Korporasi
( 1584 )Akhir 2022, Semen Indonesia Tuntaskan Akuisisi SMBR
JAKARTA, ID – PT Semen Indonesia Tbk (Persero) (SMGR) menargetkan akuisisi PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) akan rampung akhir tahun ini. Sebab, aksi korporasi ini menjadi salah satu milestone perseroan pada 2022. Proses dari masuknya SMBR ini sedang berjalan on the track. Perkiraan sekitar akhir Oktober atau November mulai proses capital market dan closing di sekitar Desember. Jadi, ini masih on the track dan sepertinya akan terealisasi tahun ini,” ucap Hosny dalam paparan publik live, Jumat (16/9). Selain karena SMGR adalah BUMN ia juga menyampaikan perseroan merupakan produsen semen terbesar di Indonesia sehingga dipastikan bakal berpartisipasi pada proyek IKN di Kalimantan Timur. Di samping itu, Semen Indonesia telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengatasi dampak kenaikan suku bunga, tekanan inflasi, dan kenaikan harga BBM terhadap kinerja perseroan. Andriano. Di samping itu, Semen Indonesia telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengatasi dampak kenaikan suku bunga, tekanan inflasi, dan kenaikan harga BBM terhadap kinerja perseroan. (Yetede)
Belanja Truk dan Crane, Realisasi Capex PORT Rp 20 M
Operator terminal petikemas, PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) membukukan pendapatan sebesar Rp 552,4 miliar di sepanjang semester I 2022. Angka ini tumbuh 5,3% dibandingkan raihan pada periode yang sama di tahun lalu, yakni Rp 524 miliar.Dalam laporan keuangannya di website Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (16/9), perusahaan ini juga mencatat kenaikan beban langsung menjadi Rp 439 miliar dari sebelumnya Rp 427 miliar. Kenaikan beban terjadi pada beban operasional dan beban lainnya. Dengan aneka beban itu, laba bruto yang dibukukan perusahaan hingga semester I-2022 sebesar Rp 113,1 miliar.Di sisi lain, operator terminal peti kemas ini fokus melakukan peremajaan truk dan crane pada tahun ini. Oleh karena itu, manajemen Nusantara Pelabuhan mengalokasikan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) berkisar Rp 100 miliar hingga Rp 130 miliar. "Dari alokasi capex itu, sudah terserap Rp 15 miliar-Rp 20 miliar," ungkap Direktur Utama PORT, Paul Krisnadi.
Indosat Targetkan Raup Dana Rp 2,5 Triliun
Operator telekomunikasi seluler Indosat Ooredoo Hutchison menerbitkan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi IV Indosat Tahap I tahun 2022 dan Sukuk Ijarah IV Indosat Tahap I 2022. Total nilai dana yang diharapkan bisa terkumpul dari penawaran itu sebesar Rp 2,5 triliun. Menurut rencana, dana tersebut akan digunakan untuk membayar utang perseroan dan biaya hak penggunaan spektrum frekuensi radio. ”Dua tahun pertama pasca merger biasanya menjadi kondisi yang sangat menantang. Meski demikian, merger yang kami (Indosat Ooredoo-Hutchison Tri Indonesia) lakukan sudah tepat dan bagus untuk (menyehatkan) industri telekomunikasi. Saat pandemi Covid-19, performa industri telekomunikasi juga masih positif,” ujar Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha saat investor gathering, Kamis (15/9) di Jakarta.
Direktur dan Chief Financial Officer Indosat Ooredoo Hutchison Nicky Lee menjelaskan, semua penawaran obligasi dan sukuk ijarah dilakukan dalam mata uang rupiah. Nicky menilai pasar finansial di Indonesia masih stabil. Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pun cukup baik. ”Kami percaya, pasar masih akan merespons positif apa yang kami lakukan ini,” katanya. Proses book building akan dimulai 14-27 September 2022. Pernyataan efektif dari OJK diharapkan dapat diterima pada 17 Oktober 2022. Lalu, obligasi dan sukuk ijarah akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 27 Oktober 2022. Direktur dan Chief Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison M Danny Buldansyah menambahkan, ”Industri telekomunikasi masih menjanjikan sehingga kami kian fokus meningkatkan layanan kepada konsumen,” (Yoga)
Taktik Emiten BUMN Kejar Target
Menjelang akhir kuartal III/2022, emiten dari keluarga badan usaha milik negara (BUMN) memacu kinerja untuk mencapai target-target yang sudah dicanangkan dengan berbagai strategi. Sejumlah BUMN terus memacu performa produksi, meningkatkan ekspor, hingga memperbesar nilai kontrak baru. Sejalan dengan itu, Kementerian BUMN membidik total laba bersih konsolidasi perusahaan pelat merah pada tahun ini dapat mencapai Rp144 triliun. Dalam pelepasan Jelajah BUMN untuk Indonesia yang digelar oleh Bisnis Indonesia, Rabu (14/9), Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan laba BUMN pada 2022 ditargetkan naik 14,28% dari realisasi pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp126 triliun. Laba BUMN kembali tumbuh setelah anjlok menjadi Rp13 triliun pada 2020 akibat dihantam pandemi Covid-19. “Keuntungan BUMN naik lagi menjadi Rp144 triliun tahun ini,” ucapnya. Erick menambahkan target laba itu sejalan dengan pertumbuhan aset dan pendapatan BUMN yang positif. Pada 2021, total aset BUMN naik 8% secara tahunan menjadi Rp8.978 triliun dan pendapatan usahanya tumbuh 19% year-on-year (YoY) menjadi Rp2.292 triliun.
