;
Tags

Pengusaha domestik

( 61 )

Pertemuan Presiden-Pengusaha terkemuka nasional di Istana Kepresidenan

KT3 10 Mar 2025 Kompas

Pekan lalu, selama dua hari berturut-turut, Presiden Prabowo bertemu para pengusaha terkemuka nasional di Istana Kepresidenan Jakarta, membahas berbagai isu strategis, termasuk perkembangan ekonomi global, kebijakan nasional, dan program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), swasembada pangan dan energi, serta BPI Danantara. Pertemuan disebutkan sebagai langkah konkret membangun komunikasi erat dan memperkuat kolaborasi pemerintah-swasta, guna memastikan stabilitas ekonomi nasional, dan menarik investasi yang bisa menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing industri nasional. Dengan keterlibatan para taipan, berbagai program strategis diharap bisa berjalan lebih cepat dan efektif.

Tercatat ada 77 proyek strategis nasional di era Prabowo, meliputi 29 proyek baru dan 48 proyek lanjutan (carry over) yang perlu dukungan anggaran masif dan kerja sama dengan swasta. Tak sedikit program itu mengundang pro-kontra. Sebut saja, MBG dan Danantara, karena pembiayaannya harus mengorbankan anggaran sektor lain, termasuk pendidikan dan layanan publik. MBG juga dipertanyakan di sejumlah daerah. Ada kabar anak-anak Papua lebih membutuhkan pendidikan gratis daripada MBG. Tergerusnya kepercayaan akibat kontradiksi kebijakan, berbagai pernyataan kontroversial para pemimpin negeri, korupsi masif di birokrasi dan BUMN, membuat setiap langkah direspons secara kritis oleh publik dan tak jarang menghadapi penolakan.

Sejarah pembangunan ekonomi Indonesia, hampir sejak merdeka, melibatkan partisipasi swasta. Namun, sejarah pembangunan ekonomi Indonesia juga mencatat kentalnya jejak kroni kapitalisme di dalamnya. Tak sedikit dari para pengusaha yang sebelumnya banyak mendapat privilese dari pemerintah ini bermasalah di masa lalu, seperti kasus BLBI, pagar laut, dan berbagai kasus hukum lain. Publik berharap kerja sama pemerintah-swasta tetap didasarkan pada kriteria yang transparan, bukan lagi privilese dan kongkalikong seperti di masa lalu. Jangan sampai proyek-proyek masif yang sebelumnya sudah menimbulkan banyak polemik hanya menjadi proyek bagi-bagi kue. (Yoga)


Afiliator Lebih Populer Dibanding Influencer

KT1 31 Dec 2024 Tempo
IKLAN itu berseliweran di YouTube. Isinya ajakan memperoleh pendapatan sebagai afiliator di marketplace besar. Apa itu afiliator? Kamus Besar Bahas Indonesia Kementerian Pendidikan mendefinisikan afiliator sebagai orang yang mempromosikan bisnis digital di Internet. Modal pekerjaan afiliator adalah akun media sosial, bisa Instagram, TikTok, X, ataupun Facebook. Pemilik akun mesti mendaftar melalui fitur affiliate di platform penjualan online, seperti Shopee, Lazada, dan Tokopedia. Pembuat konten ini akan mempromosikan produk dari toko digital itu dalam bentuk video pendek.

Milawinda, 31 tahun, adalah seorang afiliator. Sehari-hari dia membuat video untuk memasarkan sebuah barang. Videonya berisi pesan ajakan untuk membeli produk tersebut. Dia mengedit video tersebut agar lebih menarik, lalu mengunggahnya lewat fitur affiliate di Shopee. Pemilik akun Instagram @milacandek dengan 9.000-an pengikut ini mengatakan, layaknya pekerja kantoran, afiliator perlu bekerja secara konsisten. Perlu pola waktu unggah dan jumlah video yang diunggah—baik live maupun hasil rekaman. "Kalau tidak, komisi bisa zonk," kata Milawinda kepada Tempo pada Sabtu, 28 Desember 2024.

