;
Tags

Korporasi

( 1557 )

Ekspansi Armada, Adi Sarana Kantongi Pembiayaan Bank Muamalat Rp 300 Miliar

KT1 20 Aug 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) melakukan penandatanganan perjanjian pembiayaan sebesar Rp 300 miliar dengan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Dana hasil perjanjian ini akan digunakan untuk pembelian unit kendaraan baru untuk sewa kepada pelanggan. Tahun ini, ASSA menargetkan kinerja bertumbuh sebesar 30%. “Bicara proyeksi, sampai saat ini target pertumbuhan top line dan bottom line kita itu sekitar 30% pada 2022,” ungkap Direktur Utama Adi Sarana Armada Prodjo Sunarjanto. Pertumbuhan pendapatan yang tertinggi akan disumbang dari kinerja anak usahanya yang bergerak di sektor logistik, Anteraja. Selain Anteraja, Prodjo memperkirakan segmen-segmen bisnis rental juga akan tumbuh. Dari sisi armada, Adi Sarana bakal terus melakukan ekspansi dengan meningkatkan pembelian armada (fleet). Proyeksinya, jumlah armada yang akan dimiliki perseroan hingga akhir 2022 sebanyak 28 ribu lebih. Direktur Bisnis dan Servis Adi Sarana Armada Suyanto Tjoeng menambahkan, dari sisi volume pengiriman, perseroan juga menargetkan volume pengiriman di kuartal IV- 2022 akan mengalami pertumbuhan. “Kalau kita hitung rata-rata dari Januari sampai Desember, kita berharap sekitar volume pengiriman tumbuh sekitar 1 atau 1,1 juta. Artinya
pertumbuhannya dua kali dibandingkan tahun lalu,” ucap Suyanto. (Yetede)

Beli Saham Arkora, United Tractors Masuk ke Bisnis Energi

KT3 20 Aug 2022 Kompas

PT United Tractors Tbk (UT) melalui perusahaan terkendali miliknya, yaitu PT Energia Prima Nusantara, membeli 632,8 juta saham PT Arkora Hydro Tbk dari ACEI Singapore Holding Private Ltd. Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara K Loebis kepada Bursa Efek Indonesia, Jumat (19/8),menyatakan, investasi pada Arkora sejalan dengan strategi usaha UT. Bisnis energi baru terbarukan merupakan salah satu strategi menuju bisnis berkelanjutan. (Yoga)

PWON Raih Penjualan Rp 800 M

HR1 15 Aug 2022 Kontan

Emiten properti, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) membidik perolehan marketing sales sebesar Rp 1,8 triliun di tahun 2022. Hingga semester pertama lalu, PWON telah berhasil mengantongi 44% dari target marketing sales tahun ini, atau sebesar Rp 800 miliar."Target perusahaan Rp 1,8 triliun untuk 2022, jadi sisa target untuk semester II ini sebesar Rp 1 triliun," ucap Direktur dan Corporate Secretary PT Pakuwon Jati Tbk, Minarto Basuki, saat dihubungi KONTAN, Jumat (12/8) lalu.

AKSI KORPORASI : JEJAK BISNIS DIGITAL SINAR MAS

HR1 12 Aug 2022 Bisnis Indonesia

Kelompok bisnis Sinar Mas makin serius dalam membangun ekosistem keuangan digital. Melalui entitas anak usahanya PT DSST Dana Gemilang dan PT Sinar Mas Multiartha Tbk., Sinar Mas mengambil alih kepemilikan platform dompet digital, DANA Indonesia. Berdasarkan keterbukaan informasi PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), anak usaha Sinar Mas Group menyatakan telah menyelesaikan investasi ke PT Elang Andalan Nusantara terkait dengan operasional DANA Indonesia. PT Elang Andalan Nusantara merupakan anak usaha PT Elang Mahkota Teknologi (EMTK). Baru-baru ini EMTK mengumumkan penurunan porsi sahamnya di DANA. “Investasi ini merupakan bagian dari kolaborasi pengembangan bisnis digital,” ujar Sekretaris Korporasi DSSA Susan Chandra dalam laporannya kepada otoritas bursa, Kamis (11/8). Suntikan Sinar Mas terhadap DANA bukan hanya diwakili oleh PT DSST Dana Gemilang. Turut terlibat pula emiten lembaga keuangan terpadu PT Sinar Mas Multiartha Tbk. (SMMA) dengan porsi penyertaan modal US$25 juta.


Group Emtek Jual Saham DANA ke Lazada Rp 4,5 Triliun

KT1 12 Aug 2022 Investor Daily ( H)

JAKARTA – PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) melalui anak usahanya, PT Kreatif Media Karya (KMK) menjual kepemilikan saham di PT Elang Andalan Nusantara (EAN) atau DANA kepada Lazadapay Holdings Pte Ltd, senilai total US$ 304,5 juta atau setara \ Rp 4,5 triliun. Pada hari yang sama, Grup Sinar Mas juga menyelesaikan rencana investasi di EAN sebesar US$ 200 juta atau setara Rp 2,97 triliun. Sekretaris Perusahaan EMTK Titi Maria Rusli mengatakan, pada 10 Agustus 2022 KMK telah meneken akta pengalihan saham sejumlah 202 saham seri A dan 4,79 juta saham seri B di EAN dengan Lazadapay Holdings Pte Ltd sebagai pembeli. “Harga penjualan adalah sebesar US$ 304,5 juta,” ujar dia dalam keterbukaan informasi, Kamis (11/8/2022). Titi mengungkapkan, setelah penyelesaian transaksi penjualan saham, kepemilikan saham KMK pada EAN atau DANA akan mengalami penurunan jumlah. “Di lain pihak, KMK akan memperoleh hasil penjualan saham yang akan berpengaruh positif kepada kondisi kas keuangan KMK dan perseroan,” imbuh Titi. (Yetede)

