;
Tags

Internasional

( 1352 )

TPT Harus Dimulai dengan Mengurangi Pekerja Informal

KT1 07 May 2025 Investor Daily (H)
penurunan jumlah pengangguran terbuka (TPT) harus dimulai dengan mengurangi pekerja informal.  Kenaikan jumlah pekerja akan memberikan efek domino terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang berujung pada peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah menargetkan TPT mencapai 4% pada 2029. Adapun target TPT pada tahun ini sekitar 4,5% sampai 5%. Oleh karena itu, pemerintah harus konsisten meningkatkan kesempatan kerja lebih tinggi dari penambahan jumlah usia angkatan kerja. Berdasarkan data BPS, 7,28 juta penduduk termasuk dalam kelompok TPT pada Februari 2025 dengan presentase TPT mencapai 4,76%. Bila diteiti lagi, penduduk bekerja pada kegiatan informal sebanyak 86,58 juta orang (59,4%), sedangkan yang bekerja ada kegiatan formal sebanyak 59,19 juta orang (40,6%). Dibanding Februari 2024, persentase penduduk bekerja pada kegiatan formal mengalami penurunan sebesar 0,23%. Deputi Bidang kependudukan dan Ketenagakerjaan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappanas Maliki mengatakan, untuk menyerap bonus demografi yang saat ini dialami oleh Indonesia tidak bisa sekedar menciptakan laangan kerja, tetapi harus menghadirkan lapangan kerja formal. Pencipataan lapangan kerja harus dibarengi juga dengan persiapan tenaga kerja. (Yetede)

KAI Commuter Konsisten Tunjukkan Tren Positif Penumpang Sebanyak 32,3 Juta Orang

KT1 07 May 2025 Investor Daily
KAI Commuter konsisten menunjukkan catatan positif pertumbuhan volume sejumlah penumpang per April 2025 dengan jumlah pengguna sebanyak 32,3 juta orang. Angka ini meningkat 9% jika dibandingkan dengan April 2024 lalu, yang mencapai angka 29,6 juta orang. Sepanjang tahun 2025 hingga 30 April ini, KAI Commuter juga sudah melayani total penguna Commuter Line sebanyak 125.818,020 orang. Angka ini pun meningkat 7,1% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024, yaitu sebanyak 117.488.707 orang. Manager Public Relations, Leza Arlan,  menyampaikan bahwa tercatat peningkatan tertinggi pada volme pengguna Commuter Line di Wilayah 2 Bandung yang meningkat sebesar 20,16% atau sejumlah 6.089.648 orang jika dibandingkan dengan periode tahun lalu, yang sebanyak 5.068.094 orang. "Sementara itu, untuk capaian volume pengguna Commuter Line Jabodetabek sepanjang 2025 ini sebanyak 109.446.180 orang atau meningkat 6,24% jika dibandingkan dengan periode 2024, yang sebanyak 103.019.965 orang," ujar Leza. Tren positif ini juga terlihat pada volume pengguna Commuter Line Merak yang juga meningkat 5,1% jika dibandingkan dengan tahun 2024, atau total sebanyak 1.428.838 orang. (Yetede)

KAI Commuter Konsisten Tunjukkan Tren Positif Penumpang Sebanyak 32,3 Juta Orang

KT1 07 May 2025 Investor Daily
KAI Commuter konsisten menunjukkan catatan positif pertumbuhan volume sejumlah penumpang per April 2025 dengan jumlah pengguna sebanyak 32,3 juta orang. Angka ini meningkat 9% jika dibandingkan dengan April 2024 lalu, yang mencapai angka 29,6 juta orang. Sepanjang tahun 2025 hingga 30 April ini, KAI Commuter juga sudah melayani total penguna Commuter Line sebanyak 125.818,020 orang. Angka ini pun meningkat 7,1% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024, yaitu sebanyak 117.488.707 orang. Manager Public Relations, Leza Arlan,  menyampaikan bahwa tercatat peningkatan tertinggi pada volme pengguna Commuter Line di Wilayah 2 Bandung yang meningkat sebesar 20,16% atau sejumlah 6.089.648 orang jika dibandingkan dengan periode tahun lalu, yang sebanyak 5.068.094 orang. "Sementara itu, untuk capaian volume pengguna Commuter Line Jabodetabek sepanjang 2025 ini sebanyak 109.446.180 orang atau meningkat 6,24% jika dibandingkan dengan periode 2024, yang sebanyak 103.019.965 orang," ujar Leza. Tren positif ini juga terlihat pada volume pengguna Commuter Line Merak yang juga meningkat 5,1% jika dibandingkan dengan tahun 2024, atau total sebanyak 1.428.838 orang. (Yetede)

Pamit Mundurnya ”Sang Penyihir Wall Street”

KT3 06 May 2025 Kpmpas (H)

Warren Buffett (94), miliarder pemilik konglomerasi Berkshire Hathaway, mengumumkan rencana pengunduran dirinya pada Sabtu (3/5) waktu Omaha, Nebraska, AS. Pengumuman ini mengejutkan publik karena semua orang menduga Buffett akan memimpin perusahaan itu sampai akhir hayat. ”Saya akan mundur per akhir 2025. Setelah itu, Greg yang akan mengambil alih,” kata Buffett ketika memimpin rapat perusahaan. Greg ialah Greg Abel (62), Wakil Dirut Berkshire Hathaway, alias orang nomor dua di perusahaan itu. Ketika pengumuman disampaikan Buffett, bahkan Abel tak mengetahui rencana itu. Buffett hanya mengungkapkannya kepada anak-anaknya, Susie dan Howard.