Sarjana manajemen informatika di Universitas Riau, Pekanbaru, itu mengatakan afiliator harus mengunggah minimal satu video rekaman dan tayang langsung minimal dua jam per hari untuk mendapatkan perhatian pasar. Milawinda sendiri menayangkan antara 5 dan 15 video rekaman per hari serta melakukan siaran live selama tiga jam antara pukul 09.00 dan 23.00 WIB. Milawinda secara total membuat 155 unggahan dengan 5.100 pengikut di akun affiliate Shopee. Dia mengaku mendapat rata-rata Rp 500 ribu per hari. "Pendapatan paling tinggi Rp 2,5 juta sehari,” ujar mantan pegawai marketing toko alat tulis dan kantor di Pekanbaru itu. Dia dibantu dua orang sebagai penyiar pendamping. (Yetede)


Dunia Usaha Menggantungkan Harapan

KT3 11 Oct 2024 Kompas (H)
Kondisi ekonomi menjelang masa transisi pemerintahan dibayangi ketidakpastian yang cukup tinggi.
Dunia usaha menggantungkan harapan yang tinggi kepada pemerintahan mendatang untuk lebih serius menyikapi gejala perlambatan ekonomi yang mulai terjadi. Memasuki triwulan IV-2024, kondisi perekonomian Indonesia mengalami tekanan yang tidak biasa. Tercatat sejak Mei 2024, telah terjadi penurunan harga barang dan jasa atau deflasi. Baik dilihat dari sisi permintaan maupun penawaran, deflasi yang terjadi dalam lima
bulan beruntun menjadi indikasi adanya stagnasi ekonomi di Tanah Air. Dari sisi permintaan, konsumsi rumah tangga tumbuh di bawah level 5 persen selama tiga triwulan berturut-turut sejak triwulan III tahun 2023 sampai triwulan II tahun 2024.

Terjadinya pelemahan daya beli juga dapat dilihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS). Data BPS menunjukkan bahwa jumlah kelas menengah di Indonesia turun dari 57,33 juta orang pada 2019 menjadi 47,85 juta orang pada 2024. Adapun dari sisi pasokan, data ekonominya juga menunjukkan tekanan, yaitu dari data Purchase Managers’ Index (PMI), yang menjadi gambaran kondisi bisnis di sektor produksi barang. Sejak April 2024,
PMI terus mengalami penurunan, dan bahkan sejak Juli 2024 mengalami kontraksi, yaitu indikator PMI yang turun di bawah 50. Direktur Eksekutif Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Danan Girindrawardana mengatakan, perlambatan pada indikator ekonomi utama itu semakin menekan dunia usaha di tengah kondisi ekonomi global yang sudah tidak pasti.

”Dunia usaha saat ini, terutama di sektor padat karya, sedang mengalami kebimbangan. Bingung antara keputusan mau ekspansi bisnis, mempertahankan bisnis, atau berjalanstagnansaja,” kata Danang saat dihubungi dari Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (10/10/2024). Ia bisa memaklumi iklim politik pasti menghangat di masa transisi, tetapi ia berharap pemerintah tidak mengabaikan masalah ekonomi. Ke depan, pemerintahanPrabowo juga diharapkan bisa kembali mengerek kondisi ekonomi ang kini melambat. ”Pak Prabowo harus tampil sebagai leader di sektor ekonomi. Perbaiki regulasi, dieva luasi komprehensif dan kesampingkan kepentingan parsial. Sebab, kalau tidak, ekonomi kita akan begini-begini saja,” ujarnya. (Yoga)

Kalangan Pengusaha Menyambut Baik Pilkada Berharap Memberi Kecerahan pada Pertumbuhan Ekonomi

KT1 28 Aug 2024 Investor Daily (H)

