;

Emas Olimpiade Rizki Juniansyah

Yoga 10 Aug 2024 Kompas (H)

Lifter kebanggaan Indonesia, Rizki Juniansyah, membuktikan bahwa rezeki tidak akan tertukar. Tidak ada yang percaya pria 21 tahun itu akan tampil di Olimpiade Paris 2024 pada enam bulan lalu, termasuk dirinya. Namun, dia menjadi lifter pertama Indonesia yang meraih medali emas dalam sejarah panjang Olimpiade. Rizki langsung menjatuhkan diri, tidur telentang di panggung South Paris Arena seusai sukses memecahkan rekor Olimpiade angkatan clean and jerk 199 kilogram. Dia berteriak sekeras mungkin dengan mata terpejam. Medali emas sudah dalam genggamannya, tetapi dia masih terus memproses semua yang terjadi. Realita dan mimpi terasa begitu samar.

”Saya tidak menyangka bisa ke Olimpiade dan punya kesempatan meraih emas. Apalagi dengan musibah usus buntu, saya sempat putus asa beberapa bulan. Saya bangkit karena orang-orang di sekeliling saya, termasuk ayah dan mama,” kata lifter kelas 73 kg itu yang mencatat total angkatan 354 kg, termasuk snatch 155 kg. ”Indonesia Raya” berkumandang kedua kali pada Kamis (8/8) waktu Paris atau Jumat dini hari WIB. Rizki mengambil sikap hormat di podium tertinggi. Dia menyanyi dengan lantang. Selama prosesi sakral itu, matanya berkaca-kaca. Semua sakit, lelah, khawatir, ketidakpastian yang dijalani sang lifter selama setahun terakhir terbayar lunas.

Kegagahan Rizki ketika mengangkat beban berkuintal-kuintal luntur seketika. Tangisnya tumpah saat mendekap sang ibu, Yeni Rohaeni Durachim, yang duduk di tribune. Ibunya mencium kening, mengusap-usap rambut Rizki. Itulah sosok Rizki sebenar-benarnya, ”anak mama” yang selalu percaya rezeki ada di dalam restu ibu. Rezeki itu misterius. Tidak ada yang tahu bagaimana cara kerjanya. Siapa sangka, juara bertahan dua kali asal China, Shi Zhiyong, tersungkur di Paris. Shi begitu gagah dalam angkatan snatch dan sudah unggul 10 kg atas Rizki di sesi pertama. Namun, dia gagal mengeksekusi seluruh angkatan clean and jerk. Shi tereliminasi. Padahal, dia hampir pasti meraih emas jika mampu mengangkat sekali saja angkatan clean and jerk dari tiga kali percobaan.

”Dewi Fortuna” seolah membelai Rizki. ”Itu memang rezekinya Rizki,” kata manajer tim angkat besi Indonesia, M Rusli, yang juga merupakan teman akrab ayah Rizki, M Yasin. ”Terharu, sangat-sangat terharu,” kata Rizki saat ditanya perasaan seusai mengalahkan sang idola. ”Dia juga teman baik saya. Dia harus diakui lebih senior, sudah tiga kali Olimpiade dan dapat dua emas. Jadi saya tadi tidak mendoakan hal-hal jelek untuk dia, tetapi mendoakan yang terbaik untuk saya. Bismillah Allah beri kesempatan,” lanjutnya. Seusai memastikan emas, hal pertama yang dilakukan adalah mencium barbel. Lalu memberi hormat ke seluruh sisi tribune. Bagi orang-orang di dunia angkat besi, Rizki adalah sosok yang hangat dan bersahabat. Dia bagai Matahari yang selalu dinanti. (Yoga)


Rizki Juniansyah, Si Lifter ”Nakal” Ajaib

Yoga 10 Aug 2024 Kompas (H)

Bagi orang terdekat yang mengenal Rizki Juniansyah, kata pertama yang menggambarkannya adalah ”nakal”. Di usia muda, 21 tahun, dia masih senang bergaul dan melakukan  berbagai aktivitas di luar pemusatan latihan nasional untuk aktualisasi diri. Hobinya beraktivitas ekstrem motokros atau touring, sering membuat orang terdekat khawatir. Seperti sang pelatih yang juga kakak ipar Rizki, Triyatno. ”Kadang takut juga, kalau motoran kenapa-kenapa. Jadi, kalau bisa saya temani, saya selalu ikut,” kata olimpian Beijing 2008 dan London 2012. Rizki suka bergadang, baru tidur saat hari berganti. Jika tidur cepat, kepalanya pusing saat berlatih pagi hari. Para pelatih terpaksa memaklumi kebiasaan tidur ”malam” itu demi suasana hati sang atlet. Dia juga tidak suka meminum suplemen penambah nutrisi yang diberikan untuk lifter. Rizki lebih suka ngopi dan minum minuman manis kalengan seusai latihan.