Buffett adalah penanam modal paling sukses di AS. Ia dijuluki ”penyihir Wall Street” dan ”peramal dari Omaha” saking hampir semua investasinya berhasil. Ia membeli Berkshire Hathaway, perusahaan tekstil berukuran menengah pada 1962, dan menyulapnya menjadi konglomerasi sukses. Nilai Berkshire Hathaway sekarang 1 triliun USD. Perusahaan ini memiliki aset liquid sebesar 300 miliar USD. Buffett menjabat direktur utama Berkshire Hathaway, juga memiliki 30 % saham konglomerasi. ”Semua harta saya tetap akan diinvestasikan di Berkshire Hathaway,” ujarnya.

Satu bulan terakhir, Buffett keras mengkritik kebijakan tarif Presiden AS, Donald Trump kepada semua negara. Akibatnya, perdagangan internasional tersendat. Ia mengatakan, perdagangan internasional bukan soal menang-kalah, melainkan soal sama-sama mencapai kesejahteraan. Di AS, ada banyak miliarder, tetapi Buffett berbeda dari mereka. Hidup Buffett bisa dibilang sederhana jika dibandingkan dengan miliarder lain. Ia kemana-mana menyetir mobil sendiri. Buffett setiap hari masih makan siang di restoran langganannya sejak muda. Menu yang wajib ada adalah minuman soda Coca-Cola. (Yoga)


Komdigi Bekukan Sementara Layanan Platform Worldcoin dan WorldID

KT1 06 May 2025 Investor Daily

Kementerian Komunkasi dan Digital (Kemkomdigi) membekukan sementara Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (TDPSE) layanan Worldcoin dan WorldID. Selanjutnya akan segera memanggil PT Terang Bulan Abadi dan PT Sandina Abadi dan PT Sandina Abadi Nusantara untuk memberikan klarifikasi atas dugaan pelanggaran ketentuan penyelenggaraan sistem elektronik. Keberadaan layanan ini menarik perhatian publik, layanan Worldcoin sempat menjadi topik hangat. Di medsos memperlihatkan bahwa masyarakat di Bekasi, Jawa Barat, berkumpul untuk melakukan proses verifikasi akan menerima imbalan sebesar Rp800.000. Sistem ini memungkinkan individu membuktikan identitasnya secara sah melalui metode verifikasi biometrik berbasis iris mata.

Teknologi ini, yang dikenalkan dengan nama  WorldID, memungkinkan pengguna untuk mengindentifikasi diri mereka secara anonim di dunia maya sebagai manusia yang bukan robot atau kecerdasan buatan (AI). Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital  Kemkomdigi ALexander Sabar, menjelaskan bahwa langkah ini diambil menyusul  laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan layanan Worldcoin dan WorldID. "Pembekuan ini merupakan langkah preventif untuk mencegaj potensi risiko terhadap masyarakat. Kami juga akan memanggil PT. Terang  Bulan Abadi untuk klarifikasi resmi dalam waktu dekat," tegas Alexander. (Yetede)

Komdigi Bekukan Sementara Layanan Platform Worldcoin dan WorldID

KT1 06 May 2025 Investor Daily

Kementerian Komunkasi dan Digital (Kemkomdigi) membekukan sementara Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (TDPSE) layanan Worldcoin dan WorldID. Selanjutnya akan segera memanggil PT Terang Bulan Abadi dan PT Sandina Abadi dan PT Sandina Abadi Nusantara untuk memberikan klarifikasi atas dugaan pelanggaran ketentuan penyelenggaraan sistem elektronik. Keberadaan layanan ini menarik perhatian publik, layanan Worldcoin sempat menjadi topik hangat. Di medsos memperlihatkan bahwa masyarakat di Bekasi, Jawa Barat, berkumpul untuk melakukan proses verifikasi akan menerima imbalan sebesar Rp800.000. Sistem ini memungkinkan individu membuktikan identitasnya secara sah melalui metode verifikasi biometrik berbasis iris mata.