Kalangan dunia usaha menyambut baik pelaksanaan pemilihan daerah (pilkada) serentak yang prosesnya telah dimulai saat ini. Diharapkan para peserta pesta demokrasi mampu menciptakan suasana yang kondusif. Apalagi, ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan kedepan terpantau tetap kuat. Tahapan Pilkada Serentak 2024 telah dimulai pada Selasa (27/8/2024) yakni periode pendaftaran calon pasangan (paslon) kepala daerah. Berdasarkan peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024, pendaftaran calon Kepala Daerah dimulai tanggal 27-29 Agustus 2024. Sementara pelaksanaan kampanye dilakukan pada 25 September-23 November 22024 dan pemungutan suara akan digelar pada Rabu, 27 November 2024. Mengacu pada Survei Konsumen Bank Indonesia pada Juli 2024 yang dilansir belum lama ini. Ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan kedepan terpantau tetap kuat. Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen Juli 2024 yang berada dalam zona optimistis (>100) yakni besar 133,3. Tetap kuatnya IEK ditopang oleh ekspektasi terhadap penghasilan sebesar 137,7. (Yetede)

Kekuatan Dana Segar

KT1 02 Aug 2024 Investor Daily (H)
Petrindo Jaya Kreasi mendapatkan fasilitas pinjaman tambahan dari BNI sebesar IDR 400 miliar serta fasilitas baru dari BCA untuk anak perusahaannya. Dana segar ini akan digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk akuisisi, belanja modal, dan memenuhi kebutuhan modal kerja.  Meskipun terjadi peningkatan utang yang signifikan, Petrindo menegaskan bahwa perusahaan tetap mematuhi semua ketentuan keuangan yang telah disepakati, termasuk rasio utang terhadap ekuitas, rasio lancar yang disesuaikan, dan rasio cakupan bunga yang disesuaikan. Hal ini menunjukkkan bahwa  perusahaan memiliki kemampuan yang baik dalam mengelola risiko keuangan. Laporan keuangan juga  menunjukkan peningkatan pada total ekuitas Petrindo yang mencapai US$ 327 juta pada akhir Juni 2024, naik dari US$ 121 juta pada akhir tahun lalu. (Yetede)

Pelaku Usaha Tunggu Langkah Konkret Pemerintah

KT1 12 Jul 2024 Investor Daily (H)
Para pengusaha di Tanah Air sangat menunggu langkah konkret dan secepatnya dari pemerintah dalam menyikapi kondisi tekstil dan produk tekstil (TPT) di dalam negeri yang sedang sekarat, sehingga menimbulkan PHK besar-besaran,  terutama karena gempuran produk dari China. Ada dua strategi yang bisa dilakukan pemerintah, yakni intensitas pemberantasan produk TPT ilegal serta penerapan safeguard (bea masuk tindakan pengamanan/BMPT) dan bea masuk anti dumping (BMAD). Pemerintah diketahui memang sedang menyiapkan  aturan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMPT) untuk tujuh komoditas, yakni tekstil produk tekstil (TPT), pakaian jadi, keramik, perangkat elektronik, produk kecantikan, barang tekstil  sudah jadi, dan alas kaki. Peraturan Menteri keuangan yang mengatur BMTP sebelumnya berakhir pada 8 November 2022 dan akan diperpanjang dalam waktu dekat. (Yetede)

April, Pegadaian Cetak Laba Rp 1,38 T

KT1 07 May 2024 Investor Daily (H)

PT Pegadaian berhasil mencatatkan kinerja yang apik hingga April 2024, tercermin dari pencapaian laba bersih sebesar Rp1,38 triliun, tumbuh 33,2% secara tahunan (year on year/yoy). Perolehan tersebut didukung dengan peningkatan outstanding loan sebesar 20,6% (yoy) menjadi Rp72,7 triliun per April 2024. Selain mencatatkan pertumbuhan kinerja, perseroan mampu menjaga  NPL tetap rendah, bahkan membaik dari 1,98% per April 2023 menjadi 1,26% per April 2024. Sehingga membuat Pegadaian menjadi semakin sehat dengan manajemen risiko yang baik. Dengan capaian kinerja positif tersebut, pegadaian juga meluncurkan buku bertajuk "Van Leening When History Begins" untuk mengenal lebih dekat perjalanan sejarah Pegadaian. Buku napak tilas Pegadaian ini berisi sejarah panjang perjalanan PT Pegadaian  selama lebih dari satu abad berkontribusi dan melayani masyarakat Indonesia. Tak hanya itu, buku ini juga merekam jejak transformasi pegadaian melalui inovasi-inovasi tiada henti, sebagai upaya perusahaan untuk terus relevan dengan perkembangan zaman. (Yetede)