Bunga Acuan Naik, Beban Utang Korporasi Terungkit
Lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor's (S&P) merekomendasikan Bank Indonesia (BI) untuk lebih agresif dalam mengerek suku bunga acuannya. Lembaga ini melihat ada potensi risiko inflasi naik setelah pemerintah mengerek harga bahan bakar minyak (BBM).
Senior Director, Southeast Asia Corporate Ratings S&P Xavier Jean memperkirakan: BI akan mengerek suku bunga BI akan hingga 100 basis pon ke level 4,75% pada akhir 2023.
S&P melihat ada peluang BI untuk kembali menaikkan suku bunga acuan beberapa kali, setelah kenaikan pada Agustus 2022 sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,75%.
Saat ini masalah yang dihadapi korporasi adalah bukan seberapa besar suku bunga akan naik, tetapi apakah perusahaan bisa meneruskan beban kenaikan kepada nasabah dan masyarakat. Dalam artian, menaikkan harga tapi tetap terjangkau konsumen.
Kenaikan harga ini juga turut mendorong inflasi. Pada akhirnya daya beli dan konsumsi masyarakat juga akan menurun. Padahal, konsumsi masyarakat menjadi kontributor terbesar produk domestik bruto (PDB).
JSMR Berharap Meraih Sokongan Dana INA
PT Jasa Marga Tbk (JSMR) berharap bisa mendapatkan kucuran dana dari Indonesia Investment Authority (INA) untuk proyek jalan tol. Sebelumnya INA sudah membenamkan dana kepada PT Waskita Karya Tbk (WSKT) di proyek jalan tol. Kesepakatan penyelesaian transaksi untuk Grup WSKT ditujukan untuk dua ruas Jalan Tol Trans Jawa, yakni Jalan Tol Kanci-Pejagan dan Jalan Tol Pejagan-Pemalang. Adapun total dana investasi yang digelontorkan INA untuk dua proyek jalan tol tersebut adalah sebesar Rp 5,8 triliun.
Duit Pensiun Tersangkut, INCO Ambil Aset Wanaartha
Duduk sama rendah berdiri sama tinggi. Peribahasa ini nampaknya tak berlaku antar pemegang polis PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life). Saat mayoritas pemegang polis dihantui ketidakpastian pengembalian dana akibat pembobolan oleh pemilik Wanaartha Life, segelintir pemegang polis bisa memegang aset bangunan Wanaartha, bahkan siap melelangnya. Adalah PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang tercatat memiliki gedung Wanartha. Ada kisah yang membuat Vale memiliki aset itu. Pengurus dana pensiun emiten dengan kode saham INCO ini menempatkan dana program pensiun karyawannya di saving plan Wanaartha Life senilai Rp 220 miliar sejak Desember 2017. INCO lantas membawa kasus ini ke Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI). Putusan BANI pada 27 Mei 2021 silam, memenangkan INCO. Lagi, putusan BANI itu tidak juga dihiraukan Wanaartha Life. Hingga akhirnya Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengeluarkan peringatan (aanmaning) dan mempersilahkan INCO menelusuri dan memilih aset Wanaartha Life untuk kemudian dilelang di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).
Aksi Merger dan Akuisisi Semakin Marak Tahun Ini
Aksi korporasi, berupa merger dan akuisisi (M&A) di Indonesia masih terus unjuk, naik terus hingga kuartal ketiga tahun ini.
Merujuk data Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), jumlah notifikasi merger dan akuisisi di Tanah Air bahkan hampir melampaui notifikasi sepanjang tahun 2021.
"Sampai hari ini (kemarin) ada 215 notifikasi, sepanjang tahun lalu sebanyak 233 notifikasi," ujar Direktur Merger dan Akuisisi KPPU, Aru Armando kepada KONTAN, Senin (5/9).
Salah satu akuisisi yang menyita perhatian sebagian pelaku pasar adalah langkah PT ABM Investama Tbk (ABMM) mengambil alih 30% saham PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS).
ABM Investama menargetkan akuisisi 30% saham GEMS tuntas pekan depan. "Target kami, minggu depan selesaikan seluruhnya," ujar Direktur ABMM, Adrian Erlangga kepada KONTAN, Senin (5/9).
Diversifikasi, GOTO Caplok Maksima Koin
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan anak usahanya PT Dompet Karya Anak Bangsa alias Gopay mengakuisisi perusahaan pedagang aset kripto, yaitu PT Kripto Maksima Koin. Nilai akuisisi ini mencapai Rp 124,84 miliar.
Sekretaris Perusahaan GOTO Koesoemohadiani mengatakan, Dompet Karya Anak Bangsa mengakuisisi 99,98% saham Kripto Maksimal. Sedangkan Grup GoTo hanya mengantongi 0,02%.
Dia menjelaskan, transaksi ini telah dilakukan pada 25 Agustus 2022 lalu. "Jumlah saham yang mewakili seluruh saham Kripto Maksima mencapai 50.000 saham dengan nilai akuisisi sebesar Rp 124,84 miliar," papar wanita yang akrab disapa Diani itu lewat keterbukaan informasi, Senin (29/8).
Penjualan SCNP Tumbuh 38% di Semester I-2022
Perusahaan manufaktur perangkat home appliances, comfortable goods, medical equipments, PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) berhasil meraih kinerja memuaskan selama semester I-2022. Mengutip laporan keuangan perusahaan pada Minggu (28/8), penjualan SCNP di sepanjang Januari-Juni 2022 terpantau tumbuh 38,44% secara tahunan atau year on year (YoY) menjadi Rp 292,29 miliar. Sementara pada periode yang sama tahun sebelumnya, penjualan SCNP hanya mencapai Rp 211,12 miliar.









