Pengusaha domestik
( 61 )Menkeu: Frans Seda, Teknokrat Pembangun Fondasi Ekonomi RI
JAKARTA, ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan, Franciscus Xaverius Seda (Frans Seda) merupakan tokoh yang menginspirasinya untuk menjalankan komitmen nasional, tanggung jawab, serta tetap teguh dalam mewujudkan gagasan atau ide. Hal ini disampaikan dalam pidatonya pada Seminar Nasional Merajut Nilai Keutamaan Frans Seda dalam Menata Kemajuan Bangsa secara virtual, Jumat (20/1/2023). “Beliau adalah teknokrat generasi pertama yang membangun fondasi perekonomian dan keuangan negara, sosok guru yang mengajarkan kepada saya sebuah komitmen nasional, tanggung jawab, dan prinsip-prinsip teguh untuk bisa mencapai sebuah cita-cita atau mewujudkan ide,” jelas dia. Menkeu Sri Mulyani bercerita, Frans Seda merupakan Menteri Keuangan pada era Orde Baru yakni pada 1966-1968. Saat menjabat beliau dihadapkan pada situasi yang sungguh pelik yakni kondisi inflasi yang sangat tinggi (hyperinflation) di atas 600% yang berdampak pada sisi daya beli masyarakat saat itu. (Yetede)
Perppu Cipta Kerja Gairahkan Dunia Usaha
JAKARTA, ID— Menghadapi ancaman resesi dunia, Indonesia membutuhkan kepastian berusaha dan regulasi yang atraktif bagi investor. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja tidak hanya penting bagi keberlangsungan usaha, tapi juga mampu menggairahkan dunia usaha. Perppu ini merupakan bukti komitmen pemerintah dalam menarik investasi, membuka lapangan kerja, dan mencegah PHK. "Urgensi diterbitkannya Perppu Cipta Kerja adalah untuk mencegah PHK. Para pelaku bisnis membutuhkan kepastian berusaha dan Perppu Cipta Kerja sebagai pengganti UU Cipta Kerja adalah solusi yang tepat,” tegas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam wawancara dengan BTV di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (9/1/2023). Selain menciptakan kepastian hukum dan memberi kemudahan serta iklim berusaha yang lebih baik, Perppu No 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja juga memperhatikan hak-hak pekerja. Keharmonisan pekerja dan pemberi kerja akan kian menggairahkan dunia usaha yang bersiap-siap ekspansi seiring terkendalinya pandemi dan pencabutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). (Yetede)
Sejumlah Faktor Dorong Pertumbuhan Bisnis Hotel
JAKARTA, ID - Bisnis hotel dan restoran pada 2022 dinilai membaik dibandingkan setahun sebelumnya. Kondisi ini turut membuka peluang pertumbuhan pada 2023. Tahun 2023, bisnis hotel tumbuh didukung oleh perjalanan domestik dan asing serta kegiatan pemerintah. Hal itu juga didukung oleh hadirnya jalan tol Trans Jawa yang sudah bagus,” ujar Wong Boon Siew Ivy, direktur PT Pakuwon Jati Tbk kepada Investor Daily, belum lama ini. Menurut konsultan properti Cushman & Wakefield, pada 2023, pemulihan terus berlanjut ditopang oleh laju perjalanan domestik yang menuju ke tingkat prapandemi Covid-19, dengan pembangunan kembali pasar masuk akan dilakukan. “Namun, kondisi ekonomi global, inflasi yang lebih tinggi dan biaya energi, ketegangan geopolitik, dan risiko varian baru Covid-19 yang dapat memberikan risiko penurunan lebih lanjut pada pemulihan pasar,” demikian bunyi riset Cushman & Wakefield, baru-baru ini. Memasuki 2023, Pakuwon Jati optimistis bisnis hotel kian membaik karena itu perseroan terus menambah jumlah kamar di bisnis hospitality. “Hingga 2027, kami menambah hotel, nanti jumlah kamar tumbuh sekitar 50%, yakni dari 2.116 unit menjadi3.149 unit,” kata Ivy Wong. (Yetede)
Dunia Usaha Cermati Tahun Politik dan Resesi Global
Membuka tahun baru 2023, para pelaku bisnis nasional terus memupuk optimisme. Dibayangi tahun politik dan ancaman resesi global, para pengusaha tetap menyiapkan rencana ekspansi. Apalagi, pemerintah secara resmi telah mencabut kebijakan PPKM lantaran pandemi Covid-19 sudah terkendali.