Triyatno harus mengawasi kebiasaan sang adik agar tak ada zat yang bisa terindikasi doping. ”Aku sukanya yang manis biar habis latihan bisa segar lagi. Tetapi, enak-enak saja badannya tiap latihan. Kalau lagi (suasana hati) enak sampai berjam-jam juga tidak capek. Malah mau nambah terus,” kata Rizki. Sulit mengatur Rizki. Dia adalah anak ajaib yang sudah seharusnya diperlakukan berbeda. Sang ibu, Yeni Rohaeni Durachim, mengandung 12 bulan sebelum melahirkan Rizki. Dokter sampai bingung, kenapa anak itu tak kunjung lahir, padahal sudah melewati masa kelahiran normal. Kondisi tubuhnya terbilang ajaib. Rizki selalu makan ”sembarangan”, tidak diet, tetapi kadar lemaknya terjaga di bawah 5 %. Sementara, lifter lain harus mati-matian diet untuk menjaga kadar lemak dan berat badan. Dia juga semakin kuat saat berlatih di sesi kedua pada sore hari, ketika banyak lifter lemas.

Keajaiban itu pula yang terpancar di Olimpiade Paris 2024. Atlet asal Kota Serang, Banten, itu menjadi lifter Indonesia pertama yang meraih emas di Olimpiade. Padahal, dia masih berjibaku dengan bekas operasi usus buntu dan tidak dijagokan lolos ke Paris pada awal 2024. Tapi, Rizki dikenal sebagai anak yang baik dan ramah kepada semua orang. Dia disenangi petinggi dan lifter-lifter lain di dunia angkat besi internasional, karena wataknya yang suka mengobrol dan murah senyum. Rizki memang gagah di atas panggung. Ratusan kg beban bisa diangkat dengan mudah. Namun, Rizki sangat seganan terhadap sang ayah. Yasin sangat disiplin mendidik Rizki untuk menjadi lifter nasional. Rizki memilih sendiri jalan itu. Sang ayah ingin anaknya berkomitmen. Saat dilatih sang ayah sejak kecil, Rizki tak pernah berani menawar atau mengeluh. Dia memilih memendam meski kadang latihan itu terasa sangat melelahkan. Rizki berkata, sang ibu merupakan sumber dukungan paling utama.

Sementara sang ayah merupakan sumber inspirasinya. Ia bergantung pada ibunya dan segan dengan sang ayah yang merupakan mantan lifter nasional Muhammad Yasin. Sebelum ke Paris, Rizki sempat meminta sang ibu untuk datang ke pelatnas Mess Kwini. Yeni menginap karena anaknya belum boleh pulang, sedang dalam persiapan intens jelang Olimpiade. Kata Yeni, Rizki masih seperti bocah saat bersamanya. Tidur saja harus Sambil memeluk. Bisa dibilang, dia ”anak mama”. ”Semua ada ditelapak kaki mama. Berkah bisa sukses di pertandingan. Mama adalah pendukung nomor satu. Aku di sini karena rencana yang sudah dibuat ayah. Hasil ini seperti yang sudah dicanangkan ayah di laptop. Aku hanya mengikuti itu,” kata Rizki yang dilatih sang ayah sampai akhir tahun lalu. Yasin keluar sebagai pelatih pelatnas karena kondisi kesehatan, digantikan Triyatno, yang berperan sebagai kakak dan teman saat bersamaan. Hasilnya Emas Olimpiade untuk si Anak “Nakal” yang ajaib. (Yoga)


Obat Generik dan Obat Paten Berkualitas Sama

Yuniati Turjandini 10 Aug 2024 Investor Daily (H)
Obat generik dan obat generik bermerek (OGB) yang kini menguasai  90% pasar domestik dipastikan berkualitas baik dan setara dengan obat paten. Oleh sebab itu, masyarakat tak perlu meragukan kualitas obat generik. Sebab, pada dasarnya, khasiat dan kandungan  obat generik dan OGB sama seperti obat paten atau origanitor  yang telah habis masa patennya. Selain itu, obat generik yang dipasarkan harus melalui uji bioekuvalensi oleh BPOM. Dalam dunia farmakokinetika, bioekuivalen jika memilih efek yang sama ke manusia. Uji Bioekuivalen merupakan pengujian yang dilakukan pada manusia untuk membandingkan bioavalabilitas atau farmakodinamik antara obat uji dengan obat komparator untuk mengetahui apakah khasiatnya sama. Memastikan kualitas obat generik berperan penting, mengingat penyediaan obat aman dan efektif adalah komponen kunci infrastruktur kesehatan suatu negara. (Yetede)