Teknologi ini, yang dikenalkan dengan nama  WorldID, memungkinkan pengguna untuk mengindentifikasi diri mereka secara anonim di dunia maya sebagai manusia yang bukan robot atau kecerdasan buatan (AI). Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital  Kemkomdigi ALexander Sabar, menjelaskan bahwa langkah ini diambil menyusul  laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan layanan Worldcoin dan WorldID. "Pembekuan ini merupakan langkah preventif untuk mencegaj potensi risiko terhadap masyarakat. Kami juga akan memanggil PT. Terang  Bulan Abadi untuk klarifikasi resmi dalam waktu dekat," tegas Alexander. (Yetede)

BPS Mencatat Jumlah Pengangguran Sebanyak 7,28 Juta Orang

KT1 06 May 2025 Investor Daily
Dinamika perekonomian nasional berimplikasi langsung terhadap kondisi ketenagakerjaan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran sebanyak 7,28 juta orang atau 4,75% dari total angkatan kerja pada Februari 2025, meningkat sebanyak 83 ribu orang dari periode yang sama pada tahun sebelumnya. Meski terjadi peningkatan secara jumlah, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami penurunan dari 4,82% menjadi 4,76% pada Februari 2025. Kondisi tersebut mencerminkan bahwa pertumbuhan jumlah penduduk usia kerja atau angkatan kerja yang  bekerja masih lebih besar dari kenaikan jumlah pengangguran. "Ke depan, tren TPT akan sangat bergantung pada arah pemulihan ekonomi nasional dan global, serta efektivitas kebijakan pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas," jelas Josua kepada Investor Daily. Secara keseluruhan petumbuhan ekonomi kuartal 1-2025 mencapai 4,87%. Perekonomian Indonesia  berdasarkan besaran PDB atas dasar harga berlaku mencapai Rp 5.695,9 triliun dan atas dasar harga berlaku mencapai Rp 5.695,9 triliun dan atas dasar harga konstan mencapai Rp3.264.5 triliun pada kuartal 1-2025. Jika dibandingkan dengan kuartal IV-2024 perekonomian Indonesia terkontraksi 0,98%. (Yetede)

Tarif Trump dan Dampak Buruknya

KT1 06 May 2025 Investor Daily (H)
Perdebatan mengenai kebijakan tarif  agresif Trump  terus berlanjut antara para akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah di seluruh dunia. Mereka mempertanyakan berapa lama ini dapat bertahan, dan bisakah mencapai tujuan yang diinginkan? Sebulan setelah Trump mengumumkan tarif besar-besaran yang ia sebut sebagai deklarasi. "Hari Pembebasan", banyak pengamat memperingatkan bahwa kebijakan ini menandai awal dari kemunduran ekonomi AS, negara yang telah memegang status adi daya selama hampir delapan dekade. Tanda-tanda dini sudah mulai terlihat. Ekonomi AS mengalami kontraksi sebesar 0,3% pada kuartal 1 tahun 2025  bahkan sebelum 2 April ketika Trump mengumumkan kenaikan tarif terhadap hampir seluruh mitra dagang AS. Tak memerlukan rocket science atau ilmu roket untuk meramalkan bahwa rezim tarif sebesar ini lebih mungkin menimbulkan kerugian besar ketimbang manfaat. Analisis ekonomi umumnya menyoroti dampak negatif dari  proteksionisme, khususnya  terhadap kelas pekerja, dan menyatakan bahwa keberhasilan kebijakan tersebut akan sangat bergantung pada reaksi negara-negara lain, kondisi ekonomi global secara keseluruhan, dan faktor-faktor lainnya. (Yetede)

Keijakan Tarif Trump Ancam Persaingan Usaha di Tanah Air

KT1 06 May 2025 Investor Daily (H)
Kebijakan tarif Trump memberikan dampak yang luar biasa terhadap persaingan usaha di tanah Air. Menghadapi tantangan tersebut, KPPU terus mendukung pemerintah lewat beberapa strateginya. Wakil Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Aru Armando mengatakan, setidaknya ada lima dampak yang mempengaruhi persaingan usaha, yaitu penurunan daya saing ekspor Indonesia, oversuplay di pasar domestik, predator priciping dan tekanan harga, pengurangan produksi dan PHK, dan merger & akuisisi meningkat. "Pertama, kami menilai Indonesia akan kalah bersaing pada produk tertentu dibandingkan dengan negara lain yang menggunakan tarif lebih rendah dari pada Indonesia. Misalnya harga minyak sawit  Indoneisia  akan lebih mahal diangingja dari Malaysia karena Malaysia hanya untuk dikenakan tarif sebesar 24%," terang dia. Untuk itu KPPU meminta agar pemerintah mendorong para eksportir untuk mencapai pasar aternatif seperti Eropa, China, Timur Tangah, atau Afrika untuk mengurangi ketergantngan pada AS. "Sehingga pasar persaingan produk Indonesia akan bersifting dari AS yang  ke pasar alternatif yang akan dimasuki oleh para eksportir," kata Aru. 

Penyelundupan Narkoba Lintas Negara Berhasil Digagalkan

HR1 06 May 2025 Bisnis Indonesia
Bareskrim Polri, di bawah pimpinan Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 38 kilogram asal Malaysia yang masuk melalui perairan Aceh. Pengungkapan ini merupakan hasil operasi gabungan Satgas Narcotic Investigation Center (NIC) bersama Polda Aceh, Polres Langsa, dan Bea Cukai. Salah satu pelaku berinisial S berhasil ditangkap di Aceh Timur dengan barang bukti 18 bungkus sabu siap edar. Eko menegaskan bahwa Satgas NIC akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap bandar besar di balik jaringan narkotika lintas negara tersebut.