;
Tags

Bisnis

( 689 )

Geliat Industri Perbankan, Bisnis WM Bakal Lebih Berkilau

Ayutyas 15 Dec 2020 Bisnis Indonesia

Bisnis Wealth Management (WM) perbankan diyakini bakal makin merekah pada tahun depan seiring dengan indeks harga saham gabungan yang sudah tembus ke level 6.000 akhir tahun ini. Kinerja pasar modal sudah mulai membaik beberapa bulan membaik beberapa bulan terakhir. Kinerja secara bulanan per November bahkan menunjukkan kinerja indeks reksa dana saham naik 10,96% unggul dibandingkan indeks reksa dana lain.

Perbaikan harga saham saat ini mendapat sentimen positif dari banyak perkembangan, termasuk dengan distribusi vaksin. Hal ini memberi banyak pilihan bagi nasabah prioritas perbankan untuk kembali meningkatkan penempatan dananya yang selama ini banyak terhimpun di deposito dan surat berharga negara. Selain itu, masih banyak investor milenial di perbankan juga memberi potensi peningkatan dana WM ke depan. Perbankan perlu tetap mengambil langkah konservatif untuk mendorong nasabah prioritas kembali ke pasar saham.

Amanda Brownies Siapkan 3.000 Box Saat Opening Outlet Baru

Sajili 14 Dec 2020 Surya

Hariyawan Lukito, Humas dan Marketing Brownies Amanda Surabaya mengatakan, sepanjang hari pembukaan outlet baru itu, pihaknya menyediakan 3.000 box brownies. “Karena memang promo buy 1 get 1 ini khusus untuk brownies. Tapi karni juga menyediakan produk lain di outlet baru ini,” kata Hariyawan.

Pembukaan outlet baru ini sekaligus juga merayakan ulang tahun Brownies Amanda yang ke-20. jaringan roti yang berpusat di Bandung ini, telah hadir di kota Surabaya sejak tahun 2007 atau 13 tahun.

“Ke depan, kami masih melihat potensi yang besar dari konsumen kami. Nah di outlet baru ini kami juga menambah produk dengan kue basah, kue kering dan makanan khas oleh-oleh lainnya, serta, puding dan minuman dingin.” tandas Hariyawan.


Tenun Ikat untuk Edukasi

Sajili 11 Dec 2020 Surya

Kota Kediri memiliki sebuah kain khas yaitu kain tenun ikat. Itu seperti Kampung Sentra Industri tenun ikat "Medali Mas". Medali Mas merupakan sentra industri pabrik tenun ikat yang besar di Kota Kediri. Tenun ikat khas pabrik industri itu diketahui memiliki kecepatan produksi yang melebihi mesin alat tenun bukan mesin.

Kain tenun ikat khas Kediri diminati warga lokal hingga mancanegara dengan harga terendah Rp 175.000 per potong, Kerajinan tenun ikat itu telah mampu bertahan, sehingga selalu menoreh banyak penghargaan dalam setiap pameran karena unik dan mampu bersaing di era modern ini.


Mitra 10 Buka Gerai ke-38

Sajili 11 Dec 2020 Surya

Pemilik jaringan gerai ritel modern Mitra10 & ritel modern furnitur Atria, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) meresmikan gerai ke 38 di Kota Malang, Kamis (10/12). Peresmian ini menutup target gerai baru di tahun 2020 sebanyak empat gerai.

Idrus Widjajakusuma, Corporate Secretary PT CSAP, mengatakan, “Jadi pembukaan gerai baru masih on the track dan sebagai pamungkas adalah gerai ke 38 yang kami resmikan hari ini di kawasan Kebonsari, Sukun, Kota Malang” jelas Idrus di sela peresmian melalui virtual zoom meeting, Sebelumnya CSAP melakukan ekspansi ke Lombok, Bekasi dan Balikpapan pada 11 November 2020 lalu.

Selain tetap membuka gerai baru, CSAP juga agresif mengenalkan layanan belanja online melalui toko online mitra10.com dan platform Digiretail dengan Whatsapp Business di nomor 0878-0002-1010.

Erick koswara, GIM Marketing & Communications Mitra10, menambahkan, gerai mitra10 di kota Malang ini. memiliki luas selling area lebih dari 6.500 m2 yang didukung area warehouse hampir 4600 ini.


KFC Membidik Omzet Rp 7 Triliun

Sajili 11 Dec 2020 Kontan

PT Fast Food Indonesia Tok (FAST) tetap membuka peluang memperluas jaringan gerai ayam goreng KFC pada tahun depan. Sepanjang tahun ini, Fast Food Indonesia telah memiliki total 738 gerai dan berencana menambah 25 gerai lagi pada tahun depan.