Kinerja Tertekan Penurunan Daya Beli

HR1 11 Aug 2022 Kontan

Meskipun trafik pengunjung di mal kembali naik, kinerja PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) masih lesu. Emiten perkakas rumah tangga ini membukukan penurunan pendapatan sebesar 2,36% menjadi Rp 3,31 triliun per akhir Juni 2022. Sejalan dengan itu, laba bersih ACES menyusut 12,47% year on year (yoy) menjadi Rp 242,40 miliar pada semester I-2022. Analis Mirae Asset Sekuritas Christine Natasya memperkirakan, penurunan kinerja ACES berpotensi berlanjut hingga akhir tahun. Bahkan, laba bersih ACES diramal akan turun 28,8% di akhir 2022. Analis Ciptadana Sekuritas Robert Sebastian mengungkapkan, sebagian besar segmen pendapatan ACES mengalami penurunan. 

Ekuitas Waskita Beton Berbalik Positif Rp 2,5 T

KT1 10 Aug 2022 Investor Daily ( H)

JAKARTA - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) membukukan nilai ekuitas positif sebesar Rp 2,5 triliun pada akhir semester I-2022. Capaian ini meningkat signifikan dibandingkan posisi akhir 2021 yang ekuitasnya negatif Rp 2,9 triliun. Director of Finance & Risk Management Asep Mudzakir mengatakan, perbaikan ekuitas merupakan salah satu target prioritas perseroan dalam program pemulihan fundamental keuangan. Sebab, besaran ekuitas menjadi indikator kesehatan struktur permodalan perusahaan. “Sebagai perusahaan manufaktur dengan skema job order, ekuitas positif menjadi salah satu syarat bagi perseroan untuk mengikuti berbagai kegiatan tender proyek baik pemerintah, BUMN, maupun swasta. Dengan posisi ekuitas positif tersebut, maka WSBP dapat berpartisipasi dalam tender proyek dari pasar-pasar non Waskita Group,” jelas Asep dalam keterangan resmi, Selasa (9/8/2022). Ekuitas yang positif juga bakal mendukung strategi perseroan dalam meningkatkan pangsa pasar. Menurut Asep, positifnya ekuitas WSBP merupakan implikasi dari putusan homologasi (perjanjian perdamaian) yang disahkan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Selasa, (28/6/2022).

RALS Mengejar Kenaikan Pendapatan 20%

HR1 09 Aug 2022 Kontan

Di tengah kenaikan inflasi dan penurunan daya beli masyarakat, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) masih optimistis bisa meraup pertumbuhan penjualan sebesar 20% hingga akhir 2022. Ini seiring dengan rencana RALS menambah dua gerai baru lagi pada tahun ini. Menurut Vice President Director RALS Jane Melinda Tumewu, kuartal III-2021, pembatasan sosial berimbas pada operasional sejumlah gerai RALS. Dus, "Ramayana akan membuka dua gerai baru di semester II-2022 dan membuka gerai yang sempat ditutup sementara," ujarnya kepada KONTAN, Senin (8/8).

Berharap dari Proyek Pemerintah

HR1 05 Aug 2022 Kontan

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) masih berpeluang mengantongi tambahan proyek baru. Namun, tren kenaikan suku bunga dapat berpengaruh negatif bagi sektor konstruksi seperti WIKA yang banyak mengandalkan pendanaan eksternal. Analis KB Valbury Sekuritas Devi Harjoto memperkirakan, pendapatan WIKA tahun ini masih dapat tumbuh sebesar 22% secara tahunan. Pemerintah juga masih memprioritaskan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas dengan anggaran Rp 365,5 triliun. Selain itu, dimulainya tender Ibu Kota Negara (IKN) juga dapat memberikan potensi perolehan kontrak baru yang lebih tinggi, seperti proyek infrastruktur, gedung, dan EPC. 

KAS INTERNAL TOPANG EKSPANSI

HR1 05 Aug 2022 Bisnis Indonesia (H)

Kas internal yang tebal membuat sejumlah emiten memilih opsi transaksi afiliasi untuk memenuhi kebutuhan pengembangan usaha. Biaya dana yang lebih ringan ketimbang pembiayaan eksternal, membuat langkah itu digadang-gadang bakal memuluskan ekspansi sekaligus memperkuat sinergi antar entitas terafiliasi. Terbaru, entitas Grup Astra, PT United Tractors Tbk. (UNTR) menjadi salah satu emiten yang lincah melaksanakan transaksi afiliasi. Pada awal Agustus ini, anak usaha UNTR melakukan tiga transaksi. Pertama, PT United Tractors Pandu Engineering (UTPE) memberikan fasilitas pinjaman Rp8 miliar ke PT Patria Perikanan Lestari Indonesia. Kedua, UTPE mengalirkan pinjaman ke PT Triatra Sinergia Pratama sebesar Rp50 miliar. Ketiga, PT Tuah Turangga Agung memberikan fasilitas pinjaman US$15 juta ke Cipta Coal Trading Pte. Ltd.


Pilihan Editor