Kesimpulan itu terungkap dalam survei terbaru KONTAN, yang tergambar dalam Indeks Keyakinan CEO Indonesia atau Indonesia CEO Confidence Index (ICCI) kuartal I-2023. Optimisme puluhan Chief Executive Officer (CEO) korporasi yang beroperasi di Indonesia mulai membaik di awal tahun ini.
Petinggi perusahaan memelototi perkembangan ekonomi global. Tren inflasi tinggi dan potensi resesi melanda sejumlah negara maju seperti Amerika Serikat dan kawasan Eropa. Ini akibat efek pandemi, juga perang Rusia-Ukraina, yang sempat memicu krisis energi dan pangan. Indonesia bisa terimbas.
Garuda Optimis Suspensi Saham Dibuka sebelum Tutup Tahun
JAKARTA, ID – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) optimistis dapat memenuhi persyaratan pembukaan suspensi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelum tutup tahun 2022. Sedangkan BEI berjanji akan melakukan peninjauan atas semua pemenuhan persyaratan bagi dibukanya kembali perdagangan saham yang telah dilakukan perseroan. “Saya sendiri punya harapan besar, dalam satu dua hari ini persyaratan (bagi dibukanya suspensi) bisa dipenuhi dan kami akan sampaikan ke otoritas untuk memperkenankan mereka membuka suspensi,” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam paparan publik yang digelar secara hybrid, Selasa (27/12/2022). Irfan merasa, di satu sisi suspensi saham Garuda Indonesia yang begitu lama menimbulkan ketidakadilan. Namun, di satu sisi lain hal itu justru memberikan imbas positif karena ketika suspensi dibuka, fundamental perseroan berada dalam kondisi yang baik. (Yetede)
Pengusaha Daerah Minta Dilibatkan dalam Hilirisasi
JAKARTA, ID – Pengusaha daerah meminta dilibatkan dalam program hilirisasi mineral yang terus dikembangkan pemerintah. Proyek ratusan triliun rupiah yang menciptakan nilai tambah tinggi ini perlu dijadikan momentum untuk mendorong putera daerah naik kelas menjadi pengusaha berskala nasional. Indonesia dinilai sukses membangun proyek hilirisasi nikel di Morowali, Sulawesi. Program serupa akan dikembangkan pula pada mineral penting yang lain, seperti tembaga yang banyak terdapat di Papua, timah di Bangka Belitung, serta bauksit di Kalimantan Barat dan Bintan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeberkan, hilirisasi mineral akan menciptakan nilai tambah tinggi di dalam negeri. Hilirisasi penting, seperti nikel yang menghasilkan nilai tambah berlipat. Dulu ekspor mentah hanya US$ 1,1 miliar atau kira-kira Rp 18 triliun (tahun 2016). Sekarang nilai ekspor sudah lebih dari Rp 320-an triliun atau melonjak 18 kali. “Padahal, itu hanya dari nikel mentah ke stainless steel, belum jadi baterai electric vehicle (EV) untuk mobil atau pesawat, yang nanti industrinya di sini,” kata Kepala Negara saat membuka Rapimnas Kadin Indonesia 2022 di Jakarta, Jumat (2/12/2022). (Yetede)
Asosiasi Pengusaha Uji Materi Permenaker No 18/2022 ke MA
JAKARTA, ID – Asosiasi pengusaha akan mengajukan uji materi atas Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023 ke Mahkamah Agung (MA). Pasalnya, Permenaker 18/2022 dinilai bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi dan disusun tanpa partisipasi publik yang seharusnya. Peraturan yang lebih tinggi dari Permenaker 18/2022 antara lain Undang-Undang 13/2003 tentang Ketenagaker jaan jo Undang-Undang Nomor 11/2020 tentang Cipta Kerja, Undang-Undang Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan, Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/2020 tentang Pengujian UU Cipta Kerja, dan Peraturan Pemerintah Nomor 36/2021 tentang Pengupahan. “Terbitnya Permenaker 18/2022 menjelang ujung masa penetapan upah minimum 2023 telah mengubah berbagai rumusan hukum yang telah ada pada peraturan yang lebih tinggi, dan karenanya bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi tersebut, serta menimbulkan ketidakpastian hukum yang memperburuk iklim usaha di Tanah Air,” ucap Senior Partner Integrity Law Firm Denny Indrayana dalam pernyataan resmi yang diterima pada akhir pekan lalu. (Yetede)
