Bisnis
( 690 )PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN : KRISIS IKLIM INTAI BISNIS
Isu perubahan iklim saat ini tengah menjadi perhatian global, baik kalangan pemimpin negara dan para pelaku bisnis. Sejumlah aspek yang menyangkut transisi energi, ketahanan pangan, kesehatan, ketersediaan hunian layak, dan lainnya, diusung untuk mendukung keberlanjutan. Kalangan pemimpin bisnis global memberi perhatian serius terhadap isu perubahan iklim. Survei yang dilakukan oleh Pricewaterhouse Coopers (PwC), memberi gambaran terhadap strategi bisnis para eksekutif dalam mengelola isu-isu perubahan iklim. Survei yang dilakukan oleh PwC itu menjangkau 4.410 CEO global yang mayoritas merupakan pemimpin bisnis dengan pendapatan tahunan di atas US$100 juta. Dalam kajian yang dirilis pada akhir 2022, mayoritas CEO global tengah menyiapkan strategi dalam berbagai isu perubahan iklim, seperti pengurangan emisi karbon, inovasi terhadap produk-produk ramah lingkungan serta dapat didaur ulang, dan lain sebagainya. Menurut kalangan pemimpin bisnis global itu, perubahan iklim berdampak pada sejumlah aktivitas bisnis mulai dari rantai pasok, struktur biaya, dan aset fisik. Dari tiga hal tersebut, struktur biaya memiliki dampak paling merata baik dari skala sedang hingga kompleks akibat perubahan iklim. Para pemimpin bisnis di Indonesia, terutama dari eksekutif muda dan pewaris usaha, turut mencermati isu perubahan iklim sebagai strategi dalam mengelola bisnis ke depan dengan melakukan berbagai inovasi. PT Blue Bird Tbk., korporasi yang bergerak di layanan transportasi terlihat sangat serius dalam upaya menekan emisi karbon lewat serangkaian uji coba kendaraan berbasis baterai (electric vehicle) sebagai armada layanan ke konsumen.Menurut Wakil Direktur Utama Blue Bird (BIRD) Sigit Djokosoetono, pihaknya telah melakukan terobosan dalam uji coba penggunaan kendaraan listrik dalam kurun 4 tahun terakhir. Selain berencana melakukan pengadaan jangka panjang, katanya, sejumlah inisiatif pengurangan emisi karbon mulai dilakukan dari peluncuran panel surya sebagai penyuplai energi, penambahan charging station, serta penambahan jumlah armada berbahan bakar compressed natural gas (CNG).
Kelompok bisnis Bakrie Group juga cukup aktif dalam melakukan inisiasi perubahan iklim, utamanya dengan inisiatif awal di bisnis-bisnis utama yang dijalankan grup bisnis. Menurut Direktur Utama PT Bakrie Power yang juga CEO Helio Synar Energi, Ronald Nehemia Sinaga, sasaran dari transisi energi dimulai dari tiga titik, yaitu electric mobility, renewable energy, dan sustainable housing. “Kami percaya kalau tiga ini bisa terjadi, semua dalam grup akan terbawa untuk ikut menjadi lebih hijau,” katanya kepada Bisnis, Jumat (15/9). Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) Pandu Patria Sjahrir menyatakan pengembangan energi ramah lingkungan menjadi triple bottom line TBS Energi Utama yang mengedepankan people, planet, dan profit. Hal itu sejalan dengan semangat mengedepankan isu-isu perubahan iklim dalam tata kelola korporasi ke depan. Pandu bercerita salah satu yang akan terus diperbesar kapasitasnya di sektor kelistrikan adalah pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT). Langkah itu juga sejalan dengan rencana PT PLN (Persero) yang memperbesar porsi pembangkit listrik berbasis EBT. Pandu yang juga menjabat sebagai Komisaris CarbonX menilai bursa perdagangan karbon memiliki mekanisme seperti halnya perdagangan saham dengan menghitung jenis karbon yang dihasilkan per tahun dari sejumlah perusahaan. Harganya akan ditentukan melalui pihak yang dipercaya melakukan verifikasi. Dalam ajang Indonesia Sustainability Forum (ISF) yang berlangsung di sela-sela Konferesni Tingkat Tinggi (KTT) Asean di Jakarta awal bulan ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan menyatakan krisis iklim dan kerusakan lingkungan merupakan pekerjaan bersama seluruh negara-negara di dunia. Dia menyampaikan bahwa setiap negara memiliki peran sendiri dalam mengatasi krisis iklim melalui upaya dekarbonisasi. Setiap negara, kata Luhut, harus menyadari kenyataan bahwa mereka memiliki kapasitas, kompatibilitas, dan batasan berbeda untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.