Pelaku Usaha Menanti Susunan Kabinet

KT1 23 Apr 2024 Investor Daily (H)
Keputusan mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak seluruh permohonan yang diajukan dalam perkara Perselisihan Hasil  Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024 telah mempertebal kepastian hukum, yang ditunggu-tunggu oleh pelaku usaha. Kendati demikian, hal tersebut belum cukup untuk dijadikan landasan  bagi dilakukannya ekspansi usaha dan realisasi investasi secara lebih masif. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menyatakan, para pelaku usaha masih tetap  menunggu pelantikan presiden dan wakil presiden  terpilih serta pengumuman kabinet. "Penunjukkan para menteri yang tepat akan sangat menentukan tingkat keyakinan investor untuk berinvestasi," ujar Sintha. Masih dinantinya kepastian susunan kabinet itu juga tergambar pada respon pasar saham terhadap keputusan MK kemarin. Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (22/04/2024) sore tutup melemah seiring  pelaku pasar masih bersikap wait and see terhadap hasil sidang sengketa Pilpres 2024. (Yetede)

Raih Penghargaan ESG, PT Chandra Asri Pacific Tbk Terus Dorong Net Zero Emission

KT1 05 Mar 2024 Investor Daily (H)
Dalam acara Investor Daily ESG Appreciation Night, PT Chandra Asri Pacific Tbk meraih Appeciated Environmental ESG Repot dan Most Integrated ESG Repot di Hotel Indonesia  Kempins, Jakarta, pada Selasa 27 Februari 2024. Appreciated Environmetal ESG Repot diberikan kepada perusahaan yang menyajikan laporan ESG dengan fokus yang kuat pada aspek lingkungan. Laporan ini diakui dapat memberikan informasi yang konprehensif  dan transparan  tentang upaya perusahaan dalam mengelola dampak lingkungan mereka dan berkontribusi pada pelestarian lingkungan. Sementara itu, Most Integrated ESG Repot merupakan apresiasi yang diberikan kepada top 20 perusahaan yang mengungkapkan informasi ESG secara komprehensif pada laporan yang dikombinasikan dengan ESG Risk Rating. (Yetede)

Cuan Terbit dari Hak Penerbit

KT1 22 Feb 2024 Tempo
Angin segar berembus ke arah industri media. Melalui intervensi pemerintah, perusahaan pers berpotensi memperoleh sumber pemasukan baru lewat hak penerbit atau publisher rights.  Pemerintah membantu dengan cara meminta perusahaan platform digital menghargai karya jurnalistik yang mereka sajikan buat pengguna. Selama ini, sejumlah penyelenggara sistem elektronik memanfaatkan berita dari perusahaan pers untuk tujuan komersial. Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu menyatakan tak ada imbal hasil buat produsen konten dari kegiatan tersebut.  

"Ketika berita disebarkan platform digital, di situ ada ikutan iklan yang pendapatannya hanya diperoleh platform sebesar algoritma yang berputar, tanpa teman-teman yang memiliki berita mendapat pembagian keuntungan," ujarnya kepada Tempo, kemarin, 21 Februari 2024. Produsen berita juga tak pernah mengetahui besaran penerimaan tersebut. Di Indonesia, data Statista menyebutkan belanja iklan digital pada 2022 mencapai US$ 2,28 miliar atau sekitar Rp 34,5 triliun. Adapun tahun lalu nilainya diperkirakan meningkat menjadi US$ 2,55 miliar atau sekitar Rp 38,6 triliun.

Ninik menekankan pentingnya apresiasi terhadap karya jurnalistik secara adil dan transparan. Industri media sedang menghadapi tantangan dari berkembangnya teknologi digital. Bisnis mulai beralih mengandalkan impresi atau capaian traffic. Kondisi ini berkontribusi memicu konten clickbait yang dirancang untuk menarik perhatian pembaca, tapi kurang akurat, kurang lengkap faktanya, atau tidak sesuai dengan aturan jurnalistik. Makin clickbait, makin laku algoritmanya. Ninik yakin aliran pendapatan yang baru bisa mendorong peningkatan kualitas jurnalisme. (Yetede)