Lestari Tondy Suwanto menjelaskan, biaya untuk fasilitas pendukung data center sekitar 20-30% capex tahun ini atau sekitar 200-300 miliar. Pagu sekitar Rp 1 triliun tersebut antara lain dimanfaatkan untuk menyempurnakan infrastruktur dasar seperti jalanan hingga jaringan ber-optik. “Perkembangan bisnis digital yang begitu pesat, semua perlu data center untuk menyimpan semua data, contohnya perusahaan e-commerce. Data center ini bisnis baru, emas baru,” ungkap Tondy kepada Investor Daily, baru-baru ini. “Sehingga kalau terjadi apa-apa mereka tidak akan terganggu. Keamanan tentu menjadi hal paling penting dalam mempersiapkan lahan data center, maksudnya capex itu kan kami terutama tahun ini ditunjukkan ke infrastruktur seperti itu,” sambung dia. (Yetede)
Kredivo Menjadi Salah Satu Paylater di Ramayana
Kredivo resmi bekerja sama dengan Ramayana untuk memperluas penetrasi di kalangan masyarakat Indonesia di kota tier 2 dan 3. Dengan adanya kerja sama ini, seluruh pengguna Kredivo dapat menggunakan pembayaran paylater di 101 gerai Ramayana. "Pada kategori fesyen di 2022, harapannya minimal banget naik 50% dari angka yang sekarang, jadi di sekitar 30%," ujar Indina Andamari, VP Marketing Communications Kredivo dalam konferensi pers, Kamis (25/8).