Kans Kecipratan Cuan Perdagangan Karbon
JAKARTA – Hadirnya bursa karbon dalam waktu dekat diperkirakan semakin mendorong minat investor untuk masuk langsung ke emiten-emiten yang mengedepankan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola alias ESG. Sektor usaha yang berpotensi kecipratan dampak dari perdagangan karbon tersebut salah satunya adalah emiten energi terbarukan.
"Bisnis-bisnis yang ramah lingkungan berpotensi mendapat dampak yang cukup baik dari pengembangan bursa karbon," ujar analis Infovesta Utama, Arjun Ajwani, kepada Tempo pada akhir pekan lalu. Ia memperkirakan likuiditas emiten yang bisa memanfaatkan kehadiran bursa tersebut melonjak. Dengan demikian, hal ini akan menjadi daya tarik bagi investor domestik dan asing untuk melirik perusahaan-perusahaan tersebut.
Awal bulan ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis Peraturan OJK Nomor 14 Tahun 2023 tentang Perdagangan Karbon Melalui Bursa Karbon. OJK menargetkan perdagangan perdana di bursa karbon bisa terselenggara pada 2023. Namun pelaksanaan perdagangan tersebut masih memerlukan sinergi antara sistem informasi bursa dan sistem registrasi karbon nasional. Menyitir Peraturan OJK Nomor 14 Tahun 2023, unit karbon yang diperdagangkan wajib lebih dulu terdaftar di Sistem Registrasi Nasional Pengendalian Perubahan Iklim, selain terdaftar di bursa karbon. (Yetede)
Menjaga Bara Bisnis Ventura
JAKARTA – Para pengelola modal ventura dianggap masih memiliki peluang untuk bertahan di tengah tekanan bisnis digital. Direktur Center of Economics and Law Studies, Bhima Yudhistira Adhinegara, mengatakan bahwa sektor harus konsisten menghimpun dan menyalurkan dana agar tetap sehat.
Salah satu strategi yang bisa dilakukan jika usaha rintisan atau startup yang dibiayai terus merosot, kata Bhima, perusahaan modal ventura bisa menawarkan kepemilikan saham kepada investor lain (private offering). “Cara ini menjadi salah satu alternatif. Para pengelola modal ventura pun bisa mendorong startup potensial segera melantai di pasar modal,” tuturnya kepada Tempo, kemarin, 23 Agustus 2023.