2025, Aset Kripto dan Digital Dibawah Kekuasaan OJK

Yuniati Turjandini 10 Aug 2024 Investor Daily (H)
OJK tengah mempersiapkan diri untuk mengambil alih pengaturan dan pengawasan aset keuangan digital, termasuk aset kripto, dari Bappeti, yang akan efektif pada Januari 2025. Kebijakan ini sesuai dengan mandat Undang-Undang (UU) P2SK tentang Pengaturan dan Pengawasan bagi aset keuangan digital, termasuk aset kripto. "Dalam UU tersebut diamanatkan bahwa peralihan tugas kewenangan dari otoritas pengatur dan pengawas saat ini yaitu Kemendag Bappeti akan dilakukan selambatnya dua tahun setelah resmi efektif berlakunya UU P2SK yang diberlakukan pada 12 januari 2023" ujar Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital Kripto Hasan Fawzi. (Yetede)

Penyaluran Pembiayaan Multifinance

Yuniati Turjandini 10 Aug 2024 Investor Daily (H)
Penyaluran Pembiayaan perusahaan mulitifinance diproyeksikan tumbuh sekitar 10-12% sampai akhir 2024. Hal ini seiring  dengan tren penyaluran pembiayaan yang terus  meningkat, sekalipun ditengah kondisi daya beli masyarakat yang relatif menurun, suku bunga yang masih tinggi, serta depresiasi nilai tukar rupiah. OJK menyebut, penyaluran pembiayaan kendaraan bermotor hingga Juni 2024 mencapai Rp402,43 triliun, meningkat 11,91% yoy. "Penyaluran pembiayaan kendaraan bermotor per Juni 2024 meningkat 11,91% yoy menjadi Rp402,43 triliun," kata Kepala Esekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan lainnya OJK Agusman. Sementara piutang pembiayaan perusahaan multifinance, kata dia kembali tumbuh sebesar 10,72% yoy pada Juni 2024 menjadi Rp492,17 triliun. (Yetede)

Energi Buy-back Saham Rp 1 T

Yuniati Turjandini 10 Aug 2024 Investor Daily (H)

PT Harum Energy Tbk (HRUM) akan melakukan pembelian kembali (buyback) saham perseroan dengan nilai maksimal Rp 1 triliun. Aksi korporasi ini diharapkan dapat mendukung likuiditas perdagangan saham perseroan agar lebih mencermin kondisi fundamental perusahaan. "Perseroan meyakini bahwa pembelian saham akan bermanfaat pada perusahaan dan para pemegang saham," kata Manajemen Hukum Energy dalam prospektus yang dipublikasikan. Perseroan berencana  meminta persetujuan, aksi buyback tersebut dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 17 Agustus 2024.

Dengan periode pembelian  kembali saham direncanakan pada 18 September 2024-September 2025. "Sehubungan dengan pelaksanaan pembelian kembali saham, perseroan akan menganggarkan sejumlah dana yang berasal dari akun saldo laba per tanggal 30 Juni 2024. Dana yang dianggarkan perseroan dalam rangka pembelian kembali saham maksimal sebesar Rp 1 triliun, termasuk untuk biaya transaksi, biaya pedagang perantara, dan biaya lainnnya sehubungan dengan pelaksanaan pembelian kembali saham," tulis manajemen Harum Energy. (Yetede)

Penjualan Eceran Juli Meningkat

Yuniati Turjandini 10 Aug 2024 Investor Daily
Bank Indonesia (BI) mencatat, kinerja penjualan eceran pada Juli 2024 diprakirakan meningkat. Hal ini tercermin dari indeks penjualan Riil (IPR) Juli 2024 yang diprakirakan mencapai 212 atau secara tahunan tumbuh 4,3% secara yoy. "Meningkatnya penjualan eceran didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau, serta subkelompok sandang," jelas Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan tertulis. Secara bulanan, penjualan eceran diprakirakan mengalami kontraksi  pertumbuhan sebesar 7,4% secara month to month (mtm), lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tumbuh 0,4% (mtm). Secara bulanan, penjualan eceran diprakirakan mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 7,4% secara mtm, lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tumbuh 0,4% (mtm). (Yetede) 

Bengkak APBN karena Insentif ASN

Yuniati Turjandini 10 Aug 2024 Tempo
Pemerintah punya beragam iming-iming insentif untuk aparatur sipil negara (ASN) yang bakal bertugas di Ibu Kota Nusantara (IKN). Teranyar, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengumbar bakal ada insentif buat pejabat setingkat eselon I sebesar Rp 100 juta. 