Direktur PT Fast Food Indonesia Tbk, Justinus Dalimin Juwono mengemukakan, Fast Food menyiapkan dana belanja modal atawa capital expenditure (capex) sebesar Rp 320 miliar hingga Rp 350 miliar untuk memuluskan ekspansi gerai tahun depan. “Kami berharap penjualan Rp 7 triliun melalui operasional gerai yang baru dibuka dan yang akan kembali dibuka tahun depan, serta gerai existing. Dengan ini semua, kami optimistis akan menyumbang peningkatan penjualan,” jelas dia.

Hingga 30 September 2020, Fast Food menderita kerugian Rp 298,34 miliar, Di periode sama tahun lalu, FAST masih laba senilai Rp 175,70 miliar.

Tahun ini, FAST menyiapkan dana capex Rp 240 miliar untuk pembangunan empat gerai baru KFC di berbagai daerah tadi. Justinus mengakui penyerapan dana capex tidak maksimal demi menjaga cashflow sehat di masa pandemi. “Dana capex tidak dipakai semua, kami tahan dan jaga cashflow supaya terus baik. Penggunaan Rp 240 miliar ini dialokasikan untuk pembukaan gerai baru, renovasi gerai existing, hingga perbaikan mesin, “ beber dia.


Bisnis Bangke Vespa Bisa Hasilkan Puluhan Juta

Sajili 07 Dec 2020 Sinar Indonesia Baru

Bentuknya yang unik menjadi salah satu faktor menjadikan harga Vespa mahal. Bahkan rasa ingin memiliki lebih ketika sudah memiliki satu unit menjadi salah satu faktor Vespa tetap booming dari tahun ke tahun.

“Vespa merupakan scooter keluaran Italia dan yang pasti menjadi barang tua dan langka. Karena langka Vespa saat ini dan semakin banyak yang minat membeli Vespa, “ kata dia saat berbincang dengan detikcom, Kamis (3/12).

Dia mengaku cuan dari penjualan Vespa bisa mencapai puluhan juta mencontahkan, dirinya pernah membeli Vespa special 90 atau terkenal dengan PTS seharga 2,5 juta pada tahun 2008. Vespa tersebut dalam keadaan yang tidak normal atau dikenal dengan istilah bahan alias 'bangke'.

Vespa 'bangke' ini lalu direstorasi kembali untuk terlihat seperti original keluaran pabrik. Biaya yang dikeluarkan tidak menentu tergantung jenis Vespa dan tingkat kerusakan dari Vespa bahan itu sendiri.

Gunadi, salah satu pemilik bengkel restorasi Vespa mengungkapkan besaran modalnya variatif. Untuk yang paling murah, Gunadi mengatakan saat ini adalah membeli Vespa jenis PX yaitu modelnya berkisar antara Rp 3 juta sampai Rp 5 juta rupiah. Sementara untuk Vespa lambretta, Bagol mengatakan harga bahannya saja berkisar antara Rp 30 juta sampai Rp 60 juta tergantung tipenya.

Lebih lanjut mengungkapkan, faktor utama yang membuat harga Vespa semakin melambung adalah bentuknya yang unik, tidak diproduksi lagi, hingga beberapa spare partnya dari impor.


Tahun Depan BP Indonesia Buka 35 Jaringan SPBU

Sajili 07 Dec 2020 Sinar Indonesia Baru

Presiden Direktur BP-AKR Peter Molloy mengatakan bahwa pandemi Covid-19 tidak berdampak negatif terhadap program investasi perseroan. Sejumlah program investasi untuk tahun ini pun masih akan tetap berjalan.

“Tahun depan kami berencana memiliki 35 jaringan SPBU. Selain itu kami telah merencanakan operasional SPBU mini sehingga dapat diperkenalkan tahun depan. Dengan demikian, kami berharap volume penjualan kami juga akan bertambah, “ kata dia, seperti yang dilansir Bisnis, Minggu (6/12).

Adapun, sepanjang 2020, perusahaan patungan antara BP Indonesia dengan PT AKR Corporindo Tbk, itu telah membuka sebanyak 16 SPBU dengan sebaran 12 SPBU di Jabodetabek dan 4 SPBU di Surabaya. BP-AKA telah melibatkan hampir 400 orang dalam bisnis SPBU tersebut.

“Maka dari itu, dengan memperluas jaringan kami di tahun depan, kami akan memperkerjakan hampir 1.000 orang,” ungkapnya.


Finalisasi Merger Grab-Gojek, Era 'Monster Funding' Dimulai

tuankacan 04 Dec 2020 Bisnis Indonesia

Bendahara Asosiasi Modal Ventura Seluruh Indonesia Edward Ismawan Chamdani menyebut peleburan Grab Holdings Inc. (Grab) dan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) bakal menggiring minat investasi dari ekuitas swasta atau private equity (PE) dengan dana kelolaan lebih dari US$ 3 miliar. Para PE akan cenderung terpikat oleh naiknya kapitalisasi pasar dari entitas gabungan Grab-Gojek. Pasalnya, dengan kondisi finansial dan volume transaksi dua kali lebih besar setelah merger, para investor tetap memiliki peluang exit yang cukup terbuka seiring dengan membesarnya kapitalisasi perusahaan.