Menurut Bhima, inkubasi atau program pendampingan yang disediakan para penyokong modal ventura menjadi lebih ketat sejak masa pandemi. Saat ini, dia meneruskan, para penyokong dana hanya melirik startup yang dibutuhkan oleh pasar. Model bisnis penggenjot promosi—sering diistilahkan sebagai bakar uang—juga dianggap tak lagi menarik bagi investor. (Yetede)
Makin Tren Berjualan Langsung
Tren penjualan live streaming memunculkan bisnis dan profesi baru, yaitu layanan digital marketing live shopping dan pemandunya.Dalam bilik warna-warni, tiap pemandu bercuap manis mempromosikan produk milik pelaku usaha dari kantor Social Bread di Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa lalu. Beragam produk, dari fashion, perhiasan, kecantikan, makanan, gadget, hingga panci, ditawarkan kepada calon pembeli yang menonton live streaming di mana pun. Layanan belanja daring secara langsung seperti ini sedang diminati penjual untuk memasarkan produk mereka. Dengan anggaran terbilang murah, pelaku usaha dapat menjangkau target pasar yang melek media sosial.Bahkan bukan pelaku usaha kecil dan menengah saja, sejumlah perusahaan terkenal pun mulai melirik metode penjualan ini. Menurut peneliti ekonomi digital dari Institute for Development of Economics and Finance, Izudin Farras, penjualan dengan live streaming efektif meningkatkan pemasaran dan penjualan karena interaksi langsung dapat terjadi antara penjual dan pembeli meski jarak keduanya berjauhan. Tren marketing dengan live streaming ini memunculkan profesi baru, yaitu host live streaming. (Yetede)
LPK ISH Sales Promotion, Solusi Unggul Mendukung Persaingan Bisnis di Era Modern
PT Infomedia Solusi Humanika (ISH) meluncurkan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) ISH Sales Promotion pada 3 Agustus 2023, bertempat di Graha ISH. Program pelatihan ini hadir sebagai solusi unggul untuk meningkatkan keterampilan soft skill para tim Sales Promotion di berbagai industri, guna menghadapi persaingan bisnis di era modern.
Di tengah era bisnis yang semakin kompetitif, kini kebutuhan akan tenaga kerja Sales Promotion menjadi semakin krusial. Banyak perusahaan akan mencari Sales Promotion dengan kemampuan selling yang mumpuni serta komunikasi yang efektif. LPK ISH Sales Promotion telah didesain khusus oleh PT. Infomedia Solusi Humanika untuk memberikan semua materi yang dibutuhkan oleh para sales promotion agar dapat menghadapi tantangan di berbagai industri.
Program pelatihan ini memberikan wawasan mendalam terkait skill promosi, mulai dari memahami kebutuhan konsumen, kemampuan presentasi produk, negosiasi, melatih kepercayaan diri lewat penampilan dan komunikasi, serta banyak aspek lain yang tentu akan sangat bermanfaat bagi seorang Sales Promotion. Dengan penjabaran materi yang komprehensif ini, para Sales Promotion diharapkan akan menjadi lebih kompeten dalam memenuhi kebutuhan konsumen. (Yetede)
MIDI Agresif Ekspansi Gerai Baru
Emiten pengelola gerai Alfamidi dan Lawson, PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) menargetkan pertumbuhan pendapatan di semester II ini tetap
dobel digit, seperti yang dicapai pada semester I 2023.
Untuk menopang target, MIDI masih gencar membuka jaringan gerai baru. "Kami terus melanjutkan ekspansi dengan menargetkan 150-200 gerai Alfamidi dan 500 gerai Lawson di 2023 (setahun penuh)," kata Suantopo Po,
Corporate Secretary
MIDI kepada KONTAN, Kamis (10/8).
Pasalnya, jumlah gerai Lawson selama 10 tahun terakhir stagnan di angka 65 gerai. Hingga semester I-2023, Lawson mencatatkan pembukaan gerai terbanyak dibandingkan gerai MIDI lainnya, yaitu 250 gerai. Perinciannya, 102 gerai
standalone
alias berdiri sendiri dan 148 gerai
store-in-store
atau berada dalam gedung lain.
Khusus untuk pembukaan gerai Lawson, MIDI menganggarkan belanja modal (capital expenditure
/capex) sebesar Rp 600 miliar, dari total belanja modal Rp 1,6 triliun. Setiap satu gerai Lawson membutuhkan capex yang lebih kecil dibandingkan gerai Alfamidi, yaitu rata-rata Rp 2 miliar untuk
standalone
(Alfamidi rata-rata Rp 3 miliar) dan Rp 500 juta untuk
store-in-store.
Dari sisi
merchandising, MIDI menyediakan produk yang lebih lengkap untuk memaksimalkan area penjualan dan optimalisasi margin dengan harga yang kompetitif. Dari sisi pemasaran, MIDI melanjutkan strategi pemasaran yang komprehensif.
Sejatinya, aksi ekspansi MIDI yang agresif sepanjang tahun ini tak terlalu mengejutkan. Pasalnya, meski telah terjadi perubahan perilaku berbelanja masyarakat melalui
online, namun faktanya belanja
offline
masih diminati, khususnya di kawasan yang dekat dengan tempat tinggal.