Rencana tersebut terungkap saat Analis Kebijakan Utama Kedeputian Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian PANRB, Arizal, bicara dalam forum ASN Fest 2024 pada 3 Agustus 2024. Menurut dia, insentif itu berupa tunjangan kerja untuk mendukung kehidupan di IKN. "Di sana sekolah internasional, rumah sakit internasional. Bagaimana mau bayar mereka kalau tidak ada tambahan (pendapatan)?" ujarnya. 

Arizal menyatakan insentif untuk ASN yang pindah tugas ke IKN sangat krusial. "Sangat tidak menarik buat ASN untuk mau pindah ketika tidak diperhatikan insentifnya." Pernyataan yang sama pernah dilontarkan Presiden Joko Widodo pada tahun lalu. "Kalau enggak ada ini (insentif), alot pasti (pemindahan ASN ke IKN)," tuturnya saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Korpri 2023 pada 3 Oktober 2023. (Yetede)

Prestasi yang Tidak Memuaskan Bulu Tangkis di Olimpiade Paris

Yuniati Turjandini 10 Aug 2024 Tempo
PRESTASI bulu tangkis Indonesia terpuruk di Olimpiade Paris 2024. Hanya meraih satu medali perunggu dari Gregoria Mariska Tunjung, Indonesia gagal mengembalikan tradisi emas badminton di pesta olahraga dunia itu. Capaian ini tentu menjadi pukulan bagi bulu tangkis Indonesia.  Olimpiade Paris seakan-akan menjadi puncak kejatuhan prestasi. Sejak awal tahun, terdapat 17 turnamen BWF World Tour level Super 200-100. Sayang, Indonesia hanya meraih lima gelar juara. Kemerosotan prestasi ini mengulang pengalaman pahit Olimpiade London 2012. Kala itu, Indonesia gagal meraih satu pun medali dari cabang olahraga badminton. 

Sebelumnya, Indonesia nyaris tak pernah absen membawa pulang emas Olimpiade dari bulu tangkis. Saat olahraga tepok bulu ini dipertandingkan secara resmi di Olimpiade Barcelona 1992, Indonesia meraup medali emas di nomor tunggal putri (Susi Susanti) dan tunggal putra (Alan Budikusuma). Sejak saat itu, pemain bulu tangkis Indonesia terus membawa pulang medali emas—kecuali di Olimpiade London 2012.

Hilangnya tradisi emas bulu tangkis Olimpiade menuai sorotan. Apalagi setelah Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia berdalih bahwa persoalan mental sebagai salah satu penyebab anjloknya prestasi atlet. Alasan itu sulit diterima mengingat sejumlah pebulu tangkis yang berlaga sudah punya cukup pengalaman. Bahkan ada yang pernah meraih medali pada Olimpiade sebelumnya. (Yetede)

Isu Korupsi Dana Haji

Yuniati Turjandini 10 Aug 2024 Tempo
ISU korupsi menggoyang penyelenggaraan ibadah haji 2024. Lima kelompok masyarakat melaporkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ke Komisi Pemberantasan Korupsi atas dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pengalihan kuota haji reguler ke haji khusus sebesar 50 persen. Salah satu surat aduan yang diterima Tempo menyebutkan indikasi penyalahgunaan wewenang Menteri Agama terlihat dalam Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 118 Tahun 2024 tentang petunjuk pelaksanaan pemenuhan kuota haji khusus tambahan serta sisa kuota haji khusus 2024.

Peraturan itu bertentangan dengan Pasal 64 ayat 2 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 yang menetapkan kuota haji khusus hanya 8 persen dari total kuota jemaah haji Indonesia. Sementara itu, realisasinya, terdapat 27.680 anggota jemaah haji khusus atau 11 persen dari total kuota 241 ribu calon haji.  Peraturan Direktur Jenderal Haji tersebut juga tidak sesuai dengan hasil rapat panitia kerja Komisi VIII dengan Menteri Agama pada 27 November 2023. Dalam rapat tersebut disepakati bahwa kuota haji 2024 sebanyak 241 ribu. Dari jumlah itu, sebanyak 221.720 dialokasikan untuk haji reguler dan 19.280 untuk haji khusus. Namun yang terjadi adalah terdapat 213.320 calon haji reguler dan 27.680 calon haji khusus. (Yetede)

Pilihan Editor