Grab menawarkan kepada Gojek 30% saham di entitas hasil merger. Namun, manajemen Gojek dan pemegang saham dikabarkan meminta porsi lebih dengan pertimbangan tingginya penetrasi Gojek di Indonesia yang merupakan pasar terbesar Asean. Grab dan Gojek merupakan startup aplikasi super dengan persaingan valuasi dan pendanaan paling sengit di Asia Tenggara. Saat ini, valuasi Grab ditaksir mencapai US$ 14 miliar, sedangkan Gojek sekitar US$ 10 miliar.

Dalam kaitan itu, hilangnya kompetisi antara Grab dan Gojek jika keduanya mengambil langkah merger dinilai bakal melancarkan upaya perusahaan untuk melakukan penawaran publik perdana atau initial public offering (IPO). Hal tersebut tidak terlepas dari makin mudahnya perusahaan dalam mengatur peta jalan profitabilitas sebagai efek dari terjadinya merger. Dari sudut pandang investor, terjadinya merger dapat membuat perusahaan bisa fokus untuk melakukan pengembangan produk maupun menyusun rencana bisnis ke depan.

Salah satu sumber Bloomberg mengatakan saat ini pimpinan puncak kedua belah pihak tengah menuntaskan detail akhir kesepakatan peleburan tersebut. CEO Softbank Group Corp. Masayoshi Son selaku salah satu investor Grab juga turut bergabung dalam pembicaraan tersebut. Jika keduanya bergabung, salah satu pendiri Grab, Anthony Tan akan menjadi CEO dari entitas merger tersebut. Sementara itu, eksekutif Gojek akan menjalankan bisnis gabungan baru di Indonesia dibawah nama Gojek.

Mencermati Efek Merger Gojek dan Grab

Sajili 04 Dec 2020 Kontan

Dua perusahaan super app, yakni Grab asal Singapura dan Gojek asal Indonesia disebut-sebut sudah mencapai titik temu untuk melaksanakan merger. Jika merger terwujud, aset kedua perusahaan decacorn itu bisa mencapai USS 24 miliar atau Rp 336 triliun (kurs Rp 14.000 per dollar AS).

Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita menyebutkan, pihaknya tak dapat menanggapi isu merger antara Gojek dan Grab seperti beredar di pasar dan berbagai media massa.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira menilai, wacana merger antara Grab dan Gojek dapat menguntungkan karena masing-masing perusahaan memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Masing-masing kelebihan bisa digabungkan, imbuh dia.

Selain itu, apabila merger berhasil, Grab maupun Gojek bisa ekspansi di segmen dompet digital yang mengarah pada pengembangan ekosistem fintech di masa mendatang, Ini mengingat Grab mengusung Ovo, sementara Gojek memiliki Gopay sebagai penyedia dompet digital di masing-masing aplikasi.

Terlepas dari itu, rencana merger antara Grab dan Gojek juga dapat mengancam iklim transportasi online di Indonesia. Sebab, tanpa ada merger pun, Grab dan Gojek sudah dominan di bisnis transportasi online nasional. Jika rencana itu terealisasi, bukan tak mungkin muncul persaingan tidak sehat akibat bisnis yang terkesan dimonopoli.

Pengamat Transportasi dan Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno minta pemerintah berperan mengawasi kinerja Grab dan Gojek, terutama saat keduanya merger.

 


Pukulan Bertubi-Tubi bagi Pebisnis Pariwisata

ayu.dewi 03 Dec 2020 Kontan

Hingga kuartal III-2020, rata-rata okupansi hotel secara nasional di level 30%. Angka ini sudah lumayan ketimbang saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan pada Maret lalu. Waktu itu, tingkat okupansi hotel berada di bawah 30%, bahkan menyentuh 5%-10%.

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran menilai, kebijakan pengurangan cuti sangat mendadak. Konsekuensinya, pelaku industri pariwisata akan kehilangan potensi pendapatan. Banyak tamu yang menuntut uang kembali. “Nah, mengembalikan uang konsumen itu bukan perkara mudah di bisnis perhotelan, karena prosesnya cukup panjang,” ungkap Maulana, kemarin (2/12).

Bukan hanya itu, para pengelola hotel harus membanting tarif sewa kamar. Menurut survei PHRI, harga jual kamar atau average room rate (ARR) pada periode long weekend umumnya naik 20%-30% dari tarif reguler menjadi Rp 600.000-Rp 650.000. Namun di lapangan, rata-rata ARR justru merosot hingga level Rp 350.000.