Cegah TPPO Butuh Peran Sektor Bisnis
Pencegahan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO membutuhkan peran sektor bisnis. Selain mesti menjamin seluruh rantai pasok mereka bebas dari eksploitasi manusia, pengusaha dengan sumber dayanya juga dapat turut membantu pencegahan bersama pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya, termasuk yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi. Pelaku perdagangan orang kian inovatif memanfaatkan kemajuan teknologi, salah satunya menjebak korban terlibat penipuan daring. Modus itu sedang marak di Asia Tenggara. ”Keuntungan tak boleh didapat dengan mengorbankan hak asasi dan martabat manusia,” kata Menlu Retno LP Marsudi dalam Government and Business Forum (GABF) Tech Forum 2023, Kamis (10/8) di Denpasar, Bali.
GABF merupakan kolaborasi pemerintah dengan pengusaha dari negara anggota Bali Process. Bali Process on People Smuggling, Trafficking in Persons and Related Transnational Crime, merupakan forum kerja sama untuk membahas isu perdagangan orang, penyelundupan manusia, dan kejahatan terkait lainnya di kawasan. Pemerintah RI dan Australia menginisiasi Bali Process pada 2002. Forum itu kini memiliki 49 anggota, terdiri dari 44 negara dan sejumlah organisasi internasional. Mulai 2017 pelaku usaha turut dilibatkan dalam GABF. Ketua bersama dari pemerintahan adalah Menlu RI dan Menlu Australia. Adapun ketua bersama dari pebisnis adalah pengusaha Garibaldi Thohir dan pengusaha Australia, Andrew Forrest. Retno menyebutkan, Pemerintah RI sudah menangani lebih dari 2.800 kasus warga negara Indonesia yang terjebak jaringan penipuan daring. ”Hampir 40 persennya korban perdagangan manusia,” ujarnya.
Karena pelaku memanfaatkan teknologi untuk merekrut dan mengeksploitasi korban, teknologi mesti digunakan pula untuk pencegahan. Retno meminta entitas bisnis bidang teknologi membantu menangkal iklan pekerjaan fiktif di dunia maya yang mengarahkan calon korban ke aktivitas penipuan daring, mendorong kewaspadaan warganet dalam menggunakan media sosial, serta mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas berbasis teknologi. Bisnis juga bisa berkontribusi dalam penanganan saat ada kasus. Caranya, kata Retno, dengan memberikan akses ke pelantar (platform) teknologi bagi aparat penegak hukum yang sedang menangani kasus penipuan daring beserta TPPO. (Yoga)
Komoditas dan Perbankan Masih Dominan
Booming
komoditas dan transisi paska Covid-19 berhasil melambungkan kinerja bisnis sejumlah perusahaan di tahun lalu. Setelah berdarah-darah selama hampir tiga tahun terhantam pandemi, sejumlah perusahaan mampu membalikkan kinerja bisnisnya dari buntung menjadi untung.
Bahkan, beberapa perusahan berhasil mengantongi cuan jumbo sepanjang tahun lalu. Berdasarkan riset KONTAN, ada 10 perusahaan yang tercatat punya laba jumbo di tahun 2022 lalu.
Hal menarik yang bisa dicermati dari daftar itu, kebanyakan dari mereka bergerak di sektor komoditas. Mereka antara lain PT Pertamna Hulu Energi, PT Freeport Idonesia, PT Adaro Energy Tbk, PT Bayan Resources Tbk, serta holding dari BUMN pertambangan, Mind ID.
Selain sektor komoditas, perbankan juga sukses memoles kinerjanya hingga tampil ciamik. Seiring pulihnya aktivitas ekonomi itu, sektor perdagangan dan manufaktur juga ikut ketiban berkah.
Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta menilai, ada beberapa faktor yang membuat laba bersih perusahaan tersebut menjulang tinggi.