Gelar RUSPT Pertama, GoTo Peroleh Restu Private Placement
Emiten dengan ekosistem digital terbesar di Indonesia, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melakukan penambahan modal tanpak hak memesan efek terlebih dahulu atau private placement sebanyak-banyaknya 10% dari modal yang ditempatkan dan disetor. Direktur Utama GoTo Andre Soelistyo menjelaskan, para pemegang saham menyetujui seluruh agenda yang diusulkan oleh perseroan dalam RUPST kali ini."Kami bersyukur telah menyelenggarakan RUPST pertama GoTo sebagai perusahaan terbuka dengan baik," ujar dia dalam keterangan tertulis. Pada kesempatan yang sama pemegang saham perseroan menyetujui pengunduran diri Caesar Sengupta dari jabatannya sebagai Komisaris dan mengangkat Kevin Bryan Aluwi sebagai Komisaris Perusahaan terhitung sejak ditutupnya RUSPT. Meski demikian, Caesar Sengupta akan terus bertindak sebagai Komisaris PT Dompet Karya Anak Bangsa (GoTo finansial). (Yetede)
Dosni Roha Indonesia Alokasikan Capex Rp 300 Miliar
PT Dosni Roha Tbk (ZBRA) mengincar pertumbuhan keberlanjutan dengan menjadi perusahaan distribusi dengan ekosistem terlengkap di Indonesia. Untuk memudahkan strategi tersebut, perseroan persiapkan belanja modal (Capital Expenditure/capex) sebesar Rp 300 miliar. Direktur Utama Dosni Roha Indonesia Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo menjelaskan, untuk mengejar target tersebut perseroan melakukan transformasi menjadi perusahaan distribusi yang menyediakan berbagai kebutuhan dari mulai raw material hingga logistik, dan supply chain. "Ini yang akan menjadi fokus dari perseroan pada tahun ini pada sekitar logistik transportasi dan juga supply chain," jelasnya. Dalam kesempatan yang sama para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) mengizinkan kepada perseroan untuk tidak membagikan dividen pada tahun yang akan digunakan untuk pengembangan. (Yetede)
Komitmen Belanja Produk Dalam Negeri Tembus Rp880 Triliun
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan sudah ada sekitar Rp 889 triliun komitmen dari kementerian dan lembaga untuk pembelanjaan produk dalam negeri. Angka tersebut lebih dari dua kali lipat dari target pembelian produk dalam negeri oleh pemerintah sebesar Rp400 triliun melalui e-katalog dan toko daring pada 2022. Menteri Perindustrian Agus Guniwang Kartasasmita menerangkan, Presiden Jokowi memiliki study bahwa setiap Rp400 triliun pembelanjaan yang berasal dari produk dalam negeri itu akan menambah 1,6% pertumbuhan ekonomi nasional. Beberapa program dan upaya telah dilakukan pemerintah yang saat ini sedang diintensifkan adalah bisnis matching yang diawali oleh Kemenperin dan diikuti Kementerian lain. "Hari ini, (kemarin) sudah ada Rp880-an triliun komitmen dari kementerian dan lembaga untuk pembelanjaan produk dalam negeri. Dari komitmen itu tentu harus kita kejar untuk menjadi kontrak," ucap dia kepada wartawan. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Parkir Devisa Perlu Diiringi Insentif
15 Jul 2023 -
Transisi Energi Membutuhkan Biaya Besar
13 Jul 2023 -
Izin Satu Pintu Diuji Coba
13 Jul 2023 -
Ekspansi Nikel Picu Deforestasi 25.000 Hektar
14 Jul 2023 -
Masih Kokoh Berkat Proyek IKN
13 Jul 2023