Sementara kinerja mentereng sektor perbankan ditopang pertumbuhan kredit sepanjang 2022. Di saat yang sama, emiten perbankan juga mampu menjaga batas
non performing loan
(NPL) atau kredit kurang lancar. Alhasil, bank-bank dengan laba jumbo bisa lebih leluasa melakukan ekspansi kredit.
Direktur Eksplorasi PT Pertamina Hulu Energi, Muharram Jaya Penguriseng, bilang, di tahun ini pihaknya mengejar target temuan sumber daya migas setidaknya sebesar 289 juta barel setara minyak atau
million barrel of oil equivalen
(MMBOE).
"Dari target 289 MMBOE, per Juni sudah punya 117 MMBOE dan beberapa masih dalam proses validasi," ujarnya ke KONTAN, pekan lalu.
VP Corporate Communication Telkom, Andri Herawan Sasoko mengatakan, capaian laba bersih Telkom tak lepas dari fokus perusahaan mempercepat langkah transformasi, dengan strategi utama
Five Bold Moves. Selain juga berupaya meningkatkan kualitas layanan lewat pengembangan infrastruktur digital.
Momentum Investasi Arloji Mewah
Kenaikan bunga acuan The Federal Reserve juga berdampak pada performa pasar jam tangan mewah. Indeks WatchCharts, yang melacak harga 60 arloji dari merek terkenal termasuk Rolex, Patek Philippe hingga Audemars Piguet, turun 32% dari puncaknya Maret 2022. Indeks terpisah untuk model Rolex saja, turun 27% dibandingkan periode yang sama.
Harga arloji termahal turun paling tajam. Harga arloji antara US$ 50.001 dan US$ 100.000 turun lebih dari 15% selama 12 bulan terakhir. Sementara harga arloji antara US$ 10.001 dan US$ 20.000 turun 10,4%. Arloji dengan kisaran harga US$ 5.001-US$ 10.000 turun 6,8%.
Suku bunga yang merangkak naik memicu kekhawatiran akan penurunan ekonomi. Alhasil, mendorong investor untuk mengurangi pengeluaran barang mewah. Pengunjung termasuk para kolektor jam tangan mewah sibuk melihat-lihat dan sesekali bertanya dan bernegosiasi harga. Menurut Andre, anggota JWX, harga jam tangan mewah bukan turun, tapi kembali ke harga sebelum 2021.
Pasalnya, tahun 2021 sampai dengan awal 2022 harga jam tangan mewah naik secara signifikan. Dia mencontohkan, harga jam tangan Rolex dengan Submarine with Date harganya melonjak jadi Rp 250 juta. Padahal, sebelumnya harga di antara Rp 140 juta - Rp 150 juta.
Jika ditarik dari periode Januari - Agustus 2023, harga jam tangan mewah sudah berada di level bottom. Dengan begitu, Andre berpandangan saat ini merupakan waktu yang tepat untuk membeli dengan tujuan untuk digunakan.
Sementara jika tujuan untuk investasi, ia menilai masih sangat tricky. Sebab, keadaan ekonomi dan politik tidak terlalu positif, baik di dalam maupun luar negeri.
Pascapandemi, Bisnis Waralaba Kian Bergairah
Setelah pandemi Covid-19 mereda, bisnis waralaba kembali bergairah. Bahkan, ada yang tumbuh sekitar 7 persen per tahun. Hal ini dikatakan Ketua Asosiasi Franchise Indonesia Anang Sukandar dalam pembukaan pameran Info Franchise dan Business Concept di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (28/7/2023). Anang menuturkan, pada kuartal II-2022, waralaba kembali menggeliat, terutama sektor ritel dan kuliner. Sektor potensial lainnya juga bergerak, seperti apotek, minimarket, dan toko elektronik. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Membuat QRIS Semakin Perkasa
09 Aug 2022 -
Peran Kematian Ferdy Sambo dalam Kematian Yosua
10 Aug 2022 -
Salurkan Kredit, Bank Digital Mulai Unjuk Gigi
29 Jun 2022 -
Penerimaan Negara Terbantu Komoditas
14 Jun 